Showing posts with label Benzema. Show all posts
Showing posts with label Benzema. Show all posts

Thursday, June 9, 2011

Dudek: Benzema Lebih Hebat dari Ronaldo

Penyerang Real Madrid, Karim Benzema.

MADRID, KOMPAS.com - Mantan Kiper Real Madrid, Jerzy Dudek menilai, striker  Karim Benzema merupakan salah satu pemain terbaik yang dimiliki "Los Blancos" saat ini. Bahkan, Dudek mengatakan, pemain asal Perancis lebih hebat dari mantan striker Madrid, Ronaldo Luiz Nazario del Lima.

"Ketika saya pertama kali melihat sesi latihan pertamanya (Benzema), saya terkesan. Saya mengatakan kepada semua teman saya bahwa Madrid telah mendatangkan pemain yang luar biasa. Bagi saya, ia lebih baik daripada Ronaldo. Karim memiliki kualitas luar biasa, cepat dan sulit dipahami, dan dia mengincar untuk mencetak gol," kata Dudek dalam wawancaranya dengan France Football.

Tak hanya Benzema yang dikomentari Dudek. Pria asal Polandia ini juga memberikan pandangannya terhadap sosok Jose Mourinho, Pelatih Madrid.

"Mourinho memiliki kepribadian yang sangat kuat. Ia juga seorang psikolog. Dia tidak pernah mengesampingkan seorang pemain. Dia tahu bagaimana memotivasi pemain. Musim pertama di Madrid telah berjalan sulit baginya, tapi ia bekerja untuk masa depan Real," ujar Dudek. (FRF)

Thursday, March 31, 2011

Mou: Benzema Lebih Baik Sekarang

Striker Real Madrid, Karim Benzema (kanan) disambut Mesut Oezil, setelah membobol gawang mantan timnya, Olympique Lyonnais, di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu atau Kamis (17/3/2011) dini hari. Madrid akhirnya menang 3-0 dan lolos ke perempat final.

MADRID, KOMPAS.com — Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menilai anak didiknya, Karim Benzema, menunjukkan perbaikan performa secara signifikan dan itu menjadikannya pantas untuk selalu dipertimbangkan menjadi starter.

Sebelumnya, selain karena performa yang tak memuaskan bagi Mourinho, Benzema kerap bermain sebagai cadangan ketika Gonzalo Higuain bugar. Ketika Higuain mengalami cedera pada September silam dan Madrid menyatakan bahwa pemain itu bakal absen di sisa musim, mau tak mau Mourinho menjadikan Benzema pilihan utama.

Mengingat tanpa Higuain membuat Benzema menjadi satu-satunya penyerang murni di Madrid, Mourinho meminjam Emmanuel Adebayor dari Manchester City pada jendela transfer kedua, Januari lalu.

Benzema menjawab kesempatan itu dengan peningkatan konsistensi mencetak gol. Dalam delapan pertandingan terakhir Madrid, Benzema selalu bermain dengan sekali di antaranya sebagai pengganti dan mencetak sepuluh gol.

"Semua orang bisa melihat Benzema adalah pemain yang lebih baik sekarang. Dia membuat banyak kemajuan karena aku menuntut banyak darinya. Aku memintanya untuk memiliki sikap yang berbeda," kata Mourinho.

"Sebelum saya tiba di sini, saya diberi tahu bahwa dia sangat tertutup. Namun, suatu hari saya melihatnya sebagai seorang pria baik, muda, cerdas, dan bersedia untuk mengintegrasikan dirinya dalam tim. Masalah dalam diri Benzema hanya soal obsesi menjadi pemain penting akibat uang jutaan yang dikeluarkan untuk mendapatkannya."

"Itu berlawanan dengan apa yang saya pikirkan. Saya katakan kepadanya bahwa kerja keras, ketekunan, dan keyakinan akan membuatnya menjadi pemain hebat. Dia membuat kemajuan sejak itu. Sekarang ia percaya perkataan saya dan itu penting untuknya."

"Adebayor kami datangkan karena kami perlu, bukan untuk membuat hidup Benzema lebih sulit. Dia merespons setiap kali saya menurunkannya dari bangku cadangan. Karim sudah menjadi anak yang baik. Dia adalah seorang pria. Dia punya banyak kemampuan di lapangan. Dia bisa bermain di mana saja," ujar Mou.

"Saya suka jenis pemain seperti ini. Dia boleh gagal menembak ke gawang, tetapi tidak berhak untuk kehilangan fokus, kehilangan keagresifannya, tidak berpartisipasi dalam permainan tim, atau untuk tidak bereaksi setelah kehilangan bola," tuntasnya. (RMA)

Friday, March 4, 2011

Dendam Benzema Kepada Mantan Klub

Ekspresi striker Real Madrid, Karim Benzema, seusai mencetak gol ke gawang Mallorca, Minggu (23/1/2011).

MADRID, KOMPAS.com - Striker Real Madrid, Karim Benzema, berharap timnya bisa mengalahkan Olympique Lyonnais yang juga mantan timnya. Penyerang asal Perancis ini berambisi membawa Madrid membayar kekalahan yang mereka dapatkan di Liga Champions musim lalu.

Di leg pertama babak 16 besar Liga Champions musim 2009-10, Madrid takluk 0-1 dari Lyon di Stade de Gerland lewat gol Jean Makoun. Sementara di leg kedua yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Madrid hanya mampu bermain imbang 1-1. Lyon pun lolos ke babak selajutnya dengan agregat 2-1.

"Pertandingan (melawan Lyon) akan menjadi laga yang sulit. Tapi aku berharap kami bisa mengalahkan Lyon tahun ini. Lyon adalah tim yang bagus, tapi begitu juga kami. Kami dalam kondisi terbaik tahun ini dan aku berharap tren positif Madrid terus berlanjut sampai saat melawan Lyon," kata Benzema.

Lyon sendiri adalah mantan tim Benzema sebelum direkrut Madrid dua musim lalu. Tapi, dirinya mengaku sudah tak mengetahui lagi kekuatan tim yang ia bela lima tahun tersebut. Sebab, menurut Benzema, Lyon sudah mengalami banyak perubahan.

"Tentu saja sudah banyak yang berubah sejak aku bermain di Lyon. Aku tak punya peluang untuk mengikuti perubahan yang terjadi di tubuh mereka karena aku berada di sini, di Spanyol. Tapi, mereka tetap tim yang bagus.

Yang ia tahu hanyalah sosok pelatih Lyon, Claude Puel. "Puel adalah pelatih yang bagus. Dia bekerja untuk klub agar mempertahankan gelar dan berpartisipasi di Liga Champions. Itu kenapa dia punya peluang untuk membuat sesuatu yang hebat di sana," puji Benzema. (RMA)

Saturday, February 26, 2011

Benzema Paksa Brasil Menyerah

Striker Perancis, Karim Benzema, mencetak gol ke gawang Brasil pada partai persahabatan, Rabu atau Kamis (10/2/2011). Gol itu memastikan Perancis menang 1-0.

PARIS, KOMPAS.com — Hanya bermain 10 orang sejak menit ke-40, Brasil akhirnya harus mengakui keunggulan Perancis dalam laga persahabatan di Stade de France, Rabu atau Kamis (10/2/2011) dini hari WIB. Gol dari Karim Benzema di babak kedua membuat Perancis menang 1-0.

Tampil di depan pendukungnya sendiri, Perancis langsung menyerang. Dua percobaan tendangan dilesakkan oleh Karim Benzema dan Florent Malouda. Brasil tak mau kalah. Mereka juga mampu memberikan tekanan lewat peluang Daniel Alves dan Alexandre Pato.

Hingga menit ke-30, Brasil mampu menguasai jalannya pertandingan. Ini terlihat dari penguasaan bola oleh Brasil sebanyak 62 persen. Namun, Brasil gagal membongkar pertahanan Perancis yang dikomandoi Philippe Mexes.

Tercatat hanya empat kali Brasil melepaskan tembakan dan hanya satu yang menemui sasaran. Sementara itu, tim tuan rumah berhasil melepaskan tiga kali percobaan tembakan.

Petaka terjadi pada menit ke-40. Tekel keras Hernanes kepada Karim Benzema membuat wasit asal Jerman, Wolfgang Stark, mengeluarkan kartu merah. Hernanes pun harus keluar dan Brasil bermain 10 orang.

Sejak itu, Brasil balik tertekan. Perancis pun berhasil membuat gol pada menit ke-55 lewat aksi Benzema. Pemain Real Madrid ini mencetak gol lewat kaki kiri setelah menerima umpan dari Jeremy Menez.

Benzema benar-benar tampil lincah. Beberapa kali ia membuka peluang. Namun, kesempatan itu belum ia manfaatkan untuk mencetak gol kedua.

Pertandingan sebenarnya berjalan keras. Kedua tim banyak melakukan pelanggaran yang membuat pertandingan harus dihentikan beberapa saat. Hingga menit ke-80, Perancis sudah melakukan 17 pelanggaran, sedangkan Brasil melakukan 12 pelanggaran.

Tak jua berhasil menambah gol, pelatih Perancis, Laurent Blanc, memasukkan Kevin Gramiero dan Yohan Cabaye. Namun, waktu yang begitu memepet tak bisa membuat keduanya memberikan kontribusi hingga akhir pertandingan. Meski begitu, Perancis cukup puas dengan kemenangan 1-0.

Susunan Pemain
Perancis:
Hugo Lloris, Adil Rami, Philippe Mexes, Eric Abidal, Bacary Sagna, Yann M'Vila (Abou Diaby 60), Alou Diarra, Florent Malouda, Jérémy Menez (Loic Remy 69), Karim Benzema (Kevin Gramiero 86), Yoann Gourcuff (Yohan Cabaye 86).

Brasil: Julio Cesar, David Luiz, Thiago Silva, André Santos, Dani Alves, Lucas, Hernanes, Elias (Andre 89), Robinho (Sandro 70), Pato (Hulk 85), Renato Augusto (Jadson 58).

Wednesday, February 9, 2011

Valdano Puji Benzema

Ekspresi striker Real Madrid, Karim Benzema, seusai mencetak gol ke gawang Mallorca, Minggu (23/1/2011).

MADRID, KOMPAS.com — Karim Benzema menjadi pahlawan Real Madrid dengan gol semata wayangnya ke gawang Mallorca. Segelintir pujian pun mengalir kepada penyerang Perancis tersebut, termasuk dari Direktur Umum "Los Blancos", Jorge Valdano.

Madrid sempat mati kutu menembus pertahanan Mallorca. Tim tamu bertahan dengan baik dan menutup rapat semua pergerakan pemain-pemain Madrid. Baru di menit ke-61, Benzema sukses memecah kebuntuan timnya.

Berawal dari umpan pendek Esteban Granero, Benzema yang mendapat bola mencoba memberikan kejutan ke gawang lawan. Meski dihadang oleh bek Mallorca, ia tetap bisa mengirim tembakan keras yang menaklukkan kiper Dudu Aouate.

Gol ini merupakan jawaban Benzema atas kritikan yang terus ia terima selama ini. Sejak Gonzalo Higuain cedera pada November lalu, Benzema dinilai gagal menggantikan peran bomber Argentina tersebut. Hal ini wajar mengingat Benzema hanya sanggup mencetak satu gol sejak Higuain cedera.

"Gol itu penting bagi Benzema. Striker membutuhkan kepercayaan diri, dan hal itu datang dari gol. Dia bermain baik dan mencetak gol yang memungkinkan kami meraih tiga poin. Di masa lalu, Higuain juga memiliki situasi yang sama dengan Benzema. Dan, ternyata Higuain menjadi striker yang bagus untuk Real Madrid. Kami berharap hal yang sama terjadi pada Benzema," tandas Valdano.

Mengenai laga melawan Mallorca sendiri, Valdano mengatakan, "Ini bukan salah satu permainan kami yang paling memberi inspirasi. Namun, setiap musim selalu memiliki tiga atau empat pertandingan semacam ini dan semuanya harus diselesaikan dengan kedewasaan," pungkas Valdano. (RM)