Showing posts with label Fergie. Show all posts
Showing posts with label Fergie. Show all posts

Wednesday, November 9, 2011

CR7: Terima Kasih, Fergie

Gelandang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, dan sepatu emas yang diraihnya, setelah mencetak 40 gol di Liga BBVA, musim lalu.

MADRID, KOMPAS.com - Gelandang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, resmi meraih pengargaan sepatu emas, atas prestasi mencetak 40 gol di Liga BBVA musim lalu. Jumlah gol itu adalah yang terbanyak dibanding pemain lain di kompetisi domestik benua Eropa.

Itu adalah sepatu emas kedua yang diterima Ronaldo sepanjang kariernya. Sebelumnya, ia meraih sepatu emas setelah mencetak 31 gol untuk Manchester United (MU) pada musim 2007-2008.

Sepatu emas kali ini diserahkan kepada Ronaldo oleh dua legenda sepak bola, Alfredo di Stefano dan Eusebio, di Madrid, Jumat (4/11/2011). Ronaldo tak lupa berterima aksih kepada pelatih Madrid, Jose Mourinho, dan pelatih MU, Alex Ferguson.

"Duduk di sini di sebelah dua orang-orang hebat di dunia sepak bola memberiku kegembiraan luar biasa. Jelas, aku ingin menjadi salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola. Aku masih muda dan terus belajar," ujar Ronaldo.

"Aku berada di klub yang memungkinkanku tumbuh sebagai pemain. Aku tak percaya bisa mencetak gol sejumlah itu di tim ini. Aku mendedikasikan ini untuk suporter dan rekan-rekanku."

"Meski begitu, aku rela menukar hadiah ini dengan trofi Liga Champions atau La Liga. Aku ingin meraih lebih banyak gelar kolektif bergengsi di Real Madrid. Kami sedang berada dalam masa-masa baik dan aku yakin ini adalah musim kami."

"Aku hanya berpikir soal gelar kolektif. Aku tak memikirkan soal memecahkan rekor sendiri. Tim ini lebih dewasa dan sejarah membuat tim ini tak boleh gagal lagi meraih gelar penting."

"Mourinho melakukan pekerjaan hebat di Real Madrid dan aku berharap ia tetap bersama kami untuk jangka panjang. Alex Ferguson penting dalam karierku. Berkat bantuannya, aku bisa sukses. Ia adalah orang dan manajer yang hebat. Ia adalah salah satu orang terpenting dalam karierku," tuturnya.

Wenger: Selamat, Fergie

Pelatih Manchester United, Alex Ferguson.

LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, mengucapkan selamat kepada Alex Ferguson, atas pengabdian selama 25 tahun yang penuh sukses di Manchester United (MU) dan masih mungkin bertambah. Menurut Wenger, tak akan ada yang mengalahkan rekor masa kerja tersebut.

Ferguson akan menandai masa kerjanya di MU selama  25 tahun pada pertandingan Premier League melawan Sunderland, di Old Trafford, Sabtu (5/11/2011). Sebuah spanduk bertuliskan "Menjadi manajer selama 25 tahun adalah sesuatu yang mustahil direalisasikan, tetapi Sir Alex melakukannya" sudah dipasang, menjelang pertandingan Premier League melawan Sunderland, Sabtu (5/11/2011). 

"Apa yang bisa Anda katakan? Orang membicarakan (25 tahun Ferguson di MU) sekarang. Yang bisa Anda katakan adalah itu pencapaian luar biasa, dalam hal kualitas dan konsistensi," ujar Wenger.

"(Pencapaian dan masa kerja Ferguson di MU) adalah sesuatu yang istimewa karena saya tak mengenal siapa pun (selain Ferguson) yang telah bekerja dengan konsistensi dan kualitas tinggi di klub yang sama. Tentunya, tak akan ada yang bisa menyamai itu."

Wenger sendiri merupakan pelatih kedua dengan masa kerja terlama di klub Premier League, yaitu 15 tahun. Ketika ditanya soal kemungkinan dirinya mengikuti jejak Ferguson, Wenger mengatakan, "Selisihnya agak jauh, sepuluh tahun. Saya sudah senang jika bisa mengalami musim yang bagus setelah semua ini (tanpa gelar sejak 2005)."

Sunday, August 28, 2011

Fergie: Kritik kepada Wenger Tak Adil

Manajer Manchester United, Alex Ferguson.

MANCHESTER, KOMPAS.com — Manajer Manchester United (MU) Sir Alex Ferguson menilai kritikan media-media Inggris kepada Manajer Arsenal Arsene Wenger tidak adil karena tak mempertimbangkan kerja keras Wenger selama bertahun-tahun untuk "The Gunners".

Hal tersebut berkaitan dengan kemenangan MU 8-2 atas Arsenal pada pertandingan Premier League di Old Trafford, Minggu (28/8/2011). Dengan hasil tersebut, Arsenal menjadi satu-satunya "The Big Four" yang belum pernah menang sejak Premier League musim ini bergulir, 13 Agustus lalu. Manajer Arsene Wenger pun dinilai sejumlah kalangan paling bertanggung jawab atas kegagalan tersebut.

"Saya pikir tidak adil untuk mengkritik Wenger. Pekerjaan yang telah ia lakukan untuk Arsenal dan filosofinya bagus. Ia telah memberikan Arsenal beberapa pemain yang sangat menghibur. Ia juga menjual pemain dengan baik dan menjaga keuangan Arsenal (tetap stabil). Orang lupa akan hal-hal seperti ini. Sekarang, dunia ini sinis. Ketika Anda kalah dalam beberapa pertandingan, penghakiman terjadi," ujar Fergie.

"Ini merupakan kejutan karena ketika Anda bermain melawan Arsenal, Anda mengharapkan pertandingan yang sulit. Andai Anda melihat tim Arsenal, mereka sedang melemah. Namun, kami tetap melakukan pekerjaan dengan baik."

"Kami ceroboh pada beberapa momen dan mereka membuat peluang karena mereka masih memiliki kualitas di lini depan. Namun, secara keseluruhan, kami sangat puas karena kami terus mempertahankan kinerja di level tertinggi," pungkas Fergie.

Tuesday, May 24, 2011

Fergie: Musim yang Mengagumkan

Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, tersenyum bahagia memegang trofi Premier League 2010-11.

MANCHESTER, KOMPAS.com Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson mengaku sangat bahagia dan terharu pada akhir musim ini. Menurutnya, kenimatan dari sukses timnya dalam meraih gelar Premier League 2010-2011 melebihi sukses-sukses sebelumnya.

"Musim yang mengagumkan, apalagi melihat ke tahun-tahun sebelumnya. Saya pikir, tak ada musim yang lebih dramatis dibanding musim ini. Anda harus memberi penghargaan terhadap semangat Manchester United (MU)," kata Ferguson di tengah pesta MU merayakan gelar Premier League di Stadion Old Trafford.

Pesta kali ini memang meriah dan penuh gairah karena ini gelar ke-19. Artinya, MU kini menjadi klub paling banyak menjadi juara Liga Inggris, melewati Liverpool yang juara 18 kali.

Maka dari itu, tak heran pesta kembang api disiapkan seusai MU menjamu Blackpool. MU sempat tertinggal, tetapi akhirnya menang 4-2 dan mengirim Blackpool degradasi.

Selain itu, para pendukung sudah memegang kertas bertuliskan "Champ19ns". Artinya, juara Premier League untuk ke-19. Sebuah pencapaian yang sangat membanggakan.

"Para pemain kami benar-benar brilian. Mereka telah melakukan pekerjaan dengan baik. Ini karakter klub kami. Kami melakukan dengan cara ini. Saya selalu melihat ke belakang dan mencatat bahwa semua gol pada menit-menit terakhir kami sangat menentukan gelar ini," ungkapnya berbunga-bunga. (AP)

Tuesday, April 19, 2011

Fergie: Wasit Menghina Kami

Striker Manchester United, Javier Hernandez (14) saat menerima kartu kuning dari wasit Lee Robert karena dinilai melakukan aksi diving dalam laga lanjutan Premier League antara MU vs Newcastle United yang berakhir imbang 0-0, Selasa atau Rabu (20/4/2011) dini hari WIB.

NEWCASTLE, KOMPAS.com - Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson menilai, Wasit Lee Probert telah menghina timnya setelah memberikan kartu kuning kepada striker Javier Hernandez karena dituduh melakukan diving saat MU bermain imbang 0-0 dengan Newcastle United, Selasa atau Rabu (20/4/2011) dini hari WIB.

Kejadian ini berawal dari benturan yang terjadi antara Hernandez dengan bek Newcastle United, Danny Simpson di menit ke-92. Beberapa pemain MU pun memprotes wasit dan menilai sepatutnya mereka diberikan penalti saat itu. Namun Robert tak sependapat. Robert malah menilai Hernandez melakukan diving dan memberikannya kartu kuning.

"Itu jelas penalti. Ini merupajkan penghinaan karena wasit memberi kartu kuning kepada Hernadez. Saya pikir wasit sebenarnya sudah bersikap adil dalam laga ini. Namun dia merusak nama baiknya karena memberikan kartu kuning tersebut," kata Ferguson kepada Sky Sports HD1.

"Jika itu bukan penalti, tak apa-apa, Tapi memberikan akrtu kuning kepada sang pemain merupakan sebuah penghinaan. Sangat jelas ada kontak saat itu, saya menyaksikannya sendiri, tak perlu diragukan lagi," tegasnya lagi.

Sementara soal klaim yang sama dari pihak Newcastle saat Peter Lovenkrands dijatuhkan oleh Cris Smailing di kotak penalti MU, Ferguson menjawab, "Saya tak melihat kejadian itu." (SKY)

Wednesday, February 16, 2011

Fergie: Gol Rooney Luar Biasa

Penyerang Manchester United, Wayne Rooney, merayakan gol pertamanya ke gawang Aston Villa, pada lanjutan Premier League, di Old Trafford, Selasa (1/2/2011).

MANCHESTER, KOMPAS.com — Pelatih Manchester United (MU), Sir Alex Ferguson, menilai luar biasa gol pertama (dari dua gol) Wayne Rooney ke gawang Aston Villa pada lanjutan Premier League, yang berujung kemenangan MU 3-1, Selasa atau Rabu (2/2/2011) dini hari WIB.

Gol tersebut terjadi saat pertandingan baru berjalan hampir satu menit. Gol bermula dari tendangan bebas Edwin van der Sar jauh ke depan. Rooney berhasil menjangkaunya dan dari tengah kotak penalti menembakkannya ke dalam gawang tim tamu.

"Gol yang sangat luar biasa. Itu adalah visi yang bagus dari Edwin, tetapi juga penyelesaian yang luar biasa," kata Fergie kepada Sky Sports.

Gol kedua Rooney tercipta menjelang turun minum. Rooney sukses meneruskan umpan Nani masuk ke sudut kiri bawah gawang Villa. Sementara gol terakhir "Setan Merah" dicetak Nemanja Vidic pada menit ke-63. Memanfaatkan umpan Rooney, Vidic melepaskan tendangan kaki kanan dari tengah kotak penalti, yang membuat bola bersarang di sudut kiri atas gawang tim tamu.

"Gol selalu membantu seorang penyerang. Namun, Rooney sangat haus bermain, bekerja, dan berjuang. Pada akhirnya, ia pantas mendapatkan ini," beber Fergie.

Boleh jadi penampilan impresif Rooney tidak terlepas dari suntikan moral yang diberikan Fergie sebelum pertandingan. Fergi menyatakan, Rooney tidak mengalami penurunan karena jarang mencetak gol pada musim ini. Rooney, menurutnya, hanya memainkan peran berbeda dibandingkan musim lalu, yakni dari tukang cetak gol menjadi tukang bikin peluang. (SKY)

Tuesday, February 8, 2011

Fergie: Biar Diskors, Rafael Bisa Main

Bek Manchester United, Rafael Da Silva, memprotes wasit Mike Dean atas keputusan memberi kartu kuning kedua kepadanya, pada pertandingan Premier League melawan Tottenham Hotspur, akhir pekan lalu.

MANCHESTER, KOMPAS.com — Manajer Manchester United Alex Ferguson mengatakan, bek Rafael bisa bermain sekalipun dalam masa skors, yaitu dengan bermain menggunakan kostum kembarannya, Fabio. Menurut Guardian, Ferguson mengatakan itu dengan nada bergurau.

Fabio dan Rafael adalah pemain MU, sama-sama berposisi bek, dan berperawakan mirip. Perbedaan paling kentara adalah nomor punggung mereka. Fabio mengenakan kostum bernomor 20, sementara Rafael mengenakan kostum bernomor 21.

Akhir pekan ini MU akan melakoni laga Premier League melawan Birmingham City. Rafael dipastikan tidak bisa bermain akibat menerima kartu kuning kedua pada pertandingan melawan Tottenham Hotspur akhir pekan lalu.

"Saya mungkin menurunkan Rafael di sana. Mereka tak akan tahu (perbedaan Rafael-Fabio). DNA mereka mungkin sama," ujar Ferguson.

"Keharusan mengganti Rafael memberi kami sesuatu untuk dipertimbangkan, plus satu atau dua perubahan. Fabio bisa menggantikannya. (John) O'Shea dan (Wes) Brown juga bermain untuk tim cadangan. Mereka juga dipertimbangkan," tambahnya. (TEL)

Thursday, January 27, 2011

MU Tertahan, Fergie Cukup Puas

Manajer Manchester United (MU), Alex Ferguson.

LONDON, KOMPAS.com — Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson mengaku cukup puas dengan hail imbang melawan Tottenham Hotspur. Fergie juga tidak sungkan memuji barisan belakangnya yang bermain solid menahan gempuran Spurs.

MU cukup beruntung di laga ini. Dari segi penguasaan bola, Wayne Rooney dan kawan-kawan kalah dari Spurs. MU semakin tertekan setelah Rafael diusir wasit pada menit ke-74. Untungnya, barisan belakang yang dikomandani Nemanja Vidic tampil elegan dan berhasil memaksakan skor imbang 0-0, Minggu (16/1/2011).

"Itu adalah pertandingan yang ketat, tetapi mereka tidak membuat terlalu banyak peluang matang dan kami mesti dapat pujian khusus untuk hal ini. Kami sedikit kurang hati-hati dengan bola, tetapi ini poin yang bagus dan kami tidak bisa mengeluh," kata Fergie di BBC.

"Para pemain bertahan kami secara khusus tampil bagus. Saya tidak perlu membahas kartu merah itu. Anda bisa melihat sendiri apa yang terjadi," katanya.

Meski imbang, MU tetap naik ke puncak klasemen dengan 45 poin. Angka ini sebenarnya sama dengan Manchester City, tetapi Dimitar Berbatov dan kawan-kawan unggul selisih gol.

Monday, January 24, 2011

Fergie: Kombinasi Usia Skuad MU Tepat

Manajer Manchester United (MU), Alex Ferguson.

MANCHESTER, KOMPAS.com — Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson (MU), bahagia dengan kombinasi umur pemainnya yang mencakup berbagai usia. Fergie senang, pemain yunior dan senior dapat berbagi peran sama besarnya di Old Trafford.

Banyak klub-klub yang memiliki masalah dengan usia skuad mereka saat ini. Chelsea contohnya, tim besutan Carlo Ancelotti itu memiliki banyak pemain yang berusia di atas 30 tahun. Pemain-pemain itu bahkan selalu masuk ke starting eleven.

Hal ini tak terjadi di MU. "Setan Merah" berhasil menggabungkan pemain muda-tua dalam satu tim. "Ini sudah rencana kami selama bertahun-tahun untuk memiliki penyebaran usia sehingga ketika para pemain yang lebih tua pensiun, kami memiliki orang-orang dengan pengalaman dan kemampuan yang tepat untuk menggantikan mereka," kata Fergie.

"Pada saat ini kami memiliki beberapa pemain dalam grup akhir 20-an, yaitu Nemanja Vidic, Michael Carrick, Patrice Evra, Darren Fletcher, dan John O'Shea. Kemudian kami memiliki kelompok pemain yang berusia di atas 30-an, yaitu Ryan Giggs, Wes Brown, Gary Neville, dan Paul Scholes," lanjutnya.

"Terakhir ada kelompok pemain muda, yang berisi banyak pemain di bawah 24 tahun, yaitu Nani, Gibson, Anderson, Obertan, Macheda, Hernandez, Evans, Smalling, Rafael, dan Fabio, ditambah pemain pinjaman, seperti Diouf, Welbeck, Cleverley, dan Drinkwater. Sangat penting bagi kami agar para pemain muda ini dapat tumbuh bersama," tuntas pelatih Skotlandia tersebut. (SKY)

Tuesday, January 11, 2011

Fergie Tertarik Boyong Kaka

Gelandang Real Madrid, Ricardo Kaka.

MANCHESTER,KOMPAS.com Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson diberitakan Daily Star tertarik meminjam gelandang Real Madrid, Ricardo Kaka, pada Januari sampai akhir musim dengan opsi pembelian permanen pada akhir masa pinjam.

Dikatakan, MU siap menebus harga Kaka sebesar 55 juta euro (sekitar Rp 660 miliar) pada akhir musim nanti. Namun, hingga saat ini belum Madrid konsisten menyatakan akan mempertahankan Kaka.

Sebelumnya, Kaka sempat disebut media-media Spanyol dan Italia akan dilamar oleh Inter Milan. Namun, Daily Star percaya, MU siap berkompetisi untuk mendapatkan servis Kaka. (DS)

Sunday, January 2, 2011

Fergie Buru Hazard

Manajer Manchester United, Alex Ferguson.

MANCHESTER, KOMPAS.com - Pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson, dikabarkan tertarik dengan pemain muda berbakat milik Lille, Eden Hazard. "The Red Devils" berniat memboyong Hazard pada bursa transfer Januari mendatang.

Seperti yang dilansir The Daily Star, Ferguson memproyeksikan Hazard sebagai pengganti Ryan Giggs yang sebentar lagi akan pensiun.

Pemain berkebangsaan Belgia itu kini digadang-gadang sebagai salah satu pemain sayap muda terbaik di Eropa.  Tidak heran, jika klub sebesar MU, Real Madrid, Liverpool, dan Arsenal dikabarkan tertarik mendatangkannya.

United sebelumnya diberitakan ingin mendatangkan bek sayap milik Tottenham Hotspurs, Gareth Bale. Namun, tingginya harga yang diminta Tottenham membuat United mengalihkan perhatiannya kepada Hazard. (DS)