Showing posts with label Nikah. Show all posts
Showing posts with label Nikah. Show all posts

Friday, December 16, 2011

Jelang Akad Nikah, Dewi Sandra Hubungi Surya Saputra

JAKARTA, KOMPAS.com -- Penyanyi Dewi Sandra masih menghubungi mantan suaminya yang pertama, aktor Surya Saputra, bahkan pada detik-detik terakhir menjelang pernikahannya dengan Agus Rahman. Tapi, jangan berpikir macam-macam dulu. Dewi menelepon Surya untuk memastikan kedatangannya bersama sang istri, penyanyi Cynthia Lamusu.

"Saya sama Dewi sempat ngobrol, 'Jangan enggak datang ya'," cerita Surya, yang hadir pada resepsi pernikahan Dewi dengan Agus Rahman, Minggu (11/12/2011) siang di Plataran, Jagakarsa, Jakarta Selatan. "Ini saja dari lokasi shooting ke sini. Entar balik lagi ke lokasi shooting, kok," sambungnya.

Cynthia mengaku mengetahui hal itu. Namun, ia menganggap hal tersebut biasa saja. Ia telah menganggap Dewi seperti saudaranya sendiri. "Sering teleponan, sudah beberapa kali ketemu. Segala sesuatu diomongin, ya sudah jadi kayak saudara sekarang," papar Cynthia.

Surya dan Cynthia juga mengucap selamat bagi kedua mempelai. "Senang banget kami berdua di pernikahan Agus dan Dewi. Suasananya fun banget. Semoga pernikahannya abadi, cintanya abadi, jadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah," tutur Surya.

Dewi Sandra Nikah, Tamu Bawa Pulang Roti Buaya Mini

Dewi Sandra dan Agus Rachman telah menjalani akad nikah pada Minggu (11/12/2011) pagi di Plataran, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Resepsi pernikahan mereka gelar pada siang harinya.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Usai mengadakan rsepsi pernikahan pada Minggu (11/12/2011) siang, pasangan pengantin baru Dewi Sandra (31) dan Agus Rahman akhirnya menemui media di Plataran, Jalan Durian No 26, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Minggu sore.

Penyanyi terkenal itu terlihat cantik dengan busana putih yang dikenakannya. Ia didampingi oleh sang suami, yang tampak gagah mengenakan jas putih. Mereka menebar senyum bahagia.

Agus mengungkapkan bahwa akad nikahnya dengan Dewi sudah berjalan lancar pada Minggu, pukul 09.00 WIB di tempat yang sama. Mas kawinnya, lanjut Agus, berupa seperangkat alat shalat dan dinar seberat 25,5 gram. "Mas kawin, seperangkat alat shalat. Filosofinya jelas, biar ingat sama Sang Maha Kuasa. Dinar, kalau dihitung gramnya, 25,5 gram, enggak ada maknanya. Dinar sesuatu yang hmmm... emas bisa dipergunakan kemudian hari dan investasi," terang Agus.

Ada yang unik pada acara pernikahan Dewi dengan Agus. Para tamu bisa membawa tanda kenangan dan terima kasih berupa roti buaya mini kedua pengantin baru itu.

Menurut Dewi, roti buaya mini mewakili unsur budaya Betawi. Asal tahu saja, Dewi berdarah Betawi dari ibunya dan Inggris dari ayahnya. Dalam budaya Betawi, buaya melambangkan kesetiaan, karena seekor buaya jantan sepanjang hidupnya hanya berpasangan dengan seekor buaya betina dan begitu pula sebaliknya. "Ada roti buaya juga untuk kami dan tamu. Roti buaya yang kecil itu penting, karena melambangkan kesetiaan," tutur Dewi.