Showing posts with label Pantas. Show all posts
Showing posts with label Pantas. Show all posts

Friday, December 2, 2011

AVB: Chelsea Pantas Dikritik

Para pemain Liverpool merayakan gol Maxi Rodriguez (dua dari kiri) ke gawang Chelsea, pada perempat final Piala Carling, Selasa atau Rabu (30/11/2011) dini hari WIB. Liverpool akhirnya menang 2-0 dan melaju ke babak semifinal.

LONDON, KOMPAS.com — Pelatih Chelsea, Andre Villas-Boas (AVB), menyatakan, timnya pantas dikritik atas performa buruk saat ditaklukkan Liverpool 0-2 pada babak perempat final Piala Carling, Selasa atau Rabu (30/11/2011) dini hari WIB.

"Kekalahan yang kami alami harus dikritik dan pantas diterima. Namun, kami harus terus maju. Kami harus tetap satu dan menghadapi tantangan selanjutnya," kata pelatih asal Portugal itu kepada Sky Sports.

Villas-Boas pun mengakui bahwa Liverpool tampil lebih baik daripada anak asuhnya pada pertandingan itu.

"Pada babak pertama, meskipun kami lebih unggul dalam penguasaan bola dan menyerang ke sepertiga wilayah pertahanan mereka, kami tidak bisa melakukan penyelesaian akhir di kotak penalti yang membuat mereka terancam," jelas Villas-Boas.

"Pada babak kedua, saya pikir Liverpool sangat agresif, kuat, tampil dengan permainan baik, dan mencetak gol pertama. Ketika kami berusaha membuat perubahan untuk merespons gol tersebut, mereka berhasil mencetak gol kedua," sambungnya. (SKY)

Saturday, April 9, 2011

Ibra: Aku Tidak Pantas Diusir!

MILAN, KOMPAS.com - Zlatan Ibrahimovic membantah telah mencaci asisten wasit saat AC Milan melawan Fiorentina, Minggu atau Senin (11/4/2011) dini hari WIB. Ibra justru kesal dengan dirinya sendiri dan bukan kepada keputusan asisten wasit. Maka, dia kaget kenapa wasit tiba-tiba memberinya kartu merah.

Milan harus bermain dengan sepuluh orang, menyusul kartu merah yang diterima Ibra pada menit ke-85. Hukuman itu diberikan setelah Ibra beradu mulut dengan asisten wasit. Beruntung, Milan akhirnya menang 2-1.

"Aku kehilangan bola dan marah kepada diriku sendiri, bukan kepada asisten wasit. Aku sedang berbicara dengan diriku sendiri saat itu," kata Ibra usai pertandingan.

"Aku tidak melakukan protes soal kartu merah itu karena tidak ada yang bisa dikatakan. Dia (wasit) telah membuat keputusan," lanjutnya. 

Ibra sendiri terancam larangan tampil sebanyak dua atau tiga laga akibat kartu merah tersebut. "Rekanku memiliki alasan untuk marah kepadaku. Saat tim mendapatkan tekanan dari Fiorentina pada pertandingan tersebut, bukan waktu yang tepat untuk mendapatkan kartu merah. Aku minta maaf. Aku berjanji membantu Milan memenangkan scudetto," beber penyerang asal Swedia tersebut.