DOHA, KOMPAS.com — Pelatih Rusia, Dick Advocaat, menilai kekalahan timnya 0-1 dari Iran, Rabu atau Kamis (10/2/2011) dini hari WIB, karena para pemainnya tidak dalam kondisi fit. Selain itu, mereka tak punya waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri jelang laga ini. Kekalahan tersebut akan menjadi kenangan buruk bagi sepak bola Rusia.
"Tak mengejutkan jika banyak pemain yang kelelahan. Sebagian besar dari mereka mempersiapkan diri dengan klub mereka dan kami hanya punya dua hari untuk latihan. Banyak pemain yang tidak fit," ujar Advocaat kepada Championat.ru.
Meski demikian, pria yang menggantikan tugas Guus Hiddink ini tetap mengakui bahwa timnya juga bermain jelek, khususnya pada babak kedua. "Di babak pertama, permainan tidaklah buruk. Namun, pada babak kedua, kami gagal untuk melakukan permainan yang berkualitas. Ini tentu hasil yang tak memuaskan. Pertandingan ini akan menjadi memori buruk bagi sepak bola Rusia," katanya.
Advocaat kemudian menjelaskan kenapa ia banyak melakukan pergantian dalam laga tersebut. "Banyaknya pergantian pemain dimaksudkan agar pemain siap untuk pertandingan Rusia selanjutnya," ucapnya.
Penulis: Wirawan Kusuma | Editor: Hery Prasetyo | Loading...
No comments:
Post a Comment