Showing posts with label Pengantre. Show all posts
Showing posts with label Pengantre. Show all posts

Tuesday, January 4, 2011

Pengantre Mulai Berteriak-teriak

Ilustrasi penggemar tim nasional Indonesia mengantre di pintu 10 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, untuk membeli tiket pertandingan timnas Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Antrean tiket kategori 3 yang terletak di pintu loket Utara dekat TVRI panas. Para pengantre mulai berteriak karena tidak dilayani oleh petugas tiket.

"Kami bayar kemarin, kami bayar, buka loketnya," kata para pengantre tiket berteriak di depan pintu loket Utara, Selasa ( 28/12/2010 ). 

Menurut informasi, pengantre tiket ini berteriak karena penjaga tiket tidak mau melayani pembelian dengan alasan pengantre tidak memiliki kelengkapan penukaran tiket. "Kalau instruksinya menukar tiket final, harus ada KTP asli pemesan, Voucher berwarna hijau, dan Kuitansi berwarna putih," kata salah seorang anggota pengamanan yang enggan disebut namanya.

Lantaran tak lengkap, antrean tiket berhenti dan tersendat. Para pengantre berteriak. "Kami juga bingung harus bagaimana, panitia enggak jelas memberi instruksinya kalau ada kasus pengantre cuma punya voucher saja," katanya.

"Masalahnya kemarin itu entah bagaimana, sebagian calon penonton dapat voucher tanpa kwitansi. Waktu kisruh, ada voucher yang langsung disebar agar massa bubar, jadi ada yang dapat voucher gratis tanpa kuitansi. Sekarang di loket yang tanpa kuitansi enggak dilayani jadinya ribut begini," ujarnya.

Petugas Tiket Kabur, Ratusan Pengantre Kecewa

Ratusan pembeli tiket menyerbu Kantor PSSI,Selasa (28/12) setelah tak mendapatkan tiket karena petugas penukar kupon kabur

JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan calon penonton laga final Piala AFF meluapkan kemarahan di depan Kantor PSSI, Stadion Gelora Bung Karno, Selasa (28/12/2010) siang. Mereka protes karena tak bisa menukar kupon tiket setelah petugas penukaran tiket di Loket III kabur.

Bagus (25) penonton asal Bandung mengungkapkan, setelah menunggu selama dua hari, ia tak bisa menukarkan lima lembar kupon dengan tiket. Padahal ia telah membayar lunas seluruh kupon tersebut.

"Duit sudah keluar tapi tiket tidak ada. Saya sudah bayar, Lalu tiketnya pada kemana?," ucapnya, Selasa (28/12/2010). Pada kesempatan sama, Kurniawan (22) penonton asal Kebumen mengaku, saat ia mengantre mulai pagi pukul 08.00, tiba-tiba petugas tiket di pintu III kabur.

Para pembeli tiket akhirnya menuju kantor PSSI untuk menuntut hak mereka. Petugas Keamanan Stadion Gelora Bung Karno Mujakir mengatakan, pembelian tiket yang tidak menyertakan tanda terima dan hanya berupa kupon tidak bisa mendapatkan tiket. Jika, pembeli tiket tak punya surat tanda pembelian, maka mereka diminta membuat surat kehilangan ke Polsek terdekat.

Pengantre Tiket Final Mengular

JAKARTA, KOMPAS.com - Antusias masyarakat pecinta bola demi menyaksikan tim nasional Indonesia berlaga dalam pertandingan final leg kedua masih tinggi. Di pintu loket Al-Bina,antrean untuk menukarkan kupon menjadi tiket tampak mengular sampai keluar stadion Gelora Bung Karno. 

Dari pantauan Kompas.com, calon penonton laga final Indonesia vs Malaysia mengantre hingga 400 meter dari pintu loket yang hanya melayani tiket kategori I seharga Rp 200.000.

Pintu loket yang dibuka pukul 09.00 WIB sudah ditunggu calon penonton sejak pagi. Namun, kali ini calon penonton tertib mengantre membentuk tiga barisan yang rapi. Tampak pula pengamanan dan pengawasan ketat dari pihak kepolisian mulai dari luar stadion sampai di loket antrean.

"Saya mengantre dari jam 07.00 WIB, sampai sekarang sudah di dekat loket. Kebetulan saya masuk kerjanya siang jadi bisa mengantre tiket," kata Aji (31) salah satu pengantre tiket. 

Menurut Aji, meski harus membentuk barisan antrean, dirinya mengaku cara seperti ini lebih aman dibandingkan sebelumnya yang terkesan serabutan. "Ya memang antre tapi lebih baik begini, lebih aman daripada kemarin," jelas Aji yang mengantre bersama tiga temannya.

Penulis: Natalia Ririh   |   Editor: Erlangga Djumena   |   Loading...