Showing posts with label Penukaran. Show all posts
Showing posts with label Penukaran. Show all posts

Friday, January 7, 2011

Hari Ini LOC Tak Melayani Penukaran Tiket

JAKARTA, KOMPAS.com — Local Organizing Committe (LOC) Indonesia, AFF Suzuki Cup 2010, menegaskan bahwa hari ini, Rabu (29/12/2010), mereka tidak akan melayani transaksi penukaran tiket babak final leg kedua Indonesia melawan Malaysia.

Seperti yang telah dijadwalkan oleh mereka, pada hari pertandingan ini Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, bebas dari persoalan tiket dan urusan suporter lainnya. Bahkan, sejak kemarin, GBK telah disterilkan dari persoalan-persoalan tersebut.

Ketua panitia lokal, Joko Driyono, sebelumnya mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 76.871 lembar tiket untuk pertandingan final leg kedua antara Indonesia menghadapi Malaysia.

Panitia membagi keseluruhan tiket tersebut ke dalam enam kategori tempat duduk. Masing-masing kategori tersebut adalah VVIP dengan kuota 671 lembar, VIP Barat sebanyak 2.700 lembar, dan VIP Timur sebanyak 3.500 lembar.

Sementara tiga kategori lainnya adalah tiket untuk kategori I sebanyak 24.000 lembar, kategori II atau yang berada di sisi belakang gawang sebanyak 16.000 lembar, dan kategori III atau tribun atas sebanyak 30.000 lembar tiket.

Waktu pembelian tiket tersebut sudah dilakukan panitia sejak 23 Desember hingga 28 Desember 2010.

Editor: Hertanto Soebijoto   |   Loading...

Penukaran Tiket Tetap Amburadul

Rahmad menunjukkan dua tiket final leg kedua Piala AFF 2010 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Selasa (28/12/2010). Satu tiket (bawah) yang dibelinya dari calo diduga palsu. Keberadaan tiket palsu ini membuat calon penonton resah.

JAKARTA, KOMPAS.com — Penukaran tiket final laga kedua Piala Suzuki AFF 2010 tetap amburadul. Sejumlah pemegang voucer pembelian tidak bisa menukarkannya dengan tiket. Para pemegang voucer pun menyampaikan protes ke kantor PSSI karena ditinggal kabur oleh petugas loket penukaran.

Panitia lokal Piala Suzuki AFF 2010 mengalokasikan waktu sehari pada Selasa (28/12/2010) untuk menukarkan voucer pembelian dengan tiket asli. Penukaran tiket kategori I di loket Albania, kategori II di loket timur, kategori III di loket utara, serta kategori VVIP dan VIP di loket barat Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Di loket penukaran tiket kategori III sempat terjadi kericuhan sekitar pukul 13.30. Para pemegang voucer pembelian tiket ribut karena petugas justru meninggalkan loket. Ratusan calon penonton akhirnya beriringan ke kantor PSSI. Mereka meminta penjelasan tentang penukaran tiket dari petugas.

Bagus (25), penonton asal Bandung, mengungkapkan, setelah menunggu selama dua hari, ia tak bisa menukarkan lima lembar kupon dengan tiket. Padahal, ia telah membayar lunas. "Duit sudah keluar, tetapi tiket tidak ada. Saya sudah bayar, lalu tiketnya pada ke mana?" keluh Bagus.

Kurniawan (22), penonton asal Kebumen, mengaku, saat ia mengantre mulai pukul 08.00 pagi tiba-tiba petugas tiket di Pintu III kabur.

Para pembeli tiket akhirnya menuju ke kantor PSSI untuk menuntut hak mereka. Mereka berkerumun sambil meneriakkan cemoohan serta hujatan kepada Ketua PSSI Nurdin Halid.

Di tengah kebingungan suporter mendapat tiket, para calo mencari kesempatan. Mereka menjual tiket di atas harga normal. Natan (20), suporter dari Bekasi, mendapat tawaran tiket kategori III yang seharusnya Rp 50.000, tetapi dijual Rp 100.000 per lembar. Bahkan, tiket kategori yang sama sempat ditawarkan kepada Edi (32) dan Dayat (38) dengan harga Rp 150.000.

Karena buruknya layanan penjualan tiket dari panitia penyelenggara, sebagian penonton mengancam akan membuat keributan pada laga Final Piala AFF, Rabu (29/12/2010) pukul 19.00.

Petugas keamanan Stadion Gelora Bung Karno, Mujakir, mengatakan, jika suporter yang membeli tiket tanpa menyertakan tanda terima dan hanya berupa kupon maka tak bisa mendapatkan tiket.

Potensi kekacauan penukaran tiket yang hanya menggunakan empat loket ini sempat ditanyakan kepada Ketua Panitia Lokal AFF 2010 Joko Driyono. Joko menyatakan, tidak akan ada kekacauan dan antrean panjang karena hanya menukarkan tiket.

Namun, optimisme panitia lokal buyar. Penukaran tiket memakan waktu karena petugas harus mencocokkan voucer atau nota pembelian dengan daftar pembelian secara manual.

Suporter tim nasional

Ribuan suporter dari daerah juga akan menyerbu Jakarta. Mereka datang dari Solo, Yogyakarta, Makassar, Malang, Madiun, dan Kediri. Mereka berangkat ke Jakarta menggunakan kereta api, bus, dan pesawat terbang. Para suporter memanfaatkan tempat ibadah dan emperan gedung di Senayan untuk menginap.

"Saya sudah datang dua hari lalu, menginap di sini (Masjid Al Bina). Mau cari tiket sudah habis, yang ada hanya tiket mahal, uang saya tidak cukup," kata Johan (18), suporter asal Surabaya.

Untuk mencegah warga berdatangan ke Stadion GBK, Pemprov DKI Jakarta menggelar nonton bareng di 268 lokasi se-Jakarta. Di sisi lain, 72 pusat perbelanjaan juga akan menggelar nonton bareng. Panitia lokal juga menyediakan enam layar lebar di sekitar Stadion GBK bagi para suporter yang tidak memiliki tiket menonton langsung. (ABK/ART/EKI/ENG/NDY/RAZ/ECA/ANG)

Tuesday, January 4, 2011

Hari Ini Penukaran Voucer Tiket Final

Antrean suporter mengular saat pembelian tiket final Piala AFF 2010 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (26/12/2010). Kericuhan sempat mewarnai pembelian tiket karena pengantre yang sudah berjam-jam menunggu menjadi kesal dan memaksa masuk ke lokasi pembelian yang berada di dalam Stadion.

JAKARTA, KOMPAS.com — Pada hari Selasa (28/12/2010) ini, panitia lokal atau LOC Piala AFF 2010 akan melayani penukaran voucer dengan tiket asli final leg kedua yang mempertemukan Indonesia versus Malaysia.

Semua aktivitas penukaran voucer akan dimulai sejak pukul 10.00 WIB. "Hanya ada aktivitas penukaran voucer pada tanggal 28," kata Ketua LOC Joko Driyono. Para calon penonton memang hanya mendapatkan voucer saat aktivitas penjualan tiket dibuka sejak, Kamis (23/12/2010) lalu.

Sama halnya dengan pembelian tiket, sistem penukaran voucer akan dilaksanakan per kategori. Penukaran voucer kategori I (Rp 200.000) digelar di loket Al Bina, loket Plaza Timur akan menjadi tempat penukaran voucer kategori II (Rp 150.000), dan penukaran voucer kategori III (Rp 50.000) dilakukan di loket Plaza Utara (seberang TVRI).

Selain itu, panitia juga akan melayani penukaran voucer yang pembelian dengan sistem online di www.ticketsas.com. Panitia hanya membuka satu loket, yakni loket Barat Stadion Gelora Bung Karno, untuk melayani penukaran voucer dengan sistem online yang hanya menjual tiket VVIP, VIP Barat, dan VIP Timur.

Beberapa kali penjualan tiket berlangsung ricuh disebabkan oleh berbagai hal. Karena itu, kesigapan panitia diperlukan agar kericuhan tidak kembali terulang pada masa penukaran.