Showing posts with label Pilihan. Show all posts
Showing posts with label Pilihan. Show all posts

Tuesday, November 8, 2011

Titus Bonai dan Pilihan Sepatunya

Pemain Timnas U-23 Titus Bonai didaulat menjadi brand ambassador League. Tibo (kiri) berpose bersama sepatu Matrix Garuda serta Chief Operating Officer League, Hartono, di gerai League Senayan City, Jumat (4/11/2011).

JAKARTA, KOMPAS.com – Bagi seorang pemain sepak bola profesional, teknik dan keahlian mengolah bola tak cukup tanpa didukung oleh sepatu yang nyaman baginya. Sepatu dapat memengaruhi tendangan dan kecepatan berlari pemain. Oleh karena itu, para pemain sepak bola pun memiliki kriteria tersendiri terhadap sepatu pilihannya.

Hal ini juga berlaku untuk Titus Bonai, pemain Tim Nasional U-23 yang sedang bersiap untuk membela nama Indonesia dalam laga SEA Games XXVI cabang sepak bola. Tibo, begitu Titus Bonai sering dipanggil, mengatakan sepatu merupakan aksesori penting yang memengaruhi permainan seorang pemain sepak bola.

Tibo sepakat bahwa pemain sepak bola profesional akan memilih tipe sepatu yang paling nyaman di kakinya saat bermain. Pemain asal Persipura ini memiliki kriteria tersendiri untuk pilihan sepatunya.

“Yang penting pas di kaki saya dan ringan ketika dibawa berlari,” ungkapnya kepada KOMPAS.com, kemarin.

Namun, ternyata tak mudah untuk menemukan sepatu yang disebut “pas” dan “ringan”. Beberapa kali, Tibo yang biasa memakai sepatu berukuran 41 ini sempat mengembalikan sepatu sepak bola yang dibuat khusus untuknya untuk disesuaikan kembali dengan standar “pas” dan “ringan” menurut kakinya.

Produsen sepatu League yang dipakainya pun tak keberatan memenuhinya agar pemain yang bisa ditempatkan baik sebagai penyerang maupun gelandang serang ini bisa mencapai performa maksimalnya dengan sepatu tersebut.

Jadi Brand Ambassador League

Kini, Tibo sudah memiliki sepatu yang dinilainya “pas” dan “ringan” di kakinya untuk merumput di lapangan dari League. Sejak awal bergabung dengan Timnas U-23 untuk persiapan SEA Games tahun ini, Tibo yang sudah mengoleksi empat gol memang memakai produk League tersebut. Hingga kemudian, Tibo akhirnya dikukuhkan sebagai brand ambassador League di gerai League Senayan City, kemarin.

Tibo didaulat untuk memakai koleksi terbaru sepatu sepak bola League yang dibuat khusus untuk menyambut SEA Games. Sepatu yang dinamakan “Matrix Garuda” ini dibuat dengan teknologi khusus. League menggunakan teknologi Durotech Sole sebagai salah satu teknologi untuk mencapai kenyamanan maksimal bagi penggunanya. Penampilannya pun tampak menarik dengan kombinasi warna emas, perak dan merah sebagai representasi warna bendera Indonesia dan warna medali SEA Games serta corak bulu burung Garuda.

“Saya sudah coba dan enak sekali dipakainya,” kata suami dari Novalia Estaneda Metiaman dan ayah dari Natalie Christanalia Bonai ini.

Chief Operating Officer League, Hartono, mengatakan League terus melakukan riset melalui Tibo untuk menciptakan sepatu League Matrix Soccer yang sesuai dengan kebutuhannya dan juga kebutuhan para pemain sepak bola profesional lainnya.

“Bersama Matrix Garuda, Tibo sudah menghasilkan empat gol sejak bermain untuk U-23. Dengan sepatu lokal, jadi tak ada masalah untuk terus mencetak gol,” ungkap Hartono.

Senada dengan itu, Tibo mengatakan bangga memakai produk dalam negeri. Pasalnya, kualitas dan tampilannya juga tidak kalah dengan merk-merk asing. Ini juga menjadi alasan Tibo akhirnya menerima kesempatan untuk menjadi brand ambassador semua produk League.

Tibo mengaku suka bergaya dan dia menilai produk-produk League memiliki kualitas yang bagus. Dia memakai sepatu kets League untuk kegiatan sehari-hari.

“Menurut saya, produk lokal kita tidak jauh beda dengan produk luar negeri,” tambah Tibo.

Selain sepatu sepak bola, Matrix Garuda Series juga memiliki ragam sepatu olah raga lainnya, yaitu sepatu sepak bola kategori junior, Matrix-Gioro-Classico di kategori sepatu futsal dan Andromeda di kategori sepatu lari.

Tuesday, November 1, 2011

4 Pemain Pilihan LPI Akan Berangkat ke Madrid

Didit Putra Erlangga Rahardjo/KOMPASLaga final Liga Pendidikan Indonesia tingkat SMA antara tim Maluku Utara dengan Banten. Maluku Utara keluar sebagai juara dengan kemenangan 2-0.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Liga Pendidikan Indonesia menyelenggarakan "LIPIO Camp" yang akan berlangsung mulai 31 Oktober hingga 6 November 2011 di komplek Bumi Perkemahan Cibubur. Sekitar 99 pemain U-15 yang terpilih dari 23 provinsi di Indonesia akan mengikuti pelatihan sekaligus ajang seleksi untuk mendapatkan delapan pemain. Mereka adalah para pemain pilihan dari kompetisi Liga Pendidikan Indonesia (LPI) musim 2010-11 lalu.

Selanjutnya, delapan pemain tersebut harus mengikuti pelatihan hingga lima atau enam bulan di sekolah Ragunan hingga seleksi berikutnya. Empat dari delapan pemain tersebut akan dipilih kemudian untuk diterbangkan ke Madrid, Spanyol dan bersekolah sepak bola di sana tahun depan.

Menurut Ketua LPI, Toho Cholik Mutohir, kegiatan ini merupakan tindak lanjut yang sesuai dengan komitmen LPI sebelum kompetisi yang lalu di mulai. Selain untuk meningkatkan kualitas, 99 pemain ini juga akan ditingkatkan rasa solidaritasnya.

"Nantinya, para anak-anak akan ditangani oleh pelatih PSSI. Selain akan diterbangkan ke Madrid, produk LPI ini akan kami serahkan kepada PSSI untuk bibit tim nasional usia muda," ujar Toho kepada wartawan, Senin (31/10/2011).

Toho menjelaskan ada dua kriteria soal pemilihan pemain yang ikut LIPIO Camp. Kriteria pertama berdasarkan data soal kompetensi, keahlian dan kemampuan yang didapat oleh pihak LPI dari kompetisi.

"Kita sudah mempunyai data tersebut," ujar Toho.

Kriteria kedua, lanjutnya, melalui pemantau khusus dari PSSI. "Gabungan dua kriteria ini yang menjadi dasar penilaian kami," tambahnya lagi.

Pihak PSSI sendiri mendukung diadakannya kegiatan ini. Wakil Sekretaris Jenderal, Tondo Widodo, mengatakan PSSI berharap kegiatan ini bisa menjadi salah satu pilar PSSI untuk mengusahakan pembinaan usia muda berjalan dengan baik ke depannya.