Showing posts with label Pemain. Show all posts
Showing posts with label Pemain. Show all posts

Thursday, June 7, 2012

Allegri: Pato Akan Seperti Pemain Baru

Penyerang Brasil, Alexandre Pato (kanan), melepaskan tembakan yang berujung gol ke gawang Amerika Serikat, pada laga persahabatan, di FedExField, Landover, Maryland, 30 Mei 2012.

MILAN, KOMPAS.com - Penyerang Alexandre Pato mengalami masalah otot yang membuatnya tidak banyak tampil musim lalu. Sepanjang Serie-A 2011-2012, ia hanya bermain sebelas kali, dengan empat di antaranya sebagai pengganti, dan mencetak satu gol.

Meski begitu, pelatih Massimiliano Allegri, mengatakan bahwa Pato masuk rencana timnya musim depan, bersama Thiago Silva, Zlatan Ibrahimovic, dan sejumlah pemain lain. Ia juga mengisyaratkan, Milan mempertimbangkan merekrut pemain yang berpotensi meningkatkan daya saing timnya.

"Saya yakin, Thiago akan bertahan. Thiago masuk tiga besar (bek) terbaik Eropa dan kehilangannya akan menjadi masalah serius. Namun, saya yakin (ia akan bertahan)(, karena setelah Olimpiade, ia akan kembali ke Milanello," ujar Allegri.

"Saya pikir, (Wakil Presiden Milan) Adriano Galliani) sangat jelas mengenai intensi klub. Milan tak ingin menjualnya. Presiden Silvio Berluscono berambisi dan berkeinginan melihat Milan menjadi tim tangguh."

"Bersama Thiago, Pato akan kembali, yang akan merupakan pembelian pertama kami menyambut musim 2012-2013. Kita jarang melihatnya musim lalu, ketika Kevin-Prince Boateng sangat menentukan. (Pato) punya kemampuan fisik dan teknik luar biasa, tetapi masih bisa lebih baik. Ia akan menjadi pembelian baru."

"Presiden Berlusconi telah berjanji membuat Milan tetap berada di level tertinggi dan ia akan melakukan segalanya untuk mempertahankan Thiago," tuturnya.

Catatan masalah kesehatan Alexandre Pato 2011-2012
22/09/2011 - 18/11/2011 - masalah Otot
03/12/2011 - 05/12/2011 - demam
19/01/2012 - 15/02/2012 - masalah otot
29/02/2012 - 03/04/2012 - masalah otot
05/04/2012 - 15/05/2012 - masalah otot

Monday, November 28, 2011

Susunan Pemain Barca VS Madrid

Gelandang anyar Barcelona, Cesc Fabregas, saat diperkenalkan kepada publik, Senin (15/8/2011), setelah menandatangani kontrak selama lima tahun. Fabregas didatangkan Barcelona dari Arsenal.

Barcelona
Victor Valdes; Javier Mascherano, Gerard Pique, Eric Abidal, Dani Alves; Sergio Busquets, Andres Iniesta, Xavi; David Villa, Lionel Messi, Pedro

Cadangan: Seydou Keita, Jose Manuel Pinto, Cesc Fabregas, Ibrahim Afellay, Alexis Sanchez, Thiago, Fontas


Madrid
Iker Casillas; Ricardo Carvalho, Pepe, Fabio Coentrao, Sergio Ramos; Sami Khedira, Xabi Alonso, Angel Di Maria, Cristiano Ronaldo; Karim Benzema, Mesut Oezil

Cadangan: Kaka, Alvaro Arbeloa, Gonzalo Higuain, Antonio Adan, Esteban Granero, Jose Maria Callejon, Raphael Varane

Wasit: David Fernandez Borbalan

Sunday, November 27, 2011

Arema Kontrak 18 Pemain

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOBoaz Solossa.

MALANG, KOMPAS.com Persiapan terus diintesifkan Arema Malang menjelang deadline assessment PSSI untuk ikut kompetisi level satu Liga Indonesia. Hingga Kamis (18/8/2011), sudah 18 pemain dikontrak.

"Kami masih butuh sedikitnya tujuh pemain lagi di pelbagai posisi karena target kami minimal memiliki 25 pemain," kata Media Officer Arema Singo Edan Malang, Sudarmaji.

Pemain yang sudah resmi dikontrak adalah Kurnia Mega, Dian Agus, Ajisaka, Purwaka, Waluyo, Zulkifli, Beny, Leonard, Bustomi, Revi, Sunarto, Alfarizi, Hendro, Siswanto, Dendy, Musafri, Saktiawan Sinaga, dan Arif Suyono.

Sudarmaji tidak bersedia membeberkan nilai kontrak dan masa kontrak para pemain itu dengan alasan untuk menjaga komitmen bersama. Hanya untuk Saktiawan Sinaga, mantan striker timnas dan Semen Padang, dikontrak untuk tiga  tahun.

Adapun untuk pemain asing, klub kebanggaan genaro Ngalam (orang Malang) ini masih menunggu regulasi dari PSSI. Arema kini sudah berbicara dengan dua pemain Singapura. "Pemain asing yang sangat kami butuhkan itu adalah untuk posisi striker dan stopper," katanya.

Jika PSSI membatasi setiap klub hanya boleh memiliki tiga pemain asing, berarti Arema masih membutuhkan empat pemain lokal. Menurut Sudarmaji, Arema terus memburu pemain tim nasional.

Beberapa pemain tim nasional yang sudah didekati Arema adalah striker Christian Gonzales, gelandang M Ridwan, dan striker Boas Salossa.

Wednesday, November 16, 2011

Pemain Brunei Tetap Berkompetisi Saat 2 Tahun Dibekukan FIFA

JAKARTA, KOMPAS.com - Brunei Darussalam tampil cukup mengejutkan, meski tampil dengan 10 pemain, mampu menahan semifinalis SEA Games 2009 Laos 2-2 (1-1) pada lanjutan laga penyisihan Grup B cabang sepak bola SEA Games di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, Senin (7/11/2011).

Pelatih Brunei Dayem Bin Hj Ali mengungkapkan, penampilan bagus timnya tak lepas dari persiapan yang telah dilakukan saat negeri mereka dua tahun dibekukan FIFA.

"Pemain kami tidak digantung (dibekukan) FIFA. Yang dibekukan FIFA hanyalah federasi kami. Selama ada sanksi FIFA itu, pemain-pemain kami rata-rata tetap main di klub masing-masing," papar Dayem kepada wartawan. "Sebelum federasi digantung dua tahun, beberapa pemain kami juga tampil di klub luar," katanya.

Asosiasi Sepak Bola Brunei, yang sebelumnya disingkat BAFA, dibekukan FIFA selama dua tahun karena dinilai FIFA telah diintervensi pemerintah setempat. Sanksi itu dicabut FIFA dalam sidang Komite Eksekutif FIFA di Zurich, akhir Mei lalu, setelah BAFA dibubarkan dan diganti nama The National Football Association of Brunei Darussalam (NFABD).

Saat imbang melawan Laos, Brunei berhasil memimpin 2-1 lewat dua gol striker Adi Bin Said, yang tercipta saat mereka bermain dengan 10 pemain, sebelum disamakan Laos 2-2. Mereka kehilangan bek Reduan Petaka yang diusir dengan kartu merah langsung, pada menit ke-15, karena menjatuhkan pemain Laos Keoviengpheth Lithideth yang memiliki peluang mencetak gol.

Tiga per empat pemain kami punya pengalaman berlaga di klub luar. Saat federasi digantung FIFA, mereka tetap berkompetisi karena selama dua tahun itu menggelar kompetisi dan bisa mempersiapkan pasukan, jelas Dayem.

Yang kurang dari tim kami hanyalah pengalaman bertanding di luar negeri, atau yang biasa kami sebut dengan istilah game fitness. Jika Singapura atau Malaysia bisa mendapatkan 100 laga di luar negeri, kami tidak punya itu.

Hasil seri itu cukup bagi Brunei mengingat sepanjang 75 menit mereka bermain dengan 10 pemain.

Tiga menit setelah insiden itu, Laos memimpin dulu 1-0 lewat gol kapten Lamnao Singto pada menit ke-18.

Brunei Darussalam menyamakan 1-1 melalui gol indah striker Adi Bin Said. Adi menggocek bola dan melewati dua bek Laos sebelum menceploskan gol tersebut. Adi kembali menyarangkan gol sundulan fantastis , memanfaatkan umpan panjang melambung tinggi dari sebuah tendangan bebas.

Sundulannya mengarah ke pojok atas gawang Laos dan mengecoh kiper Souvanpheng Phanthavong. Brunei sempat memimpin 2-1. Sepuluh menit menjelang bubar, pemain pengganti Sopha Saysana menyamakan 2-2. Saat tertinggal 1-2 di babak kedua, para pemain Laos menyerang dengan gencar, mengoptimalkan gelandang sayap mereka.

Kiper Brunei Junaidi Bin Akim patut mendapat aplaus atas beberapa kali penyelamatannya dalam menepis keluar bola-bola tendangan pemain Laos. Tanpa penyelamatan penting Junaidi, Brunei sudah kebobolan lima gol. Selain itu, t endangan Keoviengpheth Lithideth juga sempat mengenai tiang gawang sebelah kanan kiper Junaidi.

Laga itu dipimpin wasit Indonesia Oki Dwi Putra Sanjaya, yang tidak kenal kompromi atas sejumlah pelanggaran. S elain satu kartu merah, ia mengeluarkan enam kartu kuning, masing-masing tim diganjar tiga kartu kuning.

Pada laga sebelumnya, Laos kalah 2-3 dari Myanmar, sementara Brunei juga kalah 1-2 dari Timor Leste. Rabu lusa, Brunei akan menantang Myanmar, sementa ra Laos mendapat waktu istirahat dan akan melawan Filipina, Jumat mendatang. 

Monday, November 14, 2011

10 Pemain Getafe Tundukkan Atletico

GETAFE, KOMPAS.com - Menghadapi Getafe yang bermain dengan 10 orang, Atletico Madrid justru takluk 2-3 dalam laga lanjutan Liga BBVA, Minggu atau Senin (7/11/2011) dini hari WIB.

Hasil ini menempatkan Getafe ke posisi ke-14 klasemen sementara dengfan 10 poin. Sedangkan Atletico tertahan di peringkat ke-11 dengan 13 poin.

Kedua tim sebenarnya bermain ketat di awal babak pertama. Namun, keadaan berubah saat Getafe harus bermain dengan sepuluh pemain pada menit ke-28.

Pelanggaran dari Alberto Lopo tak hanya berbuah kartu merah tapi juga hadiah penalti untuk tim tamu. Radamel Falcao yang jadi algojo tak menyia-nyiakan peluangnya.

Atletico seharusnya bisa memanfaatkan keunggulan jumlah pemain ini. Namun, apa daya mereka kerap gagal memanfaatkan peluang yang ada. Ironisnya justru gawang mereka yang dibobol tuan rumah.

Pelanggaran dari Tiago terhadap Abdel berbuah tendangan bebas sedikit di luar kotak penalti di menit ke-40. Ini menjadi peluang emas bagi Andelaziz Barrada untuk mencetak gol, dan ia membuktikannya.

Getafe mampu membalikkan keadaan di babak kedua lewat gol Michel. Memanfaatkan umpan dari Abdel dari tendangan bola mati, Michel mampu melesakkan bola ke dalam gawang dengan sundulannya.

Atletico tak berhenti berjuang. Mereka terus berusaha untuk menyamakan kedudukan. Hasilnya pada menit ke-80, Alvaro Dominguez mampu mencetak gol untuk membuat skor kembali imbang.

Petaka menimpa Atletico di menit ke-82. Pelanggaran yang dilakukan oleh Ardan Turan di dalam kotak terlarang berbuah penalti untuk tuan rumah. Diego Castro yang jadi eksekutor menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Susunan pemain
Getafe
: Miguel Moya, Alberto Lopo, Daniel Díaz, Mane Valera (Miguel Torres 89), Medhi Lacen, Michel, Diego Castro Gimenez, Pedro Rios (Rafa Lopez 34), Daniel Guiza (Miku 52), Abdelaziz Barrada

Atletico: Thibaut Courtois, Alvaro Dominguez Soto, Diego Godin (Miranda 46), Filipe Kasmirski, Antonio Lopez (Salvio 70), Tiago (Koke 57), Gabi, Arda Turan, Adrián, Radamel Falcao Garcia, Diego 

Sunday, November 13, 2011

Jaga Kekompakan, RD Rahasiakan Komposisi Pemain

SRIWIJAYA POST/SYAHRUL HIDAYATPelatih timnas U-23, Rahmad Darmawan.

JAKARTA, KOMPAS.com — Komposisi inti skuad tim nasional U-23 Indonesia di SEA Games XXVI/2011 masih menjadi teka-teki. Hingga kini, Pelatih Rahmad Darmawan belum mau mengumbar skuad inti dari pasukannya.

Saat ini ada 27 pemain yang mengikuti latihan jelang SEA Games XXVI. Namun, hanya 20 pemain yang boleh didaftarkan ke panitia penyelenggara (Inasoc). Tak ingin situasi kondusif yang sudah terbina menjadi rusak, Rahmad tak mau mengumumkan siapa saja pemain yang ia pilih untuk skuadnya.

"Kami sudah banyak membuat simulasi. Besok kami memutuskan siapa yang akan bermain. Tim terbaik yang akan kami miliki karena tidak mungkin saya akan coba-coba lagi. Sampai besok sore, saya pikir semuanya akan jelas. Mereka akan tahu besok. Saya ingin semua konsentrasi, jadi tidak saling mengganggu juga, kan," kata Rahmad seusai memimpin latihan timnas, Minggu (6/11/2011).

Pasukan "Garuda Muda" kini tengah fokus menghadapi laga melawan Kamboja pada penyisihan Grup A SEA Games XXVI, Senin (7/11/2011). Meski berhadapan dengan Kamboja, yang berperingkat lebih rendah, Rahmad meminta timnas U-23 tetap waspada.

"Besok anak-anak akan saya bebaskan bermain, tetapi tetap pada aturan. Saya ingin mereka menikmati pertandingan besok karena tidak mudah menghadapi pertandingan pertama," ujar Rahmad.

Dalam latihan Minggu sore, timnas U-23 berlatih dalam suasana santai. Egi Melgiansyah dan kawan-kawan disuguhi latihan ringan dengan permainan santai.

Saturday, November 12, 2011

Jaga Kekompakan, Rahmad Rahasiakan Komposisi Pemain

SRIWIJAYA POST/SYAHRUL HIDAYATPelatih timnas U-23, Rahmad Darmawan.

JAKARTA, KOMPAS.com — Komposisi inti skuad tim nasional U-23 Indonesia di SEA Games XXVI/2011 masih menjadi teka-teki. Hingga kini, Pelatih Rahmad Darmawan belum mau mengumbar skuad inti dari pasukannya.

Saat ini ada 27 pemain yang mengikuti latihan jelang SEA Games XXVI. Namun, hanya 20 pemain yang boleh didaftarkan ke panitia penyelenggara (Inasoc). Tak ingin situasi kondusif yang sudah terbina menjadi rusak, Rahmad tak mau mengumumkan siapa saja pemain yang ia pilih untuk skuadnya.

"Kami sudah banyak membuat simulasi. Besok kami memutuskan siapa yang akan bermain. Tim terbaik yang akan kami miliki karena tidak mungkin saya akan coba-coba lagi. Sampai besok sore, saya pikir semuanya akan jelas. Mereka akan tahu besok. Saya ingin semua konsentrasi, jadi tidak saling mengganggu juga, kan," kata Rahmad seusai memimpin latihan timnas, Minggu (6/11/2011).

Pasukan "Garuda Muda" kini tengah fokus menghadapi laga melawan Kamboja pada penyisihan Grup A SEA Games XXVI, Senin (7/11/2011). Meski berhadapan dengan Kamboja, yang berperingkat lebih rendah, Rahmad meminta timnas U-23 tetap waspada.

"Besok anak-anak akan saya bebaskan bermain, tetapi tetap pada aturan. Saya ingin mereka menikmati pertandingan besok karena tidak mudah menghadapi pertandingan pertama," ujar Rahmad.

Dalam latihan Minggu sore, timnas U-23 berlatih dalam suasana santai. Egi Melgiansyah dan kawan-kawan disuguhi latihan ringan dengan permainan santai.

Monday, November 7, 2011

Sepuluh Pemain Myanmar Bungkam Laos

Pemain tim U-23 Myanmar yang akan tampil di SEA Games XXVI/2011 berlatih di lapangan PSSI di Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (1/11). Pelatih Stefan Hansson (tak tampak) memberikan pengarahan teknik menyerang dalam latihan tersebut.

JAKARTA, KOMPAS.com Sepuluh pemain Myanmar berhasil menundukkan Laos 3-2 (1-0) pada pertandingan Grup B cabang sepak bola SEA Games XXVI di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Kamis (3/11/2011) malam.

Gol pertama Myanmar yang diasuh Pelatih Stefan Hasson diciptakan oleh Kyaw Ko Ko melalui sundulan menyambut umpan tendangan sudut pada menit ke-19. Arah bola tak mampu diantisipasi kiper Laos, Sourasay Keosouvandeng.

Tiga menit sebelum gol tercipta, skuad Myanmar berkurang satu orang setelah pemain belakang Nyarna Lwin dikartu merah langsung oleh wasit Suahizi Bin Shuki dari Malaysia akibat mengganjal keras pemain Laos, Lamnao Singto, di luar kotak penalti.

Pada menit ke-65, Lamnao Singto yang merupakan kapten tim Laos menyamakan kedudukan 1-1 dengan memanfaatkan bola liar dalam kemelut di depan gawang Myanmar yang dikawal Thihasthu.

Myanmar yang mengenakan kostum merah-merah selanjutnya memperlihatkan semangat juang yang tinggi dan kembali unggul 2-1 melalui gol Min Min Thu pada menit ke-71, hasil dari umpan Kyaw Ko Ko.

Namun, tiga menit kemudian Laos dengan seragam putih hitam kembali menyamakan kedudukan 2-2 dari hasil sontekan Sangvone Phimmasen melalui serangan yang cukup rapi.

Secara dramatis, sepuluh menit menjelang bubar, Myanmar memastikan kemenangan 3-2 melalui gol Yan Aung Win lewat sepakan silang yang berhasil mengecoh penjaga gawang Laos ke sudut jauh. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Suahizi Bin Shuki, kedudukan tak berubah 3-2 untuk kemenangan Myanmar.

Wasit mengeluarkan satu kartu kuning untuk Khouanta Sivongthong (Laos) akibat pelanggaran keras terhadap Min Min Thu. Sebelumnya, di tempat yang sama, dalam laga lainnya Grup B Vietnam membungkam Filipina 3-1.

Lanjutan laga Grup B berikutnya akan digelar di Stadion Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (5/11/2011), mempertemukan Brunei Darussalam versus Timor Leste dan Myanmar versus Vietnam masing-masing mulai pukul 16.00 dan 19.00 WIB.

Susunan pemain:
Laos:
1-Sourasay Keosouvandeng (K), 2-Paseutsack Souliyavong, 3-Moukda Souksavath, 4-Ketsada Souksavanh, 5-Konekham Inthammavong, 7-Soukaphone Vongchiengkham, 8-Lamnao Singto (C), 9-Sangcobe Phimmasen, 11-Keociengpheth Lithideth, 26-Sengdao Inthilath (16-Manolom Phomsouvanh), 27-Khouanta Sivongthong.

Myanmar: 18-Thihasthu (K), 2-Nyarna Lwin, 3-Moe Win, 4-Zaw Min Tun, 5-Yan Aung Win, 6-Aye San (C/15-Zaw Zaw Oo), 9-Min Min Thu, 10-Kyaw Ko Ko, 11-Pyaye Phyo Oo (19-Shwe Hlaing Win), 12-Kyi Lin, 14-Kyaw Zeyar Win (7-Yan Aung Kyaw).     

KLASEMEN SEMENTARA GRUP B
1. Vietnam    1  1  0  0  3-1  3
2. Myanmar    1  1  0  0  3-2  3    
3. Laos        1  0  0  1  2-3  0
4. Filipina     1  0  0  1  1-3  0
5. Brunei         0  0  0  0  0-0  0
6. Timor Leste    0  0  0  0  0-0  0

Friday, November 4, 2011

Sepuluh Pemain Myanmar Bungkam Laos

Pemain tim U-23 Myanmar yang akan tampil di SEA Games XXVI/2011 berlatih di lapangan PSSI di Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (1/11). Pelatih Stefan Hansson (tak tampak) memberikan pengarahan teknik menyerang dalam latihan tersebut.

JAKARTA, KOMPAS.com Sepuluh pemain Myanmar berhasil menundukkan Laos 3-2 (1-0) pada pertandingan Grup B cabang sepak bola SEA Games XXVI di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Kamis (3/11/2011) malam.

Gol pertama Myanmar yang diasuh Pelatih Stefan Hasson diciptakan oleh Kyaw Ko Ko melalui sundulan menyambut umpan tendangan sudut pada menit ke-19. Arah bola tak mampu diantisipasi kiper Laos, Sourasay Keosouvandeng.

Tiga menit sebelum gol tercipta, skuad Myanmar berkurang satu orang setelah pemain belakang Nyarna Lwin dikartu merah langsung oleh wasit Suahizi Bin Shuki dari Malaysia akibat mengganjal keras pemain Laos, Lamnao Singto, di luar kotak penalti.

Pada menit ke-65, Lamnao Singto yang merupakan kapten tim Laos menyamakan kedudukan 1-1 dengan memanfaatkan bola liar dalam kemelut di depan gawang Myanmar yang dikawal Thihasthu.

Myanmar yang mengenakan kostum merah-merah selanjutnya memperlihatkan semangat juang yang tinggi dan kembali unggul 2-1 melalui gol Min Min Thu pada menit ke-71, hasil dari umpan Kyaw Ko Ko.

Namun, tiga menit kemudian Laos dengan seragam putih hitam kembali menyamakan kedudukan 2-2 dari hasil sontekan Sangvone Phimmasen melalui serangan yang cukup rapi.

Secara dramatis, sepuluh menit menjelang bubar, Myanmar memastikan kemenangan 3-2 melalui gol Yan Aung Win lewat sepakan silang yang berhasil mengecoh penjaga gawang Laos ke sudut jauh. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Suahizi Bin Shuki, kedudukan tak berubah 3-2 untuk kemenangan Myanmar.

Wasit mengeluarkan satu kartu kuning untuk Khouanta Sivongthong (Laos) akibat pelanggaran keras terhadap Min Min Thu. Sebelumnya, di tempat yang sama, dalam laga lainnya Grup B Vietnam membungkam Filipina 3-1.

Lanjutan laga Grup B berikutnya akan digelar di Stadion Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (5/11/2011), mempertemukan Brunei Darussalam versus Timor Leste dan Myanmar versus Vietnam masing-masing mulai pukul 16.00 dan 19.00 WIB.

Susunan pemain:
Laos:
1-Sourasay Keosouvandeng (K), 2-Paseutsack Souliyavong, 3-Moukda Souksavath, 4-Ketsada Souksavanh, 5-Konekham Inthammavong, 7-Soukaphone Vongchiengkham, 8-Lamnao Singto (C), 9-Sangcobe Phimmasen, 11-Keociengpheth Lithideth, 26-Sengdao Inthilath (16-Manolom Phomsouvanh), 27-Khouanta Sivongthong.

Myanmar: 18-Thihasthu (K), 2-Nyarna Lwin, 3-Moe Win, 4-Zaw Min Tun, 5-Yan Aung Win, 6-Aye San (C/15-Zaw Zaw Oo), 9-Min Min Thu, 10-Kyaw Ko Ko, 11-Pyaye Phyo Oo (19-Shwe Hlaing Win), 12-Kyi Lin, 14-Kyaw Zeyar Win (7-Yan Aung Kyaw).     

KLASEMEN SEMENTARA GRUP B
1. Vietnam    1  1  0  0  3-1  3
2. Myanmar    1  1  0  0  3-2  3    
3. Laos        1  0  0  1  2-3  0
4. Filipina     1  0  0  1  1-3  0
5. Brunei         0  0  0  0  0-0  0
6. Timor Leste    0  0  0  0  0-0  0

Tuesday, November 1, 2011

4 Pemain Pilihan LPI Akan Berangkat ke Madrid

Didit Putra Erlangga Rahardjo/KOMPASLaga final Liga Pendidikan Indonesia tingkat SMA antara tim Maluku Utara dengan Banten. Maluku Utara keluar sebagai juara dengan kemenangan 2-0.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Liga Pendidikan Indonesia menyelenggarakan "LIPIO Camp" yang akan berlangsung mulai 31 Oktober hingga 6 November 2011 di komplek Bumi Perkemahan Cibubur. Sekitar 99 pemain U-15 yang terpilih dari 23 provinsi di Indonesia akan mengikuti pelatihan sekaligus ajang seleksi untuk mendapatkan delapan pemain. Mereka adalah para pemain pilihan dari kompetisi Liga Pendidikan Indonesia (LPI) musim 2010-11 lalu.

Selanjutnya, delapan pemain tersebut harus mengikuti pelatihan hingga lima atau enam bulan di sekolah Ragunan hingga seleksi berikutnya. Empat dari delapan pemain tersebut akan dipilih kemudian untuk diterbangkan ke Madrid, Spanyol dan bersekolah sepak bola di sana tahun depan.

Menurut Ketua LPI, Toho Cholik Mutohir, kegiatan ini merupakan tindak lanjut yang sesuai dengan komitmen LPI sebelum kompetisi yang lalu di mulai. Selain untuk meningkatkan kualitas, 99 pemain ini juga akan ditingkatkan rasa solidaritasnya.

"Nantinya, para anak-anak akan ditangani oleh pelatih PSSI. Selain akan diterbangkan ke Madrid, produk LPI ini akan kami serahkan kepada PSSI untuk bibit tim nasional usia muda," ujar Toho kepada wartawan, Senin (31/10/2011).

Toho menjelaskan ada dua kriteria soal pemilihan pemain yang ikut LIPIO Camp. Kriteria pertama berdasarkan data soal kompetensi, keahlian dan kemampuan yang didapat oleh pihak LPI dari kompetisi.

"Kita sudah mempunyai data tersebut," ujar Toho.

Kriteria kedua, lanjutnya, melalui pemantau khusus dari PSSI. "Gabungan dua kriteria ini yang menjadi dasar penilaian kami," tambahnya lagi.

Pihak PSSI sendiri mendukung diadakannya kegiatan ini. Wakil Sekretaris Jenderal, Tondo Widodo, mengatakan PSSI berharap kegiatan ini bisa menjadi salah satu pilar PSSI untuk mengusahakan pembinaan usia muda berjalan dengan baik ke depannya.

Saturday, October 29, 2011

Xavi Pemain Paling Sering Bela Barca

Gelandang Barcelona, Xavi Hernandez (tengah), merayakan golnya ke gawang Granada, pada lanjutan Liga BBVA, Selasa (25/10/2011).

GRANADA, KOMPAS.com - Gelandang Barcelona, Xavi Hernandez, mendapatkan dua kebahagiaan saat timnya menang 1-0 atas Granada, Selasa atau Rabu (26/10/2011) dini hari WIB. Selain membawa timnya meraup tiga poin, Xavi juga berhasil memecahkan rekor penampilan terbanyak Barcelona di pentas liga.

Penampilannya dalam laga melawan Granada berhasil membuat Xavi mencatatkan 392 laga di kancah liga. Catatan tersebut melampaui rekor Miguel Bernardo Bianquetti atau yang akrab disapa "Migueli" yang memainkan 391 pertandingan liga bersama Barcelona.

Pencapaian ini semakin manis setelah dirinya mencetak gol kemenangan bagi timnya. Tendangan bebas yang dilesakkan pemain berusia 31 tahun tersebut di menit ke-33 mengantarkan Barcelona ke puncak klasemen Liga BBVA untuk sementara waktu.

"Selalu menyenangkan bisa mencetak gol, dan aku senang untuk tim di atas segalanya," ujar Xavi kepada AS.

Thursday, August 11, 2011

Empat Pemain Papua Belum Gabung Timnas

Penyerang Boaz T Solossa, salah satu pemain asal Papua yang belum bergabung dalam pemusatan latihan timnas Indonesia di Cilegon.

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajer tim nasional Indonesia, Ferry Kodrat, mengungkapkan ,hingga saat ini tinggal lima pemain lagi yang belum hadir dalam training camp di Cilegon. Dari kelima nama tersebut, empat di antaranya pemain asal Papua. Kelima pemain tersebut adalah Riccardo Salampessy, Boaz Solossa, Wahyu Wijiastanto, Ian Kabes, dan Oktovianus Maniani.

"Namun, hari Minggu semua pemain sudah berkumpul. Wahyu izin karena ayahnya meninggal. Kalau sisanya terkendala pada masalah penerbangan karena kerusuhan di Papua belum lama ini," ujar Ferry Kodrat ketika dihubungi wartawan, Jumat (5/8/2011).

Berarti sudah ada 25 nama yang hadir di Cilegon untuk menjalani latihan. Kemarin, baru ada lima nama yang berkumpul di Cilegon. Mereka adalah Fery Rotinsulu, Mohammad Nasuha, I Made Wirawan, Egi Melgiansyah, dan Hariono. Latihan ini sendiri dilakukan untuk persiapan laga kualifikasi Piala Dunia 2014.

PSSI memindahkan pemusatan latihan timnas dari Jakarta ke Cilegon karena menilai salah satu kota di Provinsi Banten tersebut mempunyai infrastruktur yang memadai. Iklim di Cilegon juga dinilai hampir sama dengan negara yang akan jadi lawan Indonesia dalam babak kualifikasi nanti.

Indonesia sendiri akan tergabung dengan Iran, Bahrain, dan Qatar di Grup E. Di laga perdananya, skuad "Merah Putih" akan bertandang ke kandang Iran, 2 September nanti. Empat hari berselang, Indonesia akan menjadi tuan rumah di laga kedua saat meladeni Bahrain. Setelah itu, Indonesia menjamu Qatar pada 11 Oktober 2011.

Satu bulan berikutnya, giliran Qatar yang akan menjamu Indonesia. Pada 15 November, Indonesia akan kedatangan favorit di grup ini, Iran, sebelum akhirnya bertandang ke Bahrain pada 29 Februari 2012.

Tuesday, August 9, 2011

Timnas U-23 Masih Tunggu Tiga Pemain Naturalisasi

Para pemain berfoto bersama bersama jajaran pelatih di Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (30/7/2011).

MALANG - KOMPAS.com - Sejak hari pertama latihan di Lapangan Agrowisata Kusuma, Kota Batu, Jawa Timur, ada tiga pemain naturalisasi yang belum hadir untuk mengikuti seleksi timnas U-23. Ketiga pemain naturalisasi tersebut adalah Ruben Wuarbanaran, Diego Michiels, dan Joey Soek.

"Ketiganya sampai sekarang masih belum bergabung ikut latihan. Kita akan tetap menunggu kedatangan mereka," kata Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan (RD), Jumat (5/8/2011).

Selain tiga pemain naturalisasi yang belum bergabung tersebut, juga ada dua pemain lainnya yang juga belum datang. Mereka adalah dua pemain SAD yang kini sedang magang di Penarol (Uruguay), yakni Syamsil Alam dan Zainal Hak. Tim pelatih timnas U-23, kata RD, tetap menunggu kedatangan para pemain naturalisasi untuk ikut seleksi. Begitu juga dengan dua pemain Indonesia yang magang di Uruguay itu.

"Namun, tetap melalui tahapan seleksi," tegasnya.

Soal tahapan seleksi, kata RD, tak melihat pemain naturalisasi atau pemain asli Indonesia. "Yang sekarang masih bergabung di timnas senior saja, harus ikut seleksi, sama dengan pemain lainnya. Tak ada bedanya," tegas RD.

Lebih lanjut RD mengakui, latihan yang akan berakhir 27 Agustus mendatang itu, hanya akan digelar pada sore hari selama bulan puasa. Latiahnnya pun tak terlalu berat, hanya latihan fisik dan strategi di lapangan.

Ditanya soal ketidakhadiran Andik Firmansyah, pemain Persebaya 1927, yang juga tak hadir ke Kota Batu akibat cedera lutut, RD mengaku kemungkinan besar Senin (8/8/2011) sudah bisa bergabung dengan pemain lainnya. "Andik Senin nanti, kabarnya sudah bisa bergabung latihan dan ikut seleksi di sini. Ia tidak bisa hadir karena masih cedera," katanya.

Friday, April 8, 2011

Pemain 18 Tahun Tolak Barcelona dan MU

Gelandang serang Borrusia Dortmund, Mario Goetze.

DORTMUND, KOMPAS.com - Gelandang serang Borussia Dortmund, Mario Goetze, menegaskan, dirinya masih berkomitmen dengan timnya dan menolak untuk pindah musim depan. Artinya, pemain berusia 18 tahun ini menolak tawaran yang datang dari Barcelona dan Manchester United (MU).

"Aku selalu mengatakan berkomitmen dengan Borussia dan punya rasa terima kasih kepada klub yang membawaku hingga sejauh ini. Kenapa aku harus meninggalkan klub yang luar biasa ini, terutama sejak Dortmund punya rencana hebat di masa depan?" ujar Goetze kepada Bild.

Goetze memang menarik perhatian beberapa tim besar Eropa, termasuk Barcelona dan MU, setelah tampil brilian musim ini bersama Dortmund. Ia ikut berkontribusi membawa Dortmund kokoh di puncak klasemen sementara Bundesliga hingga saat ini. Penampilan apik Gotze pun membuat pelatih Jerman, Joachim Loew, memanggilnya.

CEO Dortmund, Hans-Joachim Watzke, sudah menegaskan bahwa Goetze tak akan dijual ke mana pun dengan harga berapa pun.

"Mario sungguh pemain yang luar biasa. Tawaran 15 juta euro (sekitar Rp 186 miliar) untuk 'Goetzinho' tak akan membuat saya mempertimbangkan untuk menjualnya," tegas Watzke.

Thursday, March 10, 2011

Pelecehan Seksual, Pemain Marseille Ditahan

Pemain Olympique Marseille, Brandao, harus berurusan dengan pihak kepolisian.

MARSEILLE, KOMPAS.com - Striker Olympique Marseille, Brandao, ditangkap pihak kepolisian, Selasa (8/3/2011), atas tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita awal bulan ini. Polisi mengatakan, pemain berusia 30 tahun tersebut ditangkap di rumahnya pada pagi hari dan kemudian dibawa ke tahanan untuk diperiksa.

Wanita yang tak diungkap identitasnya itu mengatakan, Brandao melakukan pelecehan seksual di dalam mobil saat dirinya mengantarkan sang pemain pulang ke rumah usai melakukan pesta di klub malam di kota terdekat dari Aix-en-Provence.

Pengacara Brandao, Patricia Clusan, mengatakan, kliennya membantah hal tersebut. Brandao, ujarnya, terlihat tenang menghadapi tuntutan ini.

"Dia sangat tenang dan yakin pada dirinya mengenai masalah ini. Dia tak akan menjadi pemain pertama yang terkena kemalangan ini. Anda harus sangat berhati-hati," kata Clusan kepada RMC.

Tuesday, March 8, 2011

Barca Singkirkan 10 Pemain Arsenal

Striker Barcelona, Lionel Messi, saat akan mencetak gol pertamanya ke gawang Arsenal, Rabu (9/3/2011) dini hari WIB.

BARCELONA, KOMPAS.com — Barcelona berhasil membekuk 10 pemain Arsenal dengan skor 3-1 pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (9/3/2011) dini hari WIB. Ini artinya, Barca unggul agregat 4-3 dan berhak lolos ke babak perempat final.

Pertandingan ini berjalan panas dan menegangkan. Arsenal terus mendapat kesialan demi kesialan di laga ini. Baru 18 menit laga berjalan, "The Gunners" harus kehilangan kiper utama, Wojciech Szczesny, yang mendapat cedera jari tangan. Ia kemudian digantikan kiper kedua, Manuel Almunia, yang sudah tak bermain sejak September lalu.

Arsenal juga harus bermain dengan 10 pemain setelah Robin Van Persie menerima kartu kuning kedua di menit ke-55. Pengusiran Van Persie mendapat protes keras dari kubu Arsenal. Ini karena penyerang asal Belanda itu tidak melakukan pelanggaran apa-apa tetapi hanya melanjutkan pertandingan meski sudah terperangkap offside. Wasit Massimo Busacca menganggap hal itu serius dan langsung mengusir Van Persie.

Barca unggul dulu melalui gol Lionel Messi di masa injury time babak pertama. Berawal dari umpan terobosan Andrés Iniesta, Messi mengontrol bola dengan indah sebelum akhirnya menjebol gawang tim tamu.

Malapetaka datang menimpa Barca di menit ke-52. Berawal dari tendangan penjuru Samir Nasri, Sergio Busquets yang bermain sebagai bek tengah melakukan kesalahan fatal dengan menanduk bola ke gawangnya sendiri.

Meskipun demikian, kegelisahan publik Catalan tak bertahan lama. Di menit ke-69, Xavi berhasil membuat timnya unggul setelah memperdaya Almunia melalui sontekan kaki kanannya.

Adapun gol ketiga yang memastikan Barca lolos lahir dari penalti Messi setelah sebelumnya Pedro dijegal Laurent Koscielny di kotak terlarang.

Susunan pemain

Barcelona: Victor Valdés; Eric Abidal, Sergio Busquets, Adriano, Dani Alves; Javier Mascherano (Keita 89), Andrés Iniesta, Xavi; David Villa (Afellay 82), Lionel Messi, Pedro

Arsenal: Wojciech Szczesny (Manuel Almunia 18); Laurent Koscielny, Johan Djourou, Gaël Clichy, Bacary Sagna; Jack Wilshere, Abou Diaby, Samir Nasri, Tomas Rosicky (Andrei Arshavin 74); Robin Van Persie, Cesc Fábregas (Nicklas Bendtner 78)

Monday, February 28, 2011

Pukul Pemain, Suporter Dipenjara Setahun

STEVENAGE, KOMPAS.com - Pengadilan Stevenage menjatuhkan vonis penjara 12 bulan dan larangan menonton sepak bola secara langsung di Inggris dan Wales selama enam tahun kepada suporter Stevenage, Robert Fitzgerald (24) karena menyerang bek klub idolanya, Scott Laird, pada pertandingan Piala FA melawan Newcastle, 8 Januari lalu.

Pertandingan itu berakhir 3-1 untuk Stevenage. Menurut Daily Mail, Ketika para pemain dan pendukung merayakan kemenangan, Fitzgerald masuk lapangan, menghampiri Laird, dan memukulnya. Insiden tersebut terekam kamera.

Ketika pertandingan berlangsung, menurut jaksa penuntut Peter Mansefield, sebelum laga usai,

Dalam pengakuan di pengadilan, Fitzgerald mengatakan, ia melakukan itu karena kekasihnya, Jade Coles, diperlakukan tidak baik oleh Laird. Motif itu membuat pengadilan menilai tindakan Fitzgerald kepada Laird bukanlah tindakan spontan, tetapi sudah direncanakan.

"Kami juga telah mendengar kesaksian dari keamanan pertandingan bahwa ia melihat Fitzgerald ada perilaku teratur dari Anda mengarah kepada Tuan Laird. Korban berada dalam posisi terbuka karena ia berada di lokasi untuk menjalankan tugas sebagai pesepak bola profesional," ujar hakim Linda Nadauld.

"Serangan itu tak beralasan dan tak terduga. Pengadilan harus menjatuhkan sanksi sebagai peringatan supaya insiden serupa tak terjadi lagi di lapangan sepak bola. Kami menjatuhkan sanksi karena ini akan mencegah terjadinya kekerasan dan pelanggaran dalam pertandingan sepak bola," tambahnya.

Sementara itu, menurut Daily Mail, Coles saat ini sedang hamil dan akan melahirkan pada Juli mendatang.(DM)

Penulis: Tjatur Wiharyo   |   Editor: Tjatur Wiharyo   |   Loading...

Tuesday, February 22, 2011

Pemain Dilarang Pakai Penghangat Leher

Striker Manchester City, Carlos Tevez, kerap menggunakan pelindung leher.

LONDON, KOMPAS.com — Dengan alasan keselamatan, FIFA melarang pemain mengunakan penghangat leher saat bertanding. Aturan ini akan didiskusikan dalam pertemuan yang membahas peraturan permainan International Football Association Board (IFAB) pada 5 Maret mendatang. 

"Kami ingin berdebat mengenai penghangat leher dan apakah itu bisa berbahaya. Mungkin ada masalah keamanan, misalnya seorang pemain berlari untuk mencetak gol dan lawan meraih penghangat leher tersebut yang bisa menimbulkan potensi bahaya untuk lehernya," jelas juru bicara FIFA.

Penghangat leher ini populer di Premier League setelah Carlos Tevez dan Emmanuel Adebayor memakainya pada musim lalu. Namun, penggunaan penghangat leher justru menuai pro-kontra.

Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson mengancam akan memberikan sanksi kepada pemainnya bila menggunakan penghangat leher. "Anda tidak akan melihat pemain MU memakai penghangat leher," kata Rio Ferdinand di akun Twitter-nya.

FIFA dan IFAB juga bersikeras, jika pemain memakai celana ketat, mereka harus menggunakannya sesuai dengan warna celana pendek. Selain itu, FIFA juga akan mengkaji aturan untuk wasit menghentikan permainan bila  obyek, seperti bola yang lain atau hewan, masuk ke lapangan.

Insiden ini terjadi pada  musim lalu ketika penyerang Sunderland, Darren Bent, mencetak gol ke gawang Liverpool. Gol terjadi akibat bola mematul mengenai bola pantai sebelum masuk ke gawang. (DM)

Saturday, February 19, 2011

Pemain Korban Tembak Mulai Bermain

Mantan penyerang tim nasional Paraguay, Salvador Cabanas, yang menjadi korban insiden penembakan pada tahun lalu, telah kembali bermain sepak bola.

MEKSIKO CITY, KOMPAS.com - Mantan penyerang tim nasional Paraguay, Salvador Cabanas, yang menjadi korban insiden penembakan pada tahun lalu, telah kembali bermain sepak bola.

Cabanas yang merupakan pemain terkemuka di Meksiko tersebut mulai berlatih bersama tim yang menjuari Liga Paraguay, Club Libertad, Rabu (2/2/2011). 

"Sebuah kehormatan dia bersama kami. Kami ingin melakukan segalanya apa yang kami bisa untuk membantu pemulihannya," kata pelatih Gregorio Perez kepada Primero de Marzo radio.

Seperti diberitakan sebelumnya, Cabanas menjadi korban penembakan saat mengunjungi bar bersama teman-temannya pada Januari tahun lalu. Inisiden tersebut sempat membuat Cabanas kritis setelah peluru bersarang di kepalanya.

Pelaku penembak Cabanas pun telah berhasil dibekuk oleh polisi Meksiko pada bulan lalu. Dia adalah Jose Jorge "JJ" Balderas yang juga anggota sindikat obat bius di negara itu. Baldares diketahui menembak Cabanas setelah keduanya berdebat soal penampilan Cabanas dalam sebuah pertandingan. (PDMD)

Wednesday, February 16, 2011

Khedira: Susahnya Jadi Pemain Madrid

Gelandang Real Madrid, Sami Khedira (tengah).

MADRID, KOMPAS.com — Gelandang Real Madrid, Sami Khedira, menilai berat menjadi pemain klub itu karena sementara pujian belum tentu menyusul performa bagus, kritikan akan segera mengalir deras jika tampil di bawah harapan suporter. Menurutnya, itu adalah risiko bagi siapa pun yang memutuskan bermain untuk Madrid.

Hal tersebut berkaitan dengan pertandingan Liga BBVA antara Madrid dan Osasuna, yang berakhir 1-0 untuk Osasuna, Minggu (30/1/2011). Akibat itu, meski tetap berada di tempat kedua, koleksi poin Madrid terpisah tujuh angka dari penguasa sementara, Real Madrid, dari sebelumnya berselisih empat angka.

Pada pertandingan itu, Khedira bermain penuh, tetapi kurang berkontribusi. Statistik pertandingan menunjukkan, Khedira hanya sekali dilanggar dan sekali melanggar. Sementara atribut lain, kecuali beberapa umpan, kosong.

Menurut pemberitaan di Spanyol, pendukung Madrid menilai performa Khedira sebagai penyebab kekalahan dari Osasuna. Namun, menurut Khedira, ia hanya peduli kepada nasihat atau petunjuk Pelatih Jose Mourinho.

"Siapa pun yang bergabung dengan Real Madrid harus belajar hidup dengan kritik seperti yang kami terima. Hal terpenting bagi kepribadianku adalah aku mendapatkan dukungan penuh dari Jose Mourinho."

Khedira dibeli Madrid dari Stuttgart akhir musim lalu. Ia telah bermain sebanyak 19 kali di pentas Liga BBVA tanpa torehan gol atau assist. (BILD)