Showing posts with label Pimpin. Show all posts
Showing posts with label Pimpin. Show all posts

Thursday, December 1, 2011

Berlusconi Siap Pimpin Milan Lagi

Mantan Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi.

MILAN, KOMPAS.com — Mantan Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi, menyatakan akan sesegera mungkin kembali secara efektif menjalankan peran sebagai Presiden AC Milan.

Berlusconi adalah pemilik AC Milan. Namun, akibat kesibukannya sebagai perdana menteri, aktivitas klub dalam beberapa musim terakhir dijalankan oleh Adriano Galliani. Ia mundur dari jabatan PM Italia pada 13 November lalu.

"Akankah saya kembali menjalankan peran sebagai Presiden AC Milan? Tentu. Saya akan kembali menduduki posisi itu sesegera mungkin," ujar Berlusconi.

"Saya adalah presiden yang meraih trofi lebih banyak dari yang lain dalam sejarah sepak bola. Jumlah gelar yang diraih (mantan Presiden Real Madrid) Santiago Bernabeu, yang menduduki peringkat kedua dalam daftar itu, tak sampai setengah dari yang saya miliki," tambahnya.

Monday, November 28, 2011

Robben Pimpin Bayern Atasi Zurich

Ekspresi pemain sayap Bayern Muenchen, Arjen Robben, usai membobol gawang Zurich, pada leg pertama kualifikasi Liga Champions, di Allianz Arena, Rabu (17/8/2011).

MUENCHEN, KOMPAS.com — Pemain sayap Arjen Robben mencetak gol dan assist yang membantu Bayern Muenchen menang 2-0 atas Zurich pada leg pertama kualifikasi Liga Champions di Allianz Arena, Rabu (17/8/2011). Pertandingan leg kedua akan digelar di Stadion Letzigrund, 23 Agustus mendatang.

Bayern unggul 1-0 melalui gelandang Bastian Schweinsteiger pada menit kedelapan. Dari tengah kotak penalti, ia meneruskan umpan silang Arjen Robben masuk sudut kiri bawah gawang Johnny Leoni.

Robben mencatatkan namanya sendiri di daftar pencetak gol saat pertandingan menginjak menit ke-72. Setelah menguasai umpan Thomas Mueller, ia melambungkan bola yang meluncur masuk tengah atas gawang Leoni.

Meski kemasukan dua gol, performa Leoni tak bisa disebut buruk mengingat Bayern mendominasi permainan sejak awal dan konsisten melepaskan tembakan akurat.

Bayern memiliki peluang untuk mendapatkan keunggulan lebih besar, mengingat mereka mendominasi permainan dan konsisten melepaskan ancaman serius ke gawang tim tamu.

Pada menit ke-12 dan ke-20, misalnya, Philip Lahm dan Mario Gomez melepaskan dua tembakan akurat, yang berhasil dimentahkan Leoni. Pada menit ke-53, misalnya, Leoni dua kali berturut-turut mementahkan tembakan Franck Ribery dan Philip Lahm.

Selain itu, para pemain Zurich tampak tidak panik, meski ketinggalan dua gol dan kesulitan membalas. Pada menit ke-82, misalnya, Mario Gomez berhasil menarik Leoni keluar dari sarang dan dengan begitu menciptakan ruang tembak.

Gomez kemudian memang mengakhiri pergerakannya dengan melakukan eksekusi. Namun, bola hanya membuahkan tendangan gawang karena diblok gelandang Disan Djuric.

Bayern mendapat keuntungan saat bek tim tamu, Mathieu Beda, diberi kartu kuning kedua karena melanggar Ribery pada menit ke-87. Namun, mereka gagal menambah gol sampai peluit berbunyi panjang.

Selama 90 menit, Bayern menguasai bola sebanyak 61 persen dan menciptakan sebelas peluang emas dari 21 usaha. Adapun Zurich melepaskan tiga tembakan, tanpa satu pun mengarah tepat ke sasaran.

Susunan pemain
Bayern:
Manuel Neuer; Philip Lahm, Rafinha, Jerome Boateng, Holger Badstuber; Bastian Schweinsteiger, Franck Ribery, Toni Kroos (Thomas Mueller 57), Gustavo Dias; Arjen Robben, Mario Gomez

Zurich: Johnny Leoni; Mathieu Beda, Heinz Barmettler (Oliver Buff 67), Ricardo Rodriguez, Raphael Koch; Jorge Teixeira, Silvan Aegerter, Disan Djuric; Marco Schonbachler (Adrian Nikci 55), Amine Chermiti (Josip Drmic 84), Admir Mehmedi

Wasit: Aleksei Nikolaev

Sunday, August 28, 2011

Negredo Pimpin Sevilla Bekuk Malaga

Ekspresi penyerang Sevilla, Alvaro Negredo (tengah), usai mencetak gol ke gawang Malaga di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Minggu atau Senin (29/8/2011) dinihari WIB.

SEVILLA, KOMPAS.com - Penyerang Alvaro Negredo berhasil mencetak dua gol yang menentukan kemenangan 2-1 Sevilla atas Malaga pada pekan perdana Liga BBVA, di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Minggu atau Senin (29/8/2011) dinihari WIB.

Begitu peluit kick-off dibunyikan tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan. Malaga yang dihuni banyak pemain baru tak kuasa menahan gempuran lawan dan langsung kebobolan pada menit kedua.

Umpan silang Jesus Navas berhasil dipotong Negredo dengan sundulannya. Bola masuk ke gawang Malaga, tanpa mampu dihentikan kiper Wilfredo Caballero. Skor 1-0 untuk Sevilla.

Meski sudah unggul, tuan rumah tak puas dan terus menekan pertahanan tim tamu. Alhasil, gol kedua pun lagi-lagi datang dari Negredo pada menit ke-26. Umpan Diego Perotti mampu diteruskan Negredo dengan sebuah tembakan keras dari luar kotak penalti. Caballero coba menepisnya, namun ia gagal. Skor 2-0 untuk Sevilla bertahan sampai babak pertama berakhir.

Malaga mencoba bangkit dengan memasukkan dua tenaga tambahan di awal babak kedua. Hasilnya, Ruud van Nistelrooy dan kawan-kawan sanggup tampil dominan dan berbalik menekan tuan rumah. Namun, mereka tetap kesulitan membuat ancaman nyata.

Barisan belakang Sevilla bermain disiplin dan mematahkan semua serangan yang mengarah ke kotak penalti mereka. Baru pada menit ke-81 Malaga mampu memperkecil kedudukan melalui tendangan bebas gelandang Santi Cazorla. Skor berubah menjadi 2-1

Hingga peluit akhir dibunyikan, Malaga terus berusaha untuk menyamakan kedudukan. Apa daya, usaha mereka tak menuai kesuksesan. Kemenangan ini sendiri mengantarkan Sevilla duduk di peringkat empat, sementara Malaga terpaku di peringkat 16 Liga BBVA. (*)

Susunan pemain

Sevilla: Javi Varas; Julien Escudé, Emir Spahic, Fernando Navarro (Coke Andújar 45), Martín Cáceres, Piotr Trochowski, Gary Medel, Diego Perotti (Emiliano Armenteros 65), Jesús Navas; Álvaro Negredo, Manu (Campana 74) Malaga: Wilfredo Caballero; Joris Mathijsen, Martín Demichelis, Eliseu (Nacho Monreal 74), Jesus Gamez, Apono (Enzo Maresca 45) Jeremy Toulalan, Santi Cazorla, Joaquín, Ruud van Nistelrooy, Rondon (Sebastián Fernández 45)

Thursday, April 7, 2011

Rooney Pimpin MU Gebuk Chelsea

Ekspresi penyerang Manchester United, Wayne Rooney, usai membobol gawang Chelsea, pada leg pertama perempat final Liga Champions, di Stamford Bridge, Rabu (6/4/2011).

LONDON, KOMPAS.com — Penyerang Wayne Rooney mencetak gol yang menentukan kemenangan Manchester United 1-0 atas Chelsea pada leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu atau Kamis (7/4/2011) dini hari WIB.

Chelsea mencoba tampil menekan sejak awal untuk segera mencetak gol. Fernando Torres memberikan tekanan pertama kepada MU pada menit ke-6. Memanfaatkan salah umpan dari Patrice Evra, Torres berusaha menusuk pertahanan MU dan kemudian melepaskan tendangan kaki kanan ke arah gawang. Sayang, saat menendang, keseimbangan badannya goyah sehingga membuat tendangannya masih lemah dan bola masih bisa ditangkap dengan mudah oleh kiper Edwin van der Sar.

Chelsea baru bisa mendapatkan peluang lagi pada menit ke-19. Bola hasil tendangan keras Didier Drogba mengarah ke gawang MU, tetapi Van der Sar dengan sigap menepis bola dan hanya menghasilkan tendangan sudut bagi tuan rumah.

Kedua tim bermain sangat ketat dalam laga ini. Namun, para pemain kedua tim sering melakukan kesalahan dalam memberikan umpan. Hal ini membuat kedua tim jarang bisa menembus pertahanan lawan dan menciptakan peluang-peluang emas.

Meski begitu, MU akhirnya mampu mengoptimalkan serangannya. Setelah menerima dua tekanan, MU malah berbalik unggul. Penetrasi Ryan Giggs dari sisi kanan pertahanan Chelsea diakhiri dengan umpan mendatar ke tengah kotak penalti Chelsea. Wayne Rooney yang berada dalam posisi bebas menyambar umpan Giggs untuk menjebol gawang Chelsea yang dikawal Petr Cech, 1-0.

Chelsea langsung bereaksi setelah tertinggal. Torres dan Didier Drogba yang diplot sebagai ujung tombak terus berupaya merobohkan tembok kokoh MU yang dikomando Nemanja Vidic. Namun, sayang, upaya mereka selalu gagal.

Peluang terbaik datang bagi Chelsea tepat pada menit akhir babak pertama. Torres yang menerima umpan terobosan mencoba menyonteknya. Bola hanya membentur tiang gawang dan langsung disambar Frank Lampard. Sayang sekali, bola tendangan Lampard kurang sempurna, meski mengarah ke gawang dan Edwin van der Sar sudah salah posisi sehingga Patrice Evra yang berada di dekatnya sukses menghalau bola. Selamatlah gawang MU dan mereka mampu mempertahankan keunggulan 1-0 hingga babak pertama berakhir.

Baru beberapa menit babak kedua dimulai, MU sudah harus menerima kejadian buruk. Benturan yang terjadi antara Rafael da Silva dan Drogba membuat bek asal Brasil tersebut harus keluar lapangan karena cedera.

Namun, cederanya Rafael tak membuat kokohnya pertahanan MU menjadi berkurang. Bahkan, bek MU berhasil membuat para pemain Chelsea menjadi frustrasi karena gagal menembus pertahanan mereka.

Kondisi inilah yang dimanfaatkan MU untuk mengendalikan permainan. Ryan Giggs dkk tampil tenang dan membuat para pemain Chelsea menjadi kebingungan dalam mengimbangi permainan mereka.

Melihat permainan timnya tak berkembang, Pelatih Carlo Ancelotti langsung mengganti strategi. Ancelotti menambah dua tenaga baru di lini depan dengan memasukkan Nicolas Anelka dan Florent Malouda. Keduanya menggantikan Didier Drogba dan Yuri Zhirkov yang memang tak memberi kontribusi penting bagi Chelsea.

Masuknya darah baru membuat permainan Chelsea sedikit membaik. "The Blues" mampu mengambil alih kendali dan menekan pertahanan MU. Bahkan, mereka hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-74. Tandukan dari Torres membuat bola mengarah ke sisi kiri gawang Van der Sar. Beruntung bagi MU, kiper gaek berusia 40 tahun ini melakukan aksi gemilang dengan terbang menyelamatkan gawangnya dari ancaman Torres.

Chelsea sebenarnya patut mendapat hadiah penalti pada menit ke-92 saat Ramires dijatuhkan oleh Patrice Evra di kotak terlarang. Namun, wasit Alberto Undiano Mallenco tak melihat kejadian itu sebagai suatu pelanggaran.

Meski terus mendominasi hingga akhir pertandingan, Chelsea gagal mencetak gol penyama kedudukan. Hasil ini membuat Chelsea harus berjuang ekstrakeras di leg kedua untuk bisa lolos ke semifinal dan membalaskan dendam mereka.

Susunan Pemain
Chelsea:
Petr Cech; John Terry, Branislav Ivanovic, Ashley Cole, Jose Bosingwa (John Obi Mikel 78); Frank Lampard, Michael Essien, Yuri Zhirkov (Florent Malouda 70), Ramires; Dider Drogba (Nicolas Anelka 70), Fernando Torres

Man. United: Edwin van der Sar; Nemanja Vidic, Rio Ferdinand, Patrice Evra, Rafael (Luis Nani 51); Park Ji-sung, Michael Carrick, Ryan Giggs, Antonio Valencia; Javier Hernandez (Dimitar Berbatov 78), Wayne Rooney