Showing posts with label Gebuk. Show all posts
Showing posts with label Gebuk. Show all posts

Tuesday, November 1, 2011

Gebuk Cagliari, Lazio Geser Milan

Striker Lazio, Miroslav Klose, mencetak gol ke gawang Cagliari yang dikawal Michael Agazzi pada lanjutan Liga Serie-A, Minggu atau Senin (31/10/2011) dini hari WIB. Lazio akhirnya menang 3-0.

CAGLIARI, KOMPAS.com Lazio sukses menaklukkan kealotan Cagliari. Bertindak sebagai tamu, Miroslav Klose dkk menundukkan tuan rumah 3-0 pada lanjutan Liga Serie-A, Minggu atau Senin (31/10/2011) dini hari WIB.

Kemenangan ini membuat Lazio bertengger di urutan ke-3 dengan nilai 18, menggeser AC Milan yang masih memiliki nilai 17. Lazio hanya kalah selisih gol dari Udinese yang menempati urutan kedua dan tertinggal 1 poin dari pemimpin klasemen, Juventus. Sementara Cagliari yang sebelumnya sempat menduduki empat besar, kini harus rela berada di urutan ke-8.

Meski kalah dalam penguasaan bola, 49 persen berbanding 51 persen, Juventus memiliki serangan yang lebih efektif. Sempat bertarung alot, Lazio akhirnya unggul pada menit ke-39. Bola tendangan kaki kanan Senad Lulic yang memotong umpan Djibril Cisse gagal ditangkap kiper Cagliari, Michael Agazzi.

Cagliari berusaha membalas. Namun, lima menit kemudian Lazio kembali mencetak gol, sekaligus unggul 2-0 di babak pertama. Gol diciptakan oleh Miroslav Klose. Lagi-lagi, gol ini berkat assist Cisse.

Memasuki babak kedua, Cagliari semakin gencar menyerang. Namun, Lazio terus meladeni. Pada menit ke-88, gol Michael Agazzi mengakhiri perlawanan Cagliari. Lazio dengan meyakinkan memenangkan pertandingan 3-0.

Susunan pemain

Cagliari: 1-Michael Agazzi; 3-Lorenzo Ariaudo, 21-Michele Canini, 31-Alessandro Agostini, 14-Francesco Pisano, 4-Radja Nainggolan, 7-Andrea Cossu, 20-Albin Ekdal, 8-Davide Biondini, 19-Ribeiro Cardoso Thiago, 18-Nene

Lazio: 22-Federico Marchetti; 3-Andre Dias, 21-Mobido Diakite, 26-Stefan Radu, 29-Abdoulay Konko, 24-Cristian Ledesma, 8-Hernanes, 19-Senad Lulic, 32-Christian Brocchi, 25-Miroslav Klose, 99-Djibril Cisse

Thursday, April 7, 2011

Rooney Pimpin MU Gebuk Chelsea

Ekspresi penyerang Manchester United, Wayne Rooney, usai membobol gawang Chelsea, pada leg pertama perempat final Liga Champions, di Stamford Bridge, Rabu (6/4/2011).

LONDON, KOMPAS.com — Penyerang Wayne Rooney mencetak gol yang menentukan kemenangan Manchester United 1-0 atas Chelsea pada leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu atau Kamis (7/4/2011) dini hari WIB.

Chelsea mencoba tampil menekan sejak awal untuk segera mencetak gol. Fernando Torres memberikan tekanan pertama kepada MU pada menit ke-6. Memanfaatkan salah umpan dari Patrice Evra, Torres berusaha menusuk pertahanan MU dan kemudian melepaskan tendangan kaki kanan ke arah gawang. Sayang, saat menendang, keseimbangan badannya goyah sehingga membuat tendangannya masih lemah dan bola masih bisa ditangkap dengan mudah oleh kiper Edwin van der Sar.

Chelsea baru bisa mendapatkan peluang lagi pada menit ke-19. Bola hasil tendangan keras Didier Drogba mengarah ke gawang MU, tetapi Van der Sar dengan sigap menepis bola dan hanya menghasilkan tendangan sudut bagi tuan rumah.

Kedua tim bermain sangat ketat dalam laga ini. Namun, para pemain kedua tim sering melakukan kesalahan dalam memberikan umpan. Hal ini membuat kedua tim jarang bisa menembus pertahanan lawan dan menciptakan peluang-peluang emas.

Meski begitu, MU akhirnya mampu mengoptimalkan serangannya. Setelah menerima dua tekanan, MU malah berbalik unggul. Penetrasi Ryan Giggs dari sisi kanan pertahanan Chelsea diakhiri dengan umpan mendatar ke tengah kotak penalti Chelsea. Wayne Rooney yang berada dalam posisi bebas menyambar umpan Giggs untuk menjebol gawang Chelsea yang dikawal Petr Cech, 1-0.

Chelsea langsung bereaksi setelah tertinggal. Torres dan Didier Drogba yang diplot sebagai ujung tombak terus berupaya merobohkan tembok kokoh MU yang dikomando Nemanja Vidic. Namun, sayang, upaya mereka selalu gagal.

Peluang terbaik datang bagi Chelsea tepat pada menit akhir babak pertama. Torres yang menerima umpan terobosan mencoba menyonteknya. Bola hanya membentur tiang gawang dan langsung disambar Frank Lampard. Sayang sekali, bola tendangan Lampard kurang sempurna, meski mengarah ke gawang dan Edwin van der Sar sudah salah posisi sehingga Patrice Evra yang berada di dekatnya sukses menghalau bola. Selamatlah gawang MU dan mereka mampu mempertahankan keunggulan 1-0 hingga babak pertama berakhir.

Baru beberapa menit babak kedua dimulai, MU sudah harus menerima kejadian buruk. Benturan yang terjadi antara Rafael da Silva dan Drogba membuat bek asal Brasil tersebut harus keluar lapangan karena cedera.

Namun, cederanya Rafael tak membuat kokohnya pertahanan MU menjadi berkurang. Bahkan, bek MU berhasil membuat para pemain Chelsea menjadi frustrasi karena gagal menembus pertahanan mereka.

Kondisi inilah yang dimanfaatkan MU untuk mengendalikan permainan. Ryan Giggs dkk tampil tenang dan membuat para pemain Chelsea menjadi kebingungan dalam mengimbangi permainan mereka.

Melihat permainan timnya tak berkembang, Pelatih Carlo Ancelotti langsung mengganti strategi. Ancelotti menambah dua tenaga baru di lini depan dengan memasukkan Nicolas Anelka dan Florent Malouda. Keduanya menggantikan Didier Drogba dan Yuri Zhirkov yang memang tak memberi kontribusi penting bagi Chelsea.

Masuknya darah baru membuat permainan Chelsea sedikit membaik. "The Blues" mampu mengambil alih kendali dan menekan pertahanan MU. Bahkan, mereka hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-74. Tandukan dari Torres membuat bola mengarah ke sisi kiri gawang Van der Sar. Beruntung bagi MU, kiper gaek berusia 40 tahun ini melakukan aksi gemilang dengan terbang menyelamatkan gawangnya dari ancaman Torres.

Chelsea sebenarnya patut mendapat hadiah penalti pada menit ke-92 saat Ramires dijatuhkan oleh Patrice Evra di kotak terlarang. Namun, wasit Alberto Undiano Mallenco tak melihat kejadian itu sebagai suatu pelanggaran.

Meski terus mendominasi hingga akhir pertandingan, Chelsea gagal mencetak gol penyama kedudukan. Hasil ini membuat Chelsea harus berjuang ekstrakeras di leg kedua untuk bisa lolos ke semifinal dan membalaskan dendam mereka.

Susunan Pemain
Chelsea:
Petr Cech; John Terry, Branislav Ivanovic, Ashley Cole, Jose Bosingwa (John Obi Mikel 78); Frank Lampard, Michael Essien, Yuri Zhirkov (Florent Malouda 70), Ramires; Dider Drogba (Nicolas Anelka 70), Fernando Torres

Man. United: Edwin van der Sar; Nemanja Vidic, Rio Ferdinand, Patrice Evra, Rafael (Luis Nani 51); Park Ji-sung, Michael Carrick, Ryan Giggs, Antonio Valencia; Javier Hernandez (Dimitar Berbatov 78), Wayne Rooney

Wednesday, January 26, 2011

Buffon "Comeback", Juve Gebuk Catania

Para pemain Juventus merayakan gol kedua Juve yang dicetak Simne Pepe ke gawang Catania, Kamis (13/1/2011).

TURIN, KOMPAS.com — Comeback Gianluigi Buffon ke lapangan berlangsung dengan indah. Ia ikut mengantar Juventus memukul tamunya, Catania, 2-0, pada babak 16 besar Coppa Italia, Kamis atau Jumat (14/1/2011) dini hari WIB. Kemenangan ini mengantarkan Juve ke babak perempat final.

Ini adalah pertama kalinya Buffon bermain sejak mengalami cedera di Piala Dunia lalu. Penampilannya cukup memuaskan karena ia sanggup menjaga gawangnya tetap steril.

Juve sempat mendapat musibah di menit ke-18 ketika Luca Toni mengalami cedera. Meski terpukul, Juve tak menyerah. "I Bianconeri" terus menggempur Catania dan usaha mereka terbayar lewat gol Milos Krasic di menit ke-35.

Menerima umpan dari Del Piero, Krasic melepaskan tembakan voli yang tak mampu dihentikan oleh kiper Andrea Campagnolo, 1-0 untuk Juve. Kedudukan ini bertahan hingga istirahat.

Seusai jeda, tuan rumah tak menurunkan tekanan mereka. Alhasil, gol kedua pun datang berkat penyelesaian akurat Simone Pepe. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, Pepe dengan cerdik melepaskan tembakan kaki kiri yang merobek jala Catania, 2-0 untuk Juve.

Catania mencoba bangkit di sisa waktu. Mereka memasukkan Simone Pesce dan Alejandro Gómez guna menambah daya gedor. Sayangnya, semua peluang mereka mentah di tangan Buffon.

Susunan Pemain
Juventus:
Gianluigi Buffon; Fabio Grosso (Zdenek Grygera 46), Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci, Frederic Sorensen; Milos Krasic, Felipe Melo, Claudio Marchisio, Luca Toni (Alberto Aquilani 18), Simone Pepe, Del Piero

Catania: Andrea Campagnolo; Giovanni Marchese, Nicolas Spolli, Matias Agustin Silvestre, Augustyn Blazej, Gennaro Delvecchio, Adrian Ricchiuti, Raphael Martinho (Simone Pesce 76), Fabio Sciacca; Giuseppe Mascara (Alejandro Gómez 74), Mirco Antenucci