Showing posts with label Reina. Show all posts
Showing posts with label Reina. Show all posts

Wednesday, April 20, 2011

Reina: Dalglish Setara Guardiola

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Kiper Liverpool, Pepe Riena, menilai pelatihnya Kenny Dalglish memiliki kemampuan yang sama bagusnya dengan pelatih Barcelona, Josep "Pep" Guardiola.

Dalglish merupakan pelatih sementara. Ia menggantikan Roy Hodgson yang dipecat Januari lalu. Di tangan Dalglish, Liverpool mampu bangkit dari keterpurukan.

Betapa tidak, Liverpool berhasil menjungkalkan rival-rivalnya di "The Big Four". Chelsea dan Manchester United sudah merasakan bertapa hebat kemampuan Dalglish dalam meramu tim. Begitu juga dengan Arsenal yang hanya mampu bermain imbang 1-1 pada akhir pekan lalu. 

Dalglish pun hanya tinggal beberapa langkah lagi mengembalikan Liverpool ke posisi tradisionalnya di empat besar setelah Dirk Kuyt kini berada di peringkat keenam atau tertinggal tujuh angka dari Manchester City yang berada di peringkat keempat.

Atas dasar itulah, Reina menilai Dalglish pantas disejajarkan dengan Guardiola yang telah mempersembahkan delapan bagi Barcelona. Sebab, menurutnya, kedua sosok tersebut pantas menjadi legenda, karena hebat kala menjadi pemain maupun pelatih. 

"Guardiola sedikit lebih muda dari dia tentu saja tetapi mereka memiliki latar belakang yang sangat mirip -ikon sebagai pemain dan juga manajer yang hebat. Sesuatu yang penting bahwa dia (Dalglish) sangat mengetahui klub, " kata Reina kepada majalah mingguan Liverpool.

"Dia seorang legenda di Liverpool-dan maksudku legenda karena kadang-kadang kata tersebut digunakan terlalu berlebihan untuk orang lain. Kenny tahu persis apa yang orang-orang pikirkan dan apa yang pendukung ingin lihat,"

"Karena dia adalah seorang pemain hebat, ia mengerti sudut pandang seorang pemain dan itu berarti dia tahu bagaimana menetapkan standar dan apa yang dapat diterima. Dia membuat segalanya lebih mudah bagi kami," papar pelatih asal Spanyol. 

Reina juga mengaku yakin, bersama Dalglish, Liverpool meraih kemenangan di lima laga yang tersisa demi memperebutkan tiket ke Liga Champions pada musim depan.

"Kami membaik sejak Kenny menjadi manajer. Kami telah mengalahkan tim-tim besar. Tetapi penting sebagai pemain mengulangi (kemenangan) dalam setiap pertandingan. Kami tidak tampil bagus hanya melawan tim-tim kuat. Jika mendapatkan keseimbangan, kami akan jauh lebih dekat ke tempat yang kami inginkan (empat besar)," beber Reina. (LIV)

Thursday, February 3, 2011

Reina: Tak Ada Gunanya Bersedih

LIVERPOOL, KOMPAS.com — Kiper Liverpool, Pepe Reina, mengatakan, tak ada gunanya ia dan rekan-rekannya bersedih karena hasil buruk yang menimpa mereka musim ini. Reina berpendapat, hasil buruk dalam sepak bola itu merupakan hal yang biasa.

"The Reds" tak kunjung mampu menembus papan atas Premier League musim ini. Reina dan kawan-kawan bahkan sempat terjerumus di papan bawah pada awal musim. Hingga pekan ke-22, Liverpool masih terpaku di peringkat ke-13 dengan 26 angka.

"Ada saat-saat kami tidak bermain baik. Kami sulit untuk tetap ceria dan positif, tapi inilah sepak bola. Anda harus berjuang setiap hari untuk menjadi tim yang lebih besar," ujar Reina.

"Ketika hal-hal buruk menimpa kami, aku sudah mencoba yang terbaik untuk sedikit meningkatkan kemampuan tim ini. Tidak ada gunanya bersedih. Jadi, aku mencoba untuk selalu berpikir positif setiap saat. Kami berlayar di kapal yang sama dan kami semua ingin tim mendapatkan hasil terbaik yang mampu kami raih," lanjutnya.

Reina mengaku yakin, cepat atau lambat timnya bakal bangkit. Oleh karena itu, saat ini ia enggan pindah dari Anfield.

"Yang bisa aku lakukan adalah mendukung rekan-rekan timku dan memainkan peranku sebaik-baiknya. Aku menandatangani kontrak baru musim panas lalu. Aku masih memiliki lebih dari lima tahun lagi masa kontrak untuk dijalankan. Jelas, aku ingin menjadi bagian dari sebuah tim yang memiliki kesempatan untuk memenangkan gelar dan bermain dengan pemain terbaik. Tetapi, aku berharap itu terjadi di sini, di Liverpool. Aku berencana untuk tetap menjalankan kontrakku," tuntas Reina. (LIV)

Penulis: Jonathan Pandapotan   |   Editor: Tjatur Wiharyo   |   Loading...