Showing posts with label Takkan. Show all posts
Showing posts with label Takkan. Show all posts

Sunday, August 28, 2011

Wenger Takkan Mundur

Manajer Arsenal, Arsene Wenger.

MANCHESTER, KOMPAS.com — Manajer Arsenal Arsene Wenger mengatakan dirinya takkan mundur meski timnya telah dipermalukan 2-8 oleh Manchester United di Stadion Old Trafford, Minggu (28/8/2011).

"Anda merasa dipermalukan ketika kebobolan delapan gol. Kami lelah secara fisik di babak kedua (akibat bermain di kualifikasi Liga Champions melawan Udinese, Rabu lalu). Saya percaya, kami memiliki masa istirahat sebelum pertandingan berikutnya," ujar Wenger yang bulan depan akan merayakan 15 tahun masa kerjanya bersama Arsenal.

Ketika ditanya kemungkinan dirinya akan mengundurkan diri, Wenger menjawab, "Tidak, tidak sama sekali."

Arsenal kehilangan tiga penggawa utamanya di bursa musim panas ini, yakni Cesc Fabregas, Samir Nasri, dan Gael Clichy. Menurut Wenger, membeli pemain baru bukanlah solusi untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapi timnya.

"Saya tahu bahwa di Inggris, ketika Anda kalah dalam pertandingan, membeli pemain baru selalu menjadi solusi. Namun, kami kehilangan delapan pemain hari ini. Tim mana pun akan menderita jika kehilangan delapan pemainnya," tukas Wenger.

Arsenal sendiri sejauh ini baru membeli penyerang Gervinho dan pemain muda berbakat, Alex Oxlade-Chamberlain.

Thursday, February 17, 2011

Toisutta: Ini Amanah, Saya Takkan Mundur!

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI George Toisutta memeriksa pasukan saat upacara serah terima jabatan Pangdam Jaya di Markas Kodam Jaya, Jakarta, Selasa (29/6/2010).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tekad Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) George Toisutta untuk maju dalam bursa calon ketua Umum PSSI sudah bulat. Ia maju dengan tujuan mulia untuk memajukkan sepak bola Indonesia. Toisutta resmi mendeklarasikan pencalonannya hari ini.

Acara ini dihadiri oleh beberapa pengurus klub-klub ISL dan LPI, di antaranya Persib Bandung, PSM Makasar, PSMS Medan, dan Jakarta 1928. Dalam acara tersebut terdapat manifesto yang ditanda-tandangi oleh 18 pemprov, pengurus klub, dan pejabat PSSI yang menyatakan dukungan kepada Toisutta.

Sebelumnya, Toisutta juga telah mendapat restu dari Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono dan mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla. "Saya tumbuh sebagai tentara dan saya tak pernah mundur ketika ada tantangan. Saya tak pernah menghindar ketika ada amanah," ujar Toisutta di Markas Besar TNI, Jakarta, Selasa (2/22011).

"Saya akan berusaha melakukan dengan sebaik-baiknya amanah ini. Saya maju untuk perbaikan prestasi dan kejayaan PSSI. Selama ini kita hanya pernah dengar cerita tentang kejayaan sepak bola di masa lalu. Mudah-mudahan kejayaan itu bisa kita kembalikan," ujar Toisutta.

Majunya Toisutta makin meramaikan bursa calon ketum PSSI. Sebelumnya, nama-nama seperti pendiri Liga Primer Indonesia, Arifin Panigoro, dan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Adhyaksa Dault, juga disebut-sebut akan maju sebagai penantang Nurdin Halid dalam pemilihan kursi ketua umum pada 19 Maret mendatang.

Wednesday, January 12, 2011

Meski Terpuruk, Bayern Takkan Belanja

Presiden Bayern Muenchen, Karl-Heinz Rummenigge.

MUENCHEN, KOMPAS.com - Presiden Bayern Muenchen, Karl-Heinze Rummenigge, menyatakan, klubnya takkan berbelanja pemain di jendela transfer kedua, Januari ini, meski sedang terpuruk di Bundesliga 1.

Bayern kini bertengger di tempat kelima dengan 29 angka, terttinggal 12 poin dari Borussia Dortmund di singgasana. Ini tentu merupakan pencapaian buruk mengingat status "Der Bavarians" merupakan juara bertahan.

"Serius, kami tak akan merekrut pemain baru di bulan Januari," ujar Rummenigge.

Hingga kini Bayern baru merekrut satu pemain baru, yakni Luis Gustavo dari 1899 Hoffenheim. Pemain berdarah Brasil ini dipersiapkan sebagai pengganti Mark van Bommel yang kontraknya akan habis musim ini.

Sementara itu, pemain yang sudah pasti pergi adalah Martin Demichelis yang menyebrang ke Malaga. (AP)

Wednesday, January 5, 2011

"Striker Pembunuh" Takkan Dikawal Khusus

Striker Malaysia, Mohd Safee Bin Mohd Sali (kiri) berebut bola dengan pemain Vietnam, Le Phouc Tu, pada leg 1 semifinal Piala AFF 2010, Rabu (15/12/10). Safee borong gol Malaysia, yang menang 2-0.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl, mengaku tidak memberikan instruksi khusus kepada barisan pertahanan timnya untuk mengawal Mohd Safee Mohd Sali saat bertemu Malaysia pada final leg kedua Piala AFF 2010, Rabu (29/12/2010).

Safee bisa dibilang merupakan penyerang yang telah "membunuh" Indonesia pada final leg pertama akhir pekan lalu. Penyerang berusia 26 tahun itu mencetak dua gol yang membuat pasukan "Merah Putih" akhirnya tersungkur 0-3 pada pertandingan tersebut.

Bukan tidak mungkin Safee kembali menjadi momok bagi barisan pertahanan yang digalang Hamka Hamzah dan kawan-kawan pada final kedua nanti. Namun, Riedl tidak ambil pusing dengan hal itu. Ia menyatakan tidak akan memberikan instruksi khusus kepada barisan pertahanan timnya mengawal Safee.

"Tidak (pengawalan khusus Safee-red). Kami hanya menjaga pertahanan sebaik mungkin daripada pertandingan sebelumnya," kata Riedl usai memimpin sesi latihan di lapangan C, Selasa (28/12/2010). Sender dns