Showing posts with label Dikawal. Show all posts
Showing posts with label Dikawal. Show all posts

Wednesday, January 5, 2011

"Striker Pembunuh" Takkan Dikawal Khusus

Striker Malaysia, Mohd Safee Bin Mohd Sali (kiri) berebut bola dengan pemain Vietnam, Le Phouc Tu, pada leg 1 semifinal Piala AFF 2010, Rabu (15/12/10). Safee borong gol Malaysia, yang menang 2-0.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl, mengaku tidak memberikan instruksi khusus kepada barisan pertahanan timnya untuk mengawal Mohd Safee Mohd Sali saat bertemu Malaysia pada final leg kedua Piala AFF 2010, Rabu (29/12/2010).

Safee bisa dibilang merupakan penyerang yang telah "membunuh" Indonesia pada final leg pertama akhir pekan lalu. Penyerang berusia 26 tahun itu mencetak dua gol yang membuat pasukan "Merah Putih" akhirnya tersungkur 0-3 pada pertandingan tersebut.

Bukan tidak mungkin Safee kembali menjadi momok bagi barisan pertahanan yang digalang Hamka Hamzah dan kawan-kawan pada final kedua nanti. Namun, Riedl tidak ambil pusing dengan hal itu. Ia menyatakan tidak akan memberikan instruksi khusus kepada barisan pertahanan timnya mengawal Safee.

"Tidak (pengawalan khusus Safee-red). Kami hanya menjaga pertahanan sebaik mungkin daripada pertandingan sebelumnya," kata Riedl usai memimpin sesi latihan di lapangan C, Selasa (28/12/2010). Sender dns

Tuesday, December 28, 2010

Hindari Suap Penjudi, Timnas Dikawal

Timnas Indonesia berlatih di bawah arahan Alfred Riedl di lapangan PSSI, Kompleks Stadion Gelora Bung Karno, Senin (20/12/2010). Indonesia akan melawan Malaysia pada 26 Desember 2010 di Stadion Bukit Jalil Kuala Lumpur Malaysia.

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum PSSI Nurdin Halid bakal terjun langsung memberikan pengawalan khusus bagi tim nasional Indonesia saat bertandang ke Malaysia pada leg pertama babak final Piala AFF 2010, Minggu (26/12/2010). Nurdin mengawal agar faktor nonteknis tidak mengganggu.

Nurdin menyebutkan, salah satu gangguan faktor nonteknis adalah bandar judi. Nurdin mengklaim memiliki pengalaman menangani kasus seperti tersebut.

"Saya pernah menangkap penyuap saat membawa timnas di Lebanon. Yang paling penting, saya tahu tekniknya menangkap penyuap. Makanya, saya memberikan kawalan khusus," kata Nurdin kepada wartawan di kantor PSSI, Rabu (22/12/2010).

Nurdin mengatakan, Firman Utina dan kawan-kawan juga akan mendapatkan pengawalan khusus dari Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) selama berada di negeri jiran tersebut.

"Saya sudah mendapatkan laporan dari Pak Nugraha Besoes bahwa FAM akan memberikan pengawalan khusus bagi timnas sama seperti yang kita lakukan di sini. Pihak KBRI juga akan memberikan pelayanan semaksimal mungkin bagi timnas dan mengoordinasi suporter Indonesia," tukas Nurdin.

Timnas Indonesia sendiri dijadwalkan bertolak ke Malaysia pada Jumat (24/12/2010).