Showing posts with label Tertekan. Show all posts
Showing posts with label Tertekan. Show all posts

Thursday, March 3, 2011

Ancelotti: Saya Tertekan

Manajer Chelsea Carlo Ancelotti.

LONDON, KOMPAS.com - Manajer Chelsea, Carlo Ancelotti, mengaku merasa tertekan usai timnya dikalahkan Everton dalam adu penalti pada putaran keempat Piala FA, Sabtu (19/2/2011). Meski begitu, menurutnya, ia mendapat dukungan penuh dari klub dan para pemain.

"Setiap tim tak meraih hasil, manajer berada dalam tekanan. Inilah sepak bola. Ini bukan momen mudah, tetapi saya mendapat dukungan besar dari klub, pemain, dan bersama-sama kami akan melangkah maju," ujar Ancelotti.

Chelsea sempat unggul lebih dulu 1-0 melalui Frank Lampard pada menit ke-104. Namun, semenit menjelang babak tambahan berakhir, Everton menyamakan kedudukan melalui Leighton Baines.

Chelsea juga mengawali adu penalti dengan meyakinkan. Setelah penembak pertama, Frank Lampard sukses membobol gawang Everton, kiper Petr Cech sukses mementahkan eksekusi Baines.

Namun, setelah itu, sementara empat penembak Everton berhasil menaklukkan Cech, dua pemain Chelsea, yaitu Nicolas Anelka dan Ashley Cole gagal. Chelsea pun tersingkir.

Mengingat mereka juga sudah tersingkir dari Piala Carling, Chelsea hanya punya peluang juara di Premier League dan Liga Champions, yang notabene lebih sulit.

Di ajang Premier League, mereka duduk di posisi kelima dengan 45 poin, atau kalah 12 angka dari penguasa sementara Manchester United. Untuk Liga Champions, mereka masih berada di 16 besar dan terlalu dini menyebut berapa besar peluang juara mereka. (TEL)

Tuesday, March 1, 2011

Liverpool Tertekan, Sparta Frustrasi

PRAHA, KOMPAS.com - Liverpool tertekan dan tanpa peluang gol selama babak pertama pertandingan leg pertama putaran kedua Liga Europa, di Stadion AXA Arena, Kamis (17/2/2011). Namun, Liverpool mempur terhindari dari kebobolan berkat kinerja solid barisan belakang.

Praha mengawali pertandingan dengan tempo dan intensitas tinggi. Liverpool berusaha meredam itu dengan penguasaan bola. Namun, itu tak diikuti kemampuan berakselerasi sesuai lawan, sehingga Liverpool kerap kehilangan bola di tengah jalan, Liverpool dan kerap mendapat ancaman.

Untung bagi Liverpool, kualitas eksekusi Praha buruk. Selama 35 menit pertama, mereka melepaskan lima tembakan. Namun, selain tembakan Manuel Pamic pada menit ke-18, tak ada yang mengenai sasaran.

Meski begitu, Praha terus melakukan tekanan. Berbeda dari sebelumnya, meski masih kesulitan membalas, Liverpool mempu mematahkan serangan lawan di tengah lawan, sehingga selama sepuluh menit terakhir menjelang turun minum, mereka hanya terancam oleh tembakan Marek Matejosvsky pada menit ke-37.

Selama 45 menit pertama, Liverpool menguasai bola sebanyak 50 persen dan melepaskan dua tembakan tanpa satu pun mengarah tepat sasaran. Adapun, tuan rumah menciptakan dua tembakan akurat dari tujuh percobaan.

Susunan pemain:
Praha:
Jaromik Blazek; Tomas Repka, Erich Brabek, Martin Abena; Kamil Vacek, Marek Matejovsky, Manuel Pamic, Ondrej Kusnir; Leonard Kweuke, Vaclav Kadlec, Andrej Keric
Liverpool: Pepe Reina; Jamie Carragher, Sotiris Kyrgiakos, Fabio Aurelio (Joe Cole 28), Glen Johnson, Danny Wilson; Raul Meireles, Lucas, Maxi Rodriguez; Dirky Kuyt, David Ngog

Penulis: Tjatur Wiharyo   |   Editor: Tjatur Wiharyo   |   Loading...

Wednesday, January 12, 2011

Casillas: Madrid Biasa Tertekan

MADRID, KOMPAS.com — Kiper Iker Casillas menilai Real Madrid biasa menghadapi tekanan dan dengan begitu, mengaku tak khawatir dengan posisi klasemen Liga BBVA sekarang.

Madrid saat ini duduk di tempat kedua dengan 41 poin, atau kalah lima angka dari penguasa sementara, Barcelona. Mengingat Madrid memiliki satu laga tunda dan masih akan bertemu Barcelona, Casillas mengaku yakin timnya mampu mengakhiri musim sebagai juara.

"Pada tahun yang baru ini saya akan lebih berkonsentrasi lagi untuk Madrid demi mewujudkan ambisi tim meraih gelar juara. Saya tidak dapat membayangkan pada tahun yang baru ini Madrid hampa gelar juara. Saya telah membela klub ini selama sembilan tahun, dan orang selalu menggunakan kata 'kegagalan' ketika kami tidak meraih gelar juara," ujar pemain bernomor punggung satu ini.

"Saya percaya Madrid layak mendapatkan gelar juara musim ini mengingat tim memiliki kualitas pemain yang bagus dan juga semangat untuk bekerja keras. Semua orang tahu para penggemar selalu menuntut lebih, dan itu juga berarti tekanan untuk selalu menang di setiap pertandingan. Kami terbiasa dengan itu dan kami siap menghadapinya," lanjutnya.

"Ia (Mourinho) senang berada di sini, dan sangat tertarik mewujudkan rencananya untuk menjadikan klub ini sebagai tim juara. Saya tidak bermaksud untuk membelanya atau melebih-lebihkannya, begitu juga dengan para pemain lainnya,"

"Mourinho adalah seorang fenomena. Saya sudah mengatakan hal itu ratusan kali, dan akan mengatakannya lagi. Mourinho sangat tahu apa yang dikerjakannya, dan yang dia inginkan hanyalah bekerja untuk Madrid, dan itu berarti jaminan akan sebuah gelar”  tuturnya. (MRC)

Penulis: David Andhika   |   Editor: Tjatur Wiharyo   |   Loading...