Showing posts with label Twitter. Show all posts
Showing posts with label Twitter. Show all posts

Saturday, November 5, 2011

Lecehkan Ameobi di Twitter, 2 Orang Ditangkap

Penyerang muda Newcastle United, Sammy Ameobi.

NEWCASTLE, KOMPAS.com — Jangan coba-coba melakukan rasis kepada pemain sepak bola, setidaknya di Inggris. Baru-baru ini, polisi di sana menangkap dua pemuda karena melakukan pelecehan rasial kepada penyerang Newcastle United, Sammy Ameobi.

"Pada Rabu, 2 November, Kepolisian Northumbria menangkap dua pemuda. Keduanya berusia 17 tahun. Kami menangka mereka setelah menerima laporan bahwa salah satu olahragawan menjadi korban rasis melalui Twitter," ujar juru bicara Kepolisian Northumbria.

Amoebi menjadi korban rasis di situs jejaring sosial Twitter. Saat menggunggah foto sepasang sepatu milikinya di Twitter, Amoebi menulis,"Selalu ada tempat di hatiku untuk semua orang kulit hitam."

Seorang pengikut akunnya dengan nama JonnnnyPhipps kemudian membalas," Tanganmu hampir memiliki warna yang sama."

Amoebi hanya menjawabnya dengan mengatakan, "Sedih melihat beberapa orang masih rasis saat ini." (MIR)

Wednesday, January 26, 2011

Soal Twitter, Babel Dapat Pembelaan

LIVERPOOL, KOMPAS.com — Penyerang Liverpool, Ryan Babel, mendapat dukungan dari Pelatih Kenny Dalglish dan asosiasi pemain Inggris (PFA). Bahkan, PFA menyebut FA terlalu berlebihan menanggapi posting Babel di akun Twitter-nya.

Ryan Babel memang harus berurusan dengan Federasi Sepak Bola Inggris (FA) setelah membuat posting kontroversial dalam Twitter-nya. Posting gambar wasit Howard Webb yang memakai seragam Manchester United mengundang kontroversi. Ia juga menulis, "Dan Anda menyebutnya sebagai salah satu wasit terbaik? Itu lelucon. SMH (shaking my head)."

Posting itu dia lakukan setelah Liverpool dikalahkan MU 0-1 di putaran ketiga Piala FA. Gol kemenangan MU berkat tendangan penalti yang juga kontroversial. Wasit Howard Webb yang memimpin pertandingan itu juga mengeluarkan kapten Liverpool, Steven Gerrard.

Meski sudah meminta maaf atas tindakannya tersebut, FA tetap memanggil Babel untuk menjelaskan tindakannya ini. Pertemuan itu dijadwalkan pada Senin (17/1/2011).

Menanggapi kejadian ini, Pelatih Liverpool, Kenny Daglish, tak menyalahkan anak asuhnya tersebut. "Saya pikir itu hanya sedikit kesenangan, hanya sebuah lelucon. Mungkin saya sudah terlalu lama keluar dari sepak bola," ujarnya seperti ditulis football365.com.

Pembelaan juga diberikan oleh Ketua Asosiasi Pemain Profesional Inggris (PFA), Gordon Taylor. Taylor mengatakan, FA terlalu reaktif menanggapi kejadian ini.

"Saya rasa surat peringatan sudah cukup. Tapi, mungkin mereka (FA) perlu melakukan ini karena jejaring sosial tersebut sedang diakses oleh media sehingga setara dengan apa yang terjadi di televisi atau di pers nasional. Tapi, saya rasa permintaan maaf yang telah dibuat sudah cukup," tegas Taylor.

Penulis: Wirawan Kusuma   |   Editor: Hery Prasetyo   |   Loading...