Showing posts with label Dapat. Show all posts
Showing posts with label Dapat. Show all posts

Friday, June 8, 2012

Maradona Tak Yakin Dapat Drogba

Penyerang Pantai Gading, Didier Drogba, dalam sesi latihan, di Abidjan, 31 Mei 2012.

DUBAI, KOMPAS.com — Pelatih Al Wasl, Diego Maradona, mengaku tak yakin klubnya punya cukup uang untuk ikut bersaing dengan Shanghai Shenhua mendapatkan penyerang Chelsea, Didier Drogba.

Kontrak Drogba di Chelsea akan habis pada 30 Juni mendatang. Namun, setelah final Liga Champions, Mei silam, Drogba menyatakan tak akan memperpanjang kontrak.

Menurut Gulfnews, Shanghai Shenhua menawarkan Drogba gaji sebesar 300.000 poundsterling atau sekitar Rp 4,3 miliar per pekan. Negosiasi Drogba-Shenhua disebut tertunda karena Al Wasl juga berminat merekrutnya.

"Jika punya anggaran besar, kami mungkin bisa menarik seseorang seperti Drogba. Namun, menurut saya, anggaran yang dibayangkan itu tak ada di sini," ujar Maradona.

"Saya banyak membaca soal masa depan Drogba dan saya yakin ia hampir menyelesaikan kesepakatan (dengan Shenhua) yang menawarkannya uang banyak. Saya pikir kami tak bisa menyamai tawaran mereka," tambahnya.

Wednesday, November 23, 2011

RD: Anak-anak Dapat Pengalaman Berharga

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Pemain Indonesia, Titus Bonai (kiri) berebut bola dengan pemain Thailand, Komkrit Cumsokcheak pada laga penyisihan Grup A cabang sepak bola SEA Games XXVI/2011 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (13/11/2011). Indonesia menang dengan skor 3-1.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Indonesia U-23, Rahmad Darmawan, mengatakan, skuadnya mendapatkan pengalaman berharga saat melawan Thailand, Minggu (13/11/2011). Dalam pertandingan yang dimenangkan Indonesia 3-1, Indonesia sempat dibuat kesulitan oleh Thailand.

Meskipun bermain dengan sepuluh pemain, tim besutan Prapol Pongoanich itu tetap bermain ofensif dan sangat merepotkan pertahanan Indonesia. "Malam ini, saya melihat bagaimana kematangan Thailand. Saat lawan Malaysia mereka juga terlihat mendominasi pertandingan," kata RD usai pertandingan.

"Mereka bermain sepuluh pemain dan bahkan sembilan pemain, justu kita tegang," sambungnya.

RD juga menilai pertandingan ini menjadi pengalaman berharga bagi Egi Melgiansya dan kawan-kawan menghadapi pertandingan semifinal.

"Hari ini anak-anak mendapatkan pengalaman bagaimana mengatasi tekanan. Maaf saya punya pemain yang sedikit memiliki pengalaman yang merasakan atmosfer seperti ini. Makanaya, saya bilang mudah-mudahan ini jadi pelajaran berharga," tegasnya.

Tuesday, May 17, 2011

Dapat Kontrak Baru, Marchisio Terkejut

Gelandang Juventus, Claudio Marchisio.

TURIN, KOMPAS.com - Gelandang Juventus, Claudio Marchisio secara resmi telah menandatangani  perpanjangan kontrak dua musim atau hingga 30 Juni 2016 mendatang. Menurut Marchisio, ia tak menyangka mendapatkan kepercayaan itu.

"Ini adalah hari yang penting untukku dan aku mendedikasikannya untuk keluargaku. Perjalananku dengan Juventus dimulai pada tahun 1993 dan aku senang itu akan terus berjalan hingga waktu yang lama," kata Marchisio.

"Impian terbesarku adalah mendapatkan trofi secepat mungkin. Sesuatu yang juga aku ingin lakukan untuk fans kami yang selalu mendukung meski kami mengalami masa yang sulit," sambungnya.

Pihak Juventus juga menyatakan senang bisa memperpanjang gelandang andalannya tersebut.

"Kami senang dengan pembaharuan kontrak ini karena Marchisio adalah pemain penting yang tumbuh dari akademi junior kami dan sudah menjadi DNA 'I Bianconeri'," ujar manajer umum Juventus, Giuseppe Marotta. (FBI)

Wednesday, May 11, 2011

Inter Ditahan Roma, Zanetti Dapat Kado Final

Penyerang Inter Milan, Samuel Etoo (tengah) menggiring bola melewati kawalan gelandang AS Roma, Simone Perrotta (kanan) pada pertandingan leg kedua semifinal Piala Italia, Rabu (11/5/2011).

MILAN, KOMPAS.com — Inter Milan melaju ke final Piala Italia setelah bermain imbang 1-1 (2-1) dengan AS Roma pada leg kedua semifinal Piala Italia, di San Siro, Rabu (11/5/2011). Pertandingan itu merupakan merupakan penampilan ke-1.000 kapten Inter Javier Zanetti sepanjang kariernya.

Gol Inter diciptakan oleh Samuel Eto'o pada menit ke-58. Eto'o membobol gawang tim tamu dengan memanfaatkan bola hasil umpan Houssine Kharja dan McDonald Mariga yang gagal dibuang pemain-pemain Roma.

Adapun gol Roma diciptakan oleh Marco Boriello pada menit ke-84. Dari tengah kotak penalti, ia menanduk umpan Simone Perrotta masuk ke gawang Julio Cesar.

Roma pantas kecewa, tetapi Inter bisa berlega hati dengan hasil tersebut. Pasalnya, Roma banyak menekan di babak pertama dan di awal babak kedua.

Namun, mereka tak kunjung menemukan formula untuk menaklukkan Julio Cesar, sedangkan Inter malah mampu mencuri gol lewat Samuel Eto'o.

Baru setelah gol itu Inter mengalami perbaikan performa. Selain mampu mematahkan serangan lawan, mereka juga lebih konsisten menciptakan peluang.

Pada menit ke-67, misalnya, sementara Roma belum menciptakan peluang, Inter menciptakan ancaman melalui Giampaolo Pazzini, yang masih bisa diredam kedua tangan Doni.

Julio Cesar juga belum mendapat ancaman, ketika pada menit ke-72, Milito melepaskan tembakan akurat ke gawang Roma, yang lagi-lagi mentah di tangan Doni.

Pertandingan kemudian kembali sepi peluang, sampai Roma mendapatkan peluang gol dari Marco Boriello pada menit ke-77. Namun, usahanya hanya membuahkan tendangan gawang.

Kedua kubu kemudian sempat bertukar ancaman melalui Eto'o dan Mirko Vucinic pada menit ke-79 dan ke-81. Sementara eksekusi Eto'o meleset, eksekusi Vucinic bisa dijinakkan Cesar.

Inter belum menciptakan peluang baru, ketika Roma akhirnya bisa menyamakan kedudukan melalui Boriello pada menit ke-85.

Setelahnya, Roma berusaha memanfaatkan waktu tersisa untuk menambah gol. Inter berhasil meredam usaha mereka dengan penguasaan bola. Meski tak menciptakan ancaman, Inter pun berhasil mempertahankan kedudukan imbang sampai peluit berbunyi panjang.

Susunan pemain:
Inter:
Julio Cesar; Javier Zanetti, Cristian Chivu, Lucio, Maicon; Yuto Nagatomo, Esteban Cambiasso, Houssine Kharja (Thiago Motta 75), McDonald Mariga; Samuel Eto'o, Giampaolo Pazzini (Diego Milito 67)

Roma: Doni; John Arne Riise, Marco Cassetti, Juan, Nicolas Burdisso; Simone Perrotta, David Pizarro (Leandro Greco 46), Daniele De Rossi, Fabio Simplicio (Mirko Vucinic 56); Marco Boriello, Jeremy Menez (Gianluca Caprari 74)

Wasit: Daniele Orsato

Howard Webb Dapat Gelar MBE

Howard Webb memberikan kartu kuning kepada bek Belanda, Gregory van der Wiel (kanan) di final Piala Dunia, Minggu (11/7/2010).

LONDON, KOMPAS.com — Kerajaan Inggris menganugerahkan gelar kebangsawanan MBE kepada wasit Howard Webb atas pelayanannya kepada sepak bola.

"Ini menjadi akhir yang luar biasa dari tahun yang juga luar biasa. Saya sangat bangga menerima MBE dan saya berpikir itu juga menjadi milik Darren Cann dan Mike Mullarkey (asisten Webb). Ini merupakan penghargaan yang bagus untuk wasit di negeri ini," ujar Webb.

"Ketika mengawali karier sebagai wasit, saya tak pernah berpikir akan mendapatkan sesuatu seperti ini. Saya menerima ini atas nama orang-orang yang bekerja dengan saya."

Sejumlah prestasi Webb yang mengharumkan nama Inggris adalah ketika dipercaya memimpin sejumlah pertandingan penting, misalnya final Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, pertandingan pertama Piala Eropa 2008 Swiss-Austria, yaitu antara Austria dan Polandia, dan final Liga Champions 2010. (EPL/DM)

Sunday, March 6, 2011

Allegri: Milan Mestinya Tak Dapat Penalti

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri .

MILAN, KOMPAS.com — Manajer AC Milan Massimiliano Allegri menilai timnya seharusnya tidak mendapat hadiah penalti pada pertandingan Serie-A melawan Napoli, Senin (28/2/2011).

Penalti diberikan wasit kepada Milan, menyusul handsball yang dilakukan bek Napoli, Salvatore Aronica pada menit ke-49. Penyerang Zlatan Ibrahimovic dipercaya melakukan eksekusi dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Milan menutup pertandingan dengan kemenangan 3-0. Dua gol lain dicetak oleh Kevin-Prince Boateng dan Alexandre Pato.

"Itu tampak penalti dari pinggir lapangan. Namun, ada keraguan ketika Anda melihat tayangan ulangnya," ujar Allegri.

"Terlepas dari insiden itu, kami bermain dengan baik. Kami tak memberikan Napoli kesempatan menembak tepat ke gawang dan saya pikir kami layak atas kemenangan ini."

"Kami bermain dengan sangat baik pada babak pertama, tetapi melakukan banyak kesalahan dalam menyerang," tuturnya.

Berkat kemenangan itu, Milan menguasai klasemen dengan 58 poin atau unggul lima angka dari pesaing terdekat, Inter Milan. Pada pertandingan berikutnya, Milan akan melawan Juventus di Turin, Sabtu (5/3/2011). (FBI)

Wednesday, January 26, 2011

Soal Twitter, Babel Dapat Pembelaan

LIVERPOOL, KOMPAS.com — Penyerang Liverpool, Ryan Babel, mendapat dukungan dari Pelatih Kenny Dalglish dan asosiasi pemain Inggris (PFA). Bahkan, PFA menyebut FA terlalu berlebihan menanggapi posting Babel di akun Twitter-nya.

Ryan Babel memang harus berurusan dengan Federasi Sepak Bola Inggris (FA) setelah membuat posting kontroversial dalam Twitter-nya. Posting gambar wasit Howard Webb yang memakai seragam Manchester United mengundang kontroversi. Ia juga menulis, "Dan Anda menyebutnya sebagai salah satu wasit terbaik? Itu lelucon. SMH (shaking my head)."

Posting itu dia lakukan setelah Liverpool dikalahkan MU 0-1 di putaran ketiga Piala FA. Gol kemenangan MU berkat tendangan penalti yang juga kontroversial. Wasit Howard Webb yang memimpin pertandingan itu juga mengeluarkan kapten Liverpool, Steven Gerrard.

Meski sudah meminta maaf atas tindakannya tersebut, FA tetap memanggil Babel untuk menjelaskan tindakannya ini. Pertemuan itu dijadwalkan pada Senin (17/1/2011).

Menanggapi kejadian ini, Pelatih Liverpool, Kenny Daglish, tak menyalahkan anak asuhnya tersebut. "Saya pikir itu hanya sedikit kesenangan, hanya sebuah lelucon. Mungkin saya sudah terlalu lama keluar dari sepak bola," ujarnya seperti ditulis football365.com.

Pembelaan juga diberikan oleh Ketua Asosiasi Pemain Profesional Inggris (PFA), Gordon Taylor. Taylor mengatakan, FA terlalu reaktif menanggapi kejadian ini.

"Saya rasa surat peringatan sudah cukup. Tapi, mungkin mereka (FA) perlu melakukan ini karena jejaring sosial tersebut sedang diakses oleh media sehingga setara dengan apa yang terjadi di televisi atau di pers nasional. Tapi, saya rasa permintaan maaf yang telah dibuat sudah cukup," tegas Taylor.

Penulis: Wirawan Kusuma   |   Editor: Hery Prasetyo   |   Loading...

Tuesday, January 25, 2011

Mourinho Dapat Salam Hangat

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, bersama trofi Pelatih Terbaik FIFA 2010.

MADRID, KOMPAS.com — Komite Wasit Sepak Bola Spanyol memberikan ucapan selamat kepada Manajer Real Madrid atas anugerah Pelatih Terbaik FIFA 2010, Senin lalu. Menurut mereka, Mourinho adalah pelatih hebat yang akan berkontribusi positif bagi sepak bola.

"Atas nama Dewan Direksi dan saya sendiri, kami memberikan Anda ucapan selamat yang paling hangat," kata Presiden Komite Wasit Spanyol Eduardo Caturla, seperti dilansir situs resmi Madrid.

"Kami tidak meragukan bahwa penghargaan itu adalah buah kerja baik selama perjalanan karier kepelatihan Anda yang panjang. Kami berharap, Anda terus bekerja dalam jalur ini untuk memberikan kontribusi kepada peningkatan sepak bola secara konstan," katanya.

Mourinho memenangi penghargaan itu karena berhasil membawa Inter Milan menjuarai tiga gelar pada musim 2009-2010, yaitu Liga Champions, Serie A, dan Piala Italia. Ia mengalahkan kandidat lain, yaitu Manajer Barcelona Josep Guardiola dan pelatih juara dunia, Spanyol, Vicente del Bosque. (RM)

Friday, January 14, 2011

Valencia Dapat Adil Rami

VALENCIA, KOMPAS.com — Valencia mengumumkan telah mencapai kesepakatan transfer bek Adil Rami dari Lille. Meski transfer baru akan terealisasi akhir musim nanti, Rami mengaku bahagia Valencia menjadi klub masa depannya.

"Saya bahagia dapat mewujudkan impian bergabung dengan salah satu klub besar di Eropa. Valencia adalah klub dengan sejarah sepak bola yang kuat, semua orang di seluruh dunia mengenal klub ini. Saya bahagia karena berhasil mewujudkan impian sebagai pemain sepak bola," ujarnya.

Bek tim nasional Prancis berusia 25 tahun tersebut telah dibeli Valencia dengan nilai transfer sebesar 6 juta euro atau sekitar Rp 72 miliar dan terikat kontrak selama 4,5 tahun.

Menurut pemberitaan di Perancis, Valencia ingin Rami pindah pada jendela transfer kedua pada Januari ini. Namun, Lille meminta eksepsi, yang dikabulkan Valencia. Rami pun memastikan akan tetap memberikan yang terbaik bagi Lille.

"Walaupun sudah resmi menjadi pemain Valencia, bukan berarti saya akan bermain setengah hati bagi Lille. Saya berutang besar kepada klub ini, berkat Lille-lah saya dapat mewujudkan impianku bergabung dengan Valencia. Jadi, saya akan memberikan yang terbaik bagi Lille sebelum pergi nanti," tuntasnya. (GL)

Penulis: David Andhika   |   Editor: Tjatur Wiharyo   |   Loading...

Thursday, January 6, 2011

Liverpool Berpeluang Dapat Gervinho

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Liverpool dikabarkan Tuttomercatoweb sedang berusaha keras untuk mendatangkan pemain sayap milik Lille, Gervinho, pada jendela transfer kedua,Januari mendatang. Dikatakan juga, Gervinho menyambut positif tawaran yang diajukan Liverpool.

Pelatih "The Reds", Roy Hodgson, mengakui penampilan buruk timnya selama ini, akibat kurangnya stok pemain berkualitas di lini serang "The Reds". Mantan pelatih Fulham itu meyakini dengan kehadiran Gervinho di lini serang Liverpool dapat memperbaiki penampilan buruk mereka sepanjang musim ini.

Liverpool sendiri mengklaim telah menawar pemain sayap berusia 23 tahun tersebut sebesar 12,5 juta Euro (sekitar Rp147 miliar). Namun, kabarnya Lille masih menunggu tawaran dari klub lain yang berani menawar lebih tinggi.

Gervinho memulai karir profesionalnya sebagai pemain sepakbola di klub Belgia Beveren pada tahun 2005 hingga 2007, sebelum akhirnya ia pindah ke klub Perancis Le Mans pada musim panas 2007. Ia kemudian bergabung dengan Lille pada tahun 2009 dan semenjak itu, ia selalu tampil cemerlang dan berkembang menjadi pemain kunci dalam mengantarkan Lille menempati posisi satu klasemen sementara Ligue 1.

Selain Liverpool, CSKA Moskow, Bayern Muenchen, dan Tottenham Hotspurs, kabarnya tertarik terhadap pemain berusia 23 tahun tersebut. (TTM)

Penulis: David Andhika   |   Editor: Tjatur Wiharyo   |   Loading...

Wednesday, January 5, 2011

Tidak Dapat Tiket, PSSI Didemo

ilustrasi massa mengepung PSSI.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan calon penonton melakukan unjuk rasa di depan kantor PSSI, Selasa (28/12/2010). Mereka berunjuk rasa karena kecewa tidak bisa menukarkan voucher dengan tiket asli final leg kedua.

Pantuan Kompas.com, massa mulai mengepung kantor PSSI sekitar pukul 14:00. Mereka tertahan di depan kantor PSSI. Dengan menunjukkan voucher yang dimilikinya, massa meminta pertanggung jawaban kepada PSSI. Bahkan, mereka mulai menghujat PSSI terutama Ketua Umum Nurdin Halid.

Salah seorang pengunjuk rasa mengungpkan dirinya tidak bisa mendapatkan tiket meskipun telah memiliki voucher. "Saya punya voucher. Tapi penjaganya bilang tiket sudah habis. Padahal, saya lihat petugas masih memiliki tiket," tukasnya.

Kondisi ini membuat aparat yang sejak tadi disiagakan di halaman kantor PSSI semakin bersiaga mengamankan kondisi. Meski begitu, suasana unjuk rasa terlihat kondusif. Hingga berita ini diturunkan, massa tetap memilih bertahan di depan kantor PSSI.