Showing posts with label Adjie. Show all posts
Showing posts with label Adjie. Show all posts

Tuesday, February 22, 2011

Besoes: Adjie Berpotensi Jadi Ketua PSSI

Adjie Massaid.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekjen Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia atau PSSI, Nugraha Besoes menilai, Adjie Massaid berpotensi menjadi calon Ketua Umum PSSI.

"Apapun buat saya, dia punya kemungkinan-kemungkinan seperti yang dilakukan dia sekarang ya," katanya di kediaman Adji, Jalan Taman Cilandak II Blok E Nomor 14, Cilandak Barat, Jakarta, Sabtu (5/2/2011).

Hal tersebut disampaikan Besoes menanggapi kiprah Adjie dalam persepakbolaan nasional. Adjie adalah manajer Timnas U23. Menurut Besoes, Adjie adalah sosok manajer tim berpotensi bagi masa depan Timnas. Besoes merasa kehilangan.

"Satu perkataan yang tidak saya lupakan dari dia, Om, kita harus jadi juara," tutur Besoes.

Timnas-pun, lanjut Besoes sangat kehilangan sosok Adjie sebagai manajer. Sulit mencari sosok seperti Adjie. "Jadi memang bulan April kalau tidak ada perubahan kita akan training camp di Austria, kita harus cari sosok lain yang setara dia. Ini tidak mudah," papar Besoes.

Untuk sementara, lanjut Besoes, posisi Adjie sebagai manajer Timnas kemungkinan akan dipegang asisten manajer, Aga Bakrie.

Adjie Massaid meninggal mendadak Sabtu (5/2/2011) dinihari. Pulang main futsal, ia tersungkur di pintu rumahnya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (4/2/2011) malam. Ia di bawa ke Rumah Sakit Fatmawati. Nyawanya tak tertolong. Ia meninggal Sabtu pada pukul 01.40. Adjie diduga kena serangan jantung.

Monday, February 21, 2011

Inilah Wasiat Adjie kepada Okto

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebelum meninggal, Adjie Massaid melakukan rutinitas, termasuk menangani timnas U-23. Saat itu, Adjie sempat mendampingi Oktovianus Maniani untuk memenuhi panggilan Komisi Disiplin di Kantor PSSI, Jumat (4/2/2011) sore.

Okto disidang akibat menanduk wasit saat tampil membela Sriwijaya FC melawan Persisam Samarinda pada 16 Januari lalu. Kepada wartawan, Adjie berpesan kepada Okto. 

"Saya kira ini pelajaran buat Okto. Dia masih 20 tahun dan masih bermain dengan semangat, tapi terkadang tidak bisa membedakan antara semangat dan emosi. Tapi, sekarang Okto sudah tahu bahwa sepak bola itu adalah permainan yang sportif," ucap Adjie.

Sebagaimana diberitakan, Adjie yang berprofesi sebagai anggota DPR itu meninggal dunia di Rumah Sakit Fatmawati, Sabtu (5/2/2011) dini hari WIB. Dari informasi petugas kamar jenazah rumah sakit, Yayat, Adjie meninggal pukul 00.00 dan masuk kamar jenazah pada pukul 01.00.

"Penyebabnya saya tidak tahu. Yang jelas, masuk kamar jenazah pukul 01.00 dan sekitar pukul 03.30 sudah dibawa pulang," ujar Yayat.

Penulis: Ferril Dennys   |   Editor: Tjatur Wiharyo   |   Loading...

Okto: Tak Ada Manajer seperti Adjie

Adjie Massaid.

JAKARTA, KOMPAS.com — Gelandang tim nasional, Oktovianus Maniani, mengaku sangat kehilangan dengan meninggalnya Manajer Timnas U-23, Adjie Massaid. Okto sosok Adjie sebagai manajer tak ada duanya.

"Aku dapat informasinya dari Pak Widodo (asisten pelatih timnas-Red). Kemudian, aku baca berita. Aku sangat terkejut dan tidak percaya. Soalnya, pas aku ketemu, dia sehat-sehat saja," ungkap gelandang Sriwijaya FC itu saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (5/2/2011) pagi.

Okto memang memiliki kesan khusus terhadap anggota Komisi V DPR dari Fraksi Demokrat itu. Sebab, Adjie-lah yang mendampingi Okto ketika memenuhi panggilan Komisi Disiplin di Kantor PSSI, Jumat (4/2/2011) sore.

Meskipun belum lama mengenal Adjie, Okto menilai sosok politikus Partai Demokrat tersebut merupakan sosok yang royal dan bersahaja.

"Aku baru kenal sepintas dengan dia. Namun, dia mau berbaur dengan pemain-pemain lain. Contohnya, aku diantar di ke sidang Komdis karena manajer Sriwijaya tidak bisa menemaniku. Soalnya, sidang tersebut pemain harus didampingi manajer. Jadi, Mas Adjie berinisiatif menemaniku. Karena itu, aku menilai tidak ada manajer seperti Adjie," beber gelandang asal Papua tersebut.

Okto juga mengaku mendapatkan nasihat dari Adjie. "Dia bilang, aku harus membawa panji Merah-Putih ke dunia internasional. Di mengatakan hal tersebut di depan PSSI sambil memegang tanganku. Pokoknya, aku nanti harus melayat," tuntasnya.

Sehari setelah mendampingi Okto, Adjie meninggal dunia usai bermain futsal Sabtu (4/2/2011). Diduga ia terkena serangan jantung. Ia sempat dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati dan mengeluh sesak napas serta sakit di dadanya.