Showing posts with label seperti. Show all posts
Showing posts with label seperti. Show all posts

Thursday, June 7, 2012

Allegri: Pato Akan Seperti Pemain Baru

Penyerang Brasil, Alexandre Pato (kanan), melepaskan tembakan yang berujung gol ke gawang Amerika Serikat, pada laga persahabatan, di FedExField, Landover, Maryland, 30 Mei 2012.

MILAN, KOMPAS.com - Penyerang Alexandre Pato mengalami masalah otot yang membuatnya tidak banyak tampil musim lalu. Sepanjang Serie-A 2011-2012, ia hanya bermain sebelas kali, dengan empat di antaranya sebagai pengganti, dan mencetak satu gol.

Meski begitu, pelatih Massimiliano Allegri, mengatakan bahwa Pato masuk rencana timnya musim depan, bersama Thiago Silva, Zlatan Ibrahimovic, dan sejumlah pemain lain. Ia juga mengisyaratkan, Milan mempertimbangkan merekrut pemain yang berpotensi meningkatkan daya saing timnya.

"Saya yakin, Thiago akan bertahan. Thiago masuk tiga besar (bek) terbaik Eropa dan kehilangannya akan menjadi masalah serius. Namun, saya yakin (ia akan bertahan)(, karena setelah Olimpiade, ia akan kembali ke Milanello," ujar Allegri.

"Saya pikir, (Wakil Presiden Milan) Adriano Galliani) sangat jelas mengenai intensi klub. Milan tak ingin menjualnya. Presiden Silvio Berluscono berambisi dan berkeinginan melihat Milan menjadi tim tangguh."

"Bersama Thiago, Pato akan kembali, yang akan merupakan pembelian pertama kami menyambut musim 2012-2013. Kita jarang melihatnya musim lalu, ketika Kevin-Prince Boateng sangat menentukan. (Pato) punya kemampuan fisik dan teknik luar biasa, tetapi masih bisa lebih baik. Ia akan menjadi pembelian baru."

"Presiden Berlusconi telah berjanji membuat Milan tetap berada di level tertinggi dan ia akan melakukan segalanya untuk mempertahankan Thiago," tuturnya.

Catatan masalah kesehatan Alexandre Pato 2011-2012
22/09/2011 - 18/11/2011 - masalah Otot
03/12/2011 - 05/12/2011 - demam
19/01/2012 - 15/02/2012 - masalah otot
29/02/2012 - 03/04/2012 - masalah otot
05/04/2012 - 15/05/2012 - masalah otot

Monday, November 14, 2011

Cech: Aku Akan seperti Batman

Kiper Chelsea, Petr Cech, setelah mendapatkan perawatan medis, di tengah pertandingan Premier League melawan Blackburn Rovers, di Ewood Park, Sabtu (5/11/2011).

LONDON, KOMPAS.com - Kiper Chelsea, Petr Cech , kemungkinan akan bermain dengan  memakai topeng untuk melindungi hidungnya, yang cedera.

Cech mengalami cedera ini saat membela Chelsea melawan Blackburn Rovers, yang berakhir 1-0 untuk Chelsea, Sabtu kemarin. Pelatih Andre Villas-Boas menduga hidung Cech patah, setelah berbenturan dengan striker Blackburn, Ayegbini Yakubu.

"Kita akan lihat bagaimana hasil pemeriksaannya. Aku hanya akan bermain dengan menggunakan topeng. Aku sudah mengunakan pelindung kepala dan aku pikir akan seperti Batman (jika menggunakan topeng)," ujar Cech seperti dilansir Sky Sports.

"Aku tak ingin membuat ramalan apa pun. Mari kita menunggu dan melihat apa yang dokter katakan," lanjutnya.

Cech pun menjelaskan bagaimana ia bisa mengalami cedera hidung ini. Ia mengatakan, saat itu Yakubu berupaya menghampirinya. Cech pun mencoba untuk menghentikan upaya Yakubu menjebol gawangnya.

"Namun, (rekanku) Ashley Cole tidak sengaja memukulku. Aku berpikir harus diganti, itu kenapa aku meminta orang di kursi cadangan untuk menyiapkan penggantiku. Akan tetapi mereka tetap memainkanku dan entah bagaimana aku bisa menyelesaikannya," jelas Cech.

"Aku senang bisa melakukan dua penyelamatan lainnya dan ini merupakan kemenangan yang penting. Aku juga senang tak kebobolan," lanjutnya.

Friday, November 11, 2011

Platt: City Bermain seperti Barca

Manajer Manchester City, Roberto Mancini (kiri) dan asistennya, David Platt (kanan).

MANCHESTER, KOMPAS.com - Asisten Manajer Manchester City, David Platt, menilai permainan timnya hampir sepertii raksasa asal Spanyol, Barcelona. Penilaian ini didasarkan pada penampilan City ketika mampu menekuk Queen Park Rangers, Sabtu (5/11/2011).

Dalam laga itu, City sebenarnya sempat tertekan. Bahkan mereka harus tertinggal lebih dulu lewat gol Jay Bothroyd di babak pertama. Beruntung, penampilan mereka membaik di babak kedua dan menyudahi perlawanan QPR dengan skor 3-2.

"Saya pernah melihat cara menyerang seperti itu saat saya menyaksikan Barcelona di televisi. Kami menang karena kami mencetak tiga gol," ujar Platt kepada Sky Sports.

Berkat kemenangan ini, "The Citizens" tetap mempertahankan keunggulan lima poin mereka dari Manchester United yang duduk di peringkat kedua dengan 26 poin. Namun, Platt menilai ini bukan jaminan untuk mereka bisa bersantai ria.

"Semua hal bisa berubah secara cepat. Lima poin tidak banyak. Tim papan atas seperti Chelsea, MU dan Arsenal mulai bangkit dan terus mendapatkan poin. Mereka tidak lagi membuang-buang poin. Jadi kami harus tetap melaju," katanya.

Wednesday, October 26, 2011

Pep: Barca Tak Seperti Biasanya

Pelatih Barcelona, Josep "Pep" Guardiola.

GRANADA, KOMPAS.com - Pelatih Barcelona, Pep Guardiola, menilai timnya beruntung bisa memetik kemenangan 1-0 atas Granada dalam laga lanjutan Liga BBVA, Selasa atau Rabu (26/10/20110 dini hari WIB.

Jika melihat statistik yang ada, tampaknya akan lebih tepat untuk mengatakan Barcelona sial hanya menang 1-0 dalam laga ini. Selain menguasai pertandingan, Barcelona sudah diuntungkan dengan keunggulan jumlah pemain. Sayang, dari banyaknya peluang yang didapat hanya satu yang berhasil dikonversikan menjadi gol. Gol semata wayang "Blaugrana" dicetak oleh Xavi Hernandez lewat tendangan bebas di menit ke-33.

"Kami beruntung bisa menang. Semua bisa saja terjadi saat kedudukan masih 1-0 karena mereka (Granada) punya pemain yang berbahaya," ujar Guardiola seperti dikutip Soccernews.

"Kami tak terlalu cepat dalam memainkan bola. Kami harus melakukan empat atau lima sentuhan sebelum benar-benar memainkannya. Biasanya kami sangat kuat dalam hal ini," lanjutnya.

Sementara itu, gelandang Javier Mascherano memang menilai timnya layak menang dalam pertandingan ini. "Kami tahu Granada akan menjadi lawan yang sulit, tapi kami punya kesempatan dan kami berhasil mengakhirinya. Kemenangan sangat layak kami dapatkan," tutur Mascherano.

Kemenangan ini membawa Barcelona menggesar Levante dari puncak klasemen dengan torehan 21 poin. Namun, posisi mereka bisa saja tergusur oleh Levante, dan juga Real Madrid, yang baru akan bermain pada Kamis (27/10/2011) dini hari WIB.

Monday, February 21, 2011

Okto: Tak Ada Manajer seperti Adjie

Adjie Massaid.

JAKARTA, KOMPAS.com — Gelandang tim nasional, Oktovianus Maniani, mengaku sangat kehilangan dengan meninggalnya Manajer Timnas U-23, Adjie Massaid. Okto sosok Adjie sebagai manajer tak ada duanya.

"Aku dapat informasinya dari Pak Widodo (asisten pelatih timnas-Red). Kemudian, aku baca berita. Aku sangat terkejut dan tidak percaya. Soalnya, pas aku ketemu, dia sehat-sehat saja," ungkap gelandang Sriwijaya FC itu saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (5/2/2011) pagi.

Okto memang memiliki kesan khusus terhadap anggota Komisi V DPR dari Fraksi Demokrat itu. Sebab, Adjie-lah yang mendampingi Okto ketika memenuhi panggilan Komisi Disiplin di Kantor PSSI, Jumat (4/2/2011) sore.

Meskipun belum lama mengenal Adjie, Okto menilai sosok politikus Partai Demokrat tersebut merupakan sosok yang royal dan bersahaja.

"Aku baru kenal sepintas dengan dia. Namun, dia mau berbaur dengan pemain-pemain lain. Contohnya, aku diantar di ke sidang Komdis karena manajer Sriwijaya tidak bisa menemaniku. Soalnya, sidang tersebut pemain harus didampingi manajer. Jadi, Mas Adjie berinisiatif menemaniku. Karena itu, aku menilai tidak ada manajer seperti Adjie," beber gelandang asal Papua tersebut.

Okto juga mengaku mendapatkan nasihat dari Adjie. "Dia bilang, aku harus membawa panji Merah-Putih ke dunia internasional. Di mengatakan hal tersebut di depan PSSI sambil memegang tanganku. Pokoknya, aku nanti harus melayat," tuntasnya.

Sehari setelah mendampingi Okto, Adjie meninggal dunia usai bermain futsal Sabtu (4/2/2011). Diduga ia terkena serangan jantung. Ia sempat dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati dan mengeluh sesak napas serta sakit di dadanya.

Sunday, January 23, 2011

Pato: Aku Bukan Pengkhianat seperti Leonardo

striker AC Milan, Alexandre Pato (kiri) dan Leonardo saat ia masih melatih Milan.

MILAN, KOMPAS.com — Striker AC Milan, Alexandre Pato, berjanji tidak akan pernah mengikuti jejak pelatih Leonardo yang kini membelot ke Inter Milan.

Seperti diketahui, Pato kabarnya berang dengan keputusan Leonardo yang memilih untuk bergabung dengan Inter. Pato menilai, Leonardo adalah bagian dari Milan. Maka, tidak pantas jika ia membelot ke Inter.

"Aku tahu keputusannya (Leonardo, Red). Melatih Inter adalah tuntutan profesi. Ia telah mengambil keputusan itu dan aku pikir kami harus menghormatinya," ujar Pato kepada Sky Sport Italia.

"Apakah aku akan mengikuti langkahnya ke Inter? Tidak, tidak akan pernah. Yang kuinginkan hanyalah bermain bagi Milan. Aku hanya ingin memenangkan gelar juara dengan mengenakan kaus Milan. Aku akan terus mengenakannya sepanjang klub masih memerlukanku," tegasnya.

Pato menambahkan, "Inter adalah tim kuat yang telah memenangi berbagai gelar juara musim lalu. Tapi, seperti yang telah kukatakan berulang kali, kami hanya fokus pada target kami. Aku sangat yakin kami akan meraih gelar juara."

Setelah puas mengomentari Leonardo, Pato kini memuji pelatihnya, Massimilano Allegri. Menurutnya, Allegri adalah pelatih yang jenius dan akan membawa Milan meraih banyak gelar.

"Allegri layak melatih tim sebesar Milan. Ia tahu bagaimana memberi motivasi kepada pemain. Aku dan para pemain Milan lainnya bangga dapat dilatih olehnya," pujinya.