Showing posts with label Benfica. Show all posts
Showing posts with label Benfica. Show all posts

Thursday, April 28, 2011

Menang 2-1, Pelatih Benfica Kecewa

BENFICA, KOMPAS.com - Pelatih Benfica, Jorge Jesus, menilai kemenangan 2-1 timnya atas SC Braga di leg pertama semifinal Liga Europa, Kamis atau Jumat (29/3/2011) dini hari WIB, adalah hal yang biasa. Malah, Jorge merasa kecewa. Menurutnya, Benfica pantas menang dengan skor besar, bukan 2-1.

Benfica memang pantas menang telak dalam laga ini. Bayangkan saja, mereka berhasil mengancam Braga dengan 10 kali percobaan ke arah gawang (hanya dua yang berbuah gol. Bandingkan dengan Braga yang hanya punya dua kesempatan (satu menjadi gol).

"Kami menang di leg pertama. Ini sama seperti hasil kami lawan PSG dan Stuttgart. Jadi, ini bukan hal baru untuk kami. Kami berhak mendapatkan lebih, minimal menang 2-0 karena Braga tak mempunyai banyak peluang untuk mencetak gol. Gol mereka berawal dari bola mati dan mereka tak banyak menciptakan kesulitan untuk kami," kata Jorge kepada UEFA.com.

"Kami akan ke Braga dan memainkan laga yang lebih baik lagi dari ini. Tentu saja saya percaya kami akan pergi ke Dublin (untuk bermain di final)," sambungnya.

Leg kedua akan dilangsungkan pada 5 Mei. Kali ini, Braga yang akan menjamu Benfica. (GL)

Friday, April 15, 2011

Singkirkan PSV, Benfica Cicipi Semifinal

Gelandang PSV Eindhoven, Stanislas Manolev (tengah) mencoba melewati kawalan dua pemain Benfica, Nicolas Gaitan (kiri) dan Fabio Coentrao, pada leg kedua perempat final Liga Europa, di Eindhoven, Kamis (14/4/2011).

EINDHOVEN, KOMPAS.com — Ambisi PSV Eindhoven melaju ke babak semifinal Liga Europa akhirnya sirna. Menjamu Benfica di leg kedua perempat final, Kamis atau Jumat (15/4/2011) dini hari WIB, PSV dipaksa bermain imbang 2-2. PSV pun terpaksa menyerahkan tiket semifinal kepada Benfica karena kalah agregat 3-6.

Sebetulnya penampilan PSV tidak terlalu mengecewakan pada pertandingan tadi. Sadar harus memenangkan pertandingan dengan menimal mencetak empat gol tanpa balas karena kalah 1-4 di leg pertama, "Red White Army" lebih dulu unggul pada menit ke-16.

Memanfaatkan umpan silang Jeremain Lens dari sayap kanan, Balazs Dzsudzsak langsung menyambut bola dengan sepakan keras yang bersarang ke tengah gawang.

Unggul 1-0, PSV yang dibesut Fred Rutten semakin tampil ngotot. Lihat saja bagaimana, gawang Benfica kembali bergetar lewat gol yang diciptakan Jeremain Lens pada menit ke-25.

Menerima umpan terobosan, Lens melepaskan tembakan keras. Meskipun bola sempat ditepis Jimenez Roberto, Lens berhasil merebut bola sebelum akhirnya menyerangkannya gawang Benfica. Gol itu pun langsung disambut sukacita oleh ribuan pendukung PSV yang memadati Philipsstadion.

Tidak berselang lama, jala Benfica kembali nyaris robek. Namun, Roberto berhasil menggagalkan tembakan Dzsudzsak. Sayang, konsentrasi barisan pertahanan PSV buyar jelang turun minum. Benfica berhasil mencetak gol balasan lewat tendangan voli Luisao di masa injury time. Langkah PSV melangkah ke semifinal akhirnya tertutup. PSV kembali kebobolan pada menit ke-63. Gol tersebut terjadi dari titik putih setelah bek PSV, Antonio Marcelo, menjatuhkan Paulo Silva. Maju sebagai eksekutor, Oscar Rene Cardozo berhasil menunaikan tugasnya sehingga kedudukan menjadi imbang 2-2. Kedudukan itu bertahan hingga laga usai.

Susunan Pemain
PSV Eindhoven:
Andreas Isaksson; Francisco Javier Pinedo Rodriguez, Antonio Marcelo, Abel Tamata (Marcus Berg 72); Atiba Hutchinson, Balazs Dzsudzsak, S Manolev, Stijn Wuytens, Zakaria Labyad; Otman Bakkal, Jeremain Lens

Benfica: Jimenez Roberto; Paulo Silva Cesar Peixoto, Anderson Luis Da Silva Luisao, Maximiliano Victorio Paez Pereira, Jardel, Alexandre da Silva Fabio Coentrao; Francisco Fernandez Javi Garcia, Nicolas Gaitan (Santos Ribeiro Airton 79); Javier Saviola, Oscar Rene Cardozo, Eduardo Salvio (Carlos Martins 17)