Showing posts with label Boleh. Show all posts
Showing posts with label Boleh. Show all posts

Wednesday, June 6, 2012

Cecs Fabregas dkk Boleh "Berkicau" Lagi

Carles Puyol dan Gerard Pique tidak akan dimasukan Vicente Del Bosque (tengah) kedalam skuad bayangan Spanyol menghadapi Serbia dan Korea Selatan bulan ini.

MADRID, KOMPAS.com - Setelah sempat dilarang, para pemain tim nasional Spanyol akhirnya diperbolehkan "berkicau" lewat jejaring sosial Twitter selama ajang Piala Eropa yang akan berlangsung 8 Juni-1 Juli. Izin itu dikonfirmasi langsung oleh sang pelatih "La Furia Roja", Vicente Del Bosque.

Sebelumnya, sejumlah negara memang melarang para pemainnya untuk "berkicau" di Twitter selama ajang Piala Eropa berlangsung. Salah satu pemain timnas Spanyol, Cecs Fabregas yang terkenal rajin menggunakan situs jejaring sosial itu, sempat mengonfirmasi bahwa rekan-rekannya dilarang bersosialisasi lewat Twitter.

Setelah diperbolehkan, sejumlah pemain Spanyol, termasuk Fabregas, mengaku senang akan keputusan tersebut. Salah satu alasan diperbolehkannya penggunaan Twitter adalah agar para pemain dapat berinteraksi dengan pendukungnya terkait keberhasilan Spanyol dalam turnamen di Ukraina dan Polandia nanti.

"Berita yang bagus! Akhirnya kami dapat menggunakan jejaring sosial. Jadi, kami akan bisa berinteraksi selama Piala Eropa," ujar Fabregas dalam akun Twitter miliknya.

"Akhirnya kami akan dapat menggunakan media sosial ini selama Piala Eropa," ujar salah satu penggawa Spanyol lainnya, kiper, Victor Valdes.

Spanyol akan mulai petualangannya di Piala Eropa melawan Italia pada 10 Juni. Setelah itu, Fernando Torres dan kawan-kawan akan tempur melawan Republik Irlandia dan Kroasia. Jika lolos dari Grup C, Spanyol kemungkinan akan menghadapi Perancis atau Inggris di babak perempat final.

Saturday, March 5, 2011

Besoes: Jabatan Ketum Tak Boleh Diintervensi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes menegaskan jabatan Ketua Umum PSSI tidak boleh mendapatkan intervensi dari pemerintah. Menurutnya, hal itu dilarang dalam sepak bola karena melanggar statuta FIFA.

Seperti diberitakan sebelumnya, Besoes bersama Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid bertemu Komisi X DPR untuk melakukan rapat dengar pendapat. Dalam kesempatan ini, Besoes berusaha keras memberikan penjelasan panjang lebar mengenai persoalan Ketua Umum PSSI.

Seperti diberitakan, dalam beberapa hari terakhir gelombang yang menuntut Nurdin turun berlangsung begitu kencang. Demo-demo menuntut Nurdin turun terjadi di berbagai kota. Hal itu juga memicu komentar dari Menteri Pemuda dan Olah Raga Andi Mallarangeng, yang kemudian dinilai sebagai campur tangan pemerintah oleh PSSI.

"Dalam kepengurusan sepak bola tidak ada yang disebut demisioner. Ending-nya adalah sesuai masa jabatan. Pada saat nanti kongres menunjuk ketum, automatically merekalah nanti yang bakal mengambil-alih," tegas Nugraha.

Menurut Nugraha, jika intervensi dibiarkan maka Indonesia bisa terkena sanksi FIFA. "Ingat kita nanti ada SEA Games. Kalau sanksi ini dijatuhkan, kita tak akan bisa berlaga di SEA Games. Juga ada laga Pra Olimpiade. Parahnya lagi negara-negara lain tak mau bertanding dengan kita. Contohnya Brunei yang sampai sekarang masih kena hukuman, sudah hampir 3 tahun," ujar Besoes.

Penulis: Jonathan Pandapotan   |   Editor: A. Wisnubrata   |   Loading...