Showing posts with label Lazio. Show all posts
Showing posts with label Lazio. Show all posts

Tuesday, November 8, 2011

Lazio Akhirnya Petik Kemenangan

ROMA, KOMPAS.com Lazio akhirnya berhasil memetik kemenangan perdana pada babak kualifikasi Grup D Liga Europa. Menjamu FC Zurich di Stadion Olimpico, Kamis atau Jumat (4/11/2011) dini hari WIB, Lazio berhasil meraih kemenangan 1-0 berkat gol yang diciptakan oleh Christian Brocchi pada menit ke-62. Tambahan tiga poin membuat Lazio naik satu peringkat ke peringkat ketiga dengan mengoleksi lima angka.

Lazio yang bermain di depan publiknya sendiri tampil mendominasi permainan semenjak menit-menit awal. Beberapa kali barisan pertahanan Zurich dibuat pontang-panting meredam serangan yang dilancarkan oleh Lazio. Namun, Zurich berhasil menahan imbang tanpa gol tim tuan rumah hingga turun minum.

Tidak ingin kehilangan poin penuh, Pelatih Lazio, Edoardo Reja, memasukkan Djibril Cisse dan Christian Brocchi untuk menggantikan Senad Lulic dan Miroslav Klose.

Perubahan yang dilakukan Reja membuahkan hasil manis. Berkat kerja sama kedua pemain tersebut, Lazio mampu unggul terlebih dulu pada menit ke-62. Gol berawal dari umpan backhell Cisse kepada Brocchi dari luar kotak penalti. Tanpa ampun, Brocchi melepaskan tembakan keras yang membuat bola bersarang ke pojok kanan atas gawang Zurich.

Dua kegagalan tersebut tidak membuat Lazio menurunkan intensitas serangannya. Mereka terus melancarkan serangan. Namun sayang, Lazio gagal mengonversi beberapa peluang tercipta hingga laga usai. Alhasil, Lazio menutup pertandingan dengan kemenangan 1-0.

Gol tersebut membuat Lazio semakin percaya diri. Terlebih, Cisse tampil sangat agresif. Penyerang asal Perancis itu nyaris menggandakan keunggulan timnya melalui sepakan keras yang dilepaskan pada menit ke-69. Sayang, tembakan tersebut masih melayang di atas mistar. Dua menit berselang, Cisse mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan keras. Sial bagi Cisse, tembakannya berhasil dimentahkan oleh Johnny Leoni. 

Setelah itu, Lazio tampak masih konsisten dalam melepaskan ancaman. Namun, usaha tim tuan rumah menambah keunggulan gagal setelah skor 1-0 untuk keunggulan Lazio bertahan hingga laga usai.

Susunan Pemain

Lazio: Federico Marchetti; Luciano Zauri, Stefan Andrei Radu, Andre Dias, Mobido Diakite; Cristian Ledesma, Lorik Cana, Senad Lulic (Christian Brocchi 46), Miroslav Klose (Djibril Cissé 46), Tommaso Rocchi, Giuseppe Sculli

FC Zurich: Johnny Leoni; Mathieu Beda, Koch Philippe, Ricardo Rodriguez, Jorge Teixeira; Silvan Aegerter, Dusan Djuric, Yassine Chikhaoui (Ludovic Magnin 61), Chaker Zouaghi; Alexandre Alphonse, Admir Mehmedi (Amine Chermiti 66)

Monday, November 7, 2011

Lazio Akhirnya Petik Kemenangan

ROMA, KOMPAS.com Lazio akhirnya berhasil memetik kemenangan perdana pada babak kualifikasi Grup D Liga Europa. Menjamu FC Zurich di Stadion Olimpico, Kamis atau Jumat (4/11/2011) dini hari WIB, Lazio berhasil meraih kemenangan 1-0 berkat gol yang diciptakan oleh Christian Brocchi pada menit ke-62. Tambahan tiga poin membuat Lazio naik satu peringkat ke peringkat ketiga dengan mengoleksi lima angka.

Lazio yang bermain di depan publiknya sendiri tampil mendominasi permainan semenjak menit-menit awal. Beberapa kali barisan pertahanan Zurich dibuat pontang-panting meredam serangan yang dilancarkan oleh Lazio. Namun, Zurich berhasil menahan imbang tanpa gol tim tuan rumah hingga turun minum.

Tidak ingin kehilangan poin penuh, Pelatih Lazio, Edoardo Reja, memasukkan Djibril Cisse dan Christian Brocchi untuk menggantikan Senad Lulic dan Miroslav Klose.

Perubahan yang dilakukan Reja membuahkan hasil manis. Berkat kerja sama kedua pemain tersebut, Lazio mampu unggul terlebih dulu pada menit ke-62. Gol berawal dari umpan backhell Cisse kepada Brocchi dari luar kotak penalti. Tanpa ampun, Brocchi melepaskan tembakan keras yang membuat bola bersarang ke pojok kanan atas gawang Zurich.

Dua kegagalan tersebut tidak membuat Lazio menurunkan intensitas serangannya. Mereka terus melancarkan serangan. Namun sayang, Lazio gagal mengonversi beberapa peluang tercipta hingga laga usai. Alhasil, Lazio menutup pertandingan dengan kemenangan 1-0.

Gol tersebut membuat Lazio semakin percaya diri. Terlebih, Cisse tampil sangat agresif. Penyerang asal Perancis itu nyaris menggandakan keunggulan timnya melalui sepakan keras yang dilepaskan pada menit ke-69. Sayang, tembakan tersebut masih melayang di atas mistar. Dua menit berselang, Cisse mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan keras. Sial bagi Cisse, tembakannya berhasil dimentahkan oleh Johnny Leoni. 

Setelah itu, Lazio tampak masih konsisten dalam melepaskan ancaman. Namun, usaha tim tuan rumah menambah keunggulan gagal setelah skor 1-0 untuk keunggulan Lazio bertahan hingga laga usai.

Susunan Pemain

Lazio: Federico Marchetti; Luciano Zauri, Stefan Andrei Radu, Andre Dias, Mobido Diakite; Cristian Ledesma, Lorik Cana, Senad Lulic (Christian Brocchi 46), Miroslav Klose (Djibril Cissé 46), Tommaso Rocchi, Giuseppe Sculli

FC Zurich: Johnny Leoni; Mathieu Beda, Koch Philippe, Ricardo Rodriguez, Jorge Teixeira; Silvan Aegerter, Dusan Djuric, Yassine Chikhaoui (Ludovic Magnin 61), Chaker Zouaghi; Alexandre Alphonse, Admir Mehmedi (Amine Chermiti 66)

Tuesday, November 1, 2011

Gebuk Cagliari, Lazio Geser Milan

Striker Lazio, Miroslav Klose, mencetak gol ke gawang Cagliari yang dikawal Michael Agazzi pada lanjutan Liga Serie-A, Minggu atau Senin (31/10/2011) dini hari WIB. Lazio akhirnya menang 3-0.

CAGLIARI, KOMPAS.com Lazio sukses menaklukkan kealotan Cagliari. Bertindak sebagai tamu, Miroslav Klose dkk menundukkan tuan rumah 3-0 pada lanjutan Liga Serie-A, Minggu atau Senin (31/10/2011) dini hari WIB.

Kemenangan ini membuat Lazio bertengger di urutan ke-3 dengan nilai 18, menggeser AC Milan yang masih memiliki nilai 17. Lazio hanya kalah selisih gol dari Udinese yang menempati urutan kedua dan tertinggal 1 poin dari pemimpin klasemen, Juventus. Sementara Cagliari yang sebelumnya sempat menduduki empat besar, kini harus rela berada di urutan ke-8.

Meski kalah dalam penguasaan bola, 49 persen berbanding 51 persen, Juventus memiliki serangan yang lebih efektif. Sempat bertarung alot, Lazio akhirnya unggul pada menit ke-39. Bola tendangan kaki kanan Senad Lulic yang memotong umpan Djibril Cisse gagal ditangkap kiper Cagliari, Michael Agazzi.

Cagliari berusaha membalas. Namun, lima menit kemudian Lazio kembali mencetak gol, sekaligus unggul 2-0 di babak pertama. Gol diciptakan oleh Miroslav Klose. Lagi-lagi, gol ini berkat assist Cisse.

Memasuki babak kedua, Cagliari semakin gencar menyerang. Namun, Lazio terus meladeni. Pada menit ke-88, gol Michael Agazzi mengakhiri perlawanan Cagliari. Lazio dengan meyakinkan memenangkan pertandingan 3-0.

Susunan pemain

Cagliari: 1-Michael Agazzi; 3-Lorenzo Ariaudo, 21-Michele Canini, 31-Alessandro Agostini, 14-Francesco Pisano, 4-Radja Nainggolan, 7-Andrea Cossu, 20-Albin Ekdal, 8-Davide Biondini, 19-Ribeiro Cardoso Thiago, 18-Nene

Lazio: 22-Federico Marchetti; 3-Andre Dias, 21-Mobido Diakite, 26-Stefan Radu, 29-Abdoulay Konko, 24-Cristian Ledesma, 8-Hernanes, 19-Senad Lulic, 32-Christian Brocchi, 25-Miroslav Klose, 99-Djibril Cisse

Monday, July 18, 2011

Andalkan Cisse-Klose, Lazio Calon Juara

ROMA, KOMPAS.com - Presiden Lazio, Claudio Lotito, mengaku yakin duet penyerang barunya, Miroslav Klose dan Djibril Cisse, dapat membantu Lazio melangkah jauh di Serie-A musim depan.

Lazio sukses mendatangkan kedua bomber maut itu musim ini. Klose ditarik gratis dari Bayern Muenchen, sementara Cisse dibeli dari Panathinaikos. Lotito menilai, kedua penyerang haus gol itu bisa membantu "I Biancolesti" kembali menjadi klub yang disegani di Italia.

"Kami telah mendatangkan Klose dan Cisse. Kami berharap mereka akan menentukan perjalanan kami dalam hal fisik, kualitas, karakter dan pengalaman. Mereka dapat membantu Lazio kembali ke papan atas di Italia dan Eropa. Dengan Cisse dan Klose di lini penyerangan, Lazio akan melangkah jauh," seru Lotito.

"Saya menghargai kualitas moral Klose, karena ia adalah sosok profesional yang akan meningkatkan kualitas tim ini. Saya juga harus berterima kasih kepada Cisse, karena ia mendapat tawaran lain, tapi tetap ingin bergabung dengan Lazio. Ia ingin membuktikan kemampuannya di Serie-A setelah pulih dari dua cedera yang sangat serius. Ia memiliki kekuatan karakter yang besar," jelas Lotito.

Lazio bergerak cukup baik di bursa trasnfer ini. Selain Klose dan Cisse, Lazio juga sukses mendapatkan Marius Stankevicius, Abdoulay Konko, Lorik Cana, dan Federico Marchetti. 

Monday, May 23, 2011

Menang, Lazio Gagal ke Liga Champions

Penyerang Lazio, Mauro Zarate (dua dari kanan), mendapat sambutan rekan-rekannya setelah mencetak gol ke gawang Lecce, pada partai terakhir Liga Serie-A, Minggu (22/5/2011). Lazio akhirnya menang 4-2, tapi gagal ke Liga Champions.

LECCE, KOMPAS.com — Usaha Lazio untuk menggeser Udinese dari zona Liga Champions akhirnya sia-sia. Meski menang 4-2 atas tuan rumah Lecce pada laga terakhir Liga Serie-A, Minggu atau Senin (23/5/2011) dini hari WIB, mereka tetap harus puas tampil di Liga Europa.

Kemenangan itu tetap menempatkan Lazio di urutan ke-5 klasemen akhir Liga Serie-A dengan nilai 66. Sementara itu, Udinese juga memiliki nilai 66, walaupun mereka berhak menduduki urutan keempat atau jatah terakhir Liga Champions. Pasalnya, Udinese unggul secara head to head.

Merasa masih berpeluang ke Liga Champions, Lazio langsung menekan sejak awal. Serangan Lazio sempat membuat tuan rumah Lecce kewalahan. Bahkan, Lazio langsung unggul pada menit ke-6. Tommaso Rocchi melakukan tendangan kaki kiri yang mampu menaklukkan kiper Massimiliano Benassi, setelah memanfaatkan assist Cristian Ledesma.

Namun, Lecce segera bangkit. Setelah serangkaian usaha keras, Lecce mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-32 melalui Manuel Coppola. Sebuah umpan terobosan Giuseppe Vives langsung disambar Coppola dan gol, 1-1.

Lazio langsung bangkit dan kembali menekan. Tiga menit kemudian, Mauro Zarate membawa Lazio kembali unggul. Memanfaatkan assist Tommaso Rocchi, dia melakukan tendangan kaki kanan dan gol. Skor 2-1.

Ternyata, Lecce tak mau kalah dan melakukan perlawanan ketat. Pada menit ke-41, mereka kembali menyamakan kedudukan. Kali ini Ignacio Piatti yang mencetak gol dengan tendangan kaki kiri, memanfaatkan umpan silang Giulio Donati. Kedudukan 2-2 tak berubah hingga akhir babak pertama.

Motivasi lolos ke Liga Champions terus memompa semangat Lazio. Mereka pun kembali menyerang pada babak kedua. Setelah serangkaian usaha, Lazio akhirnya kembali unggul. Zarate kembali mencetak gol. Kali ini dari titik penalti. Tendangannya menembus pojok kiri atas gawang Lecce, mengubah kedudukan 3-2.

Penalti diberikan karena kiper Massimiliano Benassi melakukan pelanggaran keras terhadap Tommaso Rocchi. Benassi pun terkena kartu merah dan posisinya digantikan oleh Antonio Rosati.

Unggul dalam jumlah pemain, Lazio semakin di atas angin. Tekanan demi tekanan Lazio membuat Giuseppe Vives melakukan gol bunuh diri. Lazio pun akhirnya menang 4-2. Sayang, kemenangan ini tak cukup membawa mereka tampil di Liga Champions musim depan.

Susunan pemain

Lecce: 81-Massimiliano Benassi; 3-Alberto Giuliatto, 18-Guillermo Giacomazzi, 28-Davide Brivio, 2-Giulio Donati, 32-Manuel Coppola, 20-Giuseppe Vives, 11-Djamel Mesbah (9-Daniele Corvia 49), 8-Gianni Munari, 17-David Di Michele (22-Antonio Rosati 54), 19-Ignacio Piatti (23-Javier Chevanton 49)

Lazio: 86-Fernando Muslera; 3-Andre Dias, 20-Giuseppe Biava, 14-Javier Garrido, 2-Stephan Lichtsteiner, 24-Cristian Ledesma, 8-Hernanes (15-Alvaro Gonzalez 45), 6-Stefano Mauri, 32-Christian Brocchi, 9-Tommaso Rocchi (22-Sergio Floccari 64), 10-Mauro Zarate

Sunday, May 22, 2011

Lazio Masih Ditahan Lecce 2-2

LECCE, KOMPAS.com — Lazio yang berpeluang ke Liga Champions mencoba menyerang Lecce pada laga terakhir Liga Serie-A, Minggu atau Senin (23/5/2011) dini hari WIB. Sempat unggul dua kali, Lazio ditahan 2-2 sampai babak pertama berakhir.

Serangan Lazio sempat membuat tuan rumah Lecce kewalahan. Bahkan, Lazio langsung unggul pada menit ke-6. Tommaso Rocchi melakukan tendangan kaki kiri yang mampu menaklukkan kiper Massimiliano Benassi, setelah memanfaatkan assist Cristian Ledesma.

Namun, Lecce segera bangkit. Setelah serangkaian usaha keras, Lecce mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-32 melalui Manuel Coppola. Sebuah umpan terobosan Giuseppe Vives langsung disambar Coppola dan gol, 1-1.

Lazio langsung bangkit dan kembali menekan. Tiga menit kemudian, Mauro Zarate membawa Lazio kembali unggul. Memanfaatkan assist Tommaso Rocchi, dia melakukan tendangan kaki kanan dan gol, 2-1.

Ternyata, Lecce tak mau kalah dan melakukan perlawanan ketat. Pada menit ke-41, mereka kembali menyamakan kedudukan. Kali ini Ignacio Piatti, yang mencetak gol dengan tendangan kaki kiri, memanfaatkan umpan silang Giulio Donati. Kedudukan 2-2 tak berubah hingga akhir babak pertama.

Susunan pemain

Lecce: 81-Massimiliano Benassi; 3-Alberto Giuliatto, 18-Guillermo Giacomazzi, 28-Davide Brivio, 2-Giulio Donati, 32-Manuel Coppola, 20-Giuseppe Vives, 11-Djamel Mesbah, 8-Gianni Munari, 17-David Di Michele, 19-Ignacio Piatti

Lazio: 86-Fernando Muslera; 3-Andre Dias, 20-Giuseppe Biava, 14-Javier Garrido, 2-Stephan Lichtsteiner, 24-Cristian Ledesma, 8-Hernanes, 6-Stefano Mauri, 32-Christian Brocchi, 9-Tommaso Rocchi, 10-Mauro Zarate

Thursday, January 27, 2011

Reja: Kozak Pahlawan Lazio

Striker Lazio, Libor Kozak, merayakan golnya ke gawang Sampdoria dengan melepas kaus di depan pendukungnya.

ROMA, KOMPAS.com - Pelatih Lazio, Edy Reja, memuji Libor Kozak. Menurutnya, Kozak menjadi pahlawan kemenangan Lazio 1-0 atas Sampdoria di Stadio Olimpico, Minggu (16/1/2011).

"Kozak adalah pemuda yang punya potensi hebat. Hari ini dia banyak menolong kami untuk menang. Kami senang bisa membawa pulang tiga poin," ujar Reja.

Selain Kozak, Reja juga memberikan penghargaan untuk para pemain "I Biancoceleste" lainnya.

"Saya senang dengan cara para pemain bertarung hingga akhir. Harus diingat bahwa hasil belum bisa diketahui hingga peluit akhir dibunyikan. Kami berkerja keras hari ini, karena kami gagal menyulitkan lawan kami," tegasnya.

"Kemenangan ini memberikan ketenangan bagi para pemain menghadapi pertandingan ke depan," ujarnya. (GL)

Tuesday, December 28, 2010

Klose Segera Pindah ke Lazio

Penyerang Jerman, Miroslav Klose.

MUENCHEN, KOMPAS.com - Striker Bayern Muenchen, Miroslav Klose, rencananya akan segera pindah ke Lazio pada bursa transfer pemain bulan Januari mendatang. Klose yang kontraknya akan segera berakhir bersama Bayern pada akhir musim ini, mengaku bahagia bisa bergabung dengan klub sebesar Lazio.

"Aku mungkin akan segera meninggalkan Bayern pada akhir musim nanti. Aku tidak yakin jika Bayern akan memperpanjang kontrakku," ujar penyerang timnas Jerman berusia 32 tahun tersebut.

"Aku selalu mengikuti perkembangan Lazio setiap saat. Mereka bermain luar biasa musim ini. Mereka juga memiliki kota yang indah. Aku tidak dapat menolaknya jika mereka menginginkanku bermain di sana," tambahnya.

Selain Klose, Lazio juga mengincar pemain Bayern lainnya. Bek sayap kiri Diego Contento dikabarkan telah melakukan negosiasi dengan Direktur Teknik Lazio, Igli Tare. Lazio dikabarkan telah menawar Contento sebesar 7,5 juta euro (sekitar Rp 88,7 miliar).

Lazio sendiri tidak akan mengalami kesulitan berarti untuk mendatangkan pemain berkebangsaan Italia tersebut. Contento baru-baru ini mengungkapkan keinginannya untuk kembali ke kampung halamannya, Italia.

Pelatih Italia, Cesare Prandeli, bahkan menilai pemain berusia 20 tahun tersebut kelak akan menjadi pemain masa depan timnas Italia. (FBI)

Sunday, December 26, 2010

Bendtner Mau Pergi, Lazio Siap Tampung

Striker Denmark, Nicklas Bendtner.

LONDON, KOMPAS.com - Penyerang Arsenal, Nicklas Bendtner mengindikasikan akan hengkang, bila tak mengalami peningkatan jam terbang. Menurut pemberitaan di Italia, Lazio siap menampungnya dalam status pinjaman selama paruh kedua musim ini.

Hingga pekan ke-17 Premier League, Bendtner baru bermain sebanyak lima kali dan mencetak satu gol. Selain karena sempat terganggu cedera, ia juga bersaing ketat dengan Robin van Persie, Marouane Chamakh, dan Andrei Arshavin.

"Di akhir musim, kita akan lihat di mana aku berada. Kita akan lihat di mana tim ini finis dan seberapa bagus usaha kami," ujarnya. (DM)