Showing posts with label Hentikan. Show all posts
Showing posts with label Hentikan. Show all posts

Monday, August 29, 2011

PSG Hentikan Toulouse

Penyerang Paris Saint Germain, Kevin Gameiro, merayakan golnya ke gawang Toulouse pada lanjutan Ligue-1, di Stadium Municipal, Minggu (28/8/2011).

TOULOUSE, KOMPAS.com - Paris Saint Germain (PSG) menang 3-1 atas Toulouse pada lanjutan Ligue-1, di Stadium Municipal, Minggu (28/8/2011). Ini adalah kekalahan pertama bagi Toulouse, sejak Ligue-1 2011-2012 bergulir, 6 Agustus lalu.

Toulouse unggul lebih dulu melalui gelandang Etienne Capoue pada menit ke-39. Namun, PSG bisa membalik keadaan dan menang, berkat gol Kevin Gameiro (56), Mevlut Erding (90), dan Jeremy Menez (90).

Selama 90 menit, Toulouse menguasai bola sebanyak 44 persen dan menciptakan dua peluang emas dari sebelas usaha. Adapun PSG melepaskan lima tembakan akurat dari 12 percobaan.

Dengan hasil tersebut PSG naik ke peringkat ketiga dengan tujuh poin, atau hanya kalah dua poin dari penguasa sementara, Montpellier. Adapun Toulouse turun ke peringkat keempat, juga dengan koleksi tujuh poin.

Susunan pemain:
Toulouse:
Ali Ahamada; Mohamed Fofana, Daniel Congre, Cheikh M'Bengue, Jean Daniel Akpa Akpro (Pavle Ninkov 72); Moussa Sissoko, Etienne Capoue, Antoine Devaux (Adrien Regattin 90), Franck Tabanou, Paulo Machado (Daniel Braathen 64); Umut Bulut

PSG: Salvator Sirigu; Zoumana Camara, Milan Bisevac, Slaka Tiene, Ceara; Blaise Matuidi, Clement Chantome (Jean Christophe Bahebeck 88), Nene (Mathieu Bodmer 69), Jeremy Menez; Kevin Gameiro (Mevlut Erding 87), Javier Pastore

Hasil pertandingan Ligue 1 pekan keempat
Sochaux 2-1 St Etienne
Stade Rennes 3-2 Caen
Lille 3-2 Marseille
AJ Auxerre 4-1 AC Ajaccio
Evian Thonon Gaillard 0-1 Dijon FCO
Lorient 2-1 AS Nancy Lorraine
Nice 0-0 Brest
Valenciennes 1-2 Bordeaux
Lyon 2-1 Montpellier

Wednesday, June 8, 2011

Falcao: Porto Akan Hentikan Barcelona

AMERIKA SERIKAT, KOMPAS.com — Striker FC Porto, Radamel Falcao, mengungkapkan, timnya akan menemukan cara yang jitu untuk menghentikan Barcelona dalam laga Piala Super Eropa, 26 Agustus nanti.

Barcelona memang hampir tak terhentikan musim lalu. Di kancah domestik, pasukan Pep Guardiola mampu meninggalkan seteru abadinya, Real Madrid. Di Liga Champions, "Blaugrana" nyaris dikatakan sempurna setelah melewati hadangan lawan hingga akhirnya keluar sebagai juara.

"Kami akan menemukan cara untuk meladeni mereka (Barcelona) secara efektif ketika kami bertemu di Piala Super Eropa. Semua tim telah gagal menemukan cara untuk menghentikan mereka, jadi sekarang terserah kami untuk mencari cara untuk melakukan itu," kata Falcao.

Sebenarnya tak semua tim gagal menghentikan laju Lionel Messi dkk. Madrid, contohnya, berhasil mengungguli Barcelona di Copa del Rey pada laga final dengan skor tipis 1-0. Lalu, Arsenal yang mampu menang tipis 2-1 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions beberapa waktu lalu. Sementara di kompetisi domestik ada dua tim gurem, yaitu Hercules dan Real Sociedad. (GL)

Saturday, January 8, 2011

Teror dan Angin Ribut Hentikan Latihan

Pelatih Malaysia, Krishnasamy Rajagobal, saat jumpa pers jelang pertandingan final leg kedua Piala AFF 2010, di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (28/12/2010). Rajagobal menegaskan bahwa timnya akan tetap bermain menyerang saat melawan Indonesia pada 29 Desember 2010.

JAKARTA, KOMPAS.com — Para pemain Malaysia hanya menggelar latihan ringan di samping hotel tempat mereka menginap di Jakarta, Selasa (28/12/2010) sore, atau sehari menjelang laga final kedua Piala Suzuki AFF. Latihan mereka hanya berlangsung kurang dari satu jam dan terhenti setelah muncul teror oleh sekelompok pemuda dan hujan berangin ribut hampir bersamaan.

Posisi Malaysia sudah di atas angin untuk menjadi juara ASEAN setelah menang 3-0 pada laga pertama di Kuala Lumpur pada hari Minggu lalu. Selama tidak kemasukan lebih dari dua gol saat dijamu Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Rabu malam nanti, mereka juara.

Sehari menjelang laga, stadion tempat laga tidak diperbolehkan untuk latihan kedua tim. Larangan ini dimaksudkan agar rumput lapangan dalam kondisi layak dipakai untuk berlaga setelah rusak akibat diinjak-injak massa pengantre tiket dalam kerusuhan hari Minggu lalu.

Panitia pelaksana lokal telah menyiapkan Lapangan Timnas, kompleks Gelora Bung Karno, untuk latihan tim Malaysia sore kemarin. Namun, Pelatih Malaysia Krisnashamy Rajagobal menolak karena tidak ingin terganggu warga yang menonton latihan timnya. Tim Malaysia pun memilih untuk berlatih di Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Namun, setiba di kawasan Blok M, bus rombongan tim Malaysia terjebak kemacetan. Mereka pun kembali ke hotel dan berlatih di samping hotel yang berdekatan dengan kawasan Semanggi. Deru kendaraan terdengar jelas dari tempat mereka berlatih.

Dalam latihan itu, pemain Malaysia hanya diberi porsi sesi gim dan kebugaran. Dalam gim, mereka terlihat rileks, santai, dan sesekali diselingi canda dan tawa. Pelatih Rajagobal hanya mengamati mereka sambil berdiskusi dengan staf dan ofisial tim.

"Kami datang dengan pikiran optimistis untuk melakukan yang terbaik. Keyakinan pemain terus bertambah," kata Rajagobal saat jumpa pers, siang harinya.

Teror saat latihan

Saat latihan, mereka dikejutkan dengan hadirnya belasan pemuda bersepeda motor yang berdiri di luar pagar hotel, sambil meneriakkan yel-yel anti-Malaysia. "Ganyang! Ganyang! Ganyang Malaysia! Ganyang Malaysia sekarang juga!" teriak mereka.

Mereka sempat membentangkan dua spanduk, salah satunya berisi kecaman atas teror laser suporter Malaysia pada pemain Indonesia saat tampil di Kuala Lumpur. Dalam waktu yang hampir bersamaan, muncul angin ribut dan hujan. Hal itu membuat pemain Malaysia kocar-kacir dan berlarian masuk hotel.

"Saat latihan di Malaysia, tim Indonesia tidak mengalami (teror) seperti ini. Apa salah saya?" kata Rajagobal. "Kondisi pemain tidak apa-apa." Ia menyesalkan terjadinya insiden itu.

Selama pemain Malaysia berlatih, tidak terlihat pengamanan ketat. Ada beberapa petugas keamanan di tempat latihan mereka. Namun, warga leluasa melihat latihan itu, sebagian memotret dan berfoto bersama dengan Rajagobal seusai latihan. (RAY/OTW/ANG/SAM)