Showing posts with label Latihan. Show all posts
Showing posts with label Latihan. Show all posts

Friday, June 8, 2012

Balotelli Keluar dari Latihan

Striker Italia, mario Balotelli, sempat merasa kesakitan di pahanya dalam latihan jelang Piala Eropa 2012.

WARSAWA, KOMPAS.com — Striker Italia, Mario Balotelli, keluar dari latihan timnas dalam persiapan Piala Eropa 2012 pada Senin (4/6/2012) sore karena merasa sakit di pahanya.

Striker Manchester City ini sempat mengeluh kepada kepala tim medis Italia, Enrico Castellacci, karena otot paha kanannya mengencang. Namun, tim medis mengonfirmasi, setelah dilakukan pemeriksaan, cedera itu tak terlalu parah dan tak ditemukan kerusakan.

Sebelumnya juga ada kekhawatiran cedera lutut kanan Balotelli kambuh lagi. Namun, kekhawatiran itu juga langsung terjawab karena lututnya dalam kondisi baik.

Balotelli diharapkan sudah bisa menjalani latihan secara penuh mulai Selasa (5/6/2012). Namun rekannya, Andrea Barzagli, hampir pasti tercoret dari timnas. Castellacci mengonfirmasi, cedera pemain Juventus itu cukup parah dan tak memungkinkan untuk membela timnas.

Saturday, January 8, 2011

Teror dan Angin Ribut Hentikan Latihan

Pelatih Malaysia, Krishnasamy Rajagobal, saat jumpa pers jelang pertandingan final leg kedua Piala AFF 2010, di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (28/12/2010). Rajagobal menegaskan bahwa timnya akan tetap bermain menyerang saat melawan Indonesia pada 29 Desember 2010.

JAKARTA, KOMPAS.com — Para pemain Malaysia hanya menggelar latihan ringan di samping hotel tempat mereka menginap di Jakarta, Selasa (28/12/2010) sore, atau sehari menjelang laga final kedua Piala Suzuki AFF. Latihan mereka hanya berlangsung kurang dari satu jam dan terhenti setelah muncul teror oleh sekelompok pemuda dan hujan berangin ribut hampir bersamaan.

Posisi Malaysia sudah di atas angin untuk menjadi juara ASEAN setelah menang 3-0 pada laga pertama di Kuala Lumpur pada hari Minggu lalu. Selama tidak kemasukan lebih dari dua gol saat dijamu Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Rabu malam nanti, mereka juara.

Sehari menjelang laga, stadion tempat laga tidak diperbolehkan untuk latihan kedua tim. Larangan ini dimaksudkan agar rumput lapangan dalam kondisi layak dipakai untuk berlaga setelah rusak akibat diinjak-injak massa pengantre tiket dalam kerusuhan hari Minggu lalu.

Panitia pelaksana lokal telah menyiapkan Lapangan Timnas, kompleks Gelora Bung Karno, untuk latihan tim Malaysia sore kemarin. Namun, Pelatih Malaysia Krisnashamy Rajagobal menolak karena tidak ingin terganggu warga yang menonton latihan timnya. Tim Malaysia pun memilih untuk berlatih di Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Namun, setiba di kawasan Blok M, bus rombongan tim Malaysia terjebak kemacetan. Mereka pun kembali ke hotel dan berlatih di samping hotel yang berdekatan dengan kawasan Semanggi. Deru kendaraan terdengar jelas dari tempat mereka berlatih.

Dalam latihan itu, pemain Malaysia hanya diberi porsi sesi gim dan kebugaran. Dalam gim, mereka terlihat rileks, santai, dan sesekali diselingi canda dan tawa. Pelatih Rajagobal hanya mengamati mereka sambil berdiskusi dengan staf dan ofisial tim.

"Kami datang dengan pikiran optimistis untuk melakukan yang terbaik. Keyakinan pemain terus bertambah," kata Rajagobal saat jumpa pers, siang harinya.

Teror saat latihan

Saat latihan, mereka dikejutkan dengan hadirnya belasan pemuda bersepeda motor yang berdiri di luar pagar hotel, sambil meneriakkan yel-yel anti-Malaysia. "Ganyang! Ganyang! Ganyang Malaysia! Ganyang Malaysia sekarang juga!" teriak mereka.

Mereka sempat membentangkan dua spanduk, salah satunya berisi kecaman atas teror laser suporter Malaysia pada pemain Indonesia saat tampil di Kuala Lumpur. Dalam waktu yang hampir bersamaan, muncul angin ribut dan hujan. Hal itu membuat pemain Malaysia kocar-kacir dan berlarian masuk hotel.

"Saat latihan di Malaysia, tim Indonesia tidak mengalami (teror) seperti ini. Apa salah saya?" kata Rajagobal. "Kondisi pemain tidak apa-apa." Ia menyesalkan terjadinya insiden itu.

Selama pemain Malaysia berlatih, tidak terlihat pengamanan ketat. Ada beberapa petugas keamanan di tempat latihan mereka. Namun, warga leluasa melihat latihan itu, sebagian memotret dan berfoto bersama dengan Rajagobal seusai latihan. (RAY/OTW/ANG/SAM)

Garuda Hanya Latihan 15 Menit

Ilustrasi: Timnas Indonesia berlatih di bawah arahan Alfred Riedl di lapangan PSSI, Kompleks Stadion Gelora Bung Karno.

JAKARTA, KOMPAS.com - Timnas Indonesia pagi ini kembali menggelar latihan ringan di sekitar kolam renang Hotel Sultan, Senayan.

Namun berbeda dengan Timnas Malaysia yang melakukan latihan ringan sesuai jadwal, pasukan Garuda tersebut hanya berlatih sekitar 15 menit.

Hal tersebut disinyalir lantaran kondisi tempat timnas latihan sudah tidak lagi kondusif seperti hari-hari sebelumnya. Banyaknya fans timnas yang masuk ke dalam hotel membuat asisten pelatih, Wolfgang Pikal menghentikan latihan dan menginstruksikan para pemainnya melakukan relaksasi dan istirahat guna persiapan pertandingan sore nanti, Rabu (29/12/2010).

Firman Utina Cs hanya melakukan pemanasan dengan berbaris berlari-lari kecil dan menggerakkan kaki dan tangan mereka. Tidak ada instruksi khusus soal taktik pertandingan maupun agenda kebugaran lainnya.

Yang menarik, meski dinyatakan tidak bisa memperkuat timnas petang nanti, Yongki Ariwibowo yang dikabarkan cedera, pagi tadi terlihat ikut bergabung dengan teman-temannya yang lain. Posisi Yongki menjadi striker nanti rencananya akan kembali diisi Irfan Bachdim.

Tidak hanya Irfan yang turun menggantikan Yongki, gelandang sayap timnas, Arif Suyono yang tampil gemilang dalam AFF Suzuki Cup 2010 ini akan dipatok menjadi starter menggantikan posisi Oktovianus Maniani yang terkena akumulasi kartu kuning. (Alie Usman)