Showing posts with label Ikuti. Show all posts
Showing posts with label Ikuti. Show all posts

Wednesday, June 6, 2012

Shah Rukh Khan Bakal Ikuti Jejak Abramovich

Aktor Bollywood, Shah Rukh Khan, mengangkat trofi Indian Premier League (IPL) dalam konferensi pers di Mumbai, 30 Mei 2012. Tim kriket miliknya, Kolkata Knight Riders, berhasil menjuarai IPL 2012 setelah mengalahkan Chennai Super Kings, 27 Mei lalu.

GOA, KOMPAS.com - Shah Rukh Khan tampaknya ingin meniru sukses pemilik Chelsea, Roman Abramovich. Setelah mencapai kesuksesan bersama klub kriket miliknya, Kolkata Knight Riders, yang berhasil memenangi gelar Indian Premier League kelima, pekan lalu, aktor Bollywood ini akan memperluas bisnisnya dalam bidang olah raga dengan berencana membeli saham salah satu klub sepak bola India tertua, Dempo FC.

Seperti dilansir The Hindu, salah satu media di India, Khan dilaporkan telah bertemu dan memulai negosiasi dengan pemilik Dempo, Srinivas Dempo, beberapa pekan lalu. Negosiasi tersebut sampai pada kesepakatan bahwa dirinya bisa menguasai setengah dari total saham Dempo dengan nilai 300 juta rupee dan akan segera diresmikan dalam satu atau dua minggu ke depan.

"Pembicaraan terus berlangsung dan dia telah bertemu dengan manajeman Dempo, termasuk pemiliknya, beberapa waktu lalu, namun belum dikonfirmasi. Sesuatu perlu dilakukan sebelum kesepakatan tercapai," ungkap seorang sumber yang dekat dengan klub.

Sisa 50 persen saham lainnya diyakini akan dibeli sejumlah pihak baik perorangan seperti seorang pemain kriket yang tidak disebutkan namanya, serta sejumlah rumah perusahaan. Dempo disebutkan pula ingin memanfaatkan popularitas klub juara tiga kali berturut-turut Indian League Champions ini.

Thursday, August 11, 2011

Brasil Ikuti Jejak Argentina

Gelandang Brasi, Philippe Coutinho, meluapkan emosinya usai membobol Panama, pada babak penyisihan grup E, Piala Dunia U-20 di Barranquilla, Kolombia, Jumat (5/8/2011). Brasil pun akhirnya menang 4-0 dan lolos ke perdelapan final.

BARRANQUILLA, KOMPAS.com — Brasil mengikuti jejak Argentina lolos ke babak 16 besar Piala Dunia U-20 yang digelar di Kolombia. "Tim Samba" lolos sebagai juara Grup E setelah mengalahkan Panama 4-0, Jumat (5/8/2011).

Kesuksesan Brasil tidak terlepas dari penampilan gemilang Philippe Coutinho yang mencetak dua gol pada pertandingan tersebut. Sementara dua gol lain diciptakan Henrique dan Dudu.  

Hasil positif juga diraih oleh Mesir. "The Pharaohs" lolos ke perdelapan final sebagai runner-up Grup E setelah mengalahkan Austria 4-0. Ibrahim tampil sebagai pahlawan kemenangan bagi Mesir dengan hat-trick yang diciptakannya. Pada perdelapan final, Mesir akan melawan Argentina sebagai juara Grup F. Sementara Brasil akan bertemu runner-up Grup D, Arab Saudi atau Nigeria. Kedua tim baru bertanding pada pertandingan terakhir, 6 Agustus.  

Saturday, July 16, 2011

Brasil Tersingkir, Ikuti Jejak Argentina

LA PLATA, KOMPAS.com — Brasil mengikuti jejak Argentina tersingkir dari Copa America 2011. Brasil secara menyakitkan takluk 0-2 dari Paraguay pada babak adu penalti dalam laga perempat final Copa America 2011, Minggu atau Senin (18/7/2011) dini hari WIB. Ironinya, semua algojo Brasil gagal dalam menunaikan tugasnya.

Pertandingan pada babak pertama berjalan ketat. Brasil yang mencoba menguasai permainan harus menghadapi permainan disiplin para pemain Paraguay. Hasilnya, Brasil kesulitan untuk mengembangkan permainan dan kerap gagal menerobos pertahanan lawan.

Ini terbukti dengan fakta bahwa Brasil hanya mampu menciptakan tiga peluang hingga menit ke-30. Namun, hanya dua yang benar-benar mengancam gawang Paraguay yang dikawal Justo Villar. Peluang tersebut didapat Neymar pada menit ke-7 dan ke-27. Sayang, kedua tembakan Neymar masih belum menemui sasaran.

Brasil sebenarnya punya peluang terbaik pada menit ke-34. Berawal dari tendangan bebas Andre Santos, Lucio yang berdiri bebas berhasil menyontek bola ke arah gawang Paraguay. Sial bagi Brasil, bola masih bisa diblok oleh Villar.

Pada babak kedua, Brasil tampil lebih menekan. Ancaman mereka awali lewat kaki Neymar. Namun, kali ini, upaya pemain yang membela Santos tersebut berhasil dihalau oleh bek Paraguay.

Pada menit ke-67, giliran Paulo Henrique Ganso yang mendapat peluang emas. Namun, Villar dengan sigap menepis bola hasil tendangan kaki kiri Ganso yang mengarah ke sudut kiri bawah gawangnya.

Villar kembali menyelamatkan gawangnya pada menit ke-73. Kali ini, bola hasil tendangan keras Alexandre Pato dari jarak dekat mampu ia blok dengan satu tangannya. Peluang kedua Pato lewat sontekan pada menit ke-82 pun berhasil diselamatkan Villar.

Brasil lagi-lagi nyaris mencetak gol. Berawal dari tendangan sudut, bola hasil tandukan pemain pengganti, Fred, sebenarnya sudah tak bisa dijangkau oleh Villar dan mengarah tepat ke gawang. Sayang, masih ada satu pemain Paraguay yang menghalau bola untuk menembus gawangnya.

Meski menguasai jalannya pertandingan, Brasil tetap tak mampu menjebol gawang lawan. Kedudukan 0-0 tetap bertahan dan pertandingan harus diakhiri lewat babak tambahan.

Pada babak tambahan yang pertama, kedua tim harus kehilangan satu pemainnya. Lucas Leiva (Brasil) dan Antolin Alcaraz (Paraguay) dihadiahi kartu merah oleh wasit karena terlibat perkelahian.

Kejadian ini berawal dari perlakuan pemain Paraguay terhadap Lucio yang dinilai Lucas Leiva terlalu kasar. Pemain yang membela Liverpool ini kemudian mencoba untuk membalas perlakuan tersebut. Antolin Alcaraz yang melihat pemain Paraguay dikasari juga terpancing emosinya sehingga mendorong Leiva sehingga menimbulkan keributan yang makin besar.

Setelah melalui dua kali babak tambahan, kedua tim tetap tak mampu mengubah kedudukan. Adu penalti menjadi opsi terakhir untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke semifinal. Akhirnya, Paraguay yang keluar sebagai pemenang setelah semua algojo Brasil gagal menunaikan tugasnya. Sementara itu, dua penendang Paraguay berhasil mengeksekusi penalti.

Penendang penalti

Brasil: Elano (gagal), Thiago Silva (gagal), Andre Santos (gagal), Fred (gagal)

Paraguay: Barreto (gagal), Estigarribia (gol), Riveros (gol)


Susunan pemain

Brasil: Julio Cesar, Maicon, Andre Santos, Thiago Silva, Lucio, Lucas Leiva, Paulo Henrique Ganso (Lucas 100), Ramires, Robinho, Pato (Elano 111), Neymar (Fred 80).

Paraguay: Justo Villar, Dario Veron, Aureliano Torres (Alvis Marecos 70), Paulo Da Silva, Antolin Alcaraz, Cristian Riveros, Victor Caceres, Enrique Vera (Edgar Barreto 62), Marcelo Estigarribia, Lucas Barrios (Hernan Perez 82), Nelson Valdez.

Thursday, February 17, 2011

Berbatov Mau Ikuti Cantona

Striker Manchester United, Dimitar Berbatov.

MANCHESTER, KOMPAS.com - Penyerang Manchester United mengaku ingin menjadi aktor film seperti seniornya, Eric Cantona, kapan pun ia gantung sepatu. Namun, untuk saat ini, ia hanya fokus meraih gelar tim dan individu.

"Aku ingin (menjadi legenda seperti Cantona) dan menjadi aktor film, tapi tidak sekarang," ujar Berbatov.

"Tujuanku adalah terus bermain dan menang bersama United. Aku tak pernah memenangi sepatu emas di Premier League dan punya kesempatan besar meraih itu sekarang. Aku akan mengambil kesempatan ini," tambahnya.

Berbatov telah bermain 20 kali di Premier League musim ini dan mengemas 19 gol. Ia menduduki puncak daftar pencetak gol sementara dengan selisih lima gol dari pesaing terdekat, penyerang Manchester City, Carlos Tevez. (MIR)