Showing posts with label Argentina. Show all posts
Showing posts with label Argentina. Show all posts

Thursday, August 11, 2011

Argentina dan Meksiko Tatap Perdelapan Final

Ekspresi pemain Argentina, Lucas Villafanez, usai membobol gawang Korea Utara pada pertandingan pertandingan terakhir grup F, Piala Dunia U-20 di Stadion Atanasio Girardot, Colombia, Jumat (4/8/2011). Argentina pun menang 3-0 dan lolos ke babak 16 besar.

CARTAGENA, KOMPAS.com - Dua wakil grup F, Meksiko dan Argentina memastikan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia U-20 di Kolumbia. Argentina lolos setelah mengalahkan Korea Utara 3-0 pada pertandingan terakhir grup F, Jumat (4/8/2011).

Tambahan tiga angka menempatkan Tim Tango sebagai juara grup dengan mengoleksi tujuh angka. Sementara Meksiko melangkah ke babak 16 besar sebagai runner-up grup seusai memetik hasil imbang tanpa gol melawan Inggris.

Hasil imbang membuat Inggris terancam tersingkir dari ajang ini. "The Three Lions" berada di peringkat ketiga dengan mengoleksi tiga angka dari tiga kali hasil imbang. Inggris pun terpaksa berjuang untuk merebut salah satu dari empat jatah tiket tersisa yang akan diberikan kepada empat tim dengan predikat peringkat ketiga terbaik.

Peluang Inggris untuk lolos relatif sulit. Pasalnya, tim-tim lain masih memiliki peluang besar untuk ke perempat final seperti Perancis (mengantongi 3 poin dan baru dua kali melakoni pertandingan), Uruguay (mengantongi dua poin dan baru dua kali bertanding), Panama (mengoleksi satu poin dari dua pertandingan), dan Australia (mengoleksi satu poin dari dua pertandingan).

Brasil Ikuti Jejak Argentina

Gelandang Brasi, Philippe Coutinho, meluapkan emosinya usai membobol Panama, pada babak penyisihan grup E, Piala Dunia U-20 di Barranquilla, Kolombia, Jumat (5/8/2011). Brasil pun akhirnya menang 4-0 dan lolos ke perdelapan final.

BARRANQUILLA, KOMPAS.com — Brasil mengikuti jejak Argentina lolos ke babak 16 besar Piala Dunia U-20 yang digelar di Kolombia. "Tim Samba" lolos sebagai juara Grup E setelah mengalahkan Panama 4-0, Jumat (5/8/2011).

Kesuksesan Brasil tidak terlepas dari penampilan gemilang Philippe Coutinho yang mencetak dua gol pada pertandingan tersebut. Sementara dua gol lain diciptakan Henrique dan Dudu.  

Hasil positif juga diraih oleh Mesir. "The Pharaohs" lolos ke perdelapan final sebagai runner-up Grup E setelah mengalahkan Austria 4-0. Ibrahim tampil sebagai pahlawan kemenangan bagi Mesir dengan hat-trick yang diciptakannya. Pada perdelapan final, Mesir akan melawan Argentina sebagai juara Grup F. Sementara Brasil akan bertemu runner-up Grup D, Arab Saudi atau Nigeria. Kedua tim baru bertanding pada pertandingan terakhir, 6 Agustus.  

Saturday, July 16, 2011

Brasil Tersingkir, Ikuti Jejak Argentina

LA PLATA, KOMPAS.com — Brasil mengikuti jejak Argentina tersingkir dari Copa America 2011. Brasil secara menyakitkan takluk 0-2 dari Paraguay pada babak adu penalti dalam laga perempat final Copa America 2011, Minggu atau Senin (18/7/2011) dini hari WIB. Ironinya, semua algojo Brasil gagal dalam menunaikan tugasnya.

Pertandingan pada babak pertama berjalan ketat. Brasil yang mencoba menguasai permainan harus menghadapi permainan disiplin para pemain Paraguay. Hasilnya, Brasil kesulitan untuk mengembangkan permainan dan kerap gagal menerobos pertahanan lawan.

Ini terbukti dengan fakta bahwa Brasil hanya mampu menciptakan tiga peluang hingga menit ke-30. Namun, hanya dua yang benar-benar mengancam gawang Paraguay yang dikawal Justo Villar. Peluang tersebut didapat Neymar pada menit ke-7 dan ke-27. Sayang, kedua tembakan Neymar masih belum menemui sasaran.

Brasil sebenarnya punya peluang terbaik pada menit ke-34. Berawal dari tendangan bebas Andre Santos, Lucio yang berdiri bebas berhasil menyontek bola ke arah gawang Paraguay. Sial bagi Brasil, bola masih bisa diblok oleh Villar.

Pada babak kedua, Brasil tampil lebih menekan. Ancaman mereka awali lewat kaki Neymar. Namun, kali ini, upaya pemain yang membela Santos tersebut berhasil dihalau oleh bek Paraguay.

Pada menit ke-67, giliran Paulo Henrique Ganso yang mendapat peluang emas. Namun, Villar dengan sigap menepis bola hasil tendangan kaki kiri Ganso yang mengarah ke sudut kiri bawah gawangnya.

Villar kembali menyelamatkan gawangnya pada menit ke-73. Kali ini, bola hasil tendangan keras Alexandre Pato dari jarak dekat mampu ia blok dengan satu tangannya. Peluang kedua Pato lewat sontekan pada menit ke-82 pun berhasil diselamatkan Villar.

Brasil lagi-lagi nyaris mencetak gol. Berawal dari tendangan sudut, bola hasil tandukan pemain pengganti, Fred, sebenarnya sudah tak bisa dijangkau oleh Villar dan mengarah tepat ke gawang. Sayang, masih ada satu pemain Paraguay yang menghalau bola untuk menembus gawangnya.

Meski menguasai jalannya pertandingan, Brasil tetap tak mampu menjebol gawang lawan. Kedudukan 0-0 tetap bertahan dan pertandingan harus diakhiri lewat babak tambahan.

Pada babak tambahan yang pertama, kedua tim harus kehilangan satu pemainnya. Lucas Leiva (Brasil) dan Antolin Alcaraz (Paraguay) dihadiahi kartu merah oleh wasit karena terlibat perkelahian.

Kejadian ini berawal dari perlakuan pemain Paraguay terhadap Lucio yang dinilai Lucas Leiva terlalu kasar. Pemain yang membela Liverpool ini kemudian mencoba untuk membalas perlakuan tersebut. Antolin Alcaraz yang melihat pemain Paraguay dikasari juga terpancing emosinya sehingga mendorong Leiva sehingga menimbulkan keributan yang makin besar.

Setelah melalui dua kali babak tambahan, kedua tim tetap tak mampu mengubah kedudukan. Adu penalti menjadi opsi terakhir untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke semifinal. Akhirnya, Paraguay yang keluar sebagai pemenang setelah semua algojo Brasil gagal menunaikan tugasnya. Sementara itu, dua penendang Paraguay berhasil mengeksekusi penalti.

Penendang penalti

Brasil: Elano (gagal), Thiago Silva (gagal), Andre Santos (gagal), Fred (gagal)

Paraguay: Barreto (gagal), Estigarribia (gol), Riveros (gol)


Susunan pemain

Brasil: Julio Cesar, Maicon, Andre Santos, Thiago Silva, Lucio, Lucas Leiva, Paulo Henrique Ganso (Lucas 100), Ramires, Robinho, Pato (Elano 111), Neymar (Fred 80).

Paraguay: Justo Villar, Dario Veron, Aureliano Torres (Alvis Marecos 70), Paulo Da Silva, Antolin Alcaraz, Cristian Riveros, Victor Caceres, Enrique Vera (Edgar Barreto 62), Marcelo Estigarribia, Lucas Barrios (Hernan Perez 82), Nelson Valdez.

Sunday, February 27, 2011

Messi Cetak Gol, Argentina Tekuk Ronaldo Dkk

Penyerang Argentina, Lionel Messi, mencetak satu gol dan membawa timnya menang 2-1 atas Portugal dalam laga persahabatan, Rabu atau Kamis (10/2/2011) dini hari WIB.

ZURICH, KOMPAS.com Tampil lebih gemilang, Portugal malah harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor 1-2 dalam babak pertama laga persahabatan di Stade de Geneve, Rabu atau Kamis (10/2/2011) dini hari WIB. Penalti dari Lionel Messi membuat penampilan ciamik Cristiano Ronaldo yang mencetak satu gol menjadi sia-sia.

Pertarungan ini menjadi ajang pembuktian antara penyerang Argentina, Lionel Messi (Argentina), dan pemain andalan Portugal, Cristiano Ronaldo. Keduanya pun menjadi perhatian khusus.

Messi didukung oleh Angel Di Maria yang juga rekan Ronaldo di Real Madrid. Argentina juga diperkuat Ezequiel Lavezzi dan Ever Banega. Sementara itu, Ronaldo mendapat sokongan dari pemain lincah asal Manchester United, Nani, dan gelandang elegan Liverpool, Raul Meireles. Masih ada Hugo Almeida dan juga Joao Moutinho.

Di Maria membuat Argentina unggul lebih dulu pada menit ke-14 setelah menerima umpan Messi.

Ronaldo tak mau kalah gemilang dengan Messi. Tujuh menit berikutnya, Ronaldo menunjukkan tajinya dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Portugal tampil lebih menghibur. Kombinasi Nani, Ronaldo, dan Almeida membuat pertahanan Argentina yang dipimpin Javier Zanetti sedikit kelabakan. Sepuluh menit terakhir, Argentina balik menekan. Namun, hingga pertandingan babak pertama usai, kedudukan tetap 1-1.

Portugal kembali menekan pada awal babak kedua. Ronaldo sudah membuat Sergio Romero ketar-ketir pada menit ke-47. Sayang, tandukkannya masih membentur mistar gawang. Dua menit kemudian, peluang Portugal kembali membentur tiang. Usaha Ronaldo, yang coba memanfaatkan bola rebound, juga melambung di atas mistar.

Argentina bukan tanpa peluang. Lionel Messi dkk beberapa kali mengancam. Tendangan bebas Messi mengarah ke gawang, tetapi masih bisa diselamatkan oleh kiper pengganti Rui Patricio.

Meski sudah bermain sangat baik, Ronaldo tetap ditarik ke luar oleh pelatih Paulo Bento. Bento memasukkan Danny, Ricardo Quaresma, dan  Helder Postiga menggantikan Ronaldo, Nani, dan Almeida.

Meski demikian, tekanan Portugal tetap tak berkurang. Raul Meireles dkk membuat pemain Argentina hanya bisa bertahan hingga setengah lapangan.

Malang bagi Portugal. Tampil menekan, mereka malah kebobolan pada menit ke-89. Pelanggaran dari Fabio Coentrao terhadap Pablo Zabaleta membuat wasit menunjuk titik putih. Messi yang menjadi algojo dengan baik mencetak gol dan memastikan kemenangan Argentina 2-1.

Susunan Pemain

Argentina: Sergio Romero, Javier Zanetti (Pablo Zabaleta 62), Gabriel Milito, Nicolás Burdisso, Faustino Rojo, Esteban Cambiasso (Rodrigo Baglia 78), Javier Mascherano, Angel Di Maria (Javier Pastore 66), Ever Maximiliano Banega (Fernando Gago 62), Lionel Messi, Ezequiel Ivan Lavezzi (Juan Manuel Martinez 83).

Portugal: Carvalho dos Reis Eduardo (Rui Patricio 46), Pedro da Silva Joao Pereira, Bruno Alves, Jorge Pires da Fonseca Rolando, Alexandre da Silva Fabio Coentrao, Jorge Neto Carlos Martins (Ricardo Ribeiro Jesus Paulo Machado 84), Raul Meireles (Miguel Veloso 80), João Moutinho, Nani (Ricardo Quaresma 60), Cristiano Ronaldo (Danny 60), Hugo Almeida (Helder Postiga 60).

Tuesday, February 15, 2011

Lawan Portugal, Argentina Panggil 3 Pemain Lokal

BUENOS AIRES, KOMPAS.com - Pelatih Argentina, Sergio Batista hanya memanggil 3 pemain lokal jelang laga persahabatan melawan Portugal, 9 Februari nanti di Geneva. Ketiga pemain tersebut adalah kiper Javier garcia (Boca Juniors), striker Juan Manuel Martinez (Velez Sarsfield) dan striker Cristian Chavez (Boca Juniors).

Selain itu, Batista juga memanggil 3 pemain veteran dari Inter Milan, Javier Zanetti (bek), Diego Milito (striker) dan  Esteban Cambiasso (gelandang).

Berikut ini adalah skuad yang disiapkan Batista untuk pertandingan tersebut. Kiper: Sergio Romero (AZ Alkmaar), Mariano Andujar (Catania), Javier Garcia (Boca Juniors)

Bek: Pablo Zabaleta (Manchester City), Javier Zanetti (Inter), Nicolas Pareja (Spartak Moscow), Ezequiel Garay (Real Madrid), Gabriel Milito (Barcelona), Nicolas Burdisso (Roma), Nicolas Otamendi (Porto), Marcos Rojo (Spartak Moscow).

Gelandang: Javier Mascherano (Barcelona), Esteban Cambiasso (Inter), Fernando Gago (Real Madrid), Ever Banega (Valencia), Lucas Biglia (Anderlecht), Jose Sosa (Napoli), Javier Pastore (Palermo).

Striker: Ezequiel Lavezzi (Napoli), Lionel Messi (Barcelona), Angel Di Maria (Real Madrid), Nicolas Gaitan (Benfica), Juan Manuel Martinez (Velez Sarsfield), Diego Milito (Inter), Cristian Chavez (Boca Juniors).

Penulis: Wirawan Kusuma   |   Editor: Tjatur Wiharyo   |   Loading...