Showing posts with label Tersingkir. Show all posts
Showing posts with label Tersingkir. Show all posts

Friday, November 25, 2011

Tersingkir, Thailand Incar Kemenangan atas Singapura

Timnas U-23 Thailand saat melawan Indonesia, Minggu (13/11/2011) dan kalah 1-3. Meski sudah tersingkir, mereka tetap akan mencari kemenangan saat melawan Singapura, 17 November nanti.

JAKARTA, KOMPAS.com - Thailand tetap mengincar kemenangan saat melawan Singapura, Kamis (17/11/2011), meskipun telah tersingkir dari cabang sepak bola SEA Games XXVI.

Thailand tersingkir setelah kalah 1-3 dari Indonesia, Minggu (13/11/2011). Thailand bisa saja bermain mata dengan Singapura. Singapura butuh kemenangan untuk membuka peluang lolos ke babak semifinal. Di klasemen, Singapura berada di peringkat ketiga dengan mengoleksi empat poin atau hanya terpaut tiga poin dari Malaysia di peringkat kedua.

Jika Malaysia kalah melawan Indonesia dan Singapura menang melawan Thailand, maka Singapura yang akan lolos ke babak semifinal. Namun, Singapura bisa melangkah ke semifinal bila menang dengan minimal agregat enam gol.

Namun, Manajer Thailand, Kasem Jaliyawatwong, tetap menargetkan kemenangan melawan Singapura. "Tidak masalah kami keluar (tidak lolos). Jangan khawatir, kami menganggap negara di Asia Tenggara adalah sahabat, maka kami harus fair play. Melawan Singapura, kami akan melakukan yang terbaik," tegasnya seusai pertandingan lawan Indonesia, Minggu (13/11/2011).

Terkait kekalahan dari Indonesia, Kapten Ronnachai Rangsiyo mengaku sangat menghargai perjuangan rekan-rekannya walaupun bermain dengan sembilan orang. "Aku sadar, kami sedang disaksikan oleh penonton di Thailand. Tapi, hasilnya sangat mengecewakan. Biarkan masyarakat Thailand yang menilai apakah permaianan kami bagus atau buruk," beber Ronnachai.

Thursday, August 11, 2011

Wakil Inggris Lolos, Italia Tersingkir

KOMPAS.com - Dua wakil Inggris, Fulham dan Stoke City, memastikan diri lolos ke babak play off Liga Europa 2011-12. Sementara wakil Italia berguguran.

Fulham lolos setelah menyingkirkan wakil Kroasia, RNK Split, dengan agregat 2-0 setelah menang 2-0 di leg kedua babak ketiga kualifikasi Liga Europa, Kamis atau Jumat (5/8/2011) dini hari WIB. Stoke juga lolos dengan agregat yang sama setelah di leg kedua menang 1-0 atas klub Kroasia lainnya, Hadjuk Split

Sementara wakil Spanyol, Atletico Madrid, dengan menyakinkan lolos ke babak selanjutnya setelah unggul agregat 4-1 atas Stromsgodset dari Denmark.

Namun, tak semua tim unggulan berhasil lolos. Wakil Italia, Palermo, harus terhenti setelah tersingkir oleh wakil Swiss, Thun. Palermo kalah gol tandanng (agregat 3-3) setelah dalam leg kedua, di kandang Thun, hanya bermain seri 1-1. Sedangkan jagoan Jerman, Mainz 05, secara mengejutkan kalah adu penalti 3-4 dari wakil Rumania, Gaz Metan Medias.

Berikut hasil lengkap babak ketiga kualifikasi Liga Europa 2011-12: Mlada Boleslav vs AEK Larnaca 2-2 (Larnaca lolos dengan agregat 5-2) Varteks Varazdin vs Dinamo Bucuresti 1-2 (Bucuresti lolos dengan agregat 4-3) Aktobe vs Alania Vladikavkaz 1-1 (Alania lolos lewat adu penalti (4-2), agregat 2-2) Elfsborg vs Aalesund 1-1 (Aalesund lolos dengan agregat 5-1) FK Karabakh vs Club Brugge 1-0 (Club Brugge lolos dengan agregat 4-2) Stromsgodset vs Atletico Madrid 0-2 (Atletico lolos dengan agregat 4-1) Sligo Rovers vs Vorskla Poltava 0-2 (Vorskla lolos dengan agregat 2-0) Brondby vs Ried 4-2 (Ried lolos berkat keunggulan gol tandang, agregat 4-4) Dinamo Tbilisi vs Reykjavik 2-0 (Dinamo Tbilisi lolos dengan agregat 6-1) FK Senica vs Red Bull Salzburg 0-3 (Salzburg lolos dengan agregat 4-0) Gaz Metan Medias vs Mainz 1-1 (Gaz Metan Media lolos lewat adu penalti (4-3), agregat 2-2) Gomel vs Bursaspor 1-3 (Bursaspor lolos dengan agregat 5-2) Hacken vs Nacional 2-1 (Nacional lolos dengan agregat 4-2) Hajduk Split vs Stoke City 0-1 (Stoke lolos dengan agregat 2-0) Helsingborg vs Bnei Yehuda Tel Aviv 3-0 (Helsinborg lolos dengan agregat 3-1) Legia Warsaw vs Gaziantepspor 0-0 (Legia lolos dengan agregat 1-0) Rennes vs FC Metallurg Rustavi 2-0 (Rennes lolos dengan agregat 7-2) Trnava  vs Levski Sofia 2-1 (Trnava lolos lewat adu penalti (5-4), agreagt 3-3) Lokomotiv Sofia vs Slask Wroclaw 0-0 (Slask lolos lewat adu penalti (4-3), agregat 0-0) Maccabi Tel Aviv vs Zeljeznicar 6-0 (Maccabi lolos dengan agregat 8-0) Thun vs Palermo 1-1 (Thun lolos berkat keunggulan gol tandang, agregat 3-3) ADO Den Haag vs Omonia Nicosia 1-0 (Omonia lolos dengan agregat 3-1) Olymp. Volou vs Differdang03 3-0 (Volou lolos dengan agregat 6-0) PAOK Saloniki vs Valerenga Oslo 3-0 (PAOK lolos dengan agregat 5-0) Rabotnicki vs Anorthosis 1-2 (Rabotnicki lolos dengan agregat 3-2) Vaduz vs Hapoel Tel Aviv 2-1 (Hapoel lolos dengan agregat 5-2) Westerlo vs Young Boys Bern 0-2 (Young Boys lolos dengan agregat 5-1) Fulham vs Rnk split 2-0 (Fulham lolos dengan agregat 2-0) Jablonec vs AZ Alkmaar 1-1 (AZ lolos dengan agregat 3-1) Red Star Belgrade vs Ventspils 7-0 (Red Star lolos dengan agregat 9-1) Hearts vs Paks 4-1 (Heart lolos dengan agregat 5-2) St. Patricks vs Karpaty Lviv  1-3 (Karpaty Lviv lolos dengan agregat 5-1) FK Sarajevo vs Sparta Prague 0-2 (Sparta lolor dengan agregat 7-0) Austria Vienna vs Olimpija Ljubljana 3-2 (Austria Vienna lolos dengan agregat 4-3) Vitoria Guimaraes vs FC Midtjylland 2-1 (Vitoria lolos dengan agregat 2-1)

Saturday, July 16, 2011

Brasil Tersingkir, Ikuti Jejak Argentina

LA PLATA, KOMPAS.com — Brasil mengikuti jejak Argentina tersingkir dari Copa America 2011. Brasil secara menyakitkan takluk 0-2 dari Paraguay pada babak adu penalti dalam laga perempat final Copa America 2011, Minggu atau Senin (18/7/2011) dini hari WIB. Ironinya, semua algojo Brasil gagal dalam menunaikan tugasnya.

Pertandingan pada babak pertama berjalan ketat. Brasil yang mencoba menguasai permainan harus menghadapi permainan disiplin para pemain Paraguay. Hasilnya, Brasil kesulitan untuk mengembangkan permainan dan kerap gagal menerobos pertahanan lawan.

Ini terbukti dengan fakta bahwa Brasil hanya mampu menciptakan tiga peluang hingga menit ke-30. Namun, hanya dua yang benar-benar mengancam gawang Paraguay yang dikawal Justo Villar. Peluang tersebut didapat Neymar pada menit ke-7 dan ke-27. Sayang, kedua tembakan Neymar masih belum menemui sasaran.

Brasil sebenarnya punya peluang terbaik pada menit ke-34. Berawal dari tendangan bebas Andre Santos, Lucio yang berdiri bebas berhasil menyontek bola ke arah gawang Paraguay. Sial bagi Brasil, bola masih bisa diblok oleh Villar.

Pada babak kedua, Brasil tampil lebih menekan. Ancaman mereka awali lewat kaki Neymar. Namun, kali ini, upaya pemain yang membela Santos tersebut berhasil dihalau oleh bek Paraguay.

Pada menit ke-67, giliran Paulo Henrique Ganso yang mendapat peluang emas. Namun, Villar dengan sigap menepis bola hasil tendangan kaki kiri Ganso yang mengarah ke sudut kiri bawah gawangnya.

Villar kembali menyelamatkan gawangnya pada menit ke-73. Kali ini, bola hasil tendangan keras Alexandre Pato dari jarak dekat mampu ia blok dengan satu tangannya. Peluang kedua Pato lewat sontekan pada menit ke-82 pun berhasil diselamatkan Villar.

Brasil lagi-lagi nyaris mencetak gol. Berawal dari tendangan sudut, bola hasil tandukan pemain pengganti, Fred, sebenarnya sudah tak bisa dijangkau oleh Villar dan mengarah tepat ke gawang. Sayang, masih ada satu pemain Paraguay yang menghalau bola untuk menembus gawangnya.

Meski menguasai jalannya pertandingan, Brasil tetap tak mampu menjebol gawang lawan. Kedudukan 0-0 tetap bertahan dan pertandingan harus diakhiri lewat babak tambahan.

Pada babak tambahan yang pertama, kedua tim harus kehilangan satu pemainnya. Lucas Leiva (Brasil) dan Antolin Alcaraz (Paraguay) dihadiahi kartu merah oleh wasit karena terlibat perkelahian.

Kejadian ini berawal dari perlakuan pemain Paraguay terhadap Lucio yang dinilai Lucas Leiva terlalu kasar. Pemain yang membela Liverpool ini kemudian mencoba untuk membalas perlakuan tersebut. Antolin Alcaraz yang melihat pemain Paraguay dikasari juga terpancing emosinya sehingga mendorong Leiva sehingga menimbulkan keributan yang makin besar.

Setelah melalui dua kali babak tambahan, kedua tim tetap tak mampu mengubah kedudukan. Adu penalti menjadi opsi terakhir untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke semifinal. Akhirnya, Paraguay yang keluar sebagai pemenang setelah semua algojo Brasil gagal menunaikan tugasnya. Sementara itu, dua penendang Paraguay berhasil mengeksekusi penalti.

Penendang penalti

Brasil: Elano (gagal), Thiago Silva (gagal), Andre Santos (gagal), Fred (gagal)

Paraguay: Barreto (gagal), Estigarribia (gol), Riveros (gol)


Susunan pemain

Brasil: Julio Cesar, Maicon, Andre Santos, Thiago Silva, Lucio, Lucas Leiva, Paulo Henrique Ganso (Lucas 100), Ramires, Robinho, Pato (Elano 111), Neymar (Fred 80).

Paraguay: Justo Villar, Dario Veron, Aureliano Torres (Alvis Marecos 70), Paulo Da Silva, Antolin Alcaraz, Cristian Riveros, Victor Caceres, Enrique Vera (Edgar Barreto 62), Marcelo Estigarribia, Lucas Barrios (Hernan Perez 82), Nelson Valdez.