Showing posts with label Isyaratkan. Show all posts
Showing posts with label Isyaratkan. Show all posts

Friday, June 8, 2012

Hulk Isyaratkan Ingin Tinggalkan Porto

Penyerang Brasil, Hulk, mencetak dua gol dan membawa timnya menang 3-1 atas Denmark dalam pertandingan persahabatan di Hamburg, Sabtu (26/5/2012).

LISABON, KOMPAS.com — Penyerang FC Porto, Hulk, menyisyaratkan ingin mencari tantangan baru. Menurutnya, suporter Porto bisa memahami dan menghargai apa pun keputusannya.

Hulk sudah membela Porto sejak 2008 dan masih terikat kontrak hingga 2016. Ia ikut membawa Porto menjuarai Liga Europa 2011 dan Primeira Liga 2009, 2011, dan 2012. Total, ia telah mencetak 52 gol dari 96 penampilan di liga.

Menurut pemberitaan di Inggris, Hulk masuk target transfer musim panas Chelsea.

"Aku telah memenangi banyak gelar selama empat tahun terakhir di Porto dan aku pikir aku punya relasi baik dengan semua orang," ujar Hulk.

"Jika datang waktunya untuk pergi, aku akan melakukannya dengan perasaan baik. Aku menikmati waktuku selama di sini. Aku yakin, mereka akan mengerti motivasi di balik keputusanku, jika aku pergi."

"Klub dan suporter akan selamanya ada dalam hatiku. Aku hanya bisa berterima kasih kepada mereka atas afeksi yang telah mereka tunjukkan kepadaku," tuturnya.

Friday, April 29, 2011

Madrid Isyaratkan Balas Tuntut Barca

Pelatih Real Madrid Jose Mourinho (kanan) berjabat tangan dengan pelatih Barcelona Josep "Pep" Guardiola, sebelum anak-anak didik mereka berhadapan pada leg pertama semifinal Liga Champions, di Santiago Bernabeu, Rabu (27/4/2011).

MADRID, KOMPAS.com - Melalui situs resminya, Real Madrid menyatakan kecewa atas rencana Barcelona menggugat pelatih Jose Mourinho. Mereka pun mengisyaratkan akan bertindak sama.

Hal tersebut berkaitan dengan duel Barcelona dan Madrid pada leg pertama semifinal Liga Champions di Santiago Bernabeu, Rabu (27/4/2011).

Pertandingan itu adalah "El Clasico" keempat musim ini. Sebelumnya, kedua kubu bertemu dua kali di Liga BBVA dan satu kali di final Copa del Rey.

Seperti pada tiga pertemuan sebelumnya, Mourinho melihat timnya berakhir dengan sepuluh orang. Hal itu terjadi setelah Pepe menerima kartu merah pada menit ke-60 karena melakukan pelanggaran terhadap Dani Alves.

Sementara Pepe melangkah keluar lapangan, Mourinho tampak mengatakan sesuatu kepada ofisial pertandingan soal pengusiran tersebut. Tak lama setelahnya, Mourinho tampak dipindahkan dari kursi cadangan Madrid ke kursi isolasi.

Barcelona pun akhirnya menang 2-0 berkat gol-gol Lionel Messi pada menit ke-76 dan ke-87.

Seusai pertandingan, Mourinho mengatakan ada konspirasi yang membuat wasit membantu Barca. Pernyataan ini sedang dipelajari Barcelona untuk mencari pijakan menuntut Mourinho.

"Setelah mempelajari keputusan Barcelona untuk mengajukan gugatan resmi melawan pelatih Real Madrid Jose Mourinho ke Badan Kontrol dan Disiplin UEFA, Real Madrid mengumumkan bahwa merupakan kewajiban menempuh langkah itu berkaitan dengan serangkaian tindakan tidak sportif dari Barcelona, yang pemain-pemainnya secara konsisten berpura-pura melakukan agresi dengan tujuan  menyesatkan wasit, yang menyebabkan keputusan tidak adil, mengabaikan pemain kami, Pepe," kata Real Madrid.

"Mengejutkan bahwa rangkaian perilaku tidak sportif dan keputusan-keputusan merugikan berpuncak pada pengajuan keluhan terhadap pelatih kami Jose Mourinho, di luar pendapatnya yang berdasar kebebasannya bicara, mengekspresikan keberatannya atas kemenangan tersebut dan pelanggaran prinsip, loyalitas, integritas, dan sportivitas sesuai Artikel 7 dari Pembukaan Statuta UEFA dan Artikel 5 Peraturan Disiplin, di mana Real Madrid menyatakan mendukung Pelatih tersebut sepenuhnya," demikian kata mereka. (RM)

Wednesday, April 20, 2011

Fabregas Isyaratkan Bertahan di Arsenal

Kapten Arsenal, Cesc Fabregas.

LONDON, KOMPAS.com - Kapten Arsenal Cesc Fabregas mengatakan ia telah mendapatkan pelajaran soal kesetiaan dan ketekunan dari kapten Barcelona Carlas Puyol. Selain itu, ia juga mengatakan, kapan pun ia pindah dari Arsenal sebelum pensiun, ia tak akan bergabung dengan klub Inggris lain.

Arsenal tidak menjuarai apa pun sejak Piala FA 2005 dan Fabregas disebut media-media Inggris mempertimbangkan pindah, jika musim ini kembali berakhir tanpa gelar. Barcelona disebut sebagai pelabuhan Fabregas musim depan.

"Kapan pun aku meninggalkan Arsenal, itu akan terjadi karena akal sehatku dan bukan karena (emosi). Dan, siapa yang mengatakan Anda akan bermain di tim baru? Atau apakah Anda akan berkembang? Di sini aku memiliki banyak keberuntungan personal, kecuali tidak meraih banyak gelar, dan aku baik-baik saja," ujar Fabregas.

"Aku bicara dengan Puyol, yang mengatakan bahwa ia tak menjuarai apa pun sampai usianya 26 tahun. Kesabaran dan kerja keras adalah hal terpenting dalam hidup. Jika Anda tidak akan melihatku (pindah karena pengaruh emosi). Dan jika suatu hari aku meninggalkan Arsenal, itu tidak untuk bergabung dengan klub Inggris lain. Itulah kepastiannya," tuturnya. (GUA)