Showing posts with label Kurang. Show all posts
Showing posts with label Kurang. Show all posts

Wednesday, April 20, 2011

Tanduk "Setan Merah" Kurang Tajam

Manajer Manchester Uniter, Sir Alex Ferguson.

NEWCASTLE, KOMPAS.com - Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson menilaiwajar timnya hanya bermain imbang 0-0 lawan Newcastle United, Selasa atau Rabu (20/4/2011) dini hari WIB, karena menurutnya, serangan timnya memang kurang tajam.

MU sebenarnya mendominasi pertandingan, khsususnya di babak kedua. Mereka memiliki ball possession 60 persen. Wayne Rooney dkk pun berhasil melepaskan 19 eksekusi, dengan lima di antaranya mengarah tepat sasaran. Untungnya, Newcastle juga kesulitan menembus benteng MU.

"Kami melakukannya dengan sangat baik di babak kedua. Umpan kami terarah dan kami menguasai jalannya pertandingan. Kami hanya tak berhasil menyulitkan kiper mereka, hanya itu masalahnya," jelas Ferguson kepada Sky Sports.

Ferguson kemudian mengaku bangga dengan anak asuhnya yang terlihat enerjik meski baru saja menjalani laga krusial pada hari Sabtu lawan Manchester City di Piala FA.

"Kami mencoba untuk lebih segar setelah pertandingan hari Sabtu karena laga itu sangat melelahkan. Faktanya, kami tak menunjukkan tanda-tanda kelelahan malam ini. Para pemain tampil enerjik," ujar Ferguson. (SKY)

Wednesday, April 6, 2011

Carletto: Chelsea Kurang Beruntung

Manajer Chelsea Carlo Ancelotti.

LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Chelsea, Carlo Ancelotti, menilai timnya sudah bermain baik saat menghadapi Manchester United. Menurutnya, Chelsea hanya kurang beruntung sehingga gagal mendapatkan gol di laga tersebut.

"The Blues" dibekuk dengan skor 0-1 oleh MU pada leg pertama babak perempat final Liga Champions, Kamis (7/4/2011) dini hari WIB. Chelsea sebenarnya memiliki banyak peluang, sayangnya usaha mereka tak menuai hasil apa-apa.

Kini, Chelsea dituntut harus bisa membalikkan keadaan di leg kedua di Old Trafford pekan depan. "Ini tidak mudah, tetapi kami harus mencoba. Jelas, kami tahu akan sulit untuk menang di sana. Kami memiliki kepercayaan diri dari tahun lalu ketika kami menang di Old Trafford dan kami mampu melakukan hal ini," seru Carletto seusai pertandingan.

"Peluang kami membentur tiang pada babak pertama. Edwin Van der Sar di babak kedua juga melakukan penyelamatan yang fantastis. Anda tidak bisa berpikir bahwa melawan Man United Anda akan memiliki banyak peluang. Kami memiliki peluang, kami tidak beruntung, tapi itu saja. Kami harus melihat ke depan untuk pertandingan selanjutnya," tambah pria asal Italia tersebut.

"Kami memiliki kekurangan sekarang (kalah 0-1). Kinerja kami tadi baik, belum 100 persen, namun secara umum kami bermain sepak bola dengan bagus," pungkas Ancelotti. (CHE)

Thursday, January 27, 2011

Dalglish: Liverpool Kurang Beruntung

LIVERPOOL, KOMPAS.com — Manajer Liverpool Kenny Dalglish menilai keberuntungan belum bersama timnya. Ia pun meminta pasukan dan suporter untuk bersatu mengubah peruntungan mereka.

Hal itu berkaitan dengan pertandingan Premier League antara Liverpool dan Everton, Minggu (16/1/2011). Liverpool tampil bagus, terutama pada babak pertama dan unggul lebih dulu melalui Raul Meireles pada menit ke-29.

Namun, Liverpool sempat terancam kalah ketika Everton membalas itu dengan dua gol dari Sylvain Distin (46) dan Jermaine Beckford (52).

Liverpool akhirnya bisa menutup pertandingan dengan skor 2-2 berkat gol Dirk Kuyt pada menit ke-68 dari titik penalti.

"Kami mengawali pertandingan dengan sangat baik. Saya tak tahu apakah pemain yang mengangkat penonton atau penonton yang mengangkat suporter. Kami akan jauh lebih baik jika kami bersama-sama," ujar Dalglish.

"Saya pikir, hari ini kami menunjukkan bahwa kami peduli kepada klub ini dan mungkin kami bisa mengubah keadaan lebih cepat ketimbang lebih lambat. Anda bisa katakan kami pantas menang, tetapi saat ini kami tidak disertai nasib baik," katanya.

"Pujian besar kepada pemain karena mereka terus melangkah ke pintu dan menjadi lebih baik. Semakin keras kami berusaha, semakin cepat (perbaikan) itu terjadi," ujarnya. (GL)

Penulis: Tjatur Wiharyo   |   Editor: Tjatur Wiharyo   |   Loading...