Showing posts with label Macan. Show all posts
Showing posts with label Macan. Show all posts

Monday, April 4, 2011

Toisutta Bertekad Bawa Indonesia Jadi "Macan Asia"

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal George Toisutta menyatakan siap dicalonkan menjadi Ketua Umum PSSI periode 2011-2015. Ia juga bertekad akan membawa Indonesia kembali menjadi "Macan Asia".

"Kita harus siap, apalagi ini tuntutan masyarakat agar sepak bola bagus. Satu hal, Presiden (SBY) telah berbicara bahwa lima tahun ke depan kita harus menjadi Macan Asia," jelas Toisutta kepada wartawan di Gedung DPR, Senin (4/4/2011).

"Sebagai anggota militer, itu perintah. Makanya, ada perintah itu, kami mengambil langkah dengan mengadakan sepak bola angkatan darat, angkatan laut melakukan penataran-penataran wasit, dan membangun SSB. Itu langkah yang diambil," lanjutnya.

Toisutta mengaku belum mengetahui besaran dukungan yang diberikan pemilik suara kepada dirinya, begitu juga dengan strategi agar Toisutta terpilih. "Enggak ada strategi. Saya belum tanya. Tapi, saya hitung jari tangan sama jari kaki (jumlah pendukungnya), tidak bisa," selorohnya.

Meski begitu, Toisutta bersama Arifin Panigoro, Nirwan Bakrie, dan Nurdin Halid, yang ditolak oleh Komite Banding PSSI pada 28 Februari 2011 lalu, sudah dilarang oleh FIFA untuk masuk sebagai kandidat Ketua Umum PSSI.

Tuesday, March 29, 2011

Macan Kemayoran Waspadai Serangan Kilat Persipura

JAKARTA, KOMPAS.com - Big match Liga Super Indonesia antara Persija Jakarta dan Persipura Jayapura akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (31/3/2011). Pelatih "Macan Kemayoran", Rahmad Darmawan, mengaku sangat mewaspadai serangan kilat dari Boaz Salossa dan kawan-kawan.

Baik Persija maupun Persipura kini sedang "menguasai" LSI. Keduanya bertengger nyaman di puncak klasemen. Persipura berada di puncak dengan selisih 8 poin dari Persija di posisi kedua. Rahmad mengatakan, timnya siap habis-habisan di laga ini untuk memangkas jarak.

"Secara umum tak ada masalah, semua pemain siap kecuali Toni Sucipto yang cuti menikah, yang lain bisa main semua," papar Rahmad saat dihubungi wartawan, Rabu (30/3/2011).

Rahmad menilai, menghadapi tim sekelas "Mutiara Hitam" perlu persiapan khusus karena mereka memiliki kelas yang berbeda. Apalagi, dalam hal kecepatan, duet Boaz dan Titus Bonai memiliki speed di atas rata-rata.

"Saya sependapat, dibutuhkan strategi khusus untuk menyerang dan bertahan. Mereka memiliki counter attack dan daya juang yang bagus selama 90 menit. Itu sudah mereka buktikan lawan Persib Bandung, di mana kedudukan tertinggal 0-2 bisa mereka samakan," tuntas Rahmad.

Jika "Macan Kemayoran" sanggup menang, maka persaingan juara akan semakin terbuka. Sebaliknya, jika kalah, maka Persipura akan semakin leluasa berlari sendirian di posisi terdepan.