Showing posts with label Mukadar. Show all posts
Showing posts with label Mukadar. Show all posts

Thursday, February 10, 2011

Saleh Mukadar: Pembagian Saham Bualan Nurdin

CEO Persebaya 1927, Saleh Mukadar.

TABANAN, KOMPAS.com — Keputusan PSSI memberikan 99 persen saham PT Liga Indonesia kepada klub peserta LSI disambut nada miring oleh CEO Persebaya 1927, Saleh Mukadar. Menurutnya, hal itu tak lebih dari sekadar akal-akalan dan bualan Nurdin Halid saja.

"Ini bentuk kampanye Nurdin Halid agar dipilih lagi sebagai ketua umum. Coba tanya, bagaimana pembagiannya," ujar Saleh kepada wartawan.

Tak hanya menganggap itu semua hanya akal-akalan Nurdin Halid, Saleh yang kemarin diusir paksa dari lokasi kongres di Pan Pacific Nirwana Resort, Tabanan, Bali, juga tak yakin ide tersebut bakal terealisasi.

Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, PSSI memang mengaku belum tahu sistem pembagian saham tersebut nantinya seperti apa. Sekjen PSSI Nugraha Besoes bahkan sempat mengatakan di dalam kongres bahwa semua itu akan diserahkan kepada PT Liga Indonesia sendiri. "Biar PT Liga yang mengatur semua itu," ujarnya.

Friday, February 4, 2011

Andi Darussalam dan Saleh Mukadar Mesra di Kongres PSSI

TABANAN, KOMPAS.com — Andi Darussalam Tabusala, Ketua PT Liga Indonesia, terlihat mesra dengan Saleh Mukadar, Komisaris Utama Persebaya 1927 yang membelot ke Liga Primer Indonesia (LPI), di arena Kongres II PSSI di Tabanan, Bali, Jumat (21/1/2011).

Keduanya yang tak sengaja bertemu di lobi Hotel Pan Pasific Bali Nirwana Resort, tempat diselenggarakannya kongres. Andi pun langsung menyapa dan memeluk Saleh layaknya dua sahabat yang sudah lama tak saling bertemu.

Saleh dan Andi pun tampak bercanda akrab. "Biar kita beda, kita tetap bersaudara. Kamu di sana (LPI), aku di sini (PSSI)," ujar Andi kepada sejumlah wartawan yang turut melihat kemesraan tersebut.

Dalam Kongres PSSI yang akan dimulai Sabtu (22/1/2011), Andi dan Saleh pun dalam situasi yang berbeda. Saleh yang tidak mendapat undangan dalam kongres ini akan berusaha memperjuangkan hak suaranya karena ia yakin Persebaya yang dipimpinnya adalah Persebaya yang sah sebagai anggota PSSI.

Penulis: Muhammad Hasanudin   |   Editor: R Adhi KSP   |   Loading...

Saleh Mukadar: Harus Ada Perubahan di PSSI

Aktivis memasang baliho jelang Jambore Perubahan Sepak Bola Indonesia di Tugu Proklamasi, Jakarta, Kamis (20/1/2011). Aliansi Suporter Indonesia dan komunitas Save Our Soccer menggelar Jambore Perubahan Sepak Bola Indonesia hingga 24 Januari, bersamaan dengan Kongres Tahunan PSSI di Bali. Jambore ini sebagai wadah bagi para pencinta bola untuk mengkristalkan tuntutan memperbaiki kondisi sepak bola nasional.

TABANAN.KOMPAS.com — Komisaris utama salah satu klub Liga Primer Indonesia (LPI), Persebaya 1927, Saleh Mukadar, yang hadir di lokasi Kongres II PSSI di Tabanan, Bali, Jumat (21/1/2011), mengatakan, PSSI membutuhkan pembaruan, khususnya di pucuk kepemimpinan, karena organisasi ini sudah hancur.

"Harus ada suksesi kepemimpinan karena sudah hancur dan rusak. Kalau ingin maju, sudah saatnya berubah," ujar Saleh kepada Kompas.com di lobi Pan Pasific Bali Nirwana Resort, pagi tadi.

Saleh menambahkan, selain krisis prestasi, kehancuran di tubuh PSSI juga disebabkan adanya intervensi partai politik. "PSSI milik orang banyak. Pemerintah saja tidak boleh intervensi, tapi partai politik malah intervensi," katanya.

Saleh berharap para pemilik hak suara dalam Kongres II PSSI ini menggunakan hati nuraninya dan kembali menata diri menjadi sebuah organisasi yang bermartabat.

Saleh sendiri akan berjuang untuk memperoleh hak suaranya bersama para pengurus klub lain yang telah membelot ke LPI. Sebab, mereka menganggap masih sebagai anggota PSSI.

Bahkan Saleh mengancam akan mengerahkan 300 orang di area kongres jika dirinya tetap tidak dizinkan menjadi peserta. "Saya usahakan hari ini, tapi kalau tetap tidak bisa, ya saya bawa teman-teman, mereka sudah di sini," ungkapnya.