Suporter yang peduli sepak bola ikut hadir di Kongres PSSI II, Sabtu (22/1/2011). Suporter tetap diperbolehkan menghadiri kongres, asal tetap menaati aturan. SOLO, KOMPAS.com — Anggota Komite Normalisasi (KN) PSSI, FX Hadi Rudyatmo, menegaskan, tidak ada larangan bagi suporter sepak bola yang akan datang pada Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Solo, 9 Juli 2011. Asalkan, mereka menaati peraturan.
"Silakan mereka kalau mau datang ke Solo saat digelarnya KLB PSSI, lebih banyak lebih bagus, karena ini juga bisa mendongkrak perkembangan perekonomian masyarakat di sini," katanya di Solo, Jumat (17/6/2011).
Ia mengakui, dalam KLB PSSI nanti akan ada suporter yang datang ke Solo untuk memberikan semangat berlangsungnya kongres tersebut dan hal ini dinilainya cukup bagus. "Sepak bola tidak ada suporter ya memang kurang lengkap," kata Wakil Wali Kota Surakarta ini.
Menyinggung mengenai panitia pelaksanaan KLB, ia mengatakan, untuk sementara ini masih dalam persiapan dan, kalau nanti semuanya sudah beres, panitia lokal juga akan melakukan rapat dengan panitia pusat. "Jadi, untuk sekarang ini semuanya masih dalam pembicaraan. Tunggu saja. Tapi, Solo tetap siap menjadi tuan rumah kongres tersebut," jaminnya.
KLB PSSI memiliki agenda memilih Ketua Umum PSSI, Wakil Ketua Umum PSSI, dan Komite Eksekutif (Exco) periode 2011-2015. "Kongres ini apabila gagal kembali FIFA akan memberikan sanksi pada PSSI," katanya. (ANT)
Aktivis memasang baliho jelang Jambore Perubahan Sepak Bola Indonesia di Tugu Proklamasi, Jakarta, Kamis (20/1/2011). Aliansi Suporter Indonesia dan komunitas Save Our Soccer menggelar Jambore Perubahan Sepak Bola Indonesia hingga 24 Januari, bersamaan dengan Kongres Tahunan PSSI di Bali. Jambore ini sebagai wadah bagi para pencinta bola untuk mengkristalkan tuntutan memperbaiki kondisi sepak bola nasional.
Pendukung Persebaya Surabaya, Bonek berunjuk rasa di Polda Jawa Timur di Surabaya, Senin (10/1). Mereka memprotes polda yang dinilai mempersulit izin tanding Persebaya di Liga Premier Indonesia