Showing posts with label Percaya. Show all posts
Showing posts with label Percaya. Show all posts

Sunday, March 6, 2011

PSSI Babel Tolak Mosi Tidak Percaya

Puluhan massa dari Save Our Soccer (SOS) dan Aliansi Suporter Indonesia (ASI) berunjukrasa di bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (20/2/2011). Mereka menolak hasil verifikasi calon Ketua PSSI, yang hanya meloloskan Nurdin Halid dan Nirwan Bakri sebagai calon ketua. Selain orasi menolak hasil verifikasi, mereka juga melakukan aksi pengumpulan tandatangan pada spanduk sebagai bentuk penolakan

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com — PSSI Kepulauan Bangka Belitung belum bisa menyikapi mosi tidak percaya 83 pengurus PSSI berbagai daerah kepada Nurdin Halid dan Nugraha Besoes. PSSI Bangka Belitung juga masih menunggu sidang FIFA soal usulan penundaan Kongres PSSI.

Ketua PSSI Bangka Belitung Hidayat Arsani mengatakan belum tahu detail tentang proses rapat 83 pengurus itu. Keputusan lengkap juga belum diketahui. "Saya masih mencari informasi apa yang sebenarnya terjadi dalam rapat itu sehingga menghasilkan mosi tidak percaya," ujarnya di Pangkal Pinang, Selasa (1/3/2011).

PSSI Bangka Belitung tidak ingin terjebak dalam politisasi sepak bola. Pihaknya akan mengikuti proses sesuai dengan ketentuan. "Sekarang kami antara lain menunggu sidang FIFA yang dijadwalkan hari ini. Sidang itu juga akan membahas soal PSSI," tuturnya.

Tentang calon ketua, menurut Hidayat, PSSI Bangka Belitung akan memilih calon terbaik. Karena secara formal sudah tidak ada calon ketua menyusul keputusan Komite Banding, PSSI Bangka Belitung akan menggali masukan siapa calon terbaik. "Prinsipnya, kami ingin sepak bola diurus orang yang benar-benar pas," tuturnya.

Tuesday, January 25, 2011

Liverpool Krisis Percaya Diri

Pealtih Liverpool, Kenny Dalglish.

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Manajer Liverpool, Kenny Dalglish, menilai, timnya sulit menang karena pemain kehilangan kepercayaan atas kemampuan mereka sendiri. Menurutnya, kecuali bisa memulihkan kepercayaan diri, Liverpool akan terus berada dalam krisis.

Liverpool masih merupakan salah satu tim bertradisi besar di Inggris, Eropa, dan bahkan dunia. Namun, musim lalu, mereka dipukul cedera dan krisis ekonomi, sehingga finis di luar empat besar.

Menurut Dalglish, pencapaian buruk merusak mental tim dan di sisi lain membuat lawan semakin kehilangan rasa takut ketika menghadapi mereka. Setidaknya, itu tercermin dari torehan 25 poin dari 21 pertandingan Premier League musim ini.

Dalglish pun meminta kepada klub dan suporter untuk membantu tim dengan memberikan dukungan penuh, bahkan ketika tim bermain buruk dan kalah.

"Anda bisa lihat bahwa usaha dan komitmen, gairah dan harga diri berasal dari mereka (pemain). Kami harus bekerja keras dan harus memberi mereka kepercayaan diri dan keyakinan," ujar Dalglish.

"Saya pikir, mereka adalah pemain yang bagus. Namun, mereka kurang percaya kepada apa yang telah mereka lakukan dan keyakinan kepada diri sendiri," tambahnya. (SKY)