Showing posts with label Tolak. Show all posts
Showing posts with label Tolak. Show all posts

Wednesday, December 14, 2011

Tak Diaudisi, Lady Gaga Tolak Main Film

Lady Gaga tampil dalam pergelaran MTV Europe Music Awards 2011 di Belfast, Irlandia Utara, Minggu (6/11/2011) waktu setempat.

LOS ANGELES, KOMPAS.com -- Lady Gaga telah memperingatkan para produser film untuk berhenti menawarinya bermain film jika mereka tidak siap untuk melakukan audisi terhadapnya.

Pencetak hit "Poker Face" ini mengungkapkan, ia ditawari untuk tampil dalam proyek-proyek Hollywood. Namun, akunya, ia tak bisa mengerti mengapa para produser film begitu siap untuk memberi pekerjaan kepadanya tanpa melihat apakah ia mampu  atau tidak berakting.

Kepada pemandu acara bincang-bincang di layar kaca AS, Ellen DeGeneres, Gaga mengakatan, "Saya tak yakin (mengenai akting).  Ketika saya berbicara tentang akting, saya selalu terkejut, tidak seorang pun meminta saya menjalani audisi. Mereka hanya berkata, 'Kami ingin Anda main dalam film ini'. Saya jadi heran, 'Mengapa? Anda belum pernah melihat saya berakting. Saya ingin ikut audisi, saya ingin bekerja untuk itu'. Jadi, ketika saya ditawari pekerjaan dan saya tak ikut audisi untuk mereka, saya akan menolak mereka."

Tapi, aku Gaga lagi, ia akan langsung menerima, tanpa menjalani audisi, jika ditawari main film oleh seorang sutradara tertentu. "Saya kira, impian saya, main dalam salah satu film atau proyek Woody Allen," tuturnya.

Wednesday, May 25, 2011

Fokus ke Turki, Hiddink Tolak Chelsea

LONDON, KOMPAS.com — Pelatih tim nasional Turki, Guus Hiddink, mengatakan, dirinya kini hanya fokus menangani timnya dan tak terpengaruh dengan spekulasi yang mengaitkannya kembali ke Chelsea.

Posisi manajer "The Blues" saat ini sedang lowong pasca-pemecatan Carlo Ancelotti. Nama Hiddink langsung naik ke permukaan menyusul hubungannya yang harmonis dengan pemilik Chelsea, Roman Abramovich.

"Saya sudah mendengar banyak rumor dan spekulasi. Saya sudah mengatakan kepada para pemain bahwa mereka harus tetap fokus pada pertandingan menghadapi Belgia dan hal yang sama juga berlaku untuk saya. Saat ini saya sedang fokus untuk membawa tim menghadapi pertandingan pada Jumat (27/5/2011) mendatang," ujar Hiddink.

"Saya hanya memiliki beberapa pertandingan (bersama Turki). Saya ingin melakukan hal yang lebih setiap hari bersama para pemain. Tetapi, itu adalah hal yang mustahil karena saya adalah seorang manajer tim nasional," tambahnya.

Hiddink menekankan, fokusnya saat ini hanyalah mengantar Turki lolos ke Piala Eropa 2012. "Saya tidak ingin masuk ke pusaran spekulasi karena saya sedang mempersiapkan tim dan memastikan bahwa tidak ada yang akan menyalahkan saya nantinya," ujar Hiddink.

Hiddink pernah menangani Chelsea pada 2009. Meski hanya sebentar, ia sukses mengantar klub itu menjuarai Piala FA 2009. (SCN)

Thursday, April 14, 2011

Hiddink Tolak Chelsea

LONDON, KOMPAS.com - Pemilik Chelsea, Roman Abramovich, mengincar Guus Hiddink sebagai pelatih timnya menggantikan Carlo Ancelotti pada musim depan. Namun, pelatih asal Belanda itu langsung menolak tawaran itu.

Ancelotti sebetulnya masih terikat kontrak dengan Chelsea sampai 2012. Namun, Chelsea terancam mengakhiri musim tanpa gelar. Setelah tersingkir di Piala Carling, Piala FA, dan Liga Champions, Chelsea juga berpotensi kehilangan gelar Premier League.

Chelsea disebut-sebut media Inggris kecewa dengan kinerja Ancelotti dan berencana menggantinya. Hiddink pun kemudian digadang-gadang sosok yang tepat menggantikan Ancelotti musim depan. Namun, Agen Hiddink, Cees van Nieuwenhuizen, menegaskan kliennya tidak akan hijrah ke Chelsea karena masih terikat kontrak dengan tim nasional Turki.   "Guus tidak pernah melanggar kontrak di dalam hidupnya dan Roman Abramovich harus tahu itu. Dia masih terikat kontrak bersama Turki hingga Piala Eropa 2012. Turki pun sepertinya akan lolos dari babak play off," ungakapnya.

Chelsea sendiri pernah menggunakan jasa Hiddink sebagai pelatih sementara menggantikan Luiz Felipe Scolari pada 2009 silam. Saat itu, ia sukses mempersembahkan trofi Piala FA. (SUN)

Friday, April 8, 2011

Pemain 18 Tahun Tolak Barcelona dan MU

Gelandang serang Borrusia Dortmund, Mario Goetze.

DORTMUND, KOMPAS.com - Gelandang serang Borussia Dortmund, Mario Goetze, menegaskan, dirinya masih berkomitmen dengan timnya dan menolak untuk pindah musim depan. Artinya, pemain berusia 18 tahun ini menolak tawaran yang datang dari Barcelona dan Manchester United (MU).

"Aku selalu mengatakan berkomitmen dengan Borussia dan punya rasa terima kasih kepada klub yang membawaku hingga sejauh ini. Kenapa aku harus meninggalkan klub yang luar biasa ini, terutama sejak Dortmund punya rencana hebat di masa depan?" ujar Goetze kepada Bild.

Goetze memang menarik perhatian beberapa tim besar Eropa, termasuk Barcelona dan MU, setelah tampil brilian musim ini bersama Dortmund. Ia ikut berkontribusi membawa Dortmund kokoh di puncak klasemen sementara Bundesliga hingga saat ini. Penampilan apik Gotze pun membuat pelatih Jerman, Joachim Loew, memanggilnya.

CEO Dortmund, Hans-Joachim Watzke, sudah menegaskan bahwa Goetze tak akan dijual ke mana pun dengan harga berapa pun.

"Mario sungguh pemain yang luar biasa. Tawaran 15 juta euro (sekitar Rp 186 miliar) untuk 'Goetzinho' tak akan membuat saya mempertimbangkan untuk menjualnya," tegas Watzke.

Wednesday, March 30, 2011

Jakmania Tolak Penggusuran Stadion Lebak Bulus

Stadion yang berdiri tahun 1980 ini akan segera digusur untuk membangun proyek depo Mass Rapid Transit (MRT).

JAKARTA, KOMPAS.com — Rencana pemindahan Stadion Lebak Bulus mendapat reaksi dari Jakmania, persatuan suporter Persija Jakarta. Belum adanya kejelasan status stadion baru ataupun rencana pembangunan depo MRT menjadi alasan mereka.

"Sampai saat ini kan belum ada kejelasan, di mana akan dibangun, wujudnya akan seperti apa. Jadi, Stadion Lebak Bulus jangan digusur dulu," tegas Larico Rangga Mone, Ketua Umun Jakmania, melalui hubungan telepon, Rabu (30/3/2011).

Mengenai rencana pemindahan ke lokasi baru di dekat RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Larico menyatakan rencana tersebut belum riil, masih dalam tahap penjajakan. Apalagi, menurutnya, negosiasi lahan pun masih terkendala oleh status kepemilikan tanah yang bermasalah. Ada tiga pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan tersebut.

"Jangan sampai masyarakat bola Jakarta harus kehilangan satu stadion lagi tanpa ada kejelasan penggantinya," kata Larico merujuk penggusuran Stadion Menteng beberapa tahun lalu.

Ia mengaku memahami rencana pengalihfungsian tersebut demi meningkatkan layanan transportasi dan demi kepentingan masyarakat banyak. Namun, ia menegaskan kembali, "Baik stadion baru maupun proyek MRT harus jelas dulu sebelum stadion (Lebak Bulus) digusur!"

Richard Achmad Supriyanto, Sekjen Jakmania, menambahkan, hingga kini belum ada upaya menjaring pendapat masyarakat soal pengalihanfungsian stadion Lebak Bulus. "Belum ada polling pendapat masyarakat soal pengalihfungsian stadion," tandas Richard.

Lagi pula, menurut Richard, Pemprov DKI Jakarta terkesan tidak fokus dalam pembangunan sistem transportasi publik. Ia mencemaskan, rencana MRT akan bernasib seperti proyek monorel yang tidak memiliki kejelasan. "Itulah salah satu alasan kami menolak penggusuran Stadion Lebak Bulus," katanya.

Menurutnya, Pemprov DKI sebaiknya fokus dulu ke peningkatan kualitas layanan transportasi yang telah ada serta proyek-proyek yang sedang dikerjakan.

"Lebih baik tingkatkan dulu jumlah busway dan kenyamanan antrean penumpang di halte. Fokus dulu ke pembangunan beberapa flyover yang sedang dibangun. Itu saja membutuhkan biaya yang sangat besar," tutur Richard, yang ditemui di Markas Jakmania, Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Stadion Lebak Bulus, menurut rencana Pemprov DKI, akan dialihfungsikan menjadi depo mass rapid transport (MRT) yang menghubungkan Lebak Bulus-Dukuh Atas. Stadion sendiri menurut rencana akan direlokasi ke dekat RS Fatmawati, Cilandak.

Wednesday, March 9, 2011

Henderson Tolak Duo Manchester dan Chelsea

Gelandang Sunderlan, Jordan Henderson.

SUNDERLAND, KOMPAS.com - Gelandang Sunderland, Jordan Henderson, menolak tawaran yang datang dari duo Manchester, United dan City, serta Chelsea. Menurutnya, ia ingin tetap bertahan di Sunderland karena masih butuh banyak kesempatan bermain dan berkembang.   "Aku menikmati keberadaanku di Sunderland. Aku tak pernah berniat pergi karena bisa bermain setiap pekan di Premier League dan itu semua yang aku impikan," kata Henderson kepada The Journal.

"Aku masih muda dan bermain untuk Sunderland. Aku suka melakukannya dan ingin mempertahankan itu, agar bisa tetap berkembang serta menjadi lebih baik sebagai pemain." sambungnya.

Henderson memang tampil baik musim ini. Ia selalu menjadi andalan manajer Steve Bruce di lini tengah "The Black Cats". Tercatat ia sudah main di 27 laga bersama Sunderland musim ini dan mencetak satu gol.

Wajar jika akhirnya pelatih timnas Inggris, Fabio Capello, langsung memanggilnya. Pada 17 November 2010, Henderson membuat debutnya bersama timnas Inggris dengan bersanding bersama Steven Gerrard saat menghadapi Perancis dalam laga persahabatan. Pemain berusia 20 tahun ini mengungkapkan, dirinya memang sedikit meningkat ketimbang 12 tahun lalu.

"Aku merasa meningkat musim ini. Ini menjadi musim hebat lainnya untukku. Aku berkembang setiap hari. Itu yang ingin aku lakukan," ujarnya.

FIFA Juga Tolak Pencalonan Toisutta dan Arifin

Ketua umum PSM Makasar, Ilham Sirajudin, Manager Persema Malang, Asmuri, dan Direktur Persib, Umuh Muchtar (kanan-kiri), berjabat tangan dengan KSAD Jendral TNI George Toisutta (kiri), usai acara dukungan kepada George untuk maju sebagai calon Ketua PSSI, di Mabes Angkatan Darat, Jakarta Pusat, Rabu (2/2/2011). Namun, selain menolak Nurdin Halid mencalonkan diri sebagai ketua umum PSSI, FIFA juga menolak Toisutta, Arifin Panigoro, dan Nirwan Bakrie.

JAKARTA, KOMPAS.com — Selain Nurdin Halid, FIFA juga melarang Arifin Panigoro, Nirwan Bakrie, dan George Toisutta untuk dicalonkan pada Kongres PSSI yang mengagendakan pemilihan ketua dan wakil ketua serta anggota Komite Eksekutif (Exco) periode 2011-2015.

Hal itu merupakan hasil pertemuan Ketua Umum KONI Rita Subowo dengan Presiden FIFA Joseph "Sepp" Blatter di Zurich, Swiss, Selasa (8/3/2011). Rita menjelaskan, Blatter melarang Nurdin maju karena statusnya yang merupakan mantan narapidana yang dinilai melanggar Statuta FIFA. Tidak hanya itu, Blatter juga menolak ketiga calon yang digugurkan oleh Komite Banding untuk dicalonkan pada kongres pemilihan pengurus baru PSSI.

"Kalau Pak Nurdin karena statuta dan yang tiga (calon lain) karena hasil Komite Banding. Kalau melanggar, PSSI dapat serious suspension," kata Rita, lewat pesan singkat kepada Kompas.com, Rabu (9/3/2011) dini hari WIB.

Bulan lalu, Komite Pemilihan mengumumkan hasil verifikasi mereka atas calon ketua umum PSSI periode 2011-2015. Dalam proses verifikasi itu, Komite Pemilihan meloloskan Nurdin dan Nirwan sebagai calon ketua umum baru serta menggugurkan Arifin dan Toisutta.

Tidak terima dengan hasil itu, Arifin dan Toisutta mengajukan banding. Namun, Komite Banding tidak mengabulkan banding kedua bakal calon pimpinan PSSI tersebut. Pada waktu bersamaan, Komite Banding juga menolak hasil verifikasi terhadap Nurdin dan Nirwan sehingga keduanya pun gugur dari pencalonan.

Karena tidak ada calon yang bisa dipilih, PSSI menunda penyelenggaraan kongres yang seyogianya diselenggarakan di Bali pada 26 Maret. FIFA kemudian meminta PSSI untuk membentuk Komite Pemilihan pada 26 Maret. Atas perintah FIFA pula, Kongres Pemilihan harus sudah digelar sebelum 30 April.

Sunday, March 6, 2011

PSSI Babel Tolak Mosi Tidak Percaya

Puluhan massa dari Save Our Soccer (SOS) dan Aliansi Suporter Indonesia (ASI) berunjukrasa di bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (20/2/2011). Mereka menolak hasil verifikasi calon Ketua PSSI, yang hanya meloloskan Nurdin Halid dan Nirwan Bakri sebagai calon ketua. Selain orasi menolak hasil verifikasi, mereka juga melakukan aksi pengumpulan tandatangan pada spanduk sebagai bentuk penolakan

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com — PSSI Kepulauan Bangka Belitung belum bisa menyikapi mosi tidak percaya 83 pengurus PSSI berbagai daerah kepada Nurdin Halid dan Nugraha Besoes. PSSI Bangka Belitung juga masih menunggu sidang FIFA soal usulan penundaan Kongres PSSI.

Ketua PSSI Bangka Belitung Hidayat Arsani mengatakan belum tahu detail tentang proses rapat 83 pengurus itu. Keputusan lengkap juga belum diketahui. "Saya masih mencari informasi apa yang sebenarnya terjadi dalam rapat itu sehingga menghasilkan mosi tidak percaya," ujarnya di Pangkal Pinang, Selasa (1/3/2011).

PSSI Bangka Belitung tidak ingin terjebak dalam politisasi sepak bola. Pihaknya akan mengikuti proses sesuai dengan ketentuan. "Sekarang kami antara lain menunggu sidang FIFA yang dijadwalkan hari ini. Sidang itu juga akan membahas soal PSSI," tuturnya.

Tentang calon ketua, menurut Hidayat, PSSI Bangka Belitung akan memilih calon terbaik. Karena secara formal sudah tidak ada calon ketua menyusul keputusan Komite Banding, PSSI Bangka Belitung akan menggali masukan siapa calon terbaik. "Prinsipnya, kami ingin sepak bola diurus orang yang benar-benar pas," tuturnya.

Friday, January 14, 2011

Michel Bastos Tolak Juventus

Pemain Olympique Lyon, Michel Bastos.

LYON, KOMPAS.com — Juventus disebut media-media Italia telah mengajukan proposal kepada Lyon untuk membeli gelandang Michel Bastos. Namun, menurut mereka, Bastos menolak bergabung .

Menurut Ilussidiario, Manajer Juventus Luigi Del Neri menilai Bastos akan mematangkan permainan Juventus dalam skema 4-4-2. Juventus pun disebut mendukung rencana itu, dengan mengajukan penawaran harga sesuai dengan permintaan Lyon, yang diyakini mencapai 24 juta euro atau sekitar Rp 288 miliar.

Lyon dikatakan menerima lamaran Juventus. Namun, Bastos disebut menolaknya. Lyon pun disebut memutuskan menghentikan negosiasi, demi menghormati sikap Bastos. (ILL)

Thursday, December 30, 2010

Legenda Inter Tolak Leonardo

Mantan Pelatih AC Milan, Leonardo.

MILAN, KOMPAS.com Pemain legendaris Inter Milan, Sandro Mazzola, menilai sosok Leonardo kurang tepat sebagai pelatih baru "La Beneamata". Menurut Mazzola, kehebatan Leo sebagai pelatih jempolan belumlah teruji benar.

Leonardo memang baru sekali menangani tim, yakni AC Milan, selama setahun. Dalam kurun waktu tersebut, ia mengantarkan "I Rossoneri" finis ke peringkat ketiga Serie-A. Ada yang menilai bahwa prestasi itu sudah cukup baik. Namun, ada juga yang mengatakan bahwa Leo telah gagal.

"Saya anggap Leonardo bukan figur yang tepat menggantikan pelatih Rafael Benitez," kata Mazzola kepada Radio Radio.

"Saya mengagumi Leonardo sebagai pribadi dan juga pebola, tetapi saya tidak tahu bagaimana menilainya sebagai seorang pelatih," lanjut Mazzola.

"Saya mengerti sepak bola sudah berubah. Ambil contoh Zlatan Ibrahimovic yang pernah bermain untuk Juventus, Inter, dan AC Milan dalam kariernya. Tapi, saya takkan mendatangkan Leonardo. Saya akan memilih kandidat lain."

Mengenai pemecatan Rafael Benitez, Mazzola mengungkapkan pandangannya. "Saya rasa Benitez pelatih yang bagus, tapi dia tidak paham lingkungan yang dia datangi. Ini beda jauh dengan sepak bola Inggris. Dia mengatakan sesuatu yang ditujukan kepada presiden klub. Mungkin niatnya benar, tapi jadinya salah karena dilakukan di depan publik," pungkas Mazzola. (RR)