Showing posts with label Seharusnya. Show all posts
Showing posts with label Seharusnya. Show all posts

Saturday, December 3, 2011

Wenger: Arsenal Tak Seharusnya Kalah

Manajer Arsenal, Arsene Wenger.

LONDON, KOMPAS.com — Manajer Arsenal, Arsene Wenger, menilai anak didiknya bermain bagus dan tidak seharusnya kalah 0-1 dari Manchester City pada perempat final Piala Carling, di Emirates, Selasa (29/11/2011).

Gol semata wayang diciptakan Sergio Aguero pada menit ke-83. Gol bermula dari serangan balik, setelah tendangan sudut untuk Arsenal.

"Ini adalah pertandingan dengan sangat sedikit peluang. Kedua tim berjuang habis-habisan, tetapi tak menciptakan banyak peluang. Saya merasa kami kalah pada saat kami tidak seharusnya kalah," ujar Wenger.

"Saya tak merasa kami pantas kalah karena kami bermain bagus dan Anda bisa lihat kami sedikit naif karena kami mendapat tendangan sudut dan mereka mendapat gol."

"Kami tak memperhitungkan waktu dengan baik untuk mengeksekusi tendangan sudut, pemain yang seharusnya berada di belakang tak punya waktu yang cukup untuk kembali ke posisinya, dan kami kalah."

"Namun, secara umum, kami tampil bagus dan ada sejumlah poin positif dalam performa kami," tuturnya.

Menurut catatan Soccernet, selama pertandingan Arsenal menguasai bola sebanyak 49 persen dan menciptakan tujuh peluang emas dari sepuluh kali usaha. Adapun City melepaskan dua tembakan akurat dari sembilan kali percobaan.

Wednesday, January 26, 2011

Zamparini: Seharusnya Wasit Dipenjara

Presiden Palermo, Maurizio Zamparini.

PALERMO, KOMPAS.com — Presiden Palermo Maurizio Zamparini geram oleh kinerja wasit Paolo Tagliavento yang memimpin pertandingan timnya melawan Cagliari, Minggu (16/1/2011). Ia merasa wasit "mengerjai" timnya hingga kalah 1-3. Menurut dia, wasit seperti itu seharusnya dipenjara.

Zamparini merasa keputusan Tagliavento yang mengesahkan gol Alessandro Matri pada babak pertama merupakan kesalahan besar. Ini karena saat itu Matri sudah berada dalam posisi offside.

"Saya tak tahu harus berbuat apa lagi. Kami seharusnya memasukkan mereka semua (wasit) ke penjara," kata Zamparini.

"Kami tak mengerti apa yang terjadi. Offside itu terjadi hampir satu meter, bukan beberapa sentimeter. Jika wasit tak melihat, dia tak berkompeten dan harus berganti profesi sebab anak kecil saja bisa melihat itu," ujarnya.

Zamparini juga menilai bahwa korps wasit sengaja melakukan itikad buruk terhadap timnya. Kekalahan ini, masih menurut dia, lebih disebabkan oleh kesalahan wasit. (FBI)