Showing posts with label Tandem. Show all posts
Showing posts with label Tandem. Show all posts

Wednesday, December 29, 2010

Tandem "El Loco" Masih Teka-teki

JAKARTA, KOMPAS.com — Masih menjadi teka-teki siapa yang bakal pendampingi Cristian Gonzales saat melawan Malaysia di leg pertama babak final Piala AFF 2010, Minggu (26/12/2010). Pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl, memilih bungkam.

Ada tiga alternatif sebagai tandem "El Loco". Indonesia memiliki striker Irfan Bachdim, Yongky Ari Bowo,  dan Bambang Pamungkas. "El Loco" biasanya selalu ditandemkan dengan Irfan Bachdim sejak babak penyisihan lalu hingga babak semifinal pertama.

Meski begitu, posisi Bachdim di tim utama mulai terancam. Riedl seperti terkesan dengan penampilan Yongky saat diturunkan sebagai pendamping Gonzales pada semifinal kedua melawan Filipina. Ia tampil ngotot selama 90 menit meskipun pertandingan tersebut menjadi laga debutnya di ajang resmi.

Kehadiran Yongky semakin membuat Riedl memiliki banyak alternatif di lini depan pasukan "Garuda". Riedl pun tidak menampik bahwa dirinya tengah menimbang-nimbang tandem Gonzales. Kemungkinan, dia tetap akan menempatkan Bambang Pamungkas sebagai pemain cadangan. Jadi, tinggal antara Irfan dan Yongky yang bersaing mendampingi "El Loco" sebagai starter.

"Saya sudah bicara kepada Yongky dan Irfan. Saya bilang kepada mereka bahwa siapa pun yang bagus akan menjadi pemain inti," tukas Riedl.

Mantan Pelatih Laos itu pun tak segan-segan meluangkan waktunya sejenak untuk memberikan instruksi khusus bagi kedua pemain tersebut, seperti yang terlihat dalam sesi latihan Rabu (22/12/2010) pagi. "Saya tadi memberikan saran bagi mereka bagaimana menciptakan ruang dan menghindari penjagaan lawan," ungkap Riedl.

Sayangnya, Riedl masih mengunci mulutnya rapat-rapat siapa yang akan menjadi pasangan Gonzales. "Bisa dia (Irfan), bisa juga yang lainnya," kata Riedl singkat setelah memimpin latihan timnas di Lapangan C, Rabu sore.

Siapa pun yang akan menjadi pendamping Gonzales pastinya merupakan pilihan terbaik yang diputuskan oleh Riedl. Namun, terlepas dari itu semua, hal yang terpenting adalah pasukan "Merah Putih" bisa membawa pulang tiga angka dari Stadion Bukit Jalil pada akhir pekan ini.

Penulis: Ferril Dennys   |   Editor: Hery Prasetyo   |   Loading...

Saturday, December 25, 2010

Siapa Tandem "El Loco" di Final?

JAKARTA, KOMPAS.com Satu tempat di lini depan Indonesia sudah pasti menjadi milik Cristian "El Loco" Gonzales saat leg pertama final Piala AFF melawan Malaysia, Minggu (26/12/2010). Namun, pertanyaannya sekarang adalah siapa yang akan menjadi tandem "El Loco". Apakah Irfan Bachdim, Bambang Pamungkas, atau Yongki Ari Bowo?

Sejak jauh-jauh hari El Loco sudah menegaskan tak memiliki masalah bermain dengan siapa pun, apakah itu Bachdim, Bepe, atau Yongki. Baginya yang terpenting adalah "Garuda" bisa menang dan menjuarai Piala AFF.

Namun, hal ini tetap saja menjadi pertanyaan suporter Indonesia. Sedikit banyak, siapa pun yang akan menjadi tandem El Loco tentu bakal memengaruhi permainan "Tim Merah Putih". Baik Bachdim, Bepe, maupun Yongki bermain sangat baik di Piala AFF ini. Tapi, ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Unggulan utama adalah Bachdim. Pemain berdarah Belanda ini bermain impresif selama babak penyisihan grup. Ia sangat disukai Alfred Riedl karena cukup padu bersama Gonzales. Bachdim juga mendapat banyak pujian karena pintar membangun serangan. Kelebihan utamanya adalah pergerakan di belakang El Loco. Ia mampu menarik keluar para bek lawan, guna memberi kesempatan Gonzales menembak.

Selain itu, Bachdim juga sering melakukan manuver-manuver berbahaya melalui aksi individunya. Naluri golnya juga cukup tinggi sehingga sanggup mencetak dua gol dari empat laga.

Akan tetapi, sisi negatif dari Bachdim adalah kondisi fisiknya. Ia tak dimainkan Riedl saat leg kedua semifinal melawan Filipina karena mengalami cedera. Pada latihan Selasa (21/12/2010), Bachdim juga masih berlatih bersama tim cadangan karena kondisinya belum fit. Belum diketahui secara pasti apakah ia akan benar-benar pulih atau tidak saat melawan Malaysia nanti.

Kandidat berikutnya adalah Bepe. Bambang adalah pemain yang paling disegani di timnas. Ketajamannya tak perlu diragukan lagi. Hingga saat ini ia merupakan pencetak gol terbanyak dalam sejarah tim nasional Indonesia. Instingnya sangat bagus. Ia juga andal menahan bola. Kelebihan lain Bepe adalah eksekusinya dalam bola-bola mati. Hingga kini Bepe telah mencetak dua gol di Piala AFF dan keduanya melalui bola mati (tendangan penalti).

Kekurangan Bepe adalah, ia memiliki tipe yang sama dengan El Loco. Keduanya merupakan target man di kotak penalti. Jika Bepe main, Gonzales biasanya bermain agak ke belakang. Hal ini tentu membuat El Loco tak bisa mengeluarkan potensi maksimalnya.

Selain itu, bek-bek Malaysia juga hafal betul kemampuan Bepe. Seperti kita ketahui, Bepe pernah bermain di Liga Malaysia bersama Selangor FC. Sedikit banyak, para pemain Malaysia pasti masih mengingat betul bagaimana pergerakan Bepe di kotak penalti.

Nama terakhir adalah Yongki. Bermainnya Yongki melawan Filipina di leg kedua babak semifinal merupakan sebuah kejutan. Tak ada yang menyangka sama sekali kalau Riedl bakal berani menurunkan Yongki yang notabene masih "hijau" di panggung internasional. Meski memegang tanggung jawab besar, nyatanya Yongki tampil lugas.

Ia tak takut sama sekali berduel dengan bek-bek raksasa Filipina. Sebagai penyerang yang baru berusia 21 tahun, Yongki terkenal gigih di lapangan. Striker Arema Indonesia itu juga memiliki kecepatan, kelincahan, dan kemampuan mengontrol bola yang baik.

Namun, Yongki belum terasah betul di pentas intenasional. Hingga kini Yongki baru lima kali membela Tim Merah Putih. Mentalnya juga belum teruji. Apalagi, dia akan bermain di hadapan puluhan ribu pendukung Malaysia. Tekanan pasti akan terasa berat bagi pemain semuda Yongki.

Jadi, bagaimana menurut Anda? Siapa kira-kira yang bakal diturunkan Riedl. Apakah Bachdim, Bepe, atau Yongki? Kita tunggu saja.

Penulis: Jonathan Pandapotan   |   Editor: Hery Prasetyo   |   Loading...

Monday, December 20, 2010

Gonzales Ingin Tandem dengan Messi dan CR7

Indonesias Cristian Gonzales jumps for the ball during the second leg semi-final match at the ASEAN Football Federation (AFF) 2010 soccer tournament against the Philippines in Jakarta December 19, 2010.

JAKARTA, KOMPAS.com - Striker Indonesia Cristian Gonzales akan sangat senang kalau bisa berduet dengan Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo. Namun, dengan siapapun ia bertandem, ia siap menjalankan tugasnya sebagai goal getter untuk tim "Garuda".

Dalam lima pertandingan Piala AFF 2010, Gonzales selalu menjadi starter untuk timnas. Pemain berusia 34 tahun itu biasanya ditemani oleh Irfan Bachdim di lini depan. Kadang ia berbagi peran dengan Bambang Pamungkas, striker cadangan asal Persija Jakarta.

Dalam duel semifinal leg kedua lawan Filipina, Minggu (20/12/2010) malam, pemain berjuluk "El Loco" itu berpasangan dengan Yongki Aribowo karena Irfan cedera.

Lantas, siapa yang akan menjadi pasangan Gonzales dalam duel final lawan Malaysia nanti? "Lebih enak sama Messi dan Ronaldo," jawab Gonzales yang disambut tawa para wartawan di sela-sela acara ramah-tamah dengan keluarga AburizaL Bakrie, Senin (20/12/2010).

"Siapa pun bisalah. Saya tidak masalah mau dipasangkan sama siapa saja. Terserah pelatih," kata Gonzales, kali ini dengan mimik serius. Lagi pula, mustahil menaturalisasi Messi dan Ronaldo karena keduanya sudah membela tim negaranya masing-masing.

Meski berperan sebagai striker, Gonzales juga aktif membantu pertahanan dengan menjemput bola di area pertahanan. Gerakannya tersebut sering menarik bek-bek lawan sehingga dapat menguntungkan tandemnya untuk menusuk ke depan.