Showing posts with label dengan. Show all posts
Showing posts with label dengan. Show all posts

Tuesday, November 8, 2011

Messi: Tak Ada Masalah dengan Villa

Penyerang Lionel Messi (belakang) memeluk rekannya, David Villa (depan).

BARCELONA, KOMPAS.com — Bintang Barcelona, Lionel Messi, membantah berseteru dengan rekannya sendiri, David Villa.

Spekulasi yang berkembang di media-media Spanyol menyebutkan bahwa Messi tidak memiliki hubungan yang harmonis dengan Villa.

"Yang paling penting adalah pemain sama-sama mengetahui bahwa apa yang tidak dikatakan sebuah kebohongan. Hal itu tidak benar," ujar Messi.

"Aku tidak memiliki masalah apa pun dengan Villa. Aku terkejut mendengar kabar yang beredar. Aku memiliki hubungan yang baik dengan dia dan rekan-rekan lainya," tegasnya. (TBL)

Friday, October 28, 2011

Persela Lamongan Bermain Imbang dengan Pelita Jaya

SOLO, KOMPAS.com Persela Lamongan menahan imbang Pelita Jaya Karawang 1-1 (1-0) dalam turnamen SCTV Cup yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Selasa (25/10/2011) malam.

Persela unggul lebih dulu pada menit ke-3 melalui tendangan bunuh diri pemain belakang Pelita Jaya, Stanislan Zelev Zhekov.

Memasuki babak kedua, Pelita Jaya bermain lebih bertenaga setelah sebelumnya bermain gugup di babak pertama. Kapten Pelita Jaya, Safee Salli, berhasil memanfaatkan kelengahan lawan di awal babak kedua dengan menyarangkan gol pada menit ke-46. Pertandingan berakhir dengan skor 1-1.

"Kami senang diundang mengikuti turnamen ini di tengah kevakuman kompetisi," kata Pelatih Pelita Jaya, Djadjang Nurdjaman.

Sunday, October 23, 2011

Kanoute Ungkap Pertikaian dengan Fabregas

Gelandang Barcelona, Cesc Fabregas (tengah kanan) terlibat pertikaian dengan Striker Sevilla, Frederic Kanoute (tengah kiri) saat kedua tim bertemi di Camp Nou, Sabtu (22/10/2011).

SEVILLA, KOMPAS.com — Setelah beberapa lama bungkam, striker Sevilla, Frederic Kanoute, akhirnya mengungkapkan percekcokannya dengan gelandang Barcelona, Cesc Fabregas, Sabtu (22/10/2011). Dalam akun Twitter-nya, Kanoute meminta maaf kepada semua pihak atas tindakannya dan mencoba untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dalam laga itu.

"Aku minta maaf atas apa yang terjadi kemarin. Ada sebuah provokasi dan penghinaan. Anda tahu itu. Sikap saya sama buruknya dengannya, tetapi kami tetap berlanjut dengan sepak bola. Kami terus dengan sepak bola," tulis Kanoute.

Setelah menulis kalimat tersebut, Kanoute kembali menulis, "@Cesc4official (Fabregas) dan aku telah berbicara lewat telepon. Semuanya dijelaskan dan kami berdua bersikap dewasa dan menyadari kami sama-sama salah."

Pertikaian antara Kanoute dan Fabregas ini berawal dari percekcokan mereka dalam pertandingan kedua tim yang berakhir 0-0, Sabtu lalu.

Saat itu, di masa injury time babak kedua, wasit memberikan tendangan penalti kepada Barcelona. Kanoute sempat protes kepada wasit soal hal itu. Di saat Kanoute sudah tak lagi melancarkan protes dan berdiri hampir mendekati tengah lapangan, tiba-tiba pemain berusia 34 tahun tersebut menoleh ke arah Fabregas dan langsung memburunya. Seolah ada yang dikatakan Fabregas yang menyinggungnya.

Media Spanyol berspekulasi, Fabregas menyebut Kanoute sebagai teroris. Kanoute yang emosi kemudian merangkul Fabregas dengan kasar sehingga membuat pemain asal Spanyol tersebut kesakitan. Akibat ulahnya ini, Kanoute pun dihadiahi kartu merah.

Fabregas sendiri sudah membantah dirinya melakukan tindakan rasis kepada Kanoute. Mantan pemain Arsenal tersebut mengatakan, dirinya tak pernah bertindak sekeji itu sepanjang kariernya.

Saturday, June 18, 2011

Pemilik Suara: "E-Voting" Bertentangan dengan Statuta

JAKARTA, KOMPAS.com — Rencana Komite Normalisasi untuk menggunakan sistem pemilihan e-voting bertentangan dengan statuta PSSI dan FIFA Standard Electoral Code. Hal ini dikatakan oleh Catur Agus Saptono, dari Nusa Ina FC, selaku perwakilan mayoritas pemilik suara.

Rencananya, kongres PSSI berikutnya di Solo, 9 Juli mendatang, akan menggunakan sistem e-voting. Menurut Catur, hal ini bertentangan dengan pasal 28 ayat 2 statuta PSSI.

"Sebaiknya KN (Komite Normalisasi) menjelaskan apa yang dimaksud dengan e-voting. Kami pemilik suara mengkhawatirkan akan ada kecurangan dalam pemilihan kalau sistemnya belum jelas," ujar Catur di Jakarta, Jumat (17/6/2011).

"Yang dikenal dalam statuta PSSI adalah electronic count atau penghitungan secara elektronik. Ini pun digunakan bukan untuk pemilihan orang," tutur Catur.

Menurut statuta, e-voting hanya bisa dilaksanakan untuk pengambilan keputusan yang tidak merujuk pada kepemihakan dan tidak menyangkut nama orang seperti disebut pada pasal 27 ayat 2 statuta PSSI. Dengan pertimbangan tersebut, mayoritas pemilik suara PSSI menolak cara e-voting yang akan digunakan oleh KN. E-voting ini dianggap rentan akan manipulasi suara.

Wednesday, May 11, 2011

Cesare: Jangan Bandingkan Maldini dengan Silva

Mantan pelatih AC Milan, Cesare Maldini.

MILAN, KOMPAS.com — Ayah dari Paolo Maldini, Cesare Maldini, meminta semua pihak tak membandingkan anaknya dengan bek AC Milan saat ini, Thiago Silva.

Silva memang sempat disebut-sebut sebagai "The New Maldini". Bahkan, tak sedikit yang membandingkan keduanya, baik dari segi kualitas maupun prestasi. Cesare memang mengakui kehebatan Silva, tetapi dirinya enggan membandingkan pemain asal Brasil tersebut dengan anaknya yang sudah menjadi legenda di Milan.

"Tolong, tak ada perbandingan. Thiago Silva pemain hebat yang telah melakukan tugasnya dengan baik dan dia akan tetap melakukannya," kata Cesare kepada Goal.com.

Selain memberikan pujian terhadap Silva, pria yang pernah membela Milan dari tahun 1954 hingga 1966 ini juga memberikan kredit khusus untuk striker Zlatan Ibrahimovic. Cesare menilai, Ibra memberi pengaruh besar bagi "I Rossoneri" dalam merebut gelar scudetto musim ini.

"(Kontribusi) Ibrahimovic tak diragukan lagi. Dia pemain yang mampu memenangkan gelar di tim mana pun," ujarnya.

Saat ditanya soal ambisi Milan meraih Liga Champions musim depan, Cesare tak bisa memprediksi. "Sulit untuk mengatakannya. Jika Milan bermain baik di liga, maka mereka juga dapat melakukannya di Eropa," ucap Cesare.

Saturday, March 5, 2011

Nurdin ke DPR dengan Kekuatan Penuh

Sekjen PSSI Nugraha Besoes, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid, dan Anggota Komite Eksekutif PSSI, Togar Manahan Nero (kiri ke kanan), memberikan keterangan pada wartawan terkait penundaan Kongres PSSI, di Kantor Badan Liga Indonesia, Kuningan, Jakarta, Senin (28/2/2011). Kongres yang sedianya digelar pada 26 Maret terpaksa ditunda karena tidak adanya calon ketua umum setelah Komite Banding menggugurkan semua calon.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari ini pengurus PSSI mengadakan rapat dengar pendapat dengan Komisi X DPR di Senayan, Jakarta. Ketua Umum PSSI Nurdin Halid datang dengan kekuatan penuh dengan membawa jajaran pembantu-pembantunya.

berdasarkan pantauan Kompas.com, Nurdin ditemani oleh Sekretaris Jenderal Nugraha Besoes, Ketua Komite Pemilihan Syarief Bastaman, anggota Komite Eksekutif PSSI Togar Manahan Nero, Deputi Bidang Teknis Iman Arif, dan beberapa anggota EXCO PSSI lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, Nurdin masih memberi penjelasan awal kepada anggota Komisi X. Nurdin datang sejak satu jam lalu dan menolak melakukan tanya jawab dengan wartawan.

Wednesday, February 16, 2011

Ashley Dekat dengan Model "Playboy"

KOMPAS.com — Bek Chelsea, Ashley Cole, diberitakan The Sun punya hubungan khusus dengan model majalah Playboy, Kayla Collins. Sementara Cole belum mengonfirmasi, Kayla mengaku hanya berteman dengan Cole.

Lebih jauh, Kayla mengatakan bahwa Cole adalah pria yang manis. Penilaian itu disebutnya merupakan kesimpulan sejak ia pertama kali bertemu Cole pada pertengahan tahun lalu di Los Angeles.

"Ashley dan aku menjadi teman sejak kami bertemu di Los Angeles musim panas lalu, jauh sebelum aku ada di I'm A Celebrity. Saya tak tahu seberapa tenar pemain sepak bola itu. Saya hanya mengenalnya sebagai Ashley, bukan 'Ashley Cole'," kata Kayla.

"Dia pria yang manis dan tanpa memerhatikan reputasinya, dia manis," sambung Kayla.

Kayla juga tak mengaku dirinya sangat menyukai pria Inggris ketimbang pria Amerika. "Ya tuhan, Aku sangat menyukai pria Inggris. Pria Amerika tidak sopan." (SUN)

Penulis: Wirawan Kusuma   |   Editor: Tjatur Wiharyo   |   Loading...

Wednesday, January 19, 2011

Spanyol Pulang dengan Tangan Hampa

Inilah para pemain yang menghuni tim ideal atau The FIFA FIFPro World XI of 2010.

ZURICH, KOMPAS.com — Spanyol begitu mendominasi nomine penghargaan FIFA tahun 2010. Pada dua penghargaan paling prestius, yakni Pemain Terbaik dan Pelatih Terbaik, "Negeri Matador" itu menempatkan empat nama dari enam kandidat. Namun, kenyataannya, empat kandidat itu pulang dengan tangan hampa.

Pada penghargaan Pemain Terbaik, Spanyol menempatkan Andres Iniesta dan Xavi sebagai penantang Lionel Messi. Dua nama pertama sejak jauh-jauh hari lebih diunggulkan ketimbang Messi. Ini karena mereka sukses mengantar Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

Akan tetapi, apa yang terjadi? Messi-lah yang keluar sebagai pemenang. Pemain asal Argentina itu mendapatkan 22,65 persen suara, mengalahkan Iniesta (17,36 persen) dan (Xavi 16,48 persen). Messi sendiri terlihat begitu terkejut ketika mendengar namanya yang diumumkan sebagai pemenang.

"Aku ingin berbagi penghargaan ini dengan rekan setimku. Tanpa mereka, aku tidak akan berada di sini, dan ini juga untuk semua rakyat Argentina," kata Messi di atas podium.

Pada penghargaan Pelatih Terbaik, Spanyol menempatkan Vicente del Bosque dan Pep Guardiola sebagai lawan Jose Mourinho. Sejak awal del Bosque sudah diperkirakan akan menjadi lawan sengit Mou. Prestasi membawa Spanyol berjaya di Afsel jelas menjadi nilai jual tertinggi del Bosque.

Ini terbukti benar karena selisih suara antara Mou dan del Bosque cukup tipis. Mou mendapatkan 35,92 persen suara, sedangkan del Bosque mengoleksi 33,08 persen.

"Piala paling penting bagi saya adalah piala yang bersifat kolektif, bukan individu seperti ini. Tapi, ini adalah piala bersejarah untuk saya dan sepak bola Portugal, " ujar Mourinho seusai acara.

Meski pulang dengan tangan hampa, Spanyol boleh berbangga hati karena enam pemainnya masuk ke FIFA FIFPro World XI of 2010. Keenam pemain itu adalah Iker Casillas, Gerard Pique, Carles Puyol, Xavi, Andres Iniesta, dan David Villa. (AP)

Tuesday, January 18, 2011

Eto'o Ditukar dengan Tevez?

Penyerang Inter Milan, Samuel Etoo, merayakan golnya ke gawang Mazembe, pada final Piala Dunia Antarklub, di Abu Dhabi, Sabtu (18/12/2010).

MILAN, KOMPAS.com - Pelatih Inter Milan, Leonardo Araujo, ingin membuat kejutan di klub barunya tersebut. Ia dikabarkan ingin menukar striker Samuel Eto'o dengan pemain Manchester City, Carlos Tevez.

TalkSPORT mengklaim bahwa Leonardo sudah mengajukan penawaran kepada City untuk melancarkan pertukaran pemain depan tersebut. Konon Leonardo sudah lama mendambakan sosok Carlitos, pemain yang belakangan sering dikabarkan tak cocok dengan kondisinya di Manchester. Rumor kedatangan striker Wolfsburg, Edin Dzeko, ke Manchester City menambah kegusaran Tevez di klub tersebut.

Jika Tevez jadi ke San Siro dan Eto'o ke Inggris, pelatih "The Citizens" Roberto Mancini akan memiliki dua pemain eks Inter dalam timnya. Awal musim ini City telah merekrut Mario Balotelli dari Inter. Bersama Eto'o, pemain muda Italia tersebut turut membantu "I Nerazzurri" meraih treble winner musim lalu. (talkSPORT)

Thursday, January 6, 2011

Balas Malaysia dengan Cara positif

Ilustrasi ratusan calon penonton antre mendapatkan tiket Piala AFF.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekitar 20 pendukung tim nasional Indonesia konvoi sembari mengendarai sepeda motor di sekitar pintu loket Utara dekat TVRI, Senayan, Selasa (28/12/2010) menyerukan aksi balasan terhadap suporter Malayasia yang menyorot laser ke pemain Indonesia saat laga final leg pertama di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, Minggu ( 28/12/2010 ) lalu. 

Para suporter yang berkonvoi ini membentangkan spanduk yang bertuliskan "We Are Anarchist, But We Are Not Cheating" dan "Laser No, Anarki Yes". Mereka berkeliling melintasi loket penukaran tiket final yang tengah dipenuhi para calon penonton. Tak hanya membentangkan spanduk, salah satu suporter juga berteriak. "Jangan curang, anarkis boleh," ujarnya. 

Sayangnya, saat hendak dimintai keterangan oleh sejumlah wartawan, suporter yang konvoi ini tak mau menghentikan laju kendaraan mereka.

Aksi mereka tidak disetujui oleh para pengantre tiket kategori 3.  "Saya memang kesal dengan aksi pendukung Malaysia, tapi saya enggak setuju kalo kita balas dengan tindakan anarkis, karena mencoreng nama Indonesia kalo anarkis. Saya lebih memilih mendukung secara sportif dengan cara memberikan yel-yel semangat saat indonesia bertanding" ujar salah seorang pengantre.

"Saya inginnya Indonesia menang, main cantik. Tapi penontonnya enggak usah rusuh, malu-maluin," kata Lia, pengantre tiket lainnya.

Sunday, January 2, 2011

Gonzales Cs Tiba di Hotel dengan Wajah Muram

Skuad inti tim nasional Indonesia dalam Piala Suzuki AFF 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com — Skuad timnas Indonesia siang ini tiba di Hotel Sultan, Senayan, tempat mereka menginap jelang laga kedua final Piala AFF 2010. Seperti yang diperkirakan, para punggawa "Garuda" tersebut hanya menundukkan kepala dengan wajah terlihat muram.

Tidak ada komentar ataupun senyuman yang terlihat dari bibir para pemain timnas. Mereka seolah masih belum melupakan kekalahan telak yang didapatkan saat tandang ke Malaysia kemarin. Baik Maman Abdurahman, Bambang Pamungkas, Firman Utina maupun sang pelatih, Albert Riedl, masih terlihat dingin.

"Wajar sajalah. Kalah satu gol saja dalam sepak bola sangat terasa, apalagi kondisinya seperti ini. Karena itu, dukungan dari semua pihak sangat mereka perlukan untuk keluar dari tekanan," ujar Manajer Timnas, Andi Darussalam Tabusala, kepada wartawan di Hotel Sultan, Senin (27/12/2010).

Meski sambutan suporter di lobi hotel masih hangat, para pemain tersebut memilih untuk bergegas ke dalam hotel ketimbang melayani permintaan salaman, foto bersama, atau permintaan tanda tangan dari para pengdukung.

"Saya berterima kasih atas sambutan suporter. Memang ini saat yang berat bagi kami timnas. Tapi kami akan bangkit kembali. Kita masih punya satu laga di sini," ujar Andi. (Alie Usman)

Wednesday, December 29, 2010

Hughes Segera Reuni dengan Santa Cruz

LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Fulham, Mark Hughes, dikabarkan The Metro tertarik bereuni dengan striker Manchester City, Roque Santa Cruz.. Jika ini terjadi, maka untuk ketiga kalinya Hughes dan Santa Cruz akan kembali bekerja sama dalam satu klub.

Santa Cruz kini sedang mengalami masa-masa suram di City. Ia tak pernah diberi kesempatan manajer Roberto Mancini untuk beraksi. Mancini lebih mengedepankan Carlos Tevez, Mario Balotelli, Emmanuele Adebayor, dan Jo sebagai bomber "The Citizens". Maka tak heran, Santa Cruz mulai gerah dan minta dijual.

Awalnya, Santa Cruz diberitakan akan dipinjam AC Milan. Namun, karena Milan hampir pasti mendapatkan Antonio Cassano, maka opsi untuk meminjam Santa Cruz pun dibatalkan.

Santa Cruz bergabung dengan City sejak 2009 lalu. Ketika itu ia merupakan pemain pesanan Hughes kepada manajemen "The Citizens". Sayang, Santa Cruz lebih sering cedera sehingga namanya jarang berada di starting line up.

Musim ini kondisinya sebenarnya sudah membaik, namun tetap saja ia tak menjadi pilihan utama City. Kabar yang mengatakan bahwa Mancini ingin mendaratkan striker VfL Wolfsburg, Edin Dzeko, pada bursa transfer Januari mendatang, makin membuat Santa Cruz tak sabar untuk pindah.

Melihat gelagat ini Hughes langsung bergerak cepat. Hughes akan segera melakukan pendekatan personal guna mengajak Santa Cruz menyebrang ke Craven Cottage. (MET)

Penulis: Jonathan Pandapotan   |   Editor: Hery Prasetyo   |   Loading...

Inter Siap Tukar Maicon dengan Kaka

Douglas Maicon dan Ricardo Kaka.

MILAN, KOMPAS.com - Inter Milan mengumumkan akan melakukan negosiasi dengan Real Madrid mengenai pertukaran pemain mereka, Douglas Maicon, dengan pemain tengah Real Madrid, Ricardo Kaka.

Sportmediaset memberitakan, juara Italia dan Eropa itu berniat memboyong Kaka ke San Siro untuk melapis Wesley Sneijder yang sedang berkutat dengan masalah cedera. Kaka yang sudah tampak berlatih dengan para pemain Madrid lainnya. Sebenarnya ia diharapkan dapat kembali membela "El Real" pada awal Januari tahun 2011 nanti.

Namun, melihat padunya Mezut Oezil dan Cristiano Ronaldo di lini tengah Madrid, tampaknya pelatih Madrid, Jose Mourinho, tak terlalu membutuhkan Kaka lagi. Maka, dia menyambut baik tawaran Inter tersebut. Apalagi, sejak awal dia amat mengagumu Maicon.

"The Special One" sendiri sebenarnya sudah berusaha untuk mendatangkan Maicon ke Bernabeu pada musim panas lalu. Namun, mahalnya harga Maicon membuat pihak manajemen Madrid berpikir dua kali untuk membelinya.

Roma Tukar Baptista Dengan Sculli

Penyerang AS Roma, Julio Baptista.

ROMA, KOMPAS.com - AS Roma dikabarkan sedang mempersiapkan proposal penawaran kepada Genoa agar mau menukar striker mereka, Giuseppe Sculli, dengan striker Roma, Julio Baptsista.

Il Coriere dello Sport menulis bahwa pemain serbaguna Genoa, Sculli, akan menjadi prioritas utama Roma pada bursa transfer pemain, Januari mendatang. Pelatih Roma, Claudio Ranieri, juga mengakui dirinya telah lama mengagumi sosok Sculli. Ranieri terkesan dengan pemain berusia 29 tahun itu karena dapat dimainkan di berbagai posisi.

"Saya adalah penggemar Sculli sejak lama. Akan sangat menguntungkan jika sebuah klub memiliki pemain yang dapat dimainkan di berbagai posisi. Saya pikir ia akan cocok bermain di Roma," tutur Ranieri.

Baptista sebelumnya diisukan akan kembali ke Spanyol setelah pelatih Malaga, Manuel Pellegrini, menyatakan ketertarikannya kepada pemain berjuluk "The Beast" itu. Namun, melihat antusiasme Ranieri terhadap Sculli, tampaknya Roma akan lebih memilih melepas Baptista ke Genoa ketimbang melepasnya ke Malaga.

Sunday, December 26, 2010

Nedved Terkesan dengan Kerja Del Neri

Pavel Nedved (kiri) bersama Presiden Juventus, Andrea Agnelli.

TURIN, KOMPAS.com Legenda Juventus, Pavel Nedved, terkesan dengan kemajuan Juve di bawah arahan Gigi Del Neri. Menurut Nedved, Del Neri telah membuat Juve maju pesat sehingga bisa memiliki peluang meraih scudetto.

Del Neri mengambil posisi Pelatih Juve pada awal musim ini. Sempat terseok-seok pada awal musim, Del Neri ternyata mampu membangkitkan semangat Milos Krasic dan kawan-kawan. Juve bahkan dibuatnya tak terkalahkan dalam 16 pertandingan terakhir di semua ajang.

Maka tak heran, Juve bersama Del Neri mendapat banyak pujian dari seantero Italia. "I Bianconeri" bahkan disebut-sebut sebagai penantang AC Milan yang sebenarnya dalam perburuan scudetto.

"Saya melihat para prajurit dan seorang pelatih yang telah bekerja dengan cara yang benar," kata Nedved seperti dikutip pers Italia.

Kini Juve berada di posisi keempat dengan 31 poin, hanya terpaut lima angka dari Milan di puncak klasemen. Nedved yang kini duduk sebagai salah satu direktur Juve percaya, timnya bisa sukses musim ini.

"Kita belum sampai pada pertengahan musim. Jadi, terlalu cepat untuk berbicara tentang scudetto. Juve telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Mereka memiliki apa yang diperlukan untuk bersaing dalam berbagai kejuaraan, termasuk scudetto," tuntas Nedved. (GL)

Monday, December 20, 2010

Gonzales Ingin Tandem dengan Messi dan CR7

Indonesias Cristian Gonzales jumps for the ball during the second leg semi-final match at the ASEAN Football Federation (AFF) 2010 soccer tournament against the Philippines in Jakarta December 19, 2010.

JAKARTA, KOMPAS.com - Striker Indonesia Cristian Gonzales akan sangat senang kalau bisa berduet dengan Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo. Namun, dengan siapapun ia bertandem, ia siap menjalankan tugasnya sebagai goal getter untuk tim "Garuda".

Dalam lima pertandingan Piala AFF 2010, Gonzales selalu menjadi starter untuk timnas. Pemain berusia 34 tahun itu biasanya ditemani oleh Irfan Bachdim di lini depan. Kadang ia berbagi peran dengan Bambang Pamungkas, striker cadangan asal Persija Jakarta.

Dalam duel semifinal leg kedua lawan Filipina, Minggu (20/12/2010) malam, pemain berjuluk "El Loco" itu berpasangan dengan Yongki Aribowo karena Irfan cedera.

Lantas, siapa yang akan menjadi pasangan Gonzales dalam duel final lawan Malaysia nanti? "Lebih enak sama Messi dan Ronaldo," jawab Gonzales yang disambut tawa para wartawan di sela-sela acara ramah-tamah dengan keluarga AburizaL Bakrie, Senin (20/12/2010).

"Siapa pun bisalah. Saya tidak masalah mau dipasangkan sama siapa saja. Terserah pelatih," kata Gonzales, kali ini dengan mimik serius. Lagi pula, mustahil menaturalisasi Messi dan Ronaldo karena keduanya sudah membela tim negaranya masing-masing.

Meski berperan sebagai striker, Gonzales juga aktif membantu pertahanan dengan menjemput bola di area pertahanan. Gerakannya tersebut sering menarik bek-bek lawan sehingga dapat menguntungkan tandemnya untuk menusuk ke depan.