Tuesday, December 13, 2011

Anang Cedera, Ashanty Temani ke UGD di Bandung

BANDUNG, KOMPAS.com -- Anang Hermansyah (42), yang sudah dekat dengan waktu melepas masa dudanya alias menikah dengan Ashanty Siddik (27), memeriksakan kaki kanannya yang cedera di UGD Rumah Sakit Borromeus, Bandung, Minggu (11/12/2011). Pemeriksaan itu dilakukan setelah Anang dan Ashanty berduet di Hotel The Papandayan dalam acara peluncuran sebuah apartemen di kota tersebut.

"Tadi sudah diperiksa dokter dan difoto (rontgen). Kata dokter ini hanya memar biasa dan dokter minta agar tidak banyak bergerak dulu," tutur Ashanty, yang terus mendampingi Anang seusai pemeriksaan di UGD RS Borromeus, Minggu malam.

Anang, yang menderita luka dalam pada kaki sebelah kanan sekitar mata kaki, tampak terpincang-pincang ketika berjalan menuju UGD RS Borromeus, sehinggga satpam rumah sakit itu pun segera menjemputnya dengan kursi roda. Anang memasuki ruang UGD ditemani Ashanty dan kakak Ashanty, Amelia.

Menurut Ashanty, kaki Anang mengalami cedera akibat kecelakaan mobil yang ditumpanginya ketika akan tampil di Tamiang, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu lalu (10/12/2011). Ketika itu mobil yang ditumpanginya menabrak mobil di depannya, yang berhenti mendadak dalam konvoi menuju Tamiang. "Mas Anang dan aku yang duduk di kursi tengah, Mas Anang berupaya menahan aku supaya tidak terpental saat mobil mengerem. Tapi, Mas Anang kemudian terpental dan jatuh ke bawah jok mobil sehingga kakinya terhimpit," terang Ashanty.

Ketika di Tamiang, lanjut Ashanty, Anang belum sempat memeriksakan kakinya ke dokter. Di sana banyak yang pandai mengurut, sehingga sejoli itu tetap bisa tampil duet. Tapi, setelah itu, kaki Anang kembali terasa sakit dan saat itu juga diurut lagi. "Sampai di Jakarta malam. Dan, paginya (Minggu 11/12/2011) harus ke Bandung untuk show juga. Dan, baru sekarang ini bisa cek ke dokter," ujar Ashanty.

Undangan manggung bagi duo Anang-Ashanty, yang diakui oleh Anang akan segera menjalani acara lamaran resmi, memang padat. Setelah di Bandung, rencananya ada pementasan di Medan. Meski  kakinya masih cedera, mantan suami Krisdayanti ini akan tetap memenuhi undangan itu. "Ya, paling untuk mengantisipasi aku yang dilarang banyak bergerak, Ashanty-nya yang akan banyak bergerak di atas pentas," kata Anang.

Saat tempil di Tamiang pascakecelakaan, dikatakan oleh Ashanty, Anang, yang sudah diurut, mampu bernyanyi lepas dan tidak mau diam. Bahkan, Anang membawakan sampai sembilan lagu. Namun, setelah selesai pertunjukan, kaki Anang sempat sakit lagi, sehingga jalannya terpincang-pincang.

Sesudahnya, di panggung Hotel The Papandayan, Anang tampak tidak menunjukkan rasa sakitnya. Bahkan, ia bersama Ashanty sempat bernyanyi sambil turun dari panggung untuk menyalami beberapa tamu yang diundang.

Tak hanya itu, Anang dan Ashanty, yang menyuguhkan lagu-lagu "Menentukan Hati", "Pilihlah Aku", "Cinta", "Mau Dibawa Ke Mana", dan "Jodohku", sempat pula bergoyang dangdut bersama dua tamu di panggung dengan mendendangkan lagu "Aku Bukan Bang Toyib". "Aku memang berusaha untuk profesional. Selama masih bisa dijalani, aku tetap harus menjalani semua undangan show," ujar Anang.

Disinggung soal rencana pernikahannya yang sudah dekat, baik Anang maupun Ashanty tidak banyak memberi komentar. Begitu juga saat ditanya soal kebenaran kabar bahwa mereka sudah membeli rumah di kawasan Cinere (Depok, Jawa Barat) dan sudah memesan gaun pengantin kepada perancang busana Ferry Sunarto, Anang hanya menjawab singkat, "Semua sedang dalam proses persiapan, rumah juga masih diperbaiki." (ddh)

Blues Bukan Cuma untuk Orang Tua

KOMPAS IMAGES/ BANAR FIL ARDHIGitaris dan vokalis Gugun, bersama grup Gugun Blues Shelter-nya, merupakan salah satu penampil muda dalam Jakarta Blues Festival (JBF) 2010 yang akan manggung lagi pada JBF 2011.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Siapa bilang musik blues hanya untuk orang tua? Frans S Sunito (61) mematahkan kesan keliru tersebut.

"Kita punya banyak acara blues, termasuk di kampus-kampus. Yang main anak-anak muda," kata Sunito dalam konferensi pers Djarum Super Jakarta International Blues Festival 2011, Selasa minggu lalu (6/12/2012).

Frans, Direktur Utama Jasa Marga, adalah penikmat dan juga pemain blues lewat harmonikanya. Bersama rekannya di Asosiasi Blues Indonesia (Inablues), ia menyediakan waktu untuk menyebar "virus" blues, antara lain lewat festival blues. Tahun ini festival yang digelar pada 17 Desember mendatang menghadirkan John Mayall, legenda blues asal Inggris. "Semua pemain blues di Indonesia pasti tahu John Mayall," ujar Frans.

Persoalannya, tidak semua anak muda yang bakal menonton Jakarta InternationalBlues Festival mengenal John Mayall. Kepadanya ditanyakan, mengapa tidak menghadirkan bintang blues muda yang populer di kalangan anak muda sekarang?

Sambil tersenyum Frans menjawab, "Kan, selain John Mayall ada musisi lain yang muda." Ia menambahkan, pihaknya ingin tetap idealis menyajikan blues yang benar. Karena itu, musisi blues yang melegenda jadi pilihan utama. "Usulnya bagus. Bintang muda blues mesti dihadirkan, tetapi yang tua juga diberi tempat," kata Frans. (BSW)

Monday, December 12, 2011

Poppy Sovia Berhenti Kalau Sudah Keriput

JAKARTA, KOMPAS.com -- Untuk menjaga kebugaran tubuhnya, artis peran Poppy Sovia mengaku memilih giat berolah raga. Berenang serta bermain sepatu roda hingga otopad menjadi pilihan bintang film Catatan Harian Si Boy ini.

"Senang renang sama sepatu roda, otopad. Renang dua minggu sekali. Otopad seminggu bisa dua atau tiga kali tiap malam," kata Poppy dalam wawancara di Amigos Restaurant, Bellagio, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (12/12/2011).

Khusus untuk renang, Poppy tak akan berhenti sebelum kulit cantiknya keriput karena kedinginan. "Kalau sudah keriput, ya naik (keluar kolam). Kalau tempat renangnya ramai, ya (berenang) sebentar saja," katanya lagi.

Saturday, December 3, 2011

Sempat Tertinggal 0-2, Juventus Imbangi Napoli

Penyerang Juventus, Alessandro Matri.

NAPLES, KOMPAS.com — Tertinggal 0-2 sampai akhir babak pertama, Juventus mampu memaksa Napoli puas dengan hasil imbang 3-3 pada pertandingan Serie-A, di San Paolo, Selasa (29/11/2011).

Gol pertama laga ini diciptakan oleh Marek Hamsik pada menit ke-23. Dari jarak dekat, Hamsik menanduk bola masuk ke sudut kanan bawah gawang tim tamu.

Keunggulan tuan rumah diperbesar pada menit ke-40 oleh Goran Pandev. Setelah menguasai bola liar di dalam kotak penalti, Pandev menggocek Giorgio Chiellini sebelum menaklukkan Buffon dengan tendangan kaki kanan, yang membuat bola bersarang di sudut kanan bawah gawang.

Pada menit ke-48, Alessandro Matri mengubah angka di papan skor menjadi 2-1. Ia menaklukkan Morgan De Sanctis dengan tendangan voli, memanfaatkan umpan Arturo Vidal.

Selisih kembali melebar setelah Pandev menembakkan bola kiriman Christian Maggio masuk ke sudut kiri bawah gawang Buffon pada menit ke-68.

Juventus hanya perlu waktu empat menit untuk kembali memangkas jarak. Kali ini, gol diciptakan Marcelo Estigarribia, dengan memanfaatkan umpan Alessandro Matri.

Pada menit ke-79, Juventus menyamakan kedudukan, yang bertahan sampai akhir, berkat Simone Pepe. Dengan kaki kanan, ia menembak bola dari tengah kotak penalti masuk ke sudut kanan bawah gawang De Sanctis.

Dengan hasil tersebut, Juventus menguasai klasemen dengan 26 poin, atau unggul dua angka dari AC Milan di tempat kedua. Adapun Napoli tertahan di peringkat keenam dengan 17 poin.

Selama pertandingan, Juventus menguasai bola sebanyak 60 persen dan menciptakan tujuh peluang emas dari 12 kali usaha. Adapun Napoli melepaskan enam tembakan akurat dari sembilan kali percobaan.

Susunan pemain
Napoli:
Morgan De Sanctis; Paolo Cannavaro, Salvatore Aronica (Federico Fernandez 76), Hugo Armando Campagnaro; Gokhan Inler, Walter Gargano, Juan Zuniga (Andrea Dossena 87), Christian Maggio; Ezequiel Lavezzi, Goran Pandev (Mario Santana 71)), Marek Hamsik

Juventus: Gianluigi Buffon; Leonardo Bonucci, Andrea Barzagli, Giorgio Chiellini, Stephan Lichsteiner; Andrea Pirlo, Arturo Vidal, Marcelo Estigarribia, Simone Pepe (Michele Pazienza 86); Mirko Vucinic (Alessandro Del Piero 90), Alessandro Matri (Fabio Quagliarella 90)

Wasit: Paolo Tagliavento

Speed Ditemukan Gantung Diri oleh Istrinya

Mendiang Gary Speed dan istrinya, Louise.

LONDON, KOMPAS.com — Dari hasil penyelidikan, ternyata orang pertama yang menemukan Gary Speed gantung diri adalah istrinya, Louise. Namun, hingga kini belum dijelaskan apa penyebab pelatih timnas Wales itu mengakhiri hidupnya di kediamannya, di Huntington, Cheshire, Inggris, pada Minggu (27/11/2011) pagi.

Detektif Inspektur Peter Lawless dari Kepolisian Cheshire menjelaskan, tidak ada yang mencurigakan dari kematian Speed. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan setelah kematiannya, Speed dipastikan tewas akibat menggantung diri.

"Saya menunda pengumuman pemeriksaan ini hingga 30 Januari 2012. Hasil pemeriksaan akan diperdengarkan di Warrington pada pukul 14.00 waktu setempat," jelas Lawless.

Kematian Speed mengejutkan dunia persepakbolaan. Banyak pihak, baik dari kalangan sepak bola maupun di luarnya, tak henti-henti menyampaikan rasa belasungkawa. (AFP)

Istri yang Temukan Speed Gantung Diri

Mendiang Gary Speed dan istrinya, Louise.

LONDON, KOMPAS.com — Dari hasil penyelidikan, ternyata orang pertama yang menemukan Gary Speed gantung diri adalah istrinya, Louise. Namun, hingga kini belum dijelaskan apa penyebab pelatih timnas Wales itu mengakhiri hidupnya di kediamannya, di Huntington, Cheshire, Inggris, pada Minggu (27/11/2011) pagi.

Detektif Inspektur Peter Lawless dari Kepolisian Cheshire menjelaskan, tidak ada yang mencurigakan dari kematian Speed. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan setelah kematiannya, Speed dipastikan tewas akibat menggantung diri.

"Saya menunda pengumuman pemeriksaan ini hingga 30 Januari 2012. Hasil pemeriksaan akan diperdengarkan di Warrington pada pukul 14.00 waktu setempat," jelas Lawless.

Kematian Speed mengejutkan dunia persepakbolaan. Banyak pihak, baik dari kalangan sepak bola maupun di luarnya, tak henti-henti menyampaikan rasa belasungkawa. (AFP)

Taklukkan Blackburn, Cardiff ke Semifinal Piala Carling

Piala Carling.

CARDIFF, KOMPAS.com — Cardiff City sukses melangkah ke semifinal Piala Carling setelah pada perempat final, Selasa atau Rabu (30/11/2011) dini hari WIB, menundukkan Blackburn Rovers 2-0.

Meski klub dari Liga Championship (kasta kedua Liga Inggris), Cardiff justru tampil lebih baik. Sebaliknya, Blackburn Rovers yang merupakan penghuni Premier League (kasta utama Liga Inggris) langsung dibuat kewalahan.

Tekanan Cardiff itu akhirnya membuat Blackburn tak berkutik pada menit ke-19. Kenny Miller dengan baik melakukan tendangan kaki kiri dari jarak jauh, menaklukkan kiper Blackburn, Mark Bunn. Cardiff pun unggul 1-0.

Ini membuat Cardiff semakin bersemangat. Meski Blackburn berusaha bangkit, tetapi Cardiff meladeninya. Di babak kedua, Cardiff juga lebih dominan.

Pada menit ke-50, giliran Anthony Gerrard yang membobol gawang Blackburn. Bola tendangan kaki kanannya tak mampu dihalau Mark Bunn.

Unggul 2-0, Cardiff semakin percaya diri. Mereka pun sukses mempertahankan skor untuk memenangkan pertandingan 2-0, sekaligus melangkah ke semifinal.

Susunan Pemain
Cardiff City:
22-Tom Heaton; 2-Kevin McNaughton, 3-Andrew Taylor, 6-Anthony Gerrard, 25-Ben Turner, 8-Don Cowie, 7-Peter Whittingham, 11-Craig Conway (52-Joe Ralls 83), 17-Aron Gunnarsson, 4-Filip Kiss (37-Stephen McPhail 78), 9-Kenny Miller

Blackburn: 13-Mark Bunn; 5-Gael Givet, 16-Scott Dann, 31-Grant Hanley, 8-David Dunn, 12-Morten Gamst Pedersen, 14-Radosav Petrovic (20-Ruben Rochina 70), 35-Jason Lowe, 10-Mauro Formica, 22-Nick Blackman (30-Jason Roberts 80), 25-David Goodwillie (24-Yakubu Aiyegbeni 80)