Showing posts with label Napoli. Show all posts
Showing posts with label Napoli. Show all posts

Saturday, December 3, 2011

Sempat Tertinggal 0-2, Juventus Imbangi Napoli

Penyerang Juventus, Alessandro Matri.

NAPLES, KOMPAS.com — Tertinggal 0-2 sampai akhir babak pertama, Juventus mampu memaksa Napoli puas dengan hasil imbang 3-3 pada pertandingan Serie-A, di San Paolo, Selasa (29/11/2011).

Gol pertama laga ini diciptakan oleh Marek Hamsik pada menit ke-23. Dari jarak dekat, Hamsik menanduk bola masuk ke sudut kanan bawah gawang tim tamu.

Keunggulan tuan rumah diperbesar pada menit ke-40 oleh Goran Pandev. Setelah menguasai bola liar di dalam kotak penalti, Pandev menggocek Giorgio Chiellini sebelum menaklukkan Buffon dengan tendangan kaki kanan, yang membuat bola bersarang di sudut kanan bawah gawang.

Pada menit ke-48, Alessandro Matri mengubah angka di papan skor menjadi 2-1. Ia menaklukkan Morgan De Sanctis dengan tendangan voli, memanfaatkan umpan Arturo Vidal.

Selisih kembali melebar setelah Pandev menembakkan bola kiriman Christian Maggio masuk ke sudut kiri bawah gawang Buffon pada menit ke-68.

Juventus hanya perlu waktu empat menit untuk kembali memangkas jarak. Kali ini, gol diciptakan Marcelo Estigarribia, dengan memanfaatkan umpan Alessandro Matri.

Pada menit ke-79, Juventus menyamakan kedudukan, yang bertahan sampai akhir, berkat Simone Pepe. Dengan kaki kanan, ia menembak bola dari tengah kotak penalti masuk ke sudut kanan bawah gawang De Sanctis.

Dengan hasil tersebut, Juventus menguasai klasemen dengan 26 poin, atau unggul dua angka dari AC Milan di tempat kedua. Adapun Napoli tertahan di peringkat keenam dengan 17 poin.

Selama pertandingan, Juventus menguasai bola sebanyak 60 persen dan menciptakan tujuh peluang emas dari 12 kali usaha. Adapun Napoli melepaskan enam tembakan akurat dari sembilan kali percobaan.

Susunan pemain
Napoli:
Morgan De Sanctis; Paolo Cannavaro, Salvatore Aronica (Federico Fernandez 76), Hugo Armando Campagnaro; Gokhan Inler, Walter Gargano, Juan Zuniga (Andrea Dossena 87), Christian Maggio; Ezequiel Lavezzi, Goran Pandev (Mario Santana 71)), Marek Hamsik

Juventus: Gianluigi Buffon; Leonardo Bonucci, Andrea Barzagli, Giorgio Chiellini, Stephan Lichsteiner; Andrea Pirlo, Arturo Vidal, Marcelo Estigarribia, Simone Pepe (Michele Pazienza 86); Mirko Vucinic (Alessandro Del Piero 90), Alessandro Matri (Fabio Quagliarella 90)

Wasit: Paolo Tagliavento

Monday, November 14, 2011

Naples Banjir, Napoli versus Juventus Pun Ditunda

Sejumlah mobil menjadi korban banjir yang terjadi di Genoa, Jumat (4/11/2011).

NAPLES, KOMPAS.com — Setelah laga Genoa versus Inter Milan dibatalkan, kini giliran pertandingan besar antara Napoli dan Juventus yang gagal dilaksanakan karena banjir. Menurut jadwal yang ada, Napoli melawan Juventus seharusnya digelar di San Paolo, Naples, Minggu atau Senin (7/11/2011) dini hari WIB.

Menurut Football Italia, keputusan ini diambil pada Minggu pagi waktu setempat setelah dilakukan pertemuan darurat antara Pemerintah Kota Naples dengan Civile Protezione, sebuah badan nasional yang mengurusi bencana di Italia. Mereka berpendapat bahwa para penonton tak bisa dijamin keselamatannya karena beberapa daerah di sekitar Stadion San Paolo tengah dilanda banjir.

Hujan deras tengah menimpa sejumlah wilayah Italia saat ini. Beberapa daerah disebutkan sudah dilanda banjir. Bahkan, Genoa mengalami banjir bandang karena hujan yang turun terus-menerus.

Friday, November 11, 2011

Naples Banjir, Napoli Versus Juventus Ditunda

Sejumlah mobil menjadi korban banjir yang terjadi di Genoa, Jumat (4/11/2011).

NAPLES, KOMPAS.com — Setelah laga Genoa versus Inter Milan dibatalkan, kini giliran pertandingan besar antara Napoli dan Juventus yang gagal dilaksanakan karena banjir. Menurut jadwal yang ada, Napoli melawan Juventus seharusnya digelar di San Paolo, Naples, Minggu atau Senin (7/11/2011) dini hari WIB.

Menurut Football Italia, keputusan ini diambil pada Minggu pagi waktu setempat setelah dilakukan pertemuan darurat antara Pemerintah Kota Naples dengan Civile Protezione, sebuah badan nasional yang mengurusi bencana di Italia. Mereka berpendapat bahwa para penonton tak bisa dijamin keselamatannya karena beberapa daerah di sekitar Stadion San Paolo tengah dilanda banjir.

Hujan deras tengah menimpa sejumlah wilayah Italia saat ini. Beberapa daerah disebutkan sudah dilanda banjir. Bahkan, Genoa mengalami banjir bandang karena hujan yang turun terus-menerus.

Sunday, November 6, 2011

Balotelli Bakal Perkuat Napoli

Striker Manchester City, Mario Balotelli, menunjukkan kaus dalam bertuliskan "Why Always Me" sebagai bentuk protes.

MANCHESTER, KOMPAS.com — Penyerang Mario Balotelli cepat atau lambat akan meninggalkan Manchester City untuk bergabung dengan Napoli pada suatu saat nanti.

Hal itu diungkapkan agen Balotelli, Mino Raiola, dalam wawancaranya dengan Radio Kiss Kiss Napoli. "Mario telah menerima pujian dalam beberapa bulan terakhir karena ia telah menjadi pemain penting bagi seluruh tim. Bukan hanya karena gol, melainkan karena dia juga bisa menciptakan assist dan dia sedang dihargai sebagai sebuah komponen," kata Raiola.

"Bagi saya, Balotelli bisa menjadi salah satu dari tiga pemain top dunia. Mario mencintai City. Apakah masa depannya dengan Napoli? Napoli memiliki penonton luar biasa sehingga setiap pemain ingin bermain untuk orang-orang tersebut. (Zlatan) Ibrahimovic juga mengatakan kepada saya bahwa dia ingin mengenakan seragam biru pada suatu saat nanti," beber Raiola.  

Meski begitu, Raiola memastikan, Balotelli tidak akan pindah dalam waktu dekat ini. "Pemain besar menyampaikan keinginannya untuk bermain di Napoli. Mario telah menegaskan kepada saya bahwa dia ingin bermain di Napoli. Saya ingin menjelaskan dan menegaskan kembali bahwa tidak ada kemungkinan selama empat tahun ke Mario akan bermain dengan Napoli," tegasnya.

Pelatih City, Roberto Mancini, meyakini Balotelli cepat atau lambat akan kembali ke Italia. Penyerang asal Italia itu memang memiliki kesan yang mendalam dengan Serie-A. Sebelum bergabung dengan City pada 2010, Balotelli pernah memperkuat Inter selama tiga musim. (RKK)

Monday, July 18, 2011

Mazzarri: Hamsik Senang Tetap di Napoli

Gelandang Napoli, Marek Hamsik.

SAN PAOLO, KOMPAS.com - Setelah melakukan diskusi dengan gelandang andalannya, Marek Hamsik, pelatih Napoli, Walter Mazzarri, menyatakan bahwa sang bintang akan bertahan di San Paolo musim depan. Ini tampaknya akan menjadi akhir dari spekulasi masa depan pemain asal Slovakia tersebut.

Sebelumnya hangat diberitakan media Italia bahwa Hamsik akan berseragam AC Milan musim depan. Hamsik sendiri sempat menyatakan, akan menguntungkan bagi kariernya jika pindah ke tim asuhan Massimiliano Allegri tersebut.

Namun sayang, transfer Hamsik ke Milan terbentur keinginan sang presiden, Aurelio De Laurentiis yang ngotot mempertahankannya. Milan pun menyerah dan mulai mengalihkan bidikannya.

"Saya sudah berbicara dengan Hamsik dan dia menegrtahi cara berpikir saya. Dia akan memberikan semuanya (di sini) dan sangat termotivasi. Dia senang untuk tinggal di Napoli," kata Mazzarri seperti dikutip La Gazzetta dello Sport, Senin (18/7/2011).

Tuesday, June 7, 2011

Genoa: Napoli Siap Beli "Setengah" Criscito Rp 74 Miliar

GENOA, KOMPAS.com - Presiden Genoa, Enrico Preziosi mengumumkan bahwa pihaknya sudah sepakat dengan Napoli soal transfer bek Domenico Criscito dengan status kepemilikan bersama. Preziosi mengungkapkan, Napoli siap membayar 6 juta euro (sekitar Rp 74 miliar) untuk 50 persen kepemilikan Crizcito dengan opsi membeli sisanya di akhir musim nanti.

"Mereka (Napoli) telah sepakat membayar 6 juta euro (sekitar Rp 74 miliar) dalam kesepakatan kepemilikan bersama dengan pilihan untuk membeli sisa 50 persen dari kontrak sang pemain dengan harga yang sudah diputuskan (di akhir musim depan). Fabiano Santacroce tidak memainkan bagian dalam transfer ini," kata Preziosi kepada Radio Kiss Kiss.

"Napoli telah menunjukkan ketertarikan yang konkret, mengusulkan angka yang sama dengan harga dari sang pemain. Jadi kami menerima tawaran Napoli untuk Criscito. Sekarang pemain dan agennya harus sepakat dengan mereka (Napoli)," sambungnya.

Ia menambahkan, "Tinggal membubuhkan tanda tangan untuk melengkapi kepindahan Criscito ke Napoli. Ini akan jadi mimpi yang jadi nyata bagi sang pemain, yaitu kembali ke tanah kelahirannya.

Langkah untuk Napoli mendapatkan kata iya dari sang pemain tampaknya tak akan sulit. Sebab, Criscito belum lama ini sudah menyampaikan ketertarikannya untuk bergabung dengan "I Partenopei". (RK)

Sunday, May 22, 2011

Ditahan Napoli, Juve Gagal ke Eropa

Kiper Juventus, Gianluigi Buffon, hanya bisa melihat bola tendangan Cristiano Lucarelli masuk ke gawangnya pada pertandingan terakhir Liga Serie-A, Minggu (22/5/2011).

TURIN, KOMPAS.com — Juventus gagal ke Liga Europa. Tampil di kandang sendiri pada laga terakhir Serie-A musim 2010-2011 menjamu Napoli, Minggu atau Senin (23/5/2011) dini hari WIB, Juve dipaksa bermain imbang 2-2.

Juve tetap berada di urutan ke-7 dengan nilai 58. Mereka gagal menggeser AS Roma yang berada di tempat terakhir jatah Liga Europa, setelah Francesco Totti dkk menang 3-1 atas Sampdoria.

Sebenarnya, peluang Juve ke Liga Europa masih terbuka. Mereka harus menang dan berharap Roma kalah dari Sampdoria. Namun, tampil di kandang sendiri, Juve malah gagal mendominasi.

Bahkan, Juventus sudah harus ketinggalan pada menit ke-22. Sundulan Christian Maggio yang memanfaatkan umpan silang Jose Ernesto Sosa mampu menjebol gawang Gianluigi Buffon. Napoli pun unggul 1-0.

Juventus berusaha bangkit. Namun, sampai babak pertama berakhir, Alessandro Del Piero dkk belum mampu mencetak gol.

Memasuki babak kedua, Juventus mencoba mengambil inisiatif serangan. Ketika babak ini baru berjalan dua menit, defender Giorgio Chiellin, yang membantu menyerang, sukses menyamakan kedudukan. Bola tendangan kaki kanannya gagal dihalau kiper Napoli, Morgan De Sanctis, 1-1.

Namun, pertahanan Juventus kurang tangguh dalam menghadapi permainan Napoli yang juga tetap bersemangat. Pada menit ke-70, Napoli berhasil unggul kembali. Sundulan Cristiano Lucarelli yang memanfaatkan umpan silang Ezequiel Lavezzi mampu menaklukkan Buffon, 2-1.

Keputusan Juventus menurunkan Alessandro Matri menggantikan Luca Toni pada menit ke-71 sangat tepat. Pada menit ke-84, Matri membobol gawang Napoli, memotong umpan Alberto Aquilani. Juventus pun berhasil menyamakan kedudukan 2-2. Kedudukan ini tak berubah sampai pertandingan usai, dan Juventus pun gagal ke Liga Europa.

Susunan pemain

Juventus: 1-Gianluigi Buffon; 19-Leonardo Bonucci, 15-Andrea Barzagli, 3-Giorgio Chiellini, 7-Hasan Salihamidzic, 14-Alberto Aquilani, 8-Claudio Marchisio, 23-Simone Pepe (37-Filippo Boniperti 45), 27-Milos Krasic (29-Paolo De Ceglie 75), 20-Luca Toni (32-Alessandro Matri 71), 10-Alessandro Del Piero

Napoli: 26-Morgan De Sanctis; 25-Sanchez Emilson Cribari, 4-Victor Ruiz, 13-Fabiano Santacroce, 91-Raffaele Maiello (17-Marek Hamsik 67), 23-Walter Gargano, 18-Juan Zuniga, 11-Christian Maggio, 99-Cristiano Lucarelli, 9-Giuseppe Mascara, 77-Jose Ernesto Sosa (22-Ezequiel Lavezzi 53)

Juve Ditinggal Napoli 0-1

TURIN, KOMPAS.com — Juventus kembali bermain buruk. Tampil di kandang sendiri pada laga terakhir Serie-A musim 2010-2011 menjamu Napoli, Minggu atau Senin (23/5/2011) dini hari WIB, Juve sementara dipaksa tertinggal 0-1 sampai babak pertama berakhir.

Berat benar upaya Juventus untuk bisa tampil di Liga Europa. Tampil di kandang sendiri, mereka gagal mendominasi.

Bahkan, Juventus sudah harus ketinggalan pada menit ke-22. Sundulan Christian Maggio, yang memanfaatkan umpan silang Jose Ernesto Sosa, mampu menjebol gawang Gianluigi Buffon. Napoli pun unggul 1-0.

Juventus berusaha bangkit. Namun, sampai babak pertama berakhir, Alessandro Del Piero dkk belum mampu mencetak gol.

Susunan pemain

Juventus: 1-Gianluigi Buffon; 19-Leonardo Bonucci, 15-Andrea Barzagli, 3-Giorgio Chiellini, 7-Hasan Salihamidzic, 14-Alberto Aquilani, 8-Claudio Marchisio, 23-Simone Pepe, 27-Milos Krasic, 20-Luca Toni, 10-Alessandro Del Piero

Napoli: 26-Morgan De Sanctis; 25-Sanchez Emilson Cribari, 4-Victor Ruiz, 13-Fabiano Santacroce, 91-Raffaele Maiello, 23-Walter Gargano, 18-Juan Zuniga, 11-Christian Maggio, 99-Cristiano Lucarelli, 9-Giuseppe Mascara, 77-Jose Ernesto Sosa

Wednesday, March 2, 2011

Tundukkan Catania, Napoli Kuntit Milan Lagi

SAN PAOLO, KOMPAS.com - Napoli menang 1-0 atas Catania dalam lanjutan Serie-A, Minggu atau Senin (21/2/2011) dini hari WIB. Napoli naik ke posisi kedua dengan 52 poin, atau hanya kalah tiga angka dari penguasa sementara, AC Milan.

Pertandingan kedua tim di babak pertama berjalan dengan tempo lambat dan membosankan. Meski menguasai ball possession (74 % - 26 %), Napoli tak mampu menciptakan banyak peluang. Dari enam kali percobaan hanya dua yang menemui sasaran. Sedangkan Catania hanya memperoleh satu peluang akibat lebih fokus dalam bertahan.

Tridente andalan Napoli Marek Hamsik, Jose Ernesto Sosa dan Edison Cavani kesulitan menembus pertahanan rapat Catania yang dikomandoi Nicolas Spolli.

Peluang terbaik didapat Napoli saat pertandingan baru berjalan sembilan menit. Pelanggaran bek Catania, Giovanni Marchese di kotak penalti membuat wasit menunjuk titik putih. Sayang Cavani gagal mengeksekusi dengan baik setelah bola hasil tendangannya hanya membentur tiang sebelah kanan gawang Mariano Andujar.

Napoli baru bisa mencetak gol pada menit ke-25. Juan Zuniga yang lolos dari jebakan offside mampu menundukkan Mariano Andujar dengan tendangan keras kaki kanannya dari dalam kotak penalti.

Di babak kedua, Hamsik sudah membuka laga dengan ancaman. Beruntung bagi Catania, Andujar masih piawai menyelamatkan gawangnya dari peluang tersebut.

Catania pun mulai berani untuk tampil menyerang. Beberapa kali peluang mereka ciptakan meski belum jua menemukan hasil yang maksimal.

Melihat Jose Ernesto Sosa tak berkembang permainannya, pelatih Napoli, Walter Mazzarri menarik keluar dirinya dan memasukkan Giuseppe Mascara. Ini menjadi laga emosional bagi Mascara. Sebab dari Catania-lah Mascara di datangkan Napoli Januari lalu.

Zuniga mencoba mencetak gol keduanya pada menit ke-75. Tapi bola hasil tendangan kaki kirinya masih bisa ditangkap dengan baik oleh Andujar.

Meski dalam lima menit terakhir Catania makin meningkatkan tekanannya, kedudukan 0-1 untuk Napoli tak berubah. Pertahanan ketat yang diterapkan pemain belakang Napoli dan ciamiknya penampilan Morgan De Sanctis membuat peluang Catania terbuang percuma.

Susunan pemain Napoli: Morgan De Sanctis, Paolo Cannavaro, Salvatore Aronica, Fabiano Santacroce, Hassan Yebda, Michele Pazienza (Walter Gargano 76), Juan Zuñiga (Andrea Dossena 79), Christian Maggio, Edinson Cavani, Marek Hamsik, José Ernesto Sosa (Giuseppe Mascara 61)

Catania: Mariano Andújar, Matías Auguste Silvestre, Nicolás Spolli, Giovanni Marchese, Alessandro Potenza, Francesco Lodi, Pablo Martìn Ledesma, Raphael Martinho (Takayuki Morimoto 43), Matias Schelotto (Maxi Lopez 64), Gonzalo Bergessio, Alejandro Gómez (Adrian Ricchiutti 72)

Penulis: Wirawan Kusuma   |   Editor: Tjatur Wiharyo   |   Loading...

Monday, February 28, 2011

Napoli Ditahan Villarreal

SAN PAOLO, KOMPAS.com — Tak tampil dengan performa terbaiknya, Napoli harus puas bermain imbang 0-0 saat menjamu Villarreal dalam laga pertama babak 32 besar Liga Europa, Kamis atau Jumat (18/2/2011).

Hasil ini membuat laga kedua yang akan berlangsung di Stadion El Madrigal, 24 Februari mendatang, akan sangat menentukan.

Tampil tanpa Marek Hamsik, Napoli lebih mengandalkan kedua sayapnya untuk menyuplai bola kepada Edinson Cavani. Hasilnya, Napoli tampil kurang greget.

Sementara itu, tim tamu tampil cukup tenang. Giuseppe Rossi tetap tampil menyerang dan beberapa kali mengancam gawang Morgan De Sanctis. Sadar bermain di depan ribuan pendukung tim lawan, Villarreal berusaha mengatur tempo permainan dan lebih banyak menahan bola. Sesekali mereka mencoba mencari celah untuk menerobos pertahanan Napoli.

Tanpa hadirnya Hamsik, Napoli benar-benar kehilangan arah. Alur serangan tak tersusun dengan rapi. Ini membuat Cavani tak bisa berbicara banyak. Sekali ia mendapatkan peluang pada menit ke-32. Namun, bola hasil tendangan lemah Cavani masih bisa diselamatkan kiper Villarreal, Diego Lopez.

Ketatnya permainan membuat kedua tim tak mampu menciptakan banyak peluang. Di babak kedua, tak ada perubahan signifikan. Kedua tim tetap bermain ketat. Malah mereka kerap melakukan kesalahan-kesalahan mendasar seperti umpan. Namun, Napoli lebih menguasai bola pada awal babak kedua ini.

Gagal menerobos pertahanan Villarreal, Napoli melakukan percobaan dari luar kotak penalti. Hasilnya? Tetap sama, nihil.

Sadar timnya tak berkembang, Pelatih Napoli, Walter Mazzarri, langsung memasukkan sang bintang, Marek Hamsik. Ia menggantikan Giuseppe Mascara pada menit ke-61. Sementara itu, Pelatih Villarreal lebih memperkuat lini belakang dengan memasukkan Carlos Marchena, menggantikan Marcos Senna.

Pada menit ke-71, Cavani sebenarnya berhasil menjebol gawang Lopez lewat tandukan. Sayang, sebelum mencetak gol, Cavani sudah berada dalam posisi offside.

Beberapa detik sebelum pertandingan berakhir, Napoli harus kehilangan beknya, Salvatore Aronica, akibat menerima kartu kuning kedua setelah melanggar Nilmar. Meski terus berupaya, kedua tim tetap tak mampu mengubah kedudukan 0-0 hingga pertandingan berakhir.

Susunan Pemain

Napoli: Morgan De Sanctis, Andrea Dossena, Sanchez Emilson Cribari,  Hugo Armando Campagnaro, Salvatore Aronica, Cristian Maggio, Hassan Yebda (Michele Pazienza 68), Walter Gargano (Jose Ernesto Sosa 78), Giuseppe Mascara (Marek Hamsik 61), Edinson Roberto Gomez Cavani, Ezequiel Ivan Lavezzi

Villarreal: Diego Lopez, Joan Capdevila, Mario Perez  Gonzalo, Mateo Pablo Mussachio, Marcos Senna (Carlos Marchena 61), Santi Cazorla (Jose Manuel Catala 87), Borja Valero, Soriano Llido Bruno, Nilmar, Giuseppe Rossi (Marco Ruben 78)

Penulis: Wirawan Kusuma   |   Editor: Hery Prasetyo   |   Loading...

Tuesday, February 15, 2011

Adu Penalti, Inter Singkirkan Napoli

Duel Inter Milan melawan Napoli, Kamis (27/1/2011). Inter menang melalui adu penalti 5-4, setelah kedua tim bermain imbnag 0-0 di waktu normal.

NAPOLI, KOMPAS.com — Inter Milan sukses menyingkirkan Napoli di babak perempat final Coppa Italia. Inter menang melalui adu penalti 5-4, setelah kedua tim bermain imbang 0-0 selama 120 menit pertandingan, Kamis (27/1/2011) dini hari WIB. Kemenangan ini mengantarkan Inter ke babak semifinal.

Pertandingan berjalan alot di babak pertama. Bola lebih banyak berputar-putar. Striker Napoli, Edison Cavani, sebenarnya mampu mencetak gol pada menit ke-12. Sayangnya, gol pemain Uruguay itu dianulir karena ia lebih dulu terperangkap offside.

Tempo meningkat cepat di babak kedua. Napoli menerapkan permainan taktis dan ini membuat Inter tertekan. Beberapa peluang emas tercipta melalui tembakan Ezequiel  Lavezzi dan Marek Hamsik. Sayangnya, semua usaha itu mentah di tangan kiper Inter, Luca Castellazzi. Karena gol tak kunjung datang, pertandingan pun terpaksa dilanjutkan ke masa perpanjangan waktu.

Di babak ini, kedua tim tak juga menuai keberuntungan. Aksi gemilang kedua kiper mementahkan semua peluang yang ada.

Pada babak adu penalti, Lavezzi menjadi biang kegagalan Napoli karena tembakannya melenceng jauh di atas mistar. Adapun kelima penendang Inter sukses menjalankan tugasnya.

Penendang penalti
Napoli:
Edison Cavani (gol), Marek Hamsik (gol), Ezequiel Lavezzi (gagal), Camilo Zuniga (gol), Hassan Yebda (gol)
Inter: 
Samuel Eto'o (gol), Esteban Cambiasso (gol), Goran Pandev (gol), Thiago Motta (gol), Cristian Chivu (gol)

Susunan pemain
Napoli:
Morgan De Sanctis; Paolo Cannavaro, Andrea Dossena (Camilo Zuniga 50), Hugo Armando Campagnaro, Salvatore Aronica; Cristian Maggio, Michele Pazienza (Hassan Yebda 97), Walter Gargano, Marek Hamsik; Edinson Roberto Gomez Cavani, Ezequiel Ivan Lavezzi
Inter Milan: Luca Castellazzi; Javier Zanetti, Cristian Chivu, Ivan Cordoba (Lúcio 83), Maicon, Andrea Ranocchia; Dejan Stankovic (McDonald Mariga 62), Thiago Motta, Esteban Cambiasso; Samuel Eto'o, Goran Pandev

Thursday, February 10, 2011

Ibra Bawa Milan Jauhi Napoli

Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic (ketiga dari kiri), merayakan tembakannya yang salah diantisipasi bek Cesena, Maximiliniano Pellgrino, sehingga membuahkan gol, dalam lanjutan Serie-A, Minggu (23/1/2011).

MILAN, KOMPAS.com — Penyerang Zlatan Ibrahimovic mencetak satu gol yang ikut menentukan kemenangan timnya 2-0 atas Cesena dalam lanjutan Serie-A di San Siro, Minggu (23/1/2011). Berkat kemenangan itu, Milan duduk di puncak klasemen dengan 44 poin, atau unggul empat angka dari pesaing terdekat, Napoli.

Gol pertama Milan merupakan hasil bunuh diri bek Cesena, Maximiliano Pellegrino, pada menit ke-45. Gol bermula dari umpan Antonio Cassano yang ditembakkan Zlatan Ibrahimovic. Pellegrino melakukan antisipasi, tetapi bola meluncur ke gawang sendiri dan gagak dihalau oleh kiper Francesco Antonioli.

Ibrahimovic akhirnya mencatatkan namanya sendiri sebagai pencetak skor saat pertandingan menginjak masa injury time. Menguasai umpan Robinho di dalam kotak penalti, ia menembakkan bola dari sudut sempit masuk ke sudut kanan atas gawang Antonioli.

Bermain sebagai tuan rumah, Milan malah lebih dulu terancam oleh tembakan Dominique Malonga dan Giuseppe Colucci pada tiga menit pertama. Namun, gawang Milan tetap aman berkat penyelamatan yang dilakukan Christian Abbiati.

Milan bereaksi cepat membalas ancaman itu dengan eksekusi yang dilakukan Thiago Silva dan Massimo Ambrosini. Namun, kedua usaha itu hanya membuahkan tendangan gawang.

Setelah itu, Milan ingin memperbaiki penguasaan bola. Namun, Cesena tetap bermain agresif dan berhasil memaksa Milan mengikuti irama permainan mereka.

Milan baru bisa mulai menguasai keadaan sekitar menit ke-20. Selain bisa mengurangi penetrasi tim tamu ke wilayah mereka, Milan semakin konsisten melepaskan ancaman.

Pada menit ke-20 sampai ke-30, misalnya, Milan menciptakan empat tembakan melalui Robinho, Alexander Merkel, dan Zlatan Ibrahimovic, dan cuma terancam satu kali, itu pun dari tendangan bebas. Namun, tak satu pun eksekusi membuahkan gol akibat dimentahkan Francesco Antonioli.

Mendapat tekanan begitu rupa, Cesena tak mengendurkan agresi. Meski semakin kesulitan menjajah wilayah Milan, mereka konsisten mengejar bola dan melancarkan serangan begitu menguasainya.

Berbeda dari sebelumnya, Milan mampu membaca alur serangan mereka, memangkasnya, dan membangun serangan. Usaha Milan terus menemui kebuntuan, sampai terciptanya gol Pellegrino.

Pertandingan babak kedua berlangsung lebih seru. Sementara Milan berusaha menambah gol, Cesena juga berusaha mengejar ketinggalan. Aksi saling ancam pun terjadi, dengan Milan sebagai tim yang lebih dominan.

Pada menit ke-75 sampai ke-80, Milan menciptakan peluang emas melalui Robinho dan Antonio Cassano. Namun, eksekusi keduanya mentah di tangan Antonioli.

Cesena baru membalas itu ketika pertandingan menginjak menit ke-82 melalui Paolo Sammarco, yang sayangnya meleset.

Milan membalas itu dengan berondongan tembakan yang tak membuahkan gol, kecuali eksekusi Zlatan Ibrahimovic pada menit ke-90, yang diikuti bunyi panjang peluit Andrea Romeo.

Selama 90 menit, Milan menguasai bola sebanyak 59 persen dan melepaskan 10 tembakan akurat dari 25 percobaan. Adapun Cesena menciptakan tiga peluang emas dari 12 percobaan.

Susunan pemain:
Milan:
Christian Abbiati; Mario Yepes, Alessandro Nesta, Luca Antonini, Ignazio Abate; Thiago Silva, Robinho, Alexander Merkel, Massimo Ambrosini; Zlatan Ibrahimovic, Antonio Cassano (Pato  84)
Cesena: Francesco Antonioli; Steve von Bergen; Maximiliniano Pellgrino, Paolo Dellafiore (Yohan Benalouane 79), Luca Ceccarelli; Giuseppe Colucci, Marco Parolo, Fabio Ceserta; Dominique Malonga, Igor Budan (Erjon Bogdani  53), Matias Schelotto (Paolo Sammarco 53)
Wasit: Andrea Romeo

Saturday, January 29, 2011

Hantam Bologna, Napoli ke Delapan Besar

NAPOLI, KOMPAS.com — Napoli sukses membekuk tamunya, Bologna, 2-1, pada laga 16 besar Piala Italia, Selasa (18/1/2011), dan dengan begitu masuk ke babak perempat final, menyusul Juventus, Catania, Inter Milan, dan Palermo yang telah lebih dulu lolos.

Sejak peluit dibunyikan, Napoli langsung menggebrak pertahanan Bologna. Hasilnya, di menit ke-9 gawang Cristiano Lupatelli sudah bobol oleh aksi Hassan Yebda. Gol berawal dari situasi tendangan sudut yang kemudian ditanduk Yebda dengan keras ke gawang tim tamu.

Meski unggul, Napoli tak menurunkan intensitas serangan mereka. Manuele Blasi dan kawan-kawan terus menyerang Bologna dari berbagai sudut. Gol kedua pun datang berkat penyelesaian akurat Ezequiel Lavezzi. Dari sisi kanan, Marek Hamsik menerobos dan mengirim umpan matang yang langsung diteruskan Lavezzi ke gawang Bologna, 2-0.

Bologna mencoba bangkit di babak kedua. Andrea Esposito dan kawan-kawan membalikkan arus serangan dengan kecepatan mereka. Usaha ini tak sia-sia karena Riccardo Meggiorini sanggup memperkecil kedudukan melalui penaltinya di menit ke-55. Sebelumnya, Meggiorini diganjal Emilson Cribari di kotak terlarang.

Gol ini menambah semangat Bologna. "Rossoblu" terus menyerbu tuan rumah guna menyamakan kedudukan. Sayang, usaha mereka sia-sia. Hingga laga berakhir, Napoli sukses mempertahankan keunggulan mereka.

Susunan pemain
Napoli:
Gennaro Iezzo; Sanchez Emilson Cribari, Salvatore Aronica, Fabiano Santacroce, Luigi Vitale (Cristian Maggio 74); Camilo Zuniga, Manuele Blasi, Hassan Yebda, Jose Ernesto Sosa (Edinson Roberto Gomez Cavani 65); Marek Hamsik, Ezequiel Ivan Lavezzi

Bologna: Cristiano Lupatelli; Daniele Portanova, Andrea Esposito, Ivan Radovanovic (Ivan Radovanovic 83), Nicolo Cherubin; Antonio Busce, Federico Casarini, Rene Krhin, Cruz Fernandez Juanma; Riccardo Meggiorini (Andrea Pisanu 70), Henry Gimenez (Manuel Morales Gavilan 77)

Penulis: Jonathan Pandapotan   |   Editor: Tjatur Wiharyo   |   Loading...

Tuesday, December 21, 2010

Cavani: Napoli Siap Geser Milan

Striker Napoli, Edison Cavani.

NAPOLI, KOMPAS.com Penyerang Napoli yang sedang naik daun, Edison Cavani, mengaku bahagia timnya berada di urutan kedua klasemen Liga Serie-A, hanya tertinggal 3 poin dari AC Milan. Jadi Napoli akan terus berjuang keras untuk menggeser Milan.

Di tempat kedua, Napoli memiliki nilai yang sama dengan Lazio yang mengalahkan Udinese 3-2. Namun, Napoli unggul selisih gol .

"Kami adalah rival utama Milan musim ini. Kami akan terus maju dan tak pernah lengah sedikit pun. Posisi ke-2 pada akhir tahun 2010 membuat kami dapat pulang dan merayakan Natal dengan tenang," ujarnya.

"Apakah sekarang Napoli menjadi anti-Milan? Ya. Kami semua adalah anti-Milan. Sekarang kami akan menikmati libur Natal. Setelah itu kami harus tetap fokus dan melanjutkan apa yang sudah kami capai sekarang," tambahnya. (FBI)