Showing posts with label Benitez. Show all posts
Showing posts with label Benitez. Show all posts

Saturday, February 26, 2011

Benitez: Kinerja Tim Medis Inter Buruk

MADRID, KOMPAS.com - Cedera memang menjadi teman akrab dari Inter Milan, demikian pernyataan yang disampaikan oleh mantan pelatih "I Nerazzurri", Rafael Benitez. Menurut Benitez, tim medis di Inter tak bekerja dengan baik. Begitu pula dengan kinerja dari tim fisik Inter.

Benitez juga mengungkapkan, ia dan juga stafnya tak memiliki otoritas dalam masalah medis.

Banyaknya cedera pemain ini, diakui Benitez, membuat dirinya kesulitan meramu tim. Akibatnya, Inter tampil kurang gereget dan terseok-seok di kancah Serie-A saat ia tangani. Kurang moncernya penampilan Inter ini menjadi salah satu alasan manajemen tim akhirnya memecat pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut.

"Saya ingin memperlihatkan beberapa statistik berdasarkan cedera pemain dan saya tidak salah paham. Sebanyak 80 persen cedera dari mereka adalah cedera yang sama seperti dua tahun yang lalu. Saya dan juga staf saya tidak memiliki kontrol atas masalah medis atau pekerjaan di tim medis klub dan juga pelatih fisiknya," jelas Benitez kepada Marca.

"Kami tak mengikuti terapi atau proses pemulihan. Sebulan setelah kami pergi ada delapan pemain yang mengalami cedera otot. Saya yakin Roberto Mancini (mantan pelatih sebelumnya, Red) sudah akrab dengan kondisi ini," tambah Benitez.

Penulis: Wirawan Kusuma   |   Editor: Hery Prasetyo   |   Loading...

Saturday, January 15, 2011

Stankovic Dendam kepada Benitez

MILAN, KOMPAS.com — Pemain tengah Inter Milan, Dejan Stankovic, mengaku tak bisa memaafkan keputusan (mantan) Pelatih Rafael Benitez atas karena tak memainkannya di final Piala Dunia Antarklub.

"Saya tidak dapat memaafkannya. Saya bermain bagus di babak semifinal dan mencetak gol, tetapi ia tidak memasang saya di partai final," ujar pemain berusia 32 tahun itu.

"Sejujurnya saya pernah mengalami situasi seperti ini sebelumnya. Saya ingat ketika di partai final Liga Champions melawan Bayern Muenchen, Jose Mourinho juga tidak memasang saya," katanya.

"Namun, hal itu berbeda. Ia tidak memasang saya karena saya memang sedang terkena cedera, sedangkan ketika di partai final Piala Dunia Antarklub saya sedang berada pada penampilan terbaik. Sungguh mengecewakan, saya tak dapat memaafkannya (Benitez)," Stankovic menambahkan.

"Keputusan Benitez yang tidak memasang saya di partai final tidak hanya mengejutkan saya, tetapi juga seluruh anggota tim," paparnya.

Benitez melatih Inter akhir musim lalu menggantikan Jose Mourinho. Mengingat Inter menutup musim 2009-2010 sebagai juara Liga Champions, mereka berhak tampil di Piala Dunia Antarklub di Dubai, 15-18 Desember lalu.

Inter berhasil melaju ke final, menghadapi Mazembe dan menang 3-0. dalam konferensi pers setelah pertandingan,, Benitez meminta klub membelikannya sejumlah pemain di jendela transfer kedua pada Januari ini. Menurutnya, jika tak dibelikan, ia akan meminta agennya meninjau kontraknya dengan Inter.

Menurut media-media Italia, Inter kecewa dengan sikap Benitez dan memutuskan memecatnya. Posisinya digantikan mantan Manajer AC Milan Leonardo. (FIFA)

Penulis: David Andhika   |   Editor: Tjatur Wiharyo   |   Loading...

Saturday, January 1, 2011

Benitez Tak Junjung Langit Italia

MILAN, KOMPAS.com - Legenda Inter Milan, Sandro Mazzola, menilai Rafael Benitez pelatih bagus. Bahwa kemudian ia dipecat dari Inter, itu karena ia tak menjunjung langit di atas tanah yang ia pijak.

Benitez menangani Inter akhir musim lalu, menggantikan Jose Mourinho. Sebelumnya, ia menghabiskan enam musim melatih Liverpool.

Belum lama ini, ia membawa Inter menjuarai Piala Dunia Antarklub. Setelah itu, ia meminta Inter membeli empat sampai lima pemain pada jendela transfer kedua, Januari mendatang.

Lebih jauh, Benitez mengatakan, jika Inter tak memenuhi itu, ia akan meminta agennya meninjau kembali kontrak kerja samanya dengan Inter.

Menurut media-media Italia, pernyataan itu membuat Presiden Inter, Massimo Moratti marah dan memutuskan memecat Benitez.

Mazzola mengaku mengerti, Benitez lama di Premier League, di mana pelatih biasa berdebat kusir di media dan klub tidak bertindak apa-apa, selama prestasi terjaga. Namun, di Italia, prestasi tak pernah cukup menjamin seseorang bisa bertahan lama.

"Saya pikir, Benitez pelatih bagus. Namun, ia tak mengerti dunia apa yang ia masuki. (Serie-A) berbeda dari sepak bola Inggris," ujar Mazzola.

"Seandainya ia (mendesak Moratti membelikannya pemain) beberapa hari setelah (menjuarai Piala Dunia Antarklub), posisinya menjadi benar. Meski begitu, tetap merupakan kesalahan menyampaikan hal seperti itu di muka publik (media)," tambahnya. (FBI)

Penulis: Tjatur Wiharyo   |   Editor: Tjatur Wiharyo   |   Loading...

Friday, December 31, 2010

Mancini: Kasihan Benitez

Manajer Manchester City, Roberto Mancini.

MILAN, KOMPAS.com - Manajer Manchester City yang pernah menangani Inter Milan, Roberto Mancini, merasa kasihan dengan nasib Rafael Benitez di "La Beneamata". Menurut Mancini, Inter seharusnya memberi Benitez kesempatan waktu lebih untuk menujukkan kepintarannya meracik strategi.

Benitez hanya bertahan enam bulan di San Siro. Presiden Masimmo Moratti memutuskan memecatnya setelah pelatih asal Spanyol itu memberikan ultimatum usai final Piala Dunia Antarklub, akhir pekan lalu. Ketika itu, Benitez meminta klub memberinya dukungan penuh dan membeli pemain baru, jika tidak Benitez meminta dirinya dipecat saja.

"Sebagai kolega, saya kasihan padanya. Meski Rafa memiliki masalah, dia telah memenangkan Piala Super Italia dan Piala Dunia Antarklub. Dan saya yakin bahwa Inter akan kembali mengikuti perburuan scudetto (jika Rafa diberi kesempatan)," kata Mancini kepada La Stampa.

"Inter tidak mendapat hasil yang terlalu buruk, tetapi sekali lagi, bahkan saya saja dipecat ketika kami memenangkan scudetto," lanjut Mancini.

Ketika dimintai pendapatnya mengenai peluang Leonardo melatih Inter, Mancini mengatakan, "Saya tidak tahu alasan di balik keputusan ini, tetapi tak ada lagi di sepak bola yang mengejutkan saya."

"Saya tidak tahu mengapa Rafa berbicara seperti itu setelah sebuah kemenangan penting di final Piala Dunia Antarklub. Tetapi, jika ia mengatakan hal-hal tertentu, ini pasti karena ia merasa memang harus mengatakannya. Semua orang bereaksi dengan cara mereka sendiri. Dan mereka melakukannya juga dengan mengetahui mereka bakal menanggung akibatnya," tuntas Mancini. (LS)

Monday, December 27, 2010

Benitez Dipecat

Pelatih Inter Milan Rafael Benitez.

MILAN, KOMPAS.com — Sky Sports mengaku mengerti bahwa Inter Milan telah memecat Pelatih Rafael Benitez. Presiden Inter Massimo Moratti membantah berita tersebut.

"Saat ini Manajer Inter masih Benitez dan saya tidak menghubungi pelatih lain. Tak ada pertemuan (antara Inter dan Benitez membicarakan pemutusan hubungan kerja) karena saya punya hal lain untuk dikerjakan sementara orang lain harus tetap bersama," ujar Moratti.

Benitez direkrut Inter akhir musim lalu, menggantikan Jose Mourinho. Belum lama ini ia berhasil membawa Inter menjuarai Piala Dunia Antarklub.

Tak lama setelahnya ia mendesak manajemen Inter untuk membeli empat sampai lima pemain di jendela transfer kedua mendatang. Ia juga mengatakan, jika itu tidak dikabulkan, ia akan meminta agennya meninjau kembali kesepakatan kerja dengan Inter.

Menurut pemberitaan di Italia, Moratti marah dan memutuskan memecat Benitez. Sejumlah nama kemudian diprediksi akan menggantikan Benitez, misalnya Mourinho dan mantan Pelatih AC Milan, Leonardo. (SKY)

Benitez Memang Ingin Dipecat

Pelatih Inter Milan, Rafael Benitez .

MADRID, KOMPAS.com — Media-media Spanyol mengklaim bahwa Rafael Benitez telah menolak mengundurkan diri dari Inter Milan. Benitez diyakini lebih ingin dirinya dipecat agar tetap mendapatkan kompensasi dari kontraknya.

Dalam beberapa hari terakhir, ketegangan terjadi antara Benitez dan Presiden Inter Massimo Moratti. Ini karena Benitez memberi ultimatum Moratti untuk mendukungnya atau memecatnya. Terang saja hal ini membuat Moratti geregetan. Sejak menjadi Presiden Inter, Moratti belum pernah sebelumnya mendapat ancaman konyol seperti ini.

Menurut Marca, statement Benitez itu memang bagian dari rencananya agar bisa dipecat Inter tanpa kehilangan uang di kontraknya. "Dia ingin dipecat," kata wartawan senior Marca, Arancha Rodriguez. "Ini hanya akan menjadi masalah beberapa saat saja karena Inter ingin langsung berpikir tentang pelatih baru mereka," lanjut Rodriguez.

"Benitez juga ingin tahu apakah ia harus kembali ke Liverpool untuk menetap bersama putrinya, atau tetap tinggal di Italia," tuntas Rodriguez.

Benitez bergabung bersama Inter pada awal musim ini. Sejak memimpin "La Beneamata", ia memiliki beberapa dosa yang tak bisa dimaafkan. Dosa pertama adalah ketika Inter kalah di Piala Super Eropa melawan Atletico Madrid.

Lalu, dosa berikutnya adalah penampilan Inter yang kurang stabil sehingga terjebak di papan tengah Serie A. Dan dosa terparah adalah ketika Inter kalah melawan rival abadi, yakni AC Milan, bulan lalu. (FBI)