Showing posts with label Hiddink. Show all posts
Showing posts with label Hiddink. Show all posts

Wednesday, November 23, 2011

Hiddink Bantah Kembali ke Ajax

Pelatih tim nasional Turki Guus Hiddink.

ISTANBUL, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Turki, Guss Hiddink, membantah dirinya akan kembali ke Ajax Amsterdam sebagai direktur teknik jika akhirnya harus berpisah dari Hamit Altintop dkk.

Nasib Hiddink di Turki kini tengah di ujung tanduk. Kekalahan 0-3 di kandang sendiri dari Kroasia dalam ajang play-off Piala Eropa 2012, Jumat (11/11/2011), jadi masalahnya. Dikabarkan media setempat, Hiddink dengan pihak Federasi Sepak Bola Turki (TFF) tengah mendiskusikan masa depannya.

Keterkaitan Hiddink dengan Ajax sudah digembar-gemborkan media Turki dan Belanda. Namun, Hiddink selalu saja membantah dan mengatakan tak ada kemungkinan untuk pulang ke klub yang kini diasuh oleh Frank de Boer tersebut.

"Saya tak akan pindah ke Ajax. Itu merupakan masa lalu dan tak akan terjadi lagi. Ada banyak kerusuhan di dalam klub, itu merupakan tipikal dari Ajax dan Amsterdam," kata Hiddink kepada NOS.

Wednesday, May 25, 2011

Fokus ke Turki, Hiddink Tolak Chelsea

LONDON, KOMPAS.com — Pelatih tim nasional Turki, Guus Hiddink, mengatakan, dirinya kini hanya fokus menangani timnya dan tak terpengaruh dengan spekulasi yang mengaitkannya kembali ke Chelsea.

Posisi manajer "The Blues" saat ini sedang lowong pasca-pemecatan Carlo Ancelotti. Nama Hiddink langsung naik ke permukaan menyusul hubungannya yang harmonis dengan pemilik Chelsea, Roman Abramovich.

"Saya sudah mendengar banyak rumor dan spekulasi. Saya sudah mengatakan kepada para pemain bahwa mereka harus tetap fokus pada pertandingan menghadapi Belgia dan hal yang sama juga berlaku untuk saya. Saat ini saya sedang fokus untuk membawa tim menghadapi pertandingan pada Jumat (27/5/2011) mendatang," ujar Hiddink.

"Saya hanya memiliki beberapa pertandingan (bersama Turki). Saya ingin melakukan hal yang lebih setiap hari bersama para pemain. Tetapi, itu adalah hal yang mustahil karena saya adalah seorang manajer tim nasional," tambahnya.

Hiddink menekankan, fokusnya saat ini hanyalah mengantar Turki lolos ke Piala Eropa 2012. "Saya tidak ingin masuk ke pusaran spekulasi karena saya sedang mempersiapkan tim dan memastikan bahwa tidak ada yang akan menyalahkan saya nantinya," ujar Hiddink.

Hiddink pernah menangani Chelsea pada 2009. Meski hanya sebentar, ia sukses mengantar klub itu menjuarai Piala FA 2009. (SCN)

Monday, May 2, 2011

Hiddink: Barca Matador, Madrid Banteng Pasif

MADRID, KOMPAS.com - Mantan manajer Chelsea mengibaratkan pertandingan Barcelona dan Real Madrid pada leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (27/4/2011), sebagai pertandingan antara matador dan banteng yang malas bermain. Padahal, menurutnya, Madrid punya materi mumpuni untuk permainan menyerang.

"Pada bagian pertama semifinal, jelas Barcelona adalah matador yang memegang kain merah di depan Real Madrid. Masalahnya, banteng itu tak ingin bermain dan tetap sangat pasif," ujar Hiddink.

"Luar biasa melihat Barcelona menangani situasi itu. Pada satu poin pertandingan itu seluruh pemain Barcelona berdiri di wilayah pertahanan mereka karena sebelas pemain Madrid hanya bertahan di wilayah mereka sendiri. Mereka tak ingin bermain sepak bola."

"Jelas bahwa ini adalah keputusan (pelatih Madrid) Jose Mourinho menampilkan permainan seperti itu. Meski begitu, Barcelona tak jatuh dalam perangkap."

"Beberapa hari setelah leg pertama itu (melawan Valencia di Liga BBVA, akhir pekan lalu) mereka menunjukkan mereka begitu kuat ketika mereka bermain bagus, sepak bola menyerang."

"Mereka menghancurkan Valencia 6-3 dalam pertandingan dengan sembilan pemain (yang tidak ditampilkan pada leg pertama semifinal Liga Champions), beberapa hari sebelum leg kedua (Selasa 3/5/2011). Mereka mengubah pendekatan mereka karena mereka diminta begitu oleh pelatih mereka," tuturnya.

Pertandingan leg pertama itu berakhir 2-0 untuk Barcelona. Pertandingan juga diwarnai insiden kartu merah yang diterima bek Madrid, Pepe, akibat melanggar Dani Alves pada menit ke-60.

Mengacu statistik, Barcelona menguasai bola sebanyak 72 persen dan melepaskan lima tembakan akurat dari tujuh usaha. Adapun Madrid menciptakan tiga peluang emas dari enam percobaan. (GL)

Sunday, May 1, 2011

Hiddink: Pepe Memang Tak Sentuh Alves

Bek Real Madrid, Pepe (kanan) ketika mendapat kartu merah dari wasit usai menekel bek Barcelona, Daniel Alves pada menit ke-61 di leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu atau Kamis (28/4/2011) dini hari WIB.

MADRID, KOMPAS.com - Mantan manajer Chelsea, Guus Hiddink, menilai wajar wasit Wolgang Stark memberi bek Real Madrid, Pepe, kartu merah karena usahanya merebut bola dari bek Barcelona, Dani Alves, pada leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (27/4/2011). Menurutnya, keputusan itu bukan karena terjadi kontak fisik melainkan karena usaha Pepe membahayakan Alves.

Insiden itu terjadi pada menit ke-60. Barcelona pun menang 2-0 berkat gol Lionel Messi pada menit ke-76 dan ke-87.

Setelah pertandingan, Real Madrid mengungkapkan sejumlah foto dan rekaman yang menunjukkan tak ada kontak fisik antara Pepe dan Alves.

"Saya mengenal Wolfgang Stark sebaga orang yang memiliki pendekatan sangat langsung, yang sepenuhnya berwenang mengusir Pepe," ujar Hiddink.

"Jika kaki Dani Alves mengenai tanah, kaki itu pasti sekarang sudah patah," tambahnya. (GL)

Thursday, April 14, 2011

Hiddink Tolak Chelsea

LONDON, KOMPAS.com - Pemilik Chelsea, Roman Abramovich, mengincar Guus Hiddink sebagai pelatih timnya menggantikan Carlo Ancelotti pada musim depan. Namun, pelatih asal Belanda itu langsung menolak tawaran itu.

Ancelotti sebetulnya masih terikat kontrak dengan Chelsea sampai 2012. Namun, Chelsea terancam mengakhiri musim tanpa gelar. Setelah tersingkir di Piala Carling, Piala FA, dan Liga Champions, Chelsea juga berpotensi kehilangan gelar Premier League.

Chelsea disebut-sebut media Inggris kecewa dengan kinerja Ancelotti dan berencana menggantinya. Hiddink pun kemudian digadang-gadang sosok yang tepat menggantikan Ancelotti musim depan. Namun, Agen Hiddink, Cees van Nieuwenhuizen, menegaskan kliennya tidak akan hijrah ke Chelsea karena masih terikat kontrak dengan tim nasional Turki.   "Guus tidak pernah melanggar kontrak di dalam hidupnya dan Roman Abramovich harus tahu itu. Dia masih terikat kontrak bersama Turki hingga Piala Eropa 2012. Turki pun sepertinya akan lolos dari babak play off," ungakapnya.

Chelsea sendiri pernah menggunakan jasa Hiddink sebagai pelatih sementara menggantikan Luiz Felipe Scolari pada 2009 silam. Saat itu, ia sukses mempersembahkan trofi Piala FA. (SUN)