Showing posts with label Fokus. Show all posts
Showing posts with label Fokus. Show all posts

Sunday, November 20, 2011

Filipina Realistis, Alihkan Fokus ke SEA Games 2013

Pemain Filipina, Mark Andrew Hartmann (kanan), mencoba merebut bola dari penguasaan pemain Vietnam, Lam Anh Quang, pada pertandingan Sea Games, di Jakarta, Kamis (3/11/2011).

JAKARTA, KOMPAS.com -  Filipina bersikap realitistis dengan tidak akan bermimpi lolos ke semifinal setelah menelan kekalahan kedua, 1-2 (1-1), dari Timor Leste pada lanjutan penyisihan Grup B cabang sepak bola SEA Games di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, Senin (7/11/2011).

Pelatih Filipina Hans Michael Weiss menyebutkan, pihaknya akan memaksimalkan tiga laga berikutnya untuk mematangkan tim yang bisa disiapkan tampil di SEA Games 2013 Myanmar.

"Tim kami berisi pemain-pemain yang sangat muda dan mereka masih bisa dimainkan di SEA Games 2013. Kami berharap , semoga saya bisa tetap bersama tim ini pada ajang itu," kata Weiss kepada wartawan. "Kami harus realistis, setelah kalah untuk kedua kalinya, kami tidak terlalu memikirkan masih bisa lolos atau tidak," lanjutnya.

Kekalahan 1-2 dari Timor Leste itu merupakan kekalahan kedua Filipina setelah, pada laga perdana, mereka kalah 1-3 dari Vietnam. Mereka sempat menyamakan 1-1 melaw an Timor Leste, tetapi di awal babak kedua mereka lengah sehingga kemasukan gol.

Weiss tidak lupa meminta maaf pada suporter Filipina, baik yang datang langsung di stadion untuk memberi semangat maupun suporter di negeri mereka, atas kekalahan kedua itu.

"Ekspektasi di Filipina sangat tinggi setelah kami lolos ke semifinal Piala AFF 2010. Maaf sekali, ini mungkin sedikit kemunduran, tetapi tim Filipina menyimpan banyak potensi," paparnya.

Di ajang Piala AFF 2010, Filipina secara mengejutkan melaju hingga semifinal sebelum dihentikan Indonesia pada dua laga kandang-tandang yang keduanya digelar di Jakarta akibat keterbatasan infrastruktur stadion di Filipina saat itu. Weiss menyebut, minimnya infrastruktur stadion dan tiadanya kompetisi sepak bola jadi penghambat untuk mengembangkan talenta lokal.

Ia mengritik pemainnya yang cenderung bermain dengan bola-bola atas saat menghadapi Timor Leste. Sebelum laga, kami sudah mewanti-wanti agar menghindari bola-bola tinggi. Postur pemain Timor Leste lebih tinggi dan punya fisik kuat, meski secara teknik mereka tidak terlalu bagus, ujar Weiss.

"Kami merasa kurang pada posisi bek tengah dan striker. Kami juga tidak terlalu menekan lawan pada lini tengah. Tetapi, dengan banyak bertanding, hal itu akan memberi banyak pengalaman bagi pemain-pemain muda kami," ujarnya. Untuk laga berikutnya, Filipina baru akan berlaga lagi, Jumat depan, melawan Laos.

Friday, October 28, 2011

Ranieri Fokus Atalanta, Bukan Juve

Pelatih Inter Milan, Claudio Ranieri.

MILAN, KOMPAS.com Pelatih Inter Milan, Claudio Ranieri, mengungkapkan bahwa fokus utama timnya saat ini adalah laga melawan Atalanta, Rabu (26/10/2011), bukan pertandingan melawan Juventus di akhir pekan nanti.

"Pertandingan yang paling penting selalu laga yang terdekat. Saya selalu memikirkan pertandingan yang akan kami mainkan selanjutnya," jelas Ranieri kepada wartawan.

Ranieri beralasan, Atalanta merupakan tim yang kuat dan harus dihadapi dengan fokus penuh. Untuk itu, ia tak mau memecah fokus timnya dengan laga melawan Juventus.

"Bermain melawan Atalanta di kandangnya sangat sulit bagi semua tim. Mereka memulai kompetisi dengan sangat baik. Mereka bisa saja menduduki posisi kedua klasemen jika tak mendapat pengurangan enam poin," kata Ranieri.

"Mereka punya pemain berkualitas seperti (Maxi) Moralez dan (German) Denis. Mereka bermain sangat kompak dan cepat, dan dengan pergerakan yang bagus," lanjutnya.

Meski mengakui Atalanta tim yang sulit dihadapi, Ranieri menilai timnya akan tampil sebagai pemenang dalam laga ini. "Kami tim yang padu dan kami akan pergi ke sana untuk memetik poin penuh dan memperpanjang rekor tak terkalahkan kami," ujarnya.

Tuesday, October 25, 2011

Ranieri Fokus ke Atalanta, Bukan Juve

Pelatih Inter Milan, Claudio Ranieri.

MILAN, KOMPAS.com Pelatih Inter Milan, Claudio Ranieri, mengungkapkan bahwa fokus utama timnya saat ini adalah laga melawan Atalanta, Rabu (26/10/2011), bukan pertandingan melawan Juventus di akhir pekan nanti.

"Pertandingan yang paling penting selalu laga yang terdekat. Saya selalu memikirkan pertandingan yang akan kami mainkan selanjutnya," jelas Ranieri kepada wartawan.

Ranieri beralasan, Atalanta merupakan tim yang kuat dan harus dihadapi dengan fokus penuh. Untuk itu, ia tak mau memecah fokus timnya dengan laga melawan Juventus.

"Bermain melawan Atalanta di kandangnya sangat sulit bagi semua tim. Mereka memulai kompetisi dengan sangat baik. Mereka bisa saja menduduki posisi kedua klasemen jika tak mendapat pengurangan enam poin," kata Ranieri.

"Mereka punya pemain berkualitas seperti (Maxi) Moralez dan (German) Denis. Mereka bermain sangat kompak dan cepat, dan dengan pergerakan yang bagus," lanjutnya.

Meski mengakui Atalanta tim yang sulit dihadapi, Ranieri menilai timnya akan tampil sebagai pemenang dalam laga ini. "Kami tim yang padu dan kami akan pergi ke sana untuk memetik poin penuh dan memperpanjang rekor tak terkalahkan kami," ujarnya.

Wednesday, May 25, 2011

Fokus ke Turki, Hiddink Tolak Chelsea

LONDON, KOMPAS.com — Pelatih tim nasional Turki, Guus Hiddink, mengatakan, dirinya kini hanya fokus menangani timnya dan tak terpengaruh dengan spekulasi yang mengaitkannya kembali ke Chelsea.

Posisi manajer "The Blues" saat ini sedang lowong pasca-pemecatan Carlo Ancelotti. Nama Hiddink langsung naik ke permukaan menyusul hubungannya yang harmonis dengan pemilik Chelsea, Roman Abramovich.

"Saya sudah mendengar banyak rumor dan spekulasi. Saya sudah mengatakan kepada para pemain bahwa mereka harus tetap fokus pada pertandingan menghadapi Belgia dan hal yang sama juga berlaku untuk saya. Saat ini saya sedang fokus untuk membawa tim menghadapi pertandingan pada Jumat (27/5/2011) mendatang," ujar Hiddink.

"Saya hanya memiliki beberapa pertandingan (bersama Turki). Saya ingin melakukan hal yang lebih setiap hari bersama para pemain. Tetapi, itu adalah hal yang mustahil karena saya adalah seorang manajer tim nasional," tambahnya.

Hiddink menekankan, fokusnya saat ini hanyalah mengantar Turki lolos ke Piala Eropa 2012. "Saya tidak ingin masuk ke pusaran spekulasi karena saya sedang mempersiapkan tim dan memastikan bahwa tidak ada yang akan menyalahkan saya nantinya," ujar Hiddink.

Hiddink pernah menangani Chelsea pada 2009. Meski hanya sebentar, ia sukses mengantar klub itu menjuarai Piala FA 2009. (SCN)

Saturday, April 30, 2011

Ancelotti: Kami Harus Fokus ke Tottenham

Pelatih Chelsea, Carlo Ancelotti.

LONDON, KOMPAS.com - Manajer Chelsea, Carlo Ancelotti, meminta timnya  fokus ke pertandingan lawan Tottenham Hotspur di laga lanjutan Premier League, akhir pekan nanti, dan mengesampingkan pertandingan Manchester United lawan Arsenal di waktu yang sama.

Sekarang Chelsea menjadi pesaing ketat MU dalam perburuan gelar Premier League musim ini. John Terry dkk tertinggal enam angka dari MU yang menduduki posisi puncak dengan 73 poin. Jika berhasil menang dari Tottenham dan MU kalah dari Arsenal, maka persaingan akan semakin seru karena di laga Premier League berikutnya kedua tim akan bertemu.

"Saya yakin bahwa Arsenal akan melakukan tugasnya dan kami harus melakukan tugas kami. Tugas kami adalah menang melawan Tottenham. Ini tak akan mudah karena Tottenham adalah tim yang bagus, sangat kuat. Tapi, saya pikir kami ingin melakukannya (menang atas Tottenham) agar kami bisa bersaing hingga akhir," ujar Ancelotti.

"Jelas kami juga harus mengalahkan MU. Kami harus memainkan laga di sana, tapi sebelumnya kami harus fokus ke pertandingan lawan Tottenham," sambungnya.

Ia menambahkan, "MU mungkin bisa memenangkan gelar Premier League, tapi kami harus berjuang hingga akhir." (GL)

Monday, April 4, 2011

Mou Fokus ke Liga Champions

Manajer Real Madrid Jose Mourinho.

MADRID, KOMPAS.com — Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, memberikan perhatian penuh ke pertandingan perempat final Liga Champions melawan Tottenham Hotspurs, Selasa (5/4/2011). Maklum ini menjadi laga perempat final pertama mereka di Liga Champions setelah terakhir lolos ke babak ini pada musim 2003-04.

Madrid lolos ke perempat final musim ini setelah menyingkirkan Olympique Lyonnais dengan agregat 4-1.

"Banyak orang ingin bermain di pertandingan ini. Ini kompetisi antarklub terpenting di dunia. Siapa pun yang bermain di sini tak perlu melihat jauh untuk mencari motivasi. Yang harus kami lakukan adalah fokus dalam pertandingan ini," tegas Mourinho.

Saking pentingnya laga ini, Mourinho enggan memikirkan kondisi timnya di kompetisi domestik. Pria asal Portugal ini ingin timnya hanya fokus ke laga melawan "Spurs".

"Pertandingan ini terlalu penting dan terlalu bagus untuk dimainkan. Tak ada hal lain ketika pertandingan ini datang sebagai pertandingan penuh makna. Setiap pertandingan selalu penting. Bersaing adalah bersaing dan bermain ya bermain, tak peduli kompetisi apa yang Anda mainkan dan klub apa yang Anda hadapi," ujarnya. (RMA)

Saturday, February 19, 2011

Cassillas dan Adebayor Fokus ke Liga

MADRID, KOMPAS.com - Dua penggawa Real Madrid, Iker Casillas dan Emmanuel Adebayor mengatakan timnya tak memusingkan Barcelona yang akan menjadi lawan mereka di final Cope del Rey dan fokus kepada pertandingan Liga BBVA melawan Real Sociedad, 6 Februari mendatang.

Real Madrid melaju ke final Copa del Rey setelah menggasak Sevilla 2-0, pada laga kedua semifinal Copa del Rey di Santiago Bernabeu, Rabu (2/2/2011). Kemenangan ditentukan oleh gol gelandang Mesut Oezil dan penyerang Emmanuel Adebayor.

"Kami tak akan memikirkan apapun selain pertandingan kami berikutnya. Kami tidak berada dalam posisi mudah di Liga BBVA. Tapi kemenangan ini membawa kami lebih fresh untuk pertandingan berikutnya," kata Cassilas.

"Kami akan menghadapi salah satu tim terbaik di dunia. Ini akan menjadi partai final yang sulit, tapi kami punya kesempatan. Masih banyak pertandingan sebelum final, jadi kami sekarang harus fokus ke pertandingan Liga," timpal Adebayor. (RM)

Penulis: Wirawan Kusuma   |   Editor: Tjatur Wiharyo   |   Loading...

Tuesday, February 1, 2011

Allegri Tuntut Milan Fokus

MILAN, KOMPAS.com — Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengatakan, timnya harus fokus dan berpikir positif untuk bisa menjuarai scudetto musim ini.

Milan kini sedang kehilangan konsentrasinya. Dari empat laga terakhir, Andrea Pirlo dan kawan-kawan hanya sanggup meraih satu kemenangan. Meski masih bertengger di singgasana klasemen, tetapi selisih poin "I Rossoneri" dengan peringkat kedua, Napoli, terpangkas menjadi empat angka.

"Kami harus fokus pada apa yang kami lakukan. Kami tidak bisa memikirkan Inter, AS Roma atau Juventus. Berpikir tentang yang lain justru membuat kami kehilangan energi yang kami butuhkan," ujar Allegri.

"Kami tidak gugup. Mengapa kami harus gugup? Kami urutan satu di liga. Jika orang-orang mengatakan kami akan memiliki selisih empat poin dengan peringkat kedua pada awal musim ini, maka kami tidak akan mengeluh," sambung mantan Pelatih Cagliari tersebut.

"Anda tidak bisa memenangkan liga dengan 41 poin dan nilai ini tidak hanya Inter yang akan melewatinya, tetapi juga Lecce dan Cagliari. Jadi, kami harus tetap tenang dan berpikir positif," pungkas Allegri.

Fokus Milan dan Allegri akan mendapat ujian besar dari tim "pembunuh" raksasa, Cesena, akhir pekan nanti. Di awal musim ini, Milan sudah merasakan betul sengatan Cesena. Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan dipermalukan 0-2 pada 11 September lalu. (GL)

Penulis: Jonathan Pandapotan   |   Editor: Tjatur Wiharyo   |   Loading...

Wednesday, January 5, 2011

Riedl Fokus Bangkitkan Mental Pemain

Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl.

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl, mengaku lebih fokus membangun mental anak asuhnya jelang pertandingan melawan Malaysia pada babak final kedua Piala AFF 2010, Rabu (29/12/2010).

Kondisi psikologis Firman Utina dan kawan-kawan memang tengah terpukul seusai menelan kekalahan menyakitkan 0-3 dari Malaysia pada final leg pertama, Minggu (26/12/2010).

Tim besutan Alfred Riedl itu harus mampu mencetak empat gol tanpa balas pada pertandingan nanti bila ingin menjuarai Piala AFF. "Tidak ada persiapan pemain secara khusus. Kami hanya berbicara kepada pemain. Itu lebih penting daripada latihan karena kami harus melihat kondisi pemain, apakah mereka bisa bermain besok. Anda tidak akan bisa mengubah banyak hal pada dua pertandingan hanya dalam tiga hari," kata Riedl seusai memimpin sesi latihan di Lapangan C, Selasa (28/12/2010).

Selain itu, Riedl pun berusaha mengembalikan kondisi fisik pemainnya pada pertandingan nanti. "Latihan hari ini hampir sama dengan latihan-latihan sebelumnya untuk memberi pemain kesempatan mengembalikan kondisi fisik mereka. Itulah inti latihan hari ini," jelas Riedl.

"Saya ingin membangun mental pemain tidak hanya untuk turnamen ini. Tim ini juga untuk olimpiade tahun depan," lanjut mantan pelatih Laos itu.