Showing posts with label Lewati. Show all posts
Showing posts with label Lewati. Show all posts

Tuesday, July 19, 2011

Brasil VS Paraguay Lewati Babak Tambahan

LA PLATA, KOMPAS.com — Meski menguasai jalannya pertandingan, Brasil tetap tak mampu menjebol gawang Paraguay dalam laga perempat final Copa America 2011, Minggu atau Senin (18/7/2011) dini hari WIB. Kedudukan 0-0 pun memaksa kedua tim  melanjutkan pertandingan ke babak tambahan.

Pertandingan di babak pertama berjalan ketat. Brasil yang mencoba menguasai permainan harus menghadapi permainan disiplin para pemain Paraguay. Hasilnya, Brasil kesulitan untuk mengembangkan permainan dan kerap gagal menerobos pertahanan lawan.

Ini terbukti dengan fakta bahwa Brasil hanya mampu menciptakan tiga peluang hingga menit ke-30. Namun, hanya dua yang benar-benar mengancam gawang Paraguay yang dikawal Justo Villar. Peluang tersebut didapat Neymar pada menit ke-7 dan ke-27. Sayang, kedua tembakan Neymar masih belum menemui sasaran.

Brasil sebenarnya punya peluang terbaik pada menit ke-34. Berawal dari tendangan bebas Andre Santos, Lucio yang berdiri bebas berhasil menyontek bola ke arah gawang Paraguay. Sial bagi Brasil, bola masih bisa diblok oleh Villar.

Pada babak kedua, Brasil tampil lebih menekan. Ancaman mereka awali lewat kaki Neymar. Namun, kali ini upaya pemain membela Santos tersebut berhasil dihalau oleh bek Paraguay.

Pada menit ke-67, giliran Paulo Henrique Ganso yang mendapat peluang emas. Namun, Villar dengan sigap menepis bola hasil tendangan kaki kiri Ganso yang mengarah ke sudut kiri bawah gawangnya.

Villar kembali menyelamatkan gawangnya pada menit ke-73. Kali ini, bola hasil tendangan keras Alexandre Pato dari jarak dekat mampu ia blok dengan satu tangan. Peluang kedua Pato lewat sontekan pada menit ke-82 pun berhasil diselamatkan Villar.

Brasil lagi-lagi nyaris mencetak gol. Berawal dari tendangan sudut, bola hasil tandukan pemain pengganti, Fred, sebenarnya sudah tak bisa dijangkau oleh Villar dan mengarah tepat ke arah gawang. Sayang, masih ada salah satu pemain Paraguay yang menghalau bola untuk menembus gawangnya.

Meski menguasai jalannya pertandingan, Brasil tetap tak mampu menjebol gawang lawan. Kedudukan 0-0 tetap bertahan dan pertandingan harus diakhiri lewat babak tambahan.

Susunan pemain

Brasil: Julio Cesar, Maicon, Andre Santos, Thiago Silva, Lucio, Lucas Leiva, Paulo Henrique Ganso, Ramires, Robinho, Pato, Neymar (Fred 80).

Paraguay: Justo Villar, Dario Veron, Aureliano Torres (Alvis Marecos 70), Paulo Da Silva, Antolin Alcaraz, Cristian Riveros, Victor Caceres, Enrique Vera (Edgar Barreto 62), Marcelo Estigarribia, Lucas Barrios (Hernan Perez 82), Nelson Valdez.

Friday, April 8, 2011

Boninsegna: Inter Masih Bisa Lewati Lubang Jarum

Mantan striker Inter Milan, Roberto Boninsegna.

MILAN, KOMPAS.com — Legenda Inter Milan, Roberto Boninsegna, menilai "I Nerazzurri" akan menemui kesulitan untuk lolos ke semifinal Liga Champions seusai kalah 2-5 dari Schalke 04 di leg pertama perempat final Liga Champions, Selasa kemarin. Ibaratnya, Inter harus melewati lubang jarum, tetapi itu masih mungkin terjadi.

Inter memang dihadapkan pada misi berat untuk bisa lolos ke semifinal dan mempertahankan gelar juaranya. "I Nerazzurri" harus menang minimal 4-0 untuk bisa lolos dari lubang jarum. Misi ini semakin sulit karena mereka akan menjalani leg kedua di kandang Schalke, Gelsenkirchen.

"Mereka akan mencoba untuk bangkit di Jerman. Itu akan sangat sulit. Nyaris mustahil, tapi bukan tidak mungkin," tegas Boninsegna kepada Goal.com.

"Tidak ada hal yang tidak mungkin, tapi mereka membuat terlalu banyak kesalahan dan mereka harus merenungkan hal ini. Sangat tak terduga bisa kalah seperti ini, tapi hasil ini akan mengejutkan mereka," sambungnya.

Saturday, January 29, 2011

Bersama Van Bommel, "Spurs" Lewati Arsenal

LONDON, KOMPAS.com — Gelandang Tottenham Hotspur, Rafael van der Vaart, mengaku berharap klubnya bisa merekrut gelandang Bayern Muenchen, Mark van Bommel, pada jendela transfer kedua ini. Menurutnya, jika itu terealisasi, Tottenham semakin berpeluang memenangi persaingan dengan rival sekota mereka, Arsenal.

Arsenal dan Tottenham sama-sama bermarkas di London Utara. Soal permainan, Tottenham tidak kalah dari Arsenal. Namun, soal reputasi, Arsenal lebih unggul. Menurut Van der Vaart, perbedaan itu bisa dipangkas jika Tottenham mampu mendatangkan individu-individu bertalenta dan Van Bommel dinilainya masuk kategori itu.

Kontrak Van Bommel akan habis pada akhir musim ini dan Bayern sudah menyatakan tak akan memperpanjang kerja sama. Melalui agennya, Van Bommel sudah mengatakan terbuka terhadap peluang pindah ke klub lain. Van der Vaart pun menilai jendela transfer kedua ini sebagai kesempatan terbaik Tottenham merekrut Van Bommel karena mereka juga sedang bersaing di papan atas klasemen Premier League.

"Mark adalah pemain super dengan banyak pengalaman yang akan membantu pemain muda dalam tim Tottenham. Klub ingin membuat langkah berikutnya untuk mencapai tingkatan rival lokal kami, Arsenal. Tottenham sudah semakin dekat ke sana, tapi Mark dapat membantu kami melangkah lebih jauh. Aku pikir hal ini mungkin. Dan juga, setiap klub harus menggunakan pemain bagus," ujar Van der Vaart.

Tottenham saat ini duduk di posisi kelima dengan 37 poin, atau kalah satu angka dari Chelsea di tempat keempat dan kalah delapan angka dari penguasa sementara, Manchester United. Mengingat Tottenham masih akan bertemu tiga tim penghuni empat besar, yaitu Chelsea, Arsenal, dan Manchester City, mereka berpeluang finis, setidaknya, di zona Liga Champions. (GL)

Penulis: Jonathan Pandapotan   |   Editor: Tjatur Wiharyo   |   Loading...