Showing posts with label Malaysia. Show all posts
Showing posts with label Malaysia. Show all posts

Thursday, November 24, 2011

Malaysia Ungguli Kamboja 3-0

SEA Games 2011.

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim nasional Malaysia U-23 berhasil unggul 3-0 atas timnas Kamboja U-23 pada babak pertama lanjutan penyisihan Grup A cabang sepak bola SEA Games XXVI, Minggu (13/11/2011) sore.

Malaysia langsung tampil menekan Kamboja sejak menit-menit awal. Ancaman pertama dilepaskan Mansor Muhd pada menit kelima. Namun, tembakan pemain bernomor punggung 21 itu masih bisa ditepis kiper Kamboja, Sou Yaty.

Semenit kemudian, akhirnya Malaysia sukses membobol gawang Kamboja. Ramlan Izzaq berhasil memaksa Sou Yaty memungut bola di gawangnya,setelah Ramlan memaksimalkan umpan silang Young Kuong Young dari sayap kanan.

Gol itu membuat "Harimau Malaya Muda" terlihat semakin menguasai permainan. Dengan mengandalkan umpan satu-dua, tim besutan Ong Kim Swee itu berusaha membongkar pertahanan Kamboja. Gawang Kamboja kembali mendapatkan ancaman berbahaya pada menit ke-28. Dari sayap kanan, Yong Kuong melakukan penetrasi dan kemudian melepaskan umpan silang. Namun, umpan Yong Kuong lebih dekat dengan gawang Kamboja sehingga Sou Yaty dengan mudah mengamankan bola.

Sou Yatty kembali melakukan penyelamatan gemilang pada menit ke-31. Dari sayap kiri, Ramlan melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan. Tak mendapatkan ruang tembak, Ramlan menggulirkan bola kepada Fazail. Tanpa pikir panjang, Fazail melepaskan tembakan keras. Namun, tembakan Fazail berhasil ditepis Sou Yaty.

Tidak ingin kehilangan momen, Malaysia terus melancarkan serangan. Akhirnya perjuangan keras Malaysia membuahkan hasil pada menit ke-35. Dari luar kotak penalti, Baddrol melepaskan tembakan keras yang membuat bola bersarang ke tengah gawang Kamboja.

Belum sempat mencetak gol balasan, Kamboja kembali kebobolan lewat titik putih pada menit ke-38. Malaysia mendapatkan hadiah penalti setelah Ramlan dijatuhkan oleh salah satu pemain lawan di kotak terlarang. Baddrol yang tampil algojo sukses menyarangkan bola ke sisi kanan gawang Kamboja. Meski unggul 3-0, Malaysia masih tampil ngotot. Tidak ada gol tambahan hingga turun minum. Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan Malaysia 3-0.

Tuesday, November 22, 2011

Tekuk Kamboja, Malaysia Puncaki Klasemen

Ilustrasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim nasional Malaysia U-23 berhasil membungkam tim nasional Kamboja U-23 dengan skor 4-1 pada lanjutan pertandingan babak penyisihan Grup A cabang sepak bola SEA Games XXVI, Minggu (13/11/2011) sore. Berkat kemenangan ini, Malaysia bertakhta di puncak klasemen dengan mengoleksi tujuh poin. Namun, takhta klasemen bisa berubah. Malaysia akan tergeser bila Indonesia mampu menaklukkan Thailand setelah pertandingan ini.

Dalam pertandingan tadi, Malaysia langsung tampil menekan Kamboja semenjak menit-menit awal. Ancama pertama dilepaskan Mansor Muhd pada menit kelima. Sayang tembakan pemain bernomor punggung 21 itu masih bisa ditepis kiper Kamboja, Sou Yaty. Hanya berselang semenit kemudian, Malaysia sukses membobol gawang Kamboja. Ramlan Izzaq berhasil memaksa Sou Yaty memungut bola di gawang sendiri setelah memaksimalkan umpan silang Young Kuong Young dari sayap kanan.

Gol tersebut membuat "Harimau Malaya Muda" terlihat semakin menguasai pertamainan. Dengan mengandalkan umpan satu-dua, tim besutan Ong Kim Swee itu berusaha membongkar pertahanan Kamboja. Gawang Kamboja kembali mendapatkan ancaman berbahaya pada menit ke-28. Dari sayap kanan, Yong Kuong melakukan penetrasi dan kemudian melepaskan umpan silang. Sayang umpan Yong Kuong lebih dekat dengan gawang Kamboja sehingga Sou Yaty dengan mudah mengamankan bola.

Sou Yatty kembali melakukan penyelamatan gemilang pada menit ke-31. Dari sayap kiri, Ramlan melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan. Tak mendapatkan ruang tembak, Ramlan menggulirkan bola kepada Fazail. Tanpa pikir panjang, Fazail melepaskan tembakan keras. Sial bagi Malaysia, tembakan Fazail berhasil ditepis Sou Yaty.

Tidak ingin kehilangan momen, Malaysia terus melancarkan serangan. Akhirnya, perjuangan keras Malaysia membuahkan hasil pada menit ke-35. Dari luar kotak penalti, Baddrol melepaskan tembakan keras yang membuat bola bersarang ke tengah gawang Kamboja.

Belum sempat mencetak gol balasan, Kamboja kembali kebobolan lewat titik putih pada menit ke-38. Malaysia mendapatkan hadiah penalti setelah Ramlan dijatuhkan oleh salah satu pemain lawan di kotak terlarang. Baddrol yang tampil algojo sukses menyarangkan bola ke sisi kanan gawang Kamboja. Meski unggul 3-0, Malaysia masih tampil ngotot. Namun tidak ada gol tambahan hingga turun minum. Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan Malaysia 3-0.

Selepas turun minum, Kamboja mulai berani melancarkan ancaman. Bahkan gawang Malaysia nyaris kebobolan pada menit ke-54. Kapten Kamboja berhasil melepaskan tembakan setelah memaksimalkan kemelut di depan gawang Malaysia. Sayang tembakan pemain benomor punggung sebelas itu masih melambung di atas mistar.

Peluang tersebut membuat Kamboja semakin percaya diri. Alhasil, Kamboja berhasil membobol gawang Malaysia berkat gol yang diciptakan Chihin Chhoeun pada menit ke-60. Gol tersebut langsung disambut meriah oleh puluhan ribu pendukung Indonesia yang hadir di stadion. Memang, semenjak menit-menit awal, Kamboja mendapatkan dukungan penuh dari pendukung Indonesia.

Bahkan kiper Sou Yaty sempat mendapatkan aplaus meriah saat berhasil menepis tembakan pemain lawan. Penonton pun semakin semangat mendukung Kamboja. Mereka berteriak Kamboja.. Kamboja.. saat Khoun Laboravy dan kawan-kawan menguasai bola.

Dukungan tersebut membuat Kamboja semakin percaya diri. Beberapa pemain Kamboja berani melakukan penetrasi dengan melewati dua hingga tiga pemain Malaysia. Perlakuan berbeda diterima Malaysia. Setiap kali melancarkan serangan, pemain Malaysia langsung mendapatkan teriakan cemoohan dari pendukung Indonesia.

Meskipun mendapatkan intimidasi, Malaysia berhasil membobol gawang Kamboja jelang laga usai. Sou Yaty dipaksa kembali memunggut bola disarangnya setelah gagal menahan tembakan Wan Zakaria. Gol tersebut mengunci kemenangan Malaysia 4-1.

Susunan Pemain

Malaysia: 1- Che Mat khairul Fahmi; 2- Jasuli Mahali, 4-Mohd Shas Mohams Fadhli, 6- Omar Mohd Asraruddin, 7-Fazail Mohd Irfan, 10-Bakhtiar Baddrol, 14-Ramlan Izzaq Faris (Abumamee Thamil 56), 19-Wan Zakaria Wan Zaharul, 21-Mansor Muhd Nazmi Faiz, 24-Ahmad Mohamad muslim, 28- Yong Kuong Yong (Othman Mohammad Fandi 46)

Kamboja: 1-Sou Yaty; 2-Lay Raksmey, 3-Sok Rithy, 4- Sok Sovan, Touch Pancharong, 11-Khuon Laboravy, 12-Pheak Rady, 14-Sos Suhana, 16-Chhun Sothearath, 17-Chhin Chhoeun, 18-Phourng Soksana

Friday, January 7, 2011

Malaysia Bantah Kena Denda FIFA

JAKARTA, KOMPAS.com — Malaysia membantah bahwa Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah didenda dan diskors oleh FIFA karena insiden sinar laser pada final pertama Piala AFF Suzuki antara Malaysia dan Indonesia, Minggu (26/12/2010), dan menyebut hal itu hanyalah siasat untuk melemahkan pasukan "Harimau Malaya".

Hal itu disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Shabery Cheek Datuk Ahmad seperti dikutip dari kantor berita Bernama, Rabu (29/12/2010).

Menurut Shabery, laporan tersebut hanya upaya oleh beberapa orang yang tidak bertanggung jawab untuk melemahkan semangat tim Malaysia yang akan menghadapi Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno pada Rabu.

"Saya telah menanyakan ke Sekjen FAM Azzuddin Datuk Ahmad dan menemukan bahwa laporan tersebut hanya rumor dan benar-benar tak berdasar," kata Ahmad Shabery.

Komentar menteri itu dikemukakan atas pertanyaan wartawan Indonesia dalam konferensi pers bersama antara Ahmad Shabery dan Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia Andi Mallarangeng. Pertanyaan wartawan tersebut membuat terkejut menteri Malaysia itu.

"Saya hanya mendengar dari Anda (wartawan Indonesia). Jika benar, FAM tentu akan mengambil langkah yang diperlukan," katanya.

Wartawan Indonesia lainnya juga menanyakan apakah Malaysia membenarkan penggunaan sinar laser kepada pemain Indonesia di final pertama di Stadion Nasional Bukit Jalil.

Ahmad Shabery menyatakan penyesalannya dengan tegas atas insiden itu dan pihak berwenang telah diminta untuk melakukan penyelidikan.

"Kami selalu berusaha untuk memastikan pertandingan berlangsung aman tanpa gangguan. Namun, untuk memastikan semua penonton dalam keadaan baik, itu di luar kawalan kami. Karena itu, kami akan terus memperbaiki kekurangan tersebut," katanya.

Editor: Hertanto Soebijoto   |   Loading...

Thursday, January 6, 2011

Balas Malaysia dengan Cara positif

Ilustrasi ratusan calon penonton antre mendapatkan tiket Piala AFF.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekitar 20 pendukung tim nasional Indonesia konvoi sembari mengendarai sepeda motor di sekitar pintu loket Utara dekat TVRI, Senayan, Selasa (28/12/2010) menyerukan aksi balasan terhadap suporter Malayasia yang menyorot laser ke pemain Indonesia saat laga final leg pertama di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, Minggu ( 28/12/2010 ) lalu. 

Para suporter yang berkonvoi ini membentangkan spanduk yang bertuliskan "We Are Anarchist, But We Are Not Cheating" dan "Laser No, Anarki Yes". Mereka berkeliling melintasi loket penukaran tiket final yang tengah dipenuhi para calon penonton. Tak hanya membentangkan spanduk, salah satu suporter juga berteriak. "Jangan curang, anarkis boleh," ujarnya. 

Sayangnya, saat hendak dimintai keterangan oleh sejumlah wartawan, suporter yang konvoi ini tak mau menghentikan laju kendaraan mereka.

Aksi mereka tidak disetujui oleh para pengantre tiket kategori 3.  "Saya memang kesal dengan aksi pendukung Malaysia, tapi saya enggak setuju kalo kita balas dengan tindakan anarkis, karena mencoreng nama Indonesia kalo anarkis. Saya lebih memilih mendukung secara sportif dengan cara memberikan yel-yel semangat saat indonesia bertanding" ujar salah seorang pengantre.

"Saya inginnya Indonesia menang, main cantik. Tapi penontonnya enggak usah rusuh, malu-maluin," kata Lia, pengantre tiket lainnya.

Wednesday, January 5, 2011

Gol Pertama Kunci Membalas Malaysia

Ilustrasi: Pemain Tim Nasional Indonesia mengikuti latihan, di Lapangan C, Senayan.

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl, menilai gol pertama akan menjadi kunci membalas kekalahan dari Malaysia. Riedl mengaku optimistis, bila timnya mampu mencetak gol pertama maka akan bisa menaklukkan Malaysia pada final kedua Piala AFF 2010, Rabu (29/12/2010).

Firman Utina dan kawan-kawan pernah membantai Malaysia 5-1 pada babak penyisihan lalu. Namun, "Harimau Malaya" berhasil membalasnya. Pasukan "Merah Putih" ditekuk 0-3 oleh Malaysia di Stadion Bukit Jalil pada final pertama. Kondisi ini membuat pasukan "Garuda" setidaknya harus menang dengan skor empat gol tanpa balas bila ingin menjuarai Piala AFF.

Riedl menyatakan, timnya sulit mengulang kemenangan 5-1. Ia hanya ingin timnya bisa membukukan gol pertama pada pertandingan nanti. "Sulit mengulangi kemenangan 5-1. Kami ingin menang, baru kami bisa memikirkan skor. Namun, kami harus mendapatkan gol pertama. Jika tidak bisa mencetak gol pertama, maka kita tidak bisa mencetak gol kedua dan berikutnya," tegas Riedl seusai memimpin sesi latihan tim di Lapangan C, Selasa (28/12/2010).

Sunday, January 2, 2011

Media Malaysia: Dendam Terbalas!

JAKARTA, KOMPAS.com - Hampir semua media massa Malaysia mengulas habis kemenangan "Harimau Malaya" atas tim nasional Indonesia 3-0 pada final pertama Piala AFF 2010, Minggu (26/12/2010).

Media-media tersebut memberitakan, kemenangan tadi malam merupakan balas dendam yang setimpal atas kekalahan telak 1-5 dari  timnas Indonesia di babak penyisihan.

"Dendam terbalas! Garuda tersungkur ke bumi diterkam Harimau Malaya. Nampaknya reputasi Indonesia omong kosong belaka, karena anak-anak buah K. Rajagobal memastikan pendukung Malaysia berpesta di Stadium Nasional Bukit Jalil dengan kemenangan cukup menyakinkan 3-0," begitulah lead yang ditulis koran "Utusan Malaysia".

Koran ini juga mengatakan, luka kekalahan 1-5 pada babak penyisihan lalu terobati dengan kemenangan tadi malam. Malaysia pun berpeluang besar untuk pertama kali menjuarai Piala AFF.

Sementara Kantor Berita "Bernama" memberitakan, Malaysia akan lebih percaya diri untuk bertandang pada final kedua setelah membantai Indonesia tiga gol tanpa balas.

Judul-judul cukup pedas pun mewarnai pemberitaan. "Berita Harian" edisi online, misalnya, menurunkan judul berita "Giliran kita pula ganyang" (Giliran Kita yang Mengganyang). Mereka melaporkan, "Episode malam tadi lebih terarah kepada cerita sang Garuda bagai patah sayap dan pulang dengan mimpi ngeri ketika Harimau Malaya mengganas di Stadium Nasional."

Media itu yakin, Malaysia akan meraih trofi juara AFF 2010 meski harus tim tersebut masih melakoni final kedua.

Penulis: Ferril Dennys   |   Editor: Asep Candra   |   Loading...

PM Malaysia: Tetaplah Mengaum di GBK

JAKARTA, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Najib Tun Razak, mengaku bangga dengan penampilan "Harimau Malaya" saat membekuk Indonesia 3-0 pada final pertama Piala AFF 2010, Minggu (26/12/2010).

Ia pun berharap agar Mohd Safee dan kawan-kawan kembali tampil perkasa pada final kedua di Stadion Gelora Utama Bung Karno (SUGBK), Rabu (29/12/2010). "Saya sangat senang dengan kemenangan tersebut. Mereka tampil bagus malam ini dan seluruh masyarakat bangga," kata Datuk kepada Bernama.

Datuk juga mengingatkan timnya untuk tidak puas akan kemenangan tersebut mengingat "Harimau Malaya" masih harus melakoni final kedua. "Mereka juga harus tampil baik di Indonesia," tukasnya.

Kemenangan Malaysia tidak terlepas dari penampilan gemilang Mohd Safee yang dua kali sukses menjebol gawang Markus Haris Maulana. Sementara satu gol lainnya diciptakan Mohd Ashari bin Samsudin. Kemenangan itu membuat tim besutan K Rajagobal hanya perlu hasil imbang tanpa gol saat bertandang ke Indonesia.

Penulis: Ferril Dennys   |   Editor: Erlangga Djumena   |   Loading...

Tuesday, December 21, 2010

Gonzales: Malaysia Enggak Sebagus Thailand

JAKARTA, KOMPAS.COM — Striker Cristian Gonzales yakin tim nasional Indonesia dapat mengalahkan Malaysia pada final Piala AFF 2010. Menurutnya, Malaysia tak setangguh Thailand.

Di turnamen ini Indonesia menjadi satu-satunya tim yang selalu menang dalam pertandingan yang dimainkannya. Malaysia dan Thailand sama-sama pernah ditekuk tim "Garuda" di babak penyisihan Grup A. Malaysia dihajar 5-1, sementara Thailand disikat 2-1 dalam laga ketat di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, beberapa pekan lalu.

"Kami pasti berusaha untuk menang. Malaysia tak sebagus Thailand," kata pemain berjuluk "El Loco" itu di sela-sela acara ramah-tamah bersama keluarga Bakrie di Jalan Ki Mangun Sarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/12/2010) pagi.

Gonzales, yang mencetak dua gol ke gawang Filipina di semifinal, berperan penting dalam laga versus Malaysia dan Thailand. Pemain kelahiran Uruguay itu mencetak satu gol ketika melawan Malaysia dan mengawali terjadinya penalti pertama saat melawan Thailand. Dengan tiga gol, namanya tercantum dalam daftar pencetak gol terbanyak di turnamen ini.

Penulis: Laksono Hari Wiwoho   |   Editor: Hery Prasetyo   |   Loading...