Showing posts with label Panjang. Show all posts
Showing posts with label Panjang. Show all posts

Thursday, December 1, 2011

Ronaldo: Juara? Jalan Masih Panjang

Penyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo.

MADRID, KOMPAS.com — Gelandang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, mengatakan, timnya ingin menjadi yang terbaik di berbagai ajang. Namun, menurutnya, masih terlalu dini bagi timnya bicara soal probabilitas, terutama di Liga BBVA.

"Jalan masih panjang. Kami tak berpikir sudah menjuarai La Liga. Kami ingin memenangi segalanya. Boleh jadi, skuad Madrid saat ini adalah yang terbaik sejak aku menjadi bagian tim ini. Namun, kami harus meraih trofi untuk mempertegas itu," ujar Ronaldo.

"Real selalu merupakan favorit juara (Liga Champions), tetapi kami juga tahu itu adalah hal yang sangat sulit. Namun, aku pikir, kami mampu menjuarainya," tambahnya.

Madrid telah mengarungi 13 laga Liga BBVA dan menguasai klasemen dengan 34 poin. Mereka unggul enam angka dari pesaing terdekat, Barcelona.

Selisih poin itu masih akan berubah, mengingat kedua kubu belum bertemu. Pertemuan pertama akan digelar di Santiago Bernabeu, 10 Desember mendatang, dan pertemuan kedua di Camp Nou, pada 22 April 2012.

Untuk Liga Champions, Madrid telah mengarungi lima dari enam pertandingan Grup D dan menguasai klasemen dengan 15 poin, atau unggul tujuh angka dari Ajax Amsterdam di tempat kedua. Pada laga terakhir, mereka akan melawan Ajax di Amsterdam Arena, 7 Desember mendatang.

Wednesday, February 23, 2011

Leonardo: Jalan Scudetto Masih Panjang

Manajer Inter Milan, Leonardo Araujo.

MILAN, KOMPAS.com - Manajer Inter Milan Leonardo Araujo menilai belum waktunya bagi timnya bicara soal scudetto karena persaingan masih panjang dan akan ditentukan sampai laga terakhir.

Hal tersebut disampaikan berkaitan dengan kemenangan 5-3 yang diraih atas AS Roma, Minggu (6/2/2011). Berkat itu, Inter kini duduk di posisi ketiga dengan 44 poin, atau hanya kalah lima angka dari penguasa sementara AC Milan.

Mengingat Inter baru melakoni 23 laga dan Milan 24 laga, dan kedua kubu masih akan bertemu, 3 April mendatang, Inter berpeluang finis sebagai juara.

"Apakah kami anti-Milan? Kampanye Serie-A akan sengit sampai akhir karena ada selisih poin sejumlah tim tipis," ujar Leonardo.

"Anda bisa melihat dalam setiap pertandingan bagaimana sulitnya mendapat tiga poin. Lihat dalam beberapa pekan terakhir dan Anda akan tahu ada banyak kejutan dalam kompetisi ini," tambahnya. (FBI)

Friday, January 21, 2011

Alasan Riedl Gelar Pelatnas Panjang

Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl.

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl, menyatakan akan tetap menggelar training camp atau pelatnas jangka panjang sebagai persiapan timnas U-23 belaga di SEA Games 2011. Menurutnya, pemain akan lebih berkembang lewat training camp jangka panjang. Selain itu, buruknya kondisi fisik pemain membuat Riedl semakin mantap menggelar training camp jangka panjang.

Dalam seleksi tahap kedua pada hari terakhir, Kamis (13/1/2011), sekitar delapan pemain mengalami cedera. Kendala fisik juga dialami dua pemain keturunan Indonesia-Belanda, Ruben Wuarbanaran dan Vincent Partosoebroto. Ruben masih harus menjalani latihan terpisah karena belum pulih dari cedera lutut. Sementara Vincent mengeluh pusing dan dehidrasi di pertengahan latihan. Oleh karena itu, Riedl menilai training camp jangka panjang diperlukan agar pemain semakin lebih berkembang.

"Satu hal penting, saya lihat kami punya banyak pemain yang cedera, padahal hanya melakukan latihan yang biasa. Padahal, kami tidak melakukan latihan fisik, hanya melakukan latihan pertandingan biasa dan umpan-umpan biasa," ujarnya. 

"Kami punya sekitar delapan pemain yang punya masalah otot. Ini adalah tanda bagi saya bahwa kami membutuhkan training camp yang lebih lama. Mereka akan kesulitan hanya dengan melakukan pelatnas satu hingga dua pekan. Jadi, kami membutuhkan waktu latihan yang lama untuk menghadapi SEA Games. Jika tidak, menurut saya, kami tidak punya peluang menjuarai SEA Games," tutur Riedl setelah memimpin seleksi di Lapangan C, Kamis pagi.

Pelatnas jangka panjang rencananya akan digelar pada Maret hingga November mendatang. Dengan begitu, pemain yang mengikuti training camp jangka panjang otomatis tidak bisa memperkuat klubnya. Tentu saja, tidak sedikit klub yang menentang kebijakan tersebut.

"Saya mengerti klub menginginkan pemain mereka. Saya, secara pribadi, lebih mudah melepas pemain ke klub. Saya bisa pulang dan melihat pertandingan dari rumah dan tidak bekerja. Namun, saya ingin membawa mereka ke level yang lebih tinggi. Mereka tidak bisa mendapatkan level yang lebih tinggi di klub. Sebagian dari mereka datang ke sini dengan fisik yang buruk. Jadi ini adalah alasan kami membutuhkan training camp yang lebih lama," tegasnya.