Showing posts with label Tevez. Show all posts
Showing posts with label Tevez. Show all posts

Saturday, October 29, 2011

Langgar 5 Pasal, Tevez Didenda Senilai Gaji 4 Minggu

Penyerang Argentina dan Manchester City, Carlos Tevez .

MANCHESTER, KOMPAS.com - Manchester City menyatakan penyerang Carlos Tevez bersalah atas gugatan menolak instruksi pelatih Roberto Mancini pada pertandingan Liga Champions melawan Bayern Muenchen, di Allianza Arena, 27 September lalu dan menjatuhkan sanksi berupa denda senilai gajinya selama empat pekan. Tevez diberikan kesempatan mengajukan banding dalam 14 hari.

Tevez masuk barisan pemain cadangan pada pertandingan Liga Champions melawan Bayern Muenchen di Allianz Arena, 27 September lalu, dan menurut Mancini, ia menolak ketika diminta bermain.

Tevez kemudian diskors dua pekan. Selama periode itu, City melakukan penyelidikan dan, hasilnya, mereka menduga Tevez melanggar kontrak dan menggelar sidang pada Jumat (21/10/2011).

Awalnya, menurut pemberitaan di Inggris, sidang akan digelar dengan gugatan Tevez menolak bermain. Namun, gugatan disebut diganti menjadi Tevez menolak melakukan pemanasan, setelah tak ada saksi yang mendukung pernyataan Mancini.

"Manchester City mengonfirmasikan bahwa keputusan telah diambil berkaitan dengan dugaan pelanggaran oleh Carlos Tevez. Dugaan berkaitan dengan peristiwa pada pertandingan Liga Champions melawan Bayern Muenchen, 27 September lalu," ujar City.

"Setelah melakukan investigasi dan mengumpulkan informasi yang diperlukan, panel disiplin mendukung  gugatan bahwa telah terjadi pelanggaran. Sebanyak lima pelanggaran poin kontrak berbeda menjadi dasar keputusan panel."

"Hasilnya, Carlos Tevez didenda selama dua pekan dan diskors selama dua pekan (yang dianggap telah dijalani). Ia telah diingatkan untuk berhati-hati dalam berperilaku di masa mendatang."

"Carlos Tevez telah diberitahu secara tertulis keputusan panel disiplin dan klub telah menyampaikan hal ini secara tertulis kepada Asosiasi Pesepak Bola Profesional untuk meratifikasi bentuk sanksi," demikian pernyataan City.

City juga menyebutkan poin kontrak yang dilanggar Tevez, yaitu kewajiban berpartisipasi dalam pertandingan di mana ia menjadi bagian tim; kewajiban melaksanakan tugas berkaitan dengan tugas pemain; kewajiban mematuhi instruksi dari ofisial klub yang berwenang; kewajiban menaati statuta dan regulasi FIFA, UEFA, FA, Liga, dan peraturan klub; dan kewajiban menjaga nama baik klub dan sepak bola.

Sementara itu, menurut Telegraph, Tevez bergaji 230.000 poundsterling atau sekitar Rp 3,2 miliar per pekan.

Langgar 5 Poin Kontrak, Tevez Didenda Senilai Gaji 4 Minggu

Penyerang Argentina dan Manchester City, Carlos Tevez .

MANCHESTER, KOMPAS.com - Manchester City menyatakan penyerang Carlos Tevez bersalah atas gugatan menolak instruksi pelatih Roberto Mancini pada pertandingan Liga Champions melawan Bayern Muenchen, di Allianza Arena, 27 September lalu dan menjatuhkan sanksi berupa denda senilai gajinya selama empat pekan. Tevez diberikan kesempatan mengajukan banding dalam 14 hari.

Tevez masuk barisan pemain cadangan pada pertandingan Liga Champions melawan Bayern Muenchen di Allianz Arena, 27 September lalu, dan menurut Mancini, ia menolak ketika diminta bermain.

Tevez kemudian diskors dua pekan. Selama periode itu, City melakukan penyelidikan dan, hasilnya, mereka menduga Tevez melanggar kontrak dan menggelar sidang pada Jumat (21/10/2011).

Awalnya, menurut pemberitaan di Inggris, sidang akan digelar dengan gugatan Tevez menolak bermain. Namun, gugatan disebut diganti menjadi Tevez menolak melakukan pemanasan, setelah tak ada saksi yang mendukung pernyataan Mancini.

"Manchester City mengonfirmasikan bahwa keputusan telah diambil berkaitan dengan dugaan pelanggaran oleh Carlos Tevez. Dugaan berkaitan dengan peristiwa pada pertandingan Liga Champions melawan Bayern Muenchen, 27 September lalu," ujar City.

"Setelah melakukan investigasi dan mengumpulkan informasi yang diperlukan, panel disiplin mendukung  gugatan bahwa telah terjadi pelanggaran. Sebanyak lima pelanggaran poin kontrak berbeda menjadi dasar keputusan panel."

"Hasilnya, Carlos Tevez didenda selama dua pekan dan diskors selama dua pekan (yang dianggap telah dijalani). Ia telah diingatkan untuk berhati-hati dalam berperilaku di masa mendatang."

"Carlos Tevez telah diberitahu secara tertulis keputusan panel disiplin dan klub telah menyampaikan hal ini secara tertulis kepada Asosiasi Pesepak Bola Profesional untuk meratifikasi bentuk sanksi," demikian pernyataan City.

City juga menyebutkan poin kontrak yang dilanggar Tevez, yaitu kewajiban berpartisipasi dalam pertandingan di mana ia menjadi bagian tim; kewajiban melaksanakan tugas berkaitan dengan tugas pemain; kewajiban mematuhi instruksi dari ofisial klub yang berwenang; kewajiban menaati statuta dan regulasi FIFA, UEFA, FA, Liga, dan peraturan klub; dan kewajiban menjaga nama baik klub dan sepak bola.

Sementara itu, menurut Telegraph, Tevez bergaji 230.000 poundsterling atau sekitar Rp 3,2 miliar per pekan.

Wednesday, August 10, 2011

Nasib Tevez Tergantung Sneijder

Ekspresi Manchester City, penyerang Carlos Tevez, pada pertandingan Premier League melawan Stoke City, Selasa (17/5/2011).

MANCHESTER, KOMPAS.com - Pengamat sepak bola Argentina, Jose Alberti, yakin penyerang Manchester City Carlos Tevez bakal hengkang ke Inter Milan sebagai pemain pinjaman dengan opsi permanen pada akhir musim depan. Namun, menurut Alberti, kesepakatan akan terjadi bila Inter berhasil menjual Wesley Sneijder ke Manchester United.

Tevez memang pernah menyatakan takkan kembali ke City pada Juni lalu. Ia mengaku tak betah di City karena jauh dari keluarganya yang tinggal di Argentina. Mantan pemain Manchester United ini sempat ingin dipinang oleh Corinthians. Namun, Tevez gagal pindah karena tidak terjadi kesepakatan antara kedua klub.

Meski begitu, rumor kepindahan Tevez masih berlanjut. Ia disebut-sebut akan hijrah ke Inter Milan setelah diketahui bertemu Direktur Olahraga Inter, Marco Branca, di Argentina. Bahkan, baru-baru ini, Inter seperti yang dilaporkan oleh media Italia, siap menyerahkan Douglas Maicon, plus uang tunai, sebagai bagian dari kesepakatan.

Menurut Alberti, Inter memboyong Tevez sebagai pemain pinjaman dengan opsi permanen pada akhir musim depan. Oleh karena itu, menurut Alberti, nasib Tevez terngantung kepada Sneijder. Pasalnya, jika Inter melepas Sneijder ke MU, maka Inter bisa mendapatkan dana untuk membayar uang muka bagi Tevez sebesar 13 juta poundesterling (Rp 179 miliar).

"Apakah saya yakin? Tentu saja, saya telah mengatakan ini selama berbulan-bulan," kata Alberti IlSussidiario.net.

"Sneijder akan pergi ke United dan Inter Milan akan menginvestasikan uang dalam transfer Tevez. El Apache (Tevez) akan tiba di Milan dengan status pinjaman dengan opsi permanen. Pada musim ini, Inter membayar 13 juta poundesterling (Rp 179 miliar) dan membayarkan jumlah yang sama pada musim depan. Inter akan membawa pemain sukses dan berpengalaman," ungkapnya.

City sendiri memiliki Sergio Aguero yang baru dibeli dari Atletico Madrid. Penyerang asal Argentina itu diperoyeksikan sebagai pengganti Tevez. (IN)

Tuesday, August 9, 2011

Cantona Kecam Balotelli dan Tevez

Mario Balotelli usai mencetak gol pertamanya ke gawang West Brom, Minggu (7/11/2010).

MANCHESTER, KOMPAS.com — Legenda Manchester United, Eric Cantona, mengecam sikap Mario Balotelli dan Carlos Tevez yang mengeluh tak betah di Manchester. Cantona berpendapat, kedua penyerang Manchester City itu harus fokus pada tim daripada memikirkan kepentingan pribadi.

"Hal terpenting bagi saya adalah pernah bermain untuk klub terbaik di dunia. Saya mencintai Manchester dan orang-orang di sana. Saya mengalami masa yang indah," ujar Cantona.

Tevez memang pernah menyatakan tak akan kembali ke City pada Juni lalu. Ia mengaku tak betah di City karena jauh dari keluarganya yang tinggal di Argentina.

Hal senada disampaikan Balotelli pada awal pekan ini. Ia mengaku kesulitan untuk beradaptasi dengan kehidupan di Inggris, khususnya kota Manchester. Hal itulah yang membuat penyerang asal Italia itu rindu dengan kampung halaman dan tak tertutup kemungkinan untuk pindah kembali ke sana.

"Saya tidak merasa baik di Manchester. Saya bahagia dengan pelatih dan rekan-rekan satu tim, tapi bagaimanapun, saya tak suka kota Manchester. Saya tak tahu apakah akan bertahan di Manchester City (atau tidak). Kami akan melihat apa yang terjadi. Saya merindukan rumah, yaitu Brescia, bukan Milan, dan saya rindu dengan teman-teman dan keluarga," ungkap Balotelli kepada Sky Sport. (EX)

Tuesday, April 19, 2011

Demi Final, Tevez Bertekad Melawan Sakit

MANCHESTER, KOMPAS.com Penyerang Manchester City, Carlos Tevez, bertekad berjuang keras memulihkan cedera lutut yang dialaminya agar bisa tampil melawan Stoke City pada final Piala FA, 14 Mei mendatang.

Penyerang asal Argentina itu mengalami cedera lutut saat tampil dalam pertandingan melawan Liverpool. Akibat cedera itu, Tevez harus absen saat City mengalahkan Manchester United 1-0 dalam babak semifinal Piala FA akhir pekan lalu.

Saat ini, Tevez tengah menjalani perawatan dengan ditangani dokter tim nasionalnya di Milan. Meski begitu, Tevez masih diragukan untuk bisa tampil pada pertandingan final, mengingat Pelatih Roberto Mancini sebelumnya telah memberikan sinyal bahwa Tevez akan absen selama satu bulan.

Namun, Tevez bersikeras ingin tampil pada partai bergengsi tersebut. Menurutnya, sebagai pemain profesional, tidak ada satu pun pemain yang ingin melewatkan partai begengsi tersebut. 

"Kami memiliki peluang mendapatkan sesuatu yang besar bagi City. Sebagai pemain, Anda pastinya ingin tampil dalam pertandingan yang besar. Saat membela Manchester United, aku pernah bermain di Wembley melawan Everton pada babak semifinal, dua musim yang lalu. Kami kalah dalam drama adu penalti sehingga itu menjadi memori buruk bagiku," ucapnya. 

"Di samping Premier League, Piala FA adalah kompetisi terbaik di Inggris. Di beberapa negara, piala domestik tidak begitu penting. Namun, karena sejarah dan Piala FA berarti pendukung, hal itu akan membawa dampak yang besar bila kami memenangkannya," ungkapnya. (SKY)

Wednesday, February 2, 2011

Tevez Setara Henry

MANCHESTER, KOMPAS.com - Gelandang Manchester City, Patrick Vieira, menilai, rekannya Carlos Tevez memiliki kemampuan yang setara dengan Thierry Henry saat masih membela Arsenal.

Ketika mengenakan seragam Arsenal, Henry merupakan simbol sekaligus senjata utama "The Gunners". Ia mengabdi di klub itu selama 10 tahun dengan torehan 226 gol dari 369 pertandingan. Henry juga menyumbangkan delapan gelar bergengsi untuk kubu Emirates.

Prestasi Tevez memang belum sehebat Henry. Ia belum genap dua tahun di City dan belum memberikan gelar apa pun. Meski demikian, sama seperti Henry, Tevez merupakan simbol sekaligus senjata utama timnya di lini depan. Hingga saat ini, pemain Argentina itu sukses menjaringkan 45 gol dari 66 pertandingan.

"Carlos sama baiknya dengan Thierry Henry. Mereka adalah jenis pemain yang berbeda, tetapi ketika Anda ingin memenangkan piala, Anda perlu striker yang bisa mencetak 20 sampai 25 gol dalam satu musim. City memiliki jenis pemain seperti ini dalam diri Carlos, " tandas Vieira.

"Dia (Tevez) seseorang yang bisa memberikan Anda kemenangan. Bahkan, jika Anda tidak bermain baik, Anda tahu dia akan menciptakan kesempatan untuk dirinya sendiri dan mencetak gol. Jika Anda ingin menang pada kejuaraan atau Piala FA, Anda membutuhkan pemain seperti itu," tuntas Vieira. (GL)

Penulis: Jonathan Pandapotan   |   Editor: Tjatur Wiharyo   |   Loading...

Sunday, January 30, 2011

Tevez Gagal Penalti, City ke Putaran Keempat

Penyerang Manchester City, Carlos Tevez, ikut merayakan gol rekannya Adam Johnson, ke gawang Leicester City, pada pertandingan putaran ketiga Piala FA, di City of Manchester, Selasa (18/1/2011).

MANCHESTER, KOMPAS.com — Penyerang Manchester City, Carlos Tevez, gagal mencetak gol dari titik penalti pada laga putaran ketiga Piala FA, City of Manchester, Selasa (18/1/2011). Namun, itu bukan masalah karena City mampu menang 4-2 dan melaju ke putaran keempat.

Kemenangan City dibuka oleh gol Tevez pada menit ke-15. Memanfaatkan bola muntah hasil kesalahan pemain lawan, Tevez meloloskan bola ke gawang tim tamu dari tengah kotak penalti.

Belum mampu menambah gol, Tevez dkk melihat gawang Joe Hart dikoyak tembakan Paul Gallagher dari titik penalti, menyusul pelanggaran Patrick Vieira kepada Lloyd Dyer.

Vieira menebus kesalahan itu dengan mencetak gol kedua City pada menit ke-37. Ia membobol gawang Leicester dengan memanfaatkan bola muntah hasil tembakan David Silva yang ditepis Weale.

Semenit berselang, City mengubah kedudukan menjadi 3-1 berkat gol Adam Johnson. Setelah menguasai umpan David Silva, Johnson menggiring bola dan menaklukkan Weale dalam duel satu lawan satu.

City berpeluang memperlebar selisih menjadi 4-1, ketika wasit memberi mereka hadiah penalti, menyusul pelanggaran Jack Hobbs kepada Tevez pada menit ke-59. Namun, gol tak tercipta karena tembakan Tevez dimentahkan Weale.

Pada menit ke-83, Leicester menciptakan kejutan lagi berupa gol kedua yang dicetak Lloyd Dyer. Memanfaatkan bola mental hasil umpan Yuki Abe yang mengenai wasit Mark Halsey, Dyer menjejalkan bola ke gawang tuan rumah.

Gol keempat City dicetak Aleksandar Kolarov pada masa injury time. Menguasai bola di luar kotak penalti, Johnson menembakkan bola yang meluncur deras mendesak jaring gawang Weale.

Selama 90 menit, City menguasai bola sebanyak 53 persen dan melepaskan delapan tembakan akurat dari sepuluh usaha. Adapun Leicester menciptakan tujuh peluang emas dari sepuluh percobaan. (*)

Susunan pemain:
City:
Joe Hart; Joleon Lescott, Vincent Kompany, Pablo Zabaleta, Aleksandar Kolarov; Patrick Vieira, Gneri Toure Yaya (Jo 78), James Milner, David Silva (Gareth Barry 64), Adam Johnson; Carlos Tevez

Leicester: Chris Weale; Bruno Berner, Souleymane Bamba, Jack Hobbs, Kyle Naughton; Richard Wellens (Matt Oakley  46), Llouyd Dyer, Andy King, Yuki Abi; Steve Howard (Martin Waghorn  68), Paul Gallagher (Franck Moussa  30)

Wasit: Mark Halsey

Tuesday, January 18, 2011

Eto'o Ditukar dengan Tevez?

Penyerang Inter Milan, Samuel Etoo, merayakan golnya ke gawang Mazembe, pada final Piala Dunia Antarklub, di Abu Dhabi, Sabtu (18/12/2010).

MILAN, KOMPAS.com - Pelatih Inter Milan, Leonardo Araujo, ingin membuat kejutan di klub barunya tersebut. Ia dikabarkan ingin menukar striker Samuel Eto'o dengan pemain Manchester City, Carlos Tevez.

TalkSPORT mengklaim bahwa Leonardo sudah mengajukan penawaran kepada City untuk melancarkan pertukaran pemain depan tersebut. Konon Leonardo sudah lama mendambakan sosok Carlitos, pemain yang belakangan sering dikabarkan tak cocok dengan kondisinya di Manchester. Rumor kedatangan striker Wolfsburg, Edin Dzeko, ke Manchester City menambah kegusaran Tevez di klub tersebut.

Jika Tevez jadi ke San Siro dan Eto'o ke Inggris, pelatih "The Citizens" Roberto Mancini akan memiliki dua pemain eks Inter dalam timnya. Awal musim ini City telah merekrut Mario Balotelli dari Inter. Bersama Eto'o, pemain muda Italia tersebut turut membantu "I Nerazzurri" meraih treble winner musim lalu. (talkSPORT)