Showing posts with label Calon. Show all posts
Showing posts with label Calon. Show all posts

Saturday, October 29, 2011

Hari Ini Batas Akhir Registrasi Ulang Calon Peserta IPL

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari ini, Rabu (26/10/2011), menjadi batas waktu bagi klub-klub calon peserta Indonesian Premier League (IPL) musim 2011/2012 untuk melakukan registrasi ulang kepada PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) sebagai bukti kesiapan mereka mengikuti kompetisi. Kepala Departemen Kompetisi LPIS, Hendriyana mengatakan pihkanya akan menunggu hingga pukul 16.00 WIB sebelum menutup waktu registrasi.

"Kalau tidak daftar berarti kita anggap tidak berniat ikut kompetisi," ujar Hendriyana seperti dilansir situs resmi PT LPIS.

PT LPIS sendiri tidak akan mentoleransi klub yang hingga batas waktu terakhir tidak juga mendaftar ulang. Pasalnya, surat pemberitahuan soal itu sudah dikirim jauh-jauh hari.

Hendriyana kemudian menjelaskan, setelah pendaftaran ulang ditutup, Ketua Komite Kompetisi PSSI Sihar Sitorus akan mengumumkan klub-klub yang akan menjadi peserta IPL.

Seperti dilansir situs resminya, LPIS mengklai saat ini sudah ada 12 klub yang menyatakan siap berpartisipasi dalam IPL. Klub-klub itu adalah Arema Indonesia (versi Muhammad Nur), PSM Makassar, Persiba Bantul, Persema Malang, Persebaya Surabaya, Persibo Bojonegoro, Persija Jakarta (versi Hadi Basalamah), Semen Padang, PSMS Medan, Persiraja Banda Aceh, Persidafon Dafonsoro, dan Persijap Jepara.

Monday, July 18, 2011

Andalkan Cisse-Klose, Lazio Calon Juara

ROMA, KOMPAS.com - Presiden Lazio, Claudio Lotito, mengaku yakin duet penyerang barunya, Miroslav Klose dan Djibril Cisse, dapat membantu Lazio melangkah jauh di Serie-A musim depan.

Lazio sukses mendatangkan kedua bomber maut itu musim ini. Klose ditarik gratis dari Bayern Muenchen, sementara Cisse dibeli dari Panathinaikos. Lotito menilai, kedua penyerang haus gol itu bisa membantu "I Biancolesti" kembali menjadi klub yang disegani di Italia.

"Kami telah mendatangkan Klose dan Cisse. Kami berharap mereka akan menentukan perjalanan kami dalam hal fisik, kualitas, karakter dan pengalaman. Mereka dapat membantu Lazio kembali ke papan atas di Italia dan Eropa. Dengan Cisse dan Klose di lini penyerangan, Lazio akan melangkah jauh," seru Lotito.

"Saya menghargai kualitas moral Klose, karena ia adalah sosok profesional yang akan meningkatkan kualitas tim ini. Saya juga harus berterima kasih kepada Cisse, karena ia mendapat tawaran lain, tapi tetap ingin bergabung dengan Lazio. Ia ingin membuktikan kemampuannya di Serie-A setelah pulih dari dua cedera yang sangat serius. Ia memiliki kekuatan karakter yang besar," jelas Lotito.

Lazio bergerak cukup baik di bursa trasnfer ini. Selain Klose dan Cisse, Lazio juga sukses mendapatkan Marius Stankevicius, Abdoulay Konko, Lorik Cana, dan Federico Marchetti. 

Wednesday, March 2, 2011

Setyo Agung: PSSI Ganjal Calon dari Luar

Arteria Dahlan, Spohar Maru Hutagalung, Tri Media Panjaitan, Syarif Basalamah, Syarifudin Suding, Gusti Randa, dan Hamka B Kadi, dari tim verifikasi bakal calon anggota komite eksekutif, ketua, dan wakil ketua PSSI, mengumumkan hasil verifikasi individu yang lolos dalam ketiga kategori tersebut, di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Sabtu (19/2/2011). Hasil verifikasi tersebut dinilai kontroversial karena hanya meloloskan Nurdin Halid dan Nirwan D Bakrie sebagai calon Ketua PSSI, serta menendang calon lainnya yaitu George Toisutta dan Arifin Panigoro.

SEMARANG, KOMPAS.com - Pengamat sepak bola Semarang, Setyo Agung Nugroho, menilai, ada upaya dari PSSI untuk mengganjal calon ketua umum dari luar induk organisasi olahraga sepak bola di Tanah Air tersebut.

"Saya tidak tahu persis aturan dalam pemilihan ketua umum, tetapi saya melihat ada aroma dari PSSI untuk melanggengkan kekuasaan dari pengurus yang sudah ada," katanya di Semarang, Minggu (20/2/2011) petang, ketika dimintai pendapatnya soal hasil verifikasi calon Ketua Umum PSSI periode 2011-2015.

Seharusnya, kata mantan Manajer Tim PSIS Semarang tersebut, semua calon yang masuk dibiarkan bergabung dan nantinya peserta kongres yang akan menentukan sendiri siapa yang layak sebagai calon ketua umum periode empat tahun mendatang.

"Kalau dalam kongres ternyata ada yang kalah, tentunya kemenangan yang dicapai calon itu secara elegan karena berdasarkan hati nurani peserta kongres. Bukan seperti sekarang ini, mau maju sudah diganjal dengan aturan yang seperti itu," katanya.

Menurut dia, majunya keempat calon dalam bursa calon ketua umum induk organisasi sepak bola di Tanah Air ini tentunya dengan niat untuk memperbaiki citra sepak bola, terutama berkaitan dengan prestasi yang dicapai tim nasional dalam beberapa event internasional sekarang ini.

Masyarakat sepak bola Indonesia, kata dia, tidak mengerti dengan statuta dari PSSI, yang mereka inginkan adalah prestasi dan citra sepak bola Indonesia lebih bagus dari apa yang dicapai selama ini.

"Mereka (masyarakat) itu tidak ’mudeng’ dengan statuta PSSI, yang mereka harapkan sangat simpel yaitu sepak bola Indonesia bisa lebih baik dari sekarang ini," katanya.

Hasil verifikasi calon Ketua Umum PSSI periode 2011-2015 yang dipimpin Ketua Komite Pemilihan, Syarif Bastaman, disebutkan bahwa calon yang lolos hanya Nurdin Halid dan Nirwan Dermawan Bakrie. Sedangkan dua calon lainnya tidak lolos, yaitu George Toisutta dan Arifin Panigoro.

Seperti diwartakan sebelumnya, Nurdin Halid dan Nirwan D Bakrie lolos verifikasi yang dilakukan oleh Komite Pemilihan dan berhak maju dalam Konggres Empat Tahunan PSSI yang rencananya digelar di Pan Pasific Nirwana Resort Bali, 26 Maret mendatang.

Dengan lolosnya kedua calon ini, maka peluang untuk terjadinya perubahan di tubuh PSSI tertutup karena dua calon yang lain, yaitu George Toisutta dan Arifin Panigoro, dinyatakan gagal dalam verifikasi.

"Kalau menurut saya, biarkan semua calon bertarung di kongres. Soal siapa yang menang tentunya itulah yang terbaik untuk memajukan sepak bola di Tanah Air ini," kata Setyo Agung Nugroho.

Kemudian, kata dia, calon yang menang tentunya akan menggandeng berbagai pihak untuk memajukan sepak bola Indonesia. (ANT)

Sunday, February 20, 2011

Asal Bukan Nurdin, Semua Calon Layak Didukung

Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI George Toisutta (kanan) berbincang dengan wartawan seusai menyampaikan keterangan pers di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta, Rabu (2/2). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan kesiapannya untuk dicalonkan menjadi ketua umum PSSI.

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengamat sepak bola, Ari Junaedi, mengungkapkan, niat Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal George Toisutta maju dalam bursa pemilihan Ketua Umum PSSI periode 2011-2015 layak mendapatkan dukungan karena sosok baru sangat dinantikan publik sepak bola Indonesia.

"Kalau ada orang yang berani mendeklarasikan secara terbuka menjadi pengganti Nurdin, itu baru sosok yang layak mendapat dukungan. Apalagi masyarakat pencinta bola sudah bertekad ABN alias Asal Bukan Nurdin. Jadi momentumnya Toisutta sangat tepat," kata Ari yang juga pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI) kepada Kompas.com, Kamis (3/2/2011).  Dikatakan Ari, majunya Toisutta sebagai calon ketua umum PSSI merupakan bentuk perlawanan atas arogansi dan otoriter kepengurusan PSSI di bawah kepemimpinan Nurdin Halid-Nugraha Besoes.

Lebih lanjut, Ari mengaku yakin, latar belakang Toisutta yang berasal dari kalangan militer tidak akan menjadi ganjalan dalam menggalang dukungan. "Tidaklah elok melarang militer masuk ke dunia olahraga asalkan punya niatan dan tekad memajukan prestasi sepak bola yang terpuruk," tegasnya. 

Meskipun begitu, Ari Junaedi—yang juga berprofesi sebagai pengajar di Universitas Dipongoro, Universitas Soetomo, dan Universitas Mercu Buana itu—meminta Toisutta lebih bekerja keras untuk menggalang dukungan.

"Hanya saja, Toisutta mulai dari sekarang harus bisa merangkul 50 persen plus 1  pemilik hak suara di Kongres Pemilihan Ketua Umum PSSI, 19 Maret mendatang di Kepulauan Bintan," katanya.

Bentuk dukungan kepada Toisutta sudah mulai terlihat. Dalam deklarasi yang digelar Rabu lalu, Toisutta mendapatkan dukungan dari 18 pengurus provinsi, pengurus klub, dan pejabat PSSI yang menandatangani manifesto dukungan. Toisutta sendiri sudah secara resmi didaftarkan ke PSSI untuk maju menjadi calon ketua umum organisasi sepak bola Tanah Air itu.