Showing posts with label Eropa. Show all posts
Showing posts with label Eropa. Show all posts

Friday, June 8, 2012

Trapattoni Pelatih Tertua di Piala Eropa

Pelatih timnas Irlandia, Giovanni Trapattoni.

DUA pekan lalu, Pelatih Republik Irlandia, Giovanni Trapattoni, bercanda kepada wartawan, "Saya pemuda 73 tahun."

Pelatih asal Italia itu faktanya akan memecahkan rekor. Ia menjadi pelatih tertua yang menangani tim di Piala Eropa. Ketika timnya menjalani pertandingan pertama lawan Kroasia pada Minggu (10/6/2012), umurnya 73 tahun dan 85 hari.

Ia mengalahkan Otto Baric yang sebelumnya memegang rekor pelatih tertua di Piala Eropa. Saat terakhir menangani Kroasia di Piala Eropa 2004 lawan Inggris, pelatih kelahiran Austria itu berumur 71 tahun dan dua hari. Kroasia kalah 2-4 dan tersingkir.

Baric digantikan oleh Zlatko Kranjcar yang saat itu usianya 47 tahun. Kemudian, Kranjcar digatikan pelatih yang lebih muda, Slaven Bilic.

Berikut Daftar Pelatih Tertua di Piala Eropa
73 tahun dan 85 hari: Giovanni Trapattoni (Republic Irlandia, 2012)
71 tahun dan 2 hari: Otto Bari? (Croatia, 2004)
69 tahun dan 337 hari: Luis Aragonés (Spain, 2008)
69 tahun dan 215 hari: Otto Rehhagel (Greece 2008)
69 tahun dan 40 hari: Vujadin Boskov (Yugoslavia, 2000)
68 tahun dan 215 hari: Karel Brueckner (Czech Republic, 2008)

Thursday, June 7, 2012

Cedera, Olic Batal Bela Kroasia di Piala Eropa

Penyerang Kroasia, Ivica Olic.

ZAGREB, KOMPAS.com - Kabar buruk menghinggapi kubu tim nasional Kroasia. Menjelang turnamen Piala Eropa yang semakin dekat, tim asuhan Slaven Bilic itu harus kehilangan salah satu pemain andalannya, Ivica Olic, karena mengalami cedera. Ia pun dipastikan tak bisa tampil di turnamen tersebut.

Olic mengalami cedera paha saat membela negaranya melawan Norwegia pada laga persahabatan, Sabtu (2/6/2012). Usai menjalani pemeriksaan di Muenchen, pemain yang baru hijrah dari Bayern Muenchen ke VfL Wolfsburg itu dipastikan harus absen karena otot pahanya pecah.

"Awalnya kami berpikir bahwa cederanya tidak terlalu parah. Tetapi, pemeriksaan awal menunjukkan bahwa dia akan absen dalam waktu yang cukup lama, karena sebagian otot pahanya pecah dan dia perlu empat sampai enam pekan untuk pulih," ungkap tim dokter Kroasia, Zoran Bahtijarevic, seperti dilansir Skysport.

Untuk mengisi posisi Olic, Pelatih Bilic memanggil mantan penyerang Blackburn Rovers, Nikola Kalinic. Pemain berusia 24 tahun itu diharapkan bisa mengisi lini depan Kroasia pada turnamen di Ukraina dan Polandia tersebut.

Di babak penyisihan Grup C nanti, Kroasia lebih dulu akan berhadapan dengan Irlandia, Senin (11/6/2012). Setelah itu, mereka akan bertemu lawan berat, Italia, 14 Juni dan menghadapi juara bertahan Spanyol pada 19 Juni.

Tuesday, June 5, 2012

Demam Piala Eropa Terasa di Mana-Mana

WARSAWA, KOMPAS.com- Empat hari menjelang kick off Piala Eropa 2012, Senin (4/6/2012) kemarin, Kota Warsawa seperti sedang dilanda wabah demam Piala Eropa. Di banyak ruas jalan, sudut-sudut kota, dan sejumlah titik area publik, atribut berbau turnamen sepak bola empat tahunan antarnegara Eropa itu merebak.

Wartawan Kompas Samsul Hadi melaporkan dari Warsawa, Polandia, Ibu kota Polandia itu telah siap dan terlihat seperti tidak sabar untuk segera menjadi arena laga pembuka, Jumat (8/6/2012) mendatang.

Bagi pengunjung yang baru tiba di ibu kota Polandia itu, demam Piala Eropa telah terasa di Bandara Chopin. Sejumlah pesawat maskapai penerbangan Polandia atau LOT Polish Airlines dihiasi gambar bola pada bagian ekornya dengan bertuliskan "Welcome to Poland 2012".

Demam itu juga dimanfaatkan pesawat lainnya yang datang dari benua lain. Pesawat "Singapore Airlines" yang dinaiki Kompas dari Singapura menuju Frankfurt, Jerman, misalnya, memuat tayangan ulasan Piala Eropa 2012 dalam salah satu menu hiburan layar kacanya.

Akankah juara bertahan Spanyol menjadi negara pertama yang menorehkan hat-trick juara di ajang turnamen besar sepak bola antarnegara setelah beruntun menjuarai Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010? Itu salah satu ulasannya.

Di dalam Bandara Chopin, Warsawa, troli-troli terlihat masih baru dan hampir semua beratribut logo serta tulisan "UEFA Euro 2012". Sejumlah papan petunjuk untuk para tamu, delegasi, fans, atau penonton terkait Piala Eropa 2012 bertebaran di mana-mana. Papan petunjuk itu bertuliskan "UEFA Euro 2012, Welcome Desk" disertai tanda panah memandu pengunjung ke meja informasi yang dijaga petugas berbahasa Inggris.

Selain tanda penunjuk arah tersebut, Senin siang itu waktu setempat, dua relawan laki-laki dan perempuan dengan memegang banner "UEFA Euro 2012 Welcome Desk" juga siap membantu pengunjung yang membutuhkan informasi.

"Meja penyambutan" untuk para tamu Piala Eropa 2012 itu setidaknya terlihat di dua lokasi, dekat pintu keluar pengunjung menuju tempat pemberhentian taksi. Di beberapa ruas jalan Kota Warsawa, satu-dua mobil yang melintas terlihat telah memasang bendera Polandia yang berwarna putih-merah (putih di atas, merah di bawah) pada bagian spionnya.

Ruas-ruas jalan itu juga berhiaskan banner, umbul-umbul, dan atribut Piala Eropa lainnya. Ini belum termasuk papan-papan reklame besar dari sponsor-sponsor resmi ajang tersebut yang juga mengkampanyekan hajatan sepak bola akbar tersebut. Pendek kata, dari suasana dan atmosfer kota, Warsawa telah siap menyambut dan mengawali Piala Eropa 2012.

Piala Eropa ke-14 itu akan dibuka Jumat (8/6) mendatang, ditandai dengan pembuka tuan rumah Polandia melawan juara Eropa 2004 Yunani di Stadion Nasional, Warsawa.

Tuesday, November 22, 2011

Mata: Kalah dari Inggris, Kami Tetap Juara Dunia dan Eropa

Pemain sayap Spanyol, Juan Mata.

LONDON, KOMPAS.com - Gelandang serang tim nasional Spanyol, Juan Mata, menilai kekalahan 0-1 yang diderita timnya ketika berhadapan dengan timnas Inggris di laga uji coba, Sabtu atau Minggu (13/11/2011) dini hari WIB, tak akan mengubah indentitas mereka sebagai juara dunia dan juara Eropa.

Dalam laga yang berlangsung di Wembley tersebut, Spanyol sebenarnya lebih mendominasi laga. Hampir sepanjang pertandingan Spanyol membuat Inggris bertahan di daerah mereka sendiri. Sayang, akibat lengah beberapa menit saja, gawang mereka akhirnya dijebol oleh tandukan Frank Lampard.

"Tim kami tak kehilangan identitas. Kami mencoba bermain dengan cara yang kami tahu dan mencoba untuk mencetak gol, tapi mereka (Inggris) mencetak gol di kesempatan pertama mereka," ujar Mata.

"Inggris tak membuat kami terkejut karena kami tahu mereka salah satu tim yang difavoritkan untuk mengan di Piala Eropa 2012 karena sejarah dan skuad yang mereka miliki," sambungnya.

Ia menambahkan, "Kami tahu dua laga persahabatan terakhir kami tak berjalan baik, tapi kami telah melakukan hal yang bagus di pertandingan resmi."

Selanjutnya, Spanyol akan menghadapi Kosta Rika pada Selasa (15/11/2011).

Sunday, May 22, 2011

Ditahan Napoli, Juve Gagal ke Eropa

Kiper Juventus, Gianluigi Buffon, hanya bisa melihat bola tendangan Cristiano Lucarelli masuk ke gawangnya pada pertandingan terakhir Liga Serie-A, Minggu (22/5/2011).

TURIN, KOMPAS.com — Juventus gagal ke Liga Europa. Tampil di kandang sendiri pada laga terakhir Serie-A musim 2010-2011 menjamu Napoli, Minggu atau Senin (23/5/2011) dini hari WIB, Juve dipaksa bermain imbang 2-2.

Juve tetap berada di urutan ke-7 dengan nilai 58. Mereka gagal menggeser AS Roma yang berada di tempat terakhir jatah Liga Europa, setelah Francesco Totti dkk menang 3-1 atas Sampdoria.

Sebenarnya, peluang Juve ke Liga Europa masih terbuka. Mereka harus menang dan berharap Roma kalah dari Sampdoria. Namun, tampil di kandang sendiri, Juve malah gagal mendominasi.

Bahkan, Juventus sudah harus ketinggalan pada menit ke-22. Sundulan Christian Maggio yang memanfaatkan umpan silang Jose Ernesto Sosa mampu menjebol gawang Gianluigi Buffon. Napoli pun unggul 1-0.

Juventus berusaha bangkit. Namun, sampai babak pertama berakhir, Alessandro Del Piero dkk belum mampu mencetak gol.

Memasuki babak kedua, Juventus mencoba mengambil inisiatif serangan. Ketika babak ini baru berjalan dua menit, defender Giorgio Chiellin, yang membantu menyerang, sukses menyamakan kedudukan. Bola tendangan kaki kanannya gagal dihalau kiper Napoli, Morgan De Sanctis, 1-1.

Namun, pertahanan Juventus kurang tangguh dalam menghadapi permainan Napoli yang juga tetap bersemangat. Pada menit ke-70, Napoli berhasil unggul kembali. Sundulan Cristiano Lucarelli yang memanfaatkan umpan silang Ezequiel Lavezzi mampu menaklukkan Buffon, 2-1.

Keputusan Juventus menurunkan Alessandro Matri menggantikan Luca Toni pada menit ke-71 sangat tepat. Pada menit ke-84, Matri membobol gawang Napoli, memotong umpan Alberto Aquilani. Juventus pun berhasil menyamakan kedudukan 2-2. Kedudukan ini tak berubah sampai pertandingan usai, dan Juventus pun gagal ke Liga Europa.

Susunan pemain

Juventus: 1-Gianluigi Buffon; 19-Leonardo Bonucci, 15-Andrea Barzagli, 3-Giorgio Chiellini, 7-Hasan Salihamidzic, 14-Alberto Aquilani, 8-Claudio Marchisio, 23-Simone Pepe (37-Filippo Boniperti 45), 27-Milos Krasic (29-Paolo De Ceglie 75), 20-Luca Toni (32-Alessandro Matri 71), 10-Alessandro Del Piero

Napoli: 26-Morgan De Sanctis; 25-Sanchez Emilson Cribari, 4-Victor Ruiz, 13-Fabiano Santacroce, 91-Raffaele Maiello (17-Marek Hamsik 67), 23-Walter Gargano, 18-Juan Zuniga, 11-Christian Maggio, 99-Cristiano Lucarelli, 9-Giuseppe Mascara, 77-Jose Ernesto Sosa (22-Ezequiel Lavezzi 53)