Showing posts with label Hampir. Show all posts
Showing posts with label Hampir. Show all posts

Sunday, November 27, 2011

Messi Hampir Mentok, Aguero Belum

Dua pemain tim nasional Argentina Lionel Messi (kanan) dan Sergio Aguero.

MANCHESTER, KOMPAS.com - Legenda sepak bola Argentina, Ossie Ardiles, menilai kemampuan Lionel Messi (Barcelona) hampir mencapai batas maksimalnya. Adapun Sergio Aguero (Manchester City), menurutnya, masih bisa berkembang jauh lebih baik lagi.

"Sergio memiliki kemampuan dan bakat yang bisa berkembang sepanjang kariernya. Namun, untuk Messi tidak bisa sejauh itu. Bagi saya, Messi adalah pemain terbaik saat ini. Ia juga pemain terbaik yang pernah ada. Padahal, dulu saya pernah berpikir tidak ada lagi pemain yang lebih baik dari Diego Maradona. Namun, sekarang ada Messi," papar Ardiles.

Jika Messi tengah menikmati masa-masa indahnya bersama Barca, Aguero baru saja memulai kariernya dengan City. Pada debutnya bersama City menghadapi Swansea, awal pekan ini, Aguero bermain impresif. Ia mencetak dua gol dan satu assist yang ikut menentukan kemenangan "The Citizens" 4-0.

"Carlos Tevez dan Wayne Rooney (Manchester United) adalah pemain nomor sepuluh yang bisa mundur menjemput bola, menciptakan peluang, dan mencetak gol. Sergio juga bisa melakukan hal itu, tapi ia adalah pencetak gol yang baik. Ia senang mencetak gol dan ia akan mencetak banyak gol di sepak bola Inggris," ujarnya.

"Aguero mencetak rata-rata sekitar 24 gol setiap musim hanya untuk tim sekelas Atletico, sedangkan Messi dan Cristiano Ronaldo (Real Madrid) mencetak banyak gol bersama dua tim terbaik Liga BBVA. Sekarang, Sergio sudah berada di Inggris bersama tim yang sangat baik. Ia akan berada di atas sana dalam daftar pencetak gol dan menjadi top skorer. Itu pasti," pungkas Ardiles. (SCN)

Friday, November 25, 2011

Cesc: Kami Buat Inggris Bertahan Hampir 90 Menit

Gelandang Spanyol, Cesc Fabregas, merayakan gol pertamanya (dari dua) ke gawang Cile, pada pertandingan persahabatan, di Stade de Geneve, Jumat (2/9/2011).

LONDON, KOMPAS.com - Gelandang tim nasional Spanyol, Cesc Fabregas, menilai timnya tetap tim yang lebih baik meski kalah 0-1 dari Inggris di laga persahabatan, Sabtu atau Minggu (13/11/2011) dini hari WIB.

Dalam laga tersebut, Spanyol lebih menguasai pertandingan ketimbang Inggris. Hampir sepanjang 90 menit, pasukan Vicente Del Bosque tersebut membuat "The Three Lions" bertahan di daerah mereka sendiri. Namun, Inggris justru mampu mencuri gol kemenangan di menit ke-49 lewat aksi Frank Lampard.

"Kami mendominasi prtandingan. Kami membuat Inggris bertahan hampir 90 menit. Ada dua gaya sepak bola di laga ini, dan gaya permainan defensif yang menang," kata Fabregas seperti dilansir Telegraph.

"Kami sadar hanya bisa mencetak gol lewat tendangan bebas atau sepak pojok. Kami tak menghasilkan tendangan bebas yang cerdas dan harus membayar untuk itu. Kami senang karena kami bermain baik," lanjutnya.

Di laga persahabatan berikutnya, Selasa (15/11/2011), Spanyol akan berhadapan dengan Kosta Rika.

Thursday, February 24, 2011

Lawan 10 Orang Roma, Inter Hampir Tersusul

Gelandang Inter Milan, Wesley Sneijder (kanan), melepaskan tembakan yang berujung gol ke gawang AS Roma, dalam lanjutan Serie-A, Minggu (6/2/2011).

MILAN, KOMPAS.com - Unggul pemain sejak menit ke-62, Inter Milan malah kebobolan dua gol berbalas dua oleh AS Roma, sehingga menang dengan skor 5-3, dalam lanjutan Serie-A, Minggu (6/2/2011). Terlepas dari itu, Inter kini duduk di tempat ketiga dengan 44 poin, atau hanya kalah lima angka dari penguasa sementara, AC Milan.

Kebuntuan dipecahkan oleh kubu Inter, melalui gol Wesley Sneijder, saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Menguasai umpan Maicon di luar kotak penalti, ia mengirim bola masuk sudut kanan atas gawang Julio Sergio.

Roma membalas gol itu hanya dalam waktu sepuluh menit, melalui Fabio Simplico. Dari tengah kotak penalti, ia menembakkan bola kiriman Marco Cassetti masuk sudut kanan bawah gawang Julio Cesar.

Kedudukan imbang membuat kedua kubu sempat sama-sama menurunkan tempo dan intensitas permainan. Namun, setelah tanpa hasil, keduanya perlaha meningkatkannya lagi..

Sejumlah pelanggaran terjadi dan peluang tercipta dari kedua kubu. Namun, aksi saling serbu itu tak membuahkan gol, sampai terciptanya gol Samuel Eto'o pada menit ke-35.

Gol bermula dari pergerakan Wesley Sneijder yang berujung umpan kepada Eto'o di luar kotak 16 meter. Eto'o berhasil menguasai bola dan menyepak bola masuk tengah gawang tim tamu.

Berubahnya kedudukan diikuti meningkatnya tempo dan intensitas permainan kedua kubu. Namun, tak ada gol tercipta sampai peluit turun minum berbunyi.

Roma mengambil inisiatif menyerang di babak kedua. Namun, belum mampu menambah gol, mereka malah terkena diganjar sanksi penalti, menyusul pelanggaran Nicolas Andres Burdisso kepada Giampaolo Pazzini di luar kotak penalti.

Selain kehilangan Burdisso, Roma kemudian juga semakin tertinggal, karena Samuel Eto'o yang melakukan eksekusi, sukses menaklukkan Julio Sergio.

Keunggulan Inter bertambah menjadi 4-1 ketika pada menit ke-71, Thiago Motta berhasil membobol gawang Roma dengan memanfaatkan umpan Eto'o.

Namun, di luar dugaan, Roma mampu membalas itu dengan dua gol dari Mirko Vucinic pada menit ke-75 dan Simone Loria pada menit ke-81. Sementara Gol Vucinic tercipta berkat assist Daniele De Rossi, gol Loria tercipta berkat assist Juan.

Dua gol itu melambungkan moral Roma. Pada waktu sisa, mereka terus berusaha mencari gol keempat, sampai Inter membungkam mereka melalui gol kelima yang diciptakan Esteban Cambiasso pada masa injury time. Cambiasso membobol gawang Roma dengan memanfaatkan bola kiriman Javier Zanetti.

Selama 90 menit, Inter menguasai bola sebanyak 50 persen dan menciptakan 14 peluang emas dari 24 usaha. Adapun Roma melepaskan delapan tembakan akurat dari 23 percobaan.

Susunan pemain:
Inter:
Julio Cesar; Ivan Cordoba, Andrea Ranocchia, Javier Zanetti, Maicon; Thiago Motta, Wesley Sneijder (Yuto Nagatomo  75), Esteban Cambiasso, Houssine Kharja; Samuel Eto'o, Giampaolo Pazzini (Diego Milito  70)
Roma: Julio Sergio; Juan, Nicolas Burdisso, John Arne Riise, Marco Cassetti; Fabio Simplicio (Leandro Greco 71), Simone Perrotta (Rodrigo Taddei 67); Mirko Vucinic, Marco Borriello, Jeremy Menez (Simone Loria  64)
Wasit: Paolo Tagliavento

Wednesday, December 22, 2010

Sampdoria: Cassano Hampir ke Milan

Penyerang Sampdoria, Antonio Cassano.

GENOA, KOMPAS.com - Sampdoria mengumumkan, hampir mencapai kesepakatan dengan AC Milan soal penjualan penyerang Antonio Cassano. Menurut mereka, hanya ada beberapa urusan kecil yang perlu diselesaikan untuk merealisasikan transfer.

"Kami semua bekerja keras menyelesaikan kesepakatan ini sejak beberapa waktu lalu dan kami hampir mencapai kesimpulan. Yang harus Anda lakukan adalah mendengarkan rumor yang berputar," ujar Direktur Olahraga Sampdoria, Doriano Toni.

Sesuai pemberitaan di Italia, masalah terbesar transfer Cassano adalah soal perjanjian antara Sampdoria dan mantan klub Cassano, Real Madrid, yaitu bahwa Sampdoria harus membayar lima juta euro kepada Madrid, jika menjual Cassano.

Cassano sendiri dijual menyusul perseteruannya dengan Presiden Sampdoria, Riccardo Garrone, Oktober silam. Akibat itu, jatah main Cassano dibekukan. Belum lama ini, Sampdoria mencoba memutus kerja sama dengan Cassano melalui pengadilan, tetapi ditolak. (FBI)