Showing posts with label Belum. Show all posts
Showing posts with label Belum. Show all posts

Wednesday, June 6, 2012

RD Belum Tahu Greg Gabung ke Timnas

Pemain naturalisasi Indonesia, Greg Nwokolo (kanan).

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelatih Pelita Jaya, Rahmad Darmawan, mengaku belum mengetahui bahwa Greg Nwokolo bergabung dengan tim nasional Indonesia untuk laga persahabatan melawan Filipina, di Rizal Memorial Stadium, Selasa (5/6/2012).

"Bagaimana mungkin dia main? Semalam aja makan bareng saya dan pemain lain di Hotel Cikarang," ungkap RD, sapaan akrab Rahmad, melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Selasa pagi.

"Memang betul dia pernah dihubungi (Penanggung Jawab Timnas, Bernhard Limbong). Dia cerita ke saya. Tapi, kemarin sore (dia) latihan bareng kita dan makan malam jam 19.00. Saya belum tahu pemain saya komplit atau tidak. Nanti jam 11.00 ada meeting baru tahu situasinya," beber RD.

Jika benar Greg membela timnas maka dipastikan pemain naturaliasi dari Nigeria tersebut bakal absen membela Pelita saat menjamu Mitra Kukar, Selasa sore.

Informasi soal bergabungnya Greg dengan tim nasional dilansir oleh situs resmi Federasi Sepak Bola Filipina (PFF). Greg disebut masuk ke dalam 21 pemain yang akan diboyong Pelatih Nil Maizar.

Jika betul begitu, Greg menjadi pemain ISL keempat yang akan membela skuad "Merah Putih". Sebelumnya, trio Papua—Titus Bonai (Persipura Jayapura), Oktovianus Maniani (Persiram Raja Ampat), dan Patrich Wanggai (Persidafon Dafonsoro)—lebih dulu memperkuat timnas saat melakoni sejumlah laga internasional beberapa waktu lalu. Greg akan mewarnai barisan depan timnas Indonesia yang diisi juga oleh Wanggai, Irfan Bachdim, Tibo, dan Yoshua Pahabol.

Sementara di lini tengah, Oktovianus Maniani, Fendri Mofu, Jajang Paliama, dan Hendra Bayu menjadi andalan dalam laga yang masuk ke dalam kalender FIFA ini.

RD Belum Tahu Greg Gabung Timnas

Pemain naturalisasi Indonesia, Greg Nwokolo (kanan).

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelatih Pelita Jaya, Rahmad Darmawan, mengaku belum mengetahui bahwa Greg Nwokolo bergabung dengan tim nasional Indonesia untuk laga persahabatan melawan Filipina, di Rizal Memorial Stadium, Selasa (5/6/2012).

"Bagaimana mungkin dia main? Semalam aja makan bareng saya dan pemain lain di Hotel Cikarang," ungkap RD, sapaan akrab Rahmad, melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Selasa pagi.

"Memang betul dia pernah dihubungi (Penanggung Jawab Timnas, Bernhard Limbong). Dia cerita ke saya. Tapi, kemarin sore (dia) latihan bareng kita dan makan malam jam 19.00. Saya belum tahu pemain saya komplit atau tidak. Nanti jam 11.00 ada meeting baru tahu situasinya," beber RD.

Jika benar Greg membela timnas maka dipastikan pemain naturaliasi dari Nigeria tersebut bakal absen membela Pelita saat menjamu Mitra Kukar, Selasa sore.

Informasi soal bergabungnya Greg dengan tim nasional dilansir oleh situs resmi Federasi Sepak Bola Filipina (PFF). Greg disebut masuk ke dalam 21 pemain yang akan diboyong Pelatih Nil Maizar.

Jika betul begitu, Greg menjadi pemain ISL keempat yang akan membela skuad "Merah Putih". Sebelumnya, trio Papua—Titus Bonai (Persipura Jayapura), Oktovianus Maniani (Persiram Raja Ampat), dan Patrich Wanggai (Persidafon Dafonsoro)—lebih dulu memperkuat timnas saat melakoni sejumlah laga internasional beberapa waktu lalu. Greg akan mewarnai barisan depan timnas Indonesia yang diisi juga oleh Wanggai, Irfan Bachdim, Tibo, dan Yoshua Pahabol.

Sementara di lini tengah, Oktovianus Maniani, Fendri Mofu, Jajang Paliama, dan Hendra Bayu menjadi andalan dalam laga yang masuk ke dalam kalender FIFA ini.

Sunday, November 27, 2011

Messi Hampir Mentok, Aguero Belum

Dua pemain tim nasional Argentina Lionel Messi (kanan) dan Sergio Aguero.

MANCHESTER, KOMPAS.com - Legenda sepak bola Argentina, Ossie Ardiles, menilai kemampuan Lionel Messi (Barcelona) hampir mencapai batas maksimalnya. Adapun Sergio Aguero (Manchester City), menurutnya, masih bisa berkembang jauh lebih baik lagi.

"Sergio memiliki kemampuan dan bakat yang bisa berkembang sepanjang kariernya. Namun, untuk Messi tidak bisa sejauh itu. Bagi saya, Messi adalah pemain terbaik saat ini. Ia juga pemain terbaik yang pernah ada. Padahal, dulu saya pernah berpikir tidak ada lagi pemain yang lebih baik dari Diego Maradona. Namun, sekarang ada Messi," papar Ardiles.

Jika Messi tengah menikmati masa-masa indahnya bersama Barca, Aguero baru saja memulai kariernya dengan City. Pada debutnya bersama City menghadapi Swansea, awal pekan ini, Aguero bermain impresif. Ia mencetak dua gol dan satu assist yang ikut menentukan kemenangan "The Citizens" 4-0.

"Carlos Tevez dan Wayne Rooney (Manchester United) adalah pemain nomor sepuluh yang bisa mundur menjemput bola, menciptakan peluang, dan mencetak gol. Sergio juga bisa melakukan hal itu, tapi ia adalah pencetak gol yang baik. Ia senang mencetak gol dan ia akan mencetak banyak gol di sepak bola Inggris," ujarnya.

"Aguero mencetak rata-rata sekitar 24 gol setiap musim hanya untuk tim sekelas Atletico, sedangkan Messi dan Cristiano Ronaldo (Real Madrid) mencetak banyak gol bersama dua tim terbaik Liga BBVA. Sekarang, Sergio sudah berada di Inggris bersama tim yang sangat baik. Ia akan berada di atas sana dalam daftar pencetak gol dan menjadi top skorer. Itu pasti," pungkas Ardiles. (SCN)

Saturday, November 26, 2011

Heynckes: Bayern Belum Maksimal

Pelatih Bayern Muenchen, Jupp Heynckes.

MUENCHEN, KOMPAS.com — Pelatih Bayern Muenchen, Jupp Heynckes, mengaku cukup puas dengan permainan timnya saat menundukkan FC Zurich 2-0 di Stadion Allianz Arena, Rabu atau Kamis (18/8/2011) dini hari WIB, dalam kualifikasi Liga Champions. Meski demikian, menurut Heynckes, Bayern sebenarnya masih bisa bermain lebih baik lagi.

Bayern tampil menyerang menghadapi Zurich. Mengandalkan Bastian Schweinsteiger, Franck Ribery, dan Arjen Robben sebagai motor serangan, "Die Roten" terus menggempur pertahanan tim tamu.

Gol pertama Bayern dilesatkan Schweinsteiger. Dari tengah kotak penalti, ia meneruskan umpan silang Robben masuk sudut kiri bawah gawang Johnny Leoni. Pada gol kedua, giliran Robben yang membobol gawang Leony. Menguasai umpan Thomas Mueller, ia melambungkan bola yang meluncur masuk ke gawang Zurich.

"Tim tahu bahwa ini merupakan pertandingan penting. Ini tentang lolos ke Liga Champions. Dalam 20 menit pertama, tim ini memulai dengan baik, bermain lancar, dan menciptakan dua atau tiga kesempatan untuk mencetak gol. Pada babak kedua, kami meningkatkan serangan. Jadi, Anda harus bermain seperti itu melawan tim-tim seperti Zurich," ujar Heynckes seusai pertandingan.

"Pada akhirnya, kami harus puas dengan hasilnya. Hari ini adalah langkah maju, tetapi kami belum mencapai batas maksimal kami," pungkas Heynckes.

Bayern hanya membutuhkan hasil seri pada leg kedua pekan depan untuk memastikan tiket ke babak penyisihan grup Liga Champions. (BM)

Tuesday, November 22, 2011

Indonesia Belum Sempurna

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESPelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Di balik kemenangan luar biasa yang diraih tim nasional Indonesia U-23 atas Thailand 3-1, Minggu (13/11/2011), Egi Melgiansyah dan kawan-kawan belum sempurna.

"Kita kurang dalam transisi bertahan ke menyerang," kata RD. Selain itu, RD juga menilai timnya kerap melakukan umpan-umpan panjang. Padahal, RD mengaku telah menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain sabar dengan umpan satu-dua.

"Anak-anak coba melakukan dominasi permainan. Kebersamaan tim dalam melakukan serangan beberapa kali tidak jalan. Kita terpaksa melakukan long passing yang saya tidak inginkan. Tapi itu justru menjadi stimulan dengan kecepatan yang justru menguntungkan kita," beber RD.

Oleh karena itu, RD menyatakan akan membenahi permainan timnya dalam menghadapi pertandingan penyisihan terakhir melawan Malaysia, Kamis (17/11/2011). "Saya katakan sabar bermain bola dari bawah. Jujur, saya harus tanamkan kepercayaan diri pemain. Ada waktu untuk memperbaiki," tegasnya.

Monday, November 21, 2011

Ancelotti Belum Tahu Mau Kerja di Mana

ROMA, KOMPAS.com - Carlo Ancelotti, mengaku sudah siap kembali bekerja sebagai pelatih klub, tetapi sejauh ini belum ada tawaran.

"(Saya akan kembali) dalam waktu dekat. Saya tidak tahu. Saya ingin melatih lagi. Saya tida takut. Saya ingin menunggu dan melihat apa yang akan terjadi," ujar Ancelotti.

Saya ingin bergabung dengan klub yang ambisius dan memiliki program jangka panjang yang bagus. Saya yakin, saya akan kembali melatih sebuah klub dalam waktu dekat," lanjutnya.

Ancelotti menganggur setelah dipecat Chelsea, akhir musim lalu. Sebelumnya, ia pernah menangani Reggiana, Parma, Juventus, AC Milan.

Selama menggeluti dunia sepak bola, Ancelotti telah meraih empat trofi Liga Champions, dua sebagai pemain dan dua lainnya sebagai pelatih.

"Saya bermain di final Liga Champions 1989 dan 1990. Saat itu, Anda memainkan laga lebih sedikit dari sekarang. Untuk mencapai final, Anda mungkin hanya perlu memainkan sembilan pertandingan. Sekarang lebih sulit," ungkap Ancelotti.

"20 tahun lalu, Anda bermain melawan tim-tim utama dari negera lain. Sekarang, persaingan lebih sengit, ada empat tim dari Inggris, empat tim dari Italia, dan seterusnya."

"Menjuarai Liga Champions saat ini lebih sulit dan itu kenapa saya menilai Liga Champions sebagai kompetisi terbaik di dunia," tuturnya.

Tuesday, November 8, 2011

Sudah Pulih, Pato Belum Siap Main

Penyerang AC Milan,Alexandre Pato.

MILAN, KOMPAS.com Penyerang AC Milan, Alexandre Pato, mengaku telah pulih dari cedera paha yang dialaminya. Meski begitu, Pato mengaku tidak mau terburu-buru tampil karena dirinya masih memerlukan waktu beradaptasi dengan tim.

Penyerang asal Brasil itu terpaksa beristirahat selama enam bulan akibat mengalami cedera paha. "Ketika cedera, aku berbicara dengan dokter timnas Brasil. Dia mengatakan, cedera ini butuh empat atau enam pekan untuk sembuh," jelas Pato.

"Setelah enam pekan telah berlalu, aku sudah siap. Namun, tidak mungkin bermain saat melawan Catania karena aku belum berlatih dengan tim. Aku akan kembali setelah international break," bebernya. (FBI)

Sunday, November 6, 2011

Sudah Pulih, tapi Pato Belum Siap Main

Penyerang AC Milan,Alexandre Pato.

MILAN, KOMPAS.com Penyerang AC Milan, Alexandre Pato, mengaku telah pulih dari cedera paha yang dialaminya. Meski begitu, Pato mengaku tidak mau terburu-buru tampil karena dirinya masih memerlukan waktu beradaptasi dengan tim.

Penyerang asal Brasil itu terpaksa beristirahat selama enam bulan akibat mengalami cedera paha. "Ketika cedera, aku berbicara dengan dokter timnas Brasil. Dia mengatakan, cedera ini butuh empat atau enam pekan untuk sembuh," jelas Pato.

"Setelah enam pekan telah berlalu, aku sudah siap. Namun, tidak mungkin bermain saat melawan Catania karena aku belum berlatih dengan tim. Aku akan kembali setelah international break," bebernya. (FBI)

Saturday, October 29, 2011

Giovinco Belum Berpikir Gantikan Del Piero

Sebastian Giovinco.

PARMA, KOMPAS.com - Striker Parma, Sebastian Giovinco, mengaku belum berpikir untuk menggantikan posisi Alessandro Del Piero di Juventus. Namun, ia tak menutup kemungkinan hal itu akan terwujud di masa depan.

Seperti diberitakan media Italia sebelumnya, hubungan Juventus dengan Del Piero akan berakhir musim ini. "La Vecchia Signora" dilaporkan tak akan memperpanjang kontrak sang pemain yang akan berakhir selepas musim 2011-12. Meski masih terbilang lama, Juve diberitakan sudah mulai mencari penggantinya dan Giovinco termasuk salah satunya.

"Aku pemain nomor 10 Juventus yang baru? Untuk saat ini aku berpikir soal nomor 10 yang aku kenakan bersama Parma. Jika klub mencapai kata sepaka di masa depan, kita akan lihat," ujar Giovinco kepada Sky Sport Italia.

Giovinco sebenarnya sempat kecewa dengan Juventus. Saat itu, Giovinco kurang mendapat kepercayaan dari Juventus. Terbukti, dua kali ia dipinjamkan ke klub lain, termasuk Parma. Namun, Giovinco mengungkapkan, rasa amarahnya terhadap Juventus kini sudah memudar.

"Karena aku memiliki salah satu momen terbaik dalam karierku. Aku tak ingin berpikir mengenai hal yang negatif," tambahnya.

Thursday, August 11, 2011

Empat Pemain Papua Belum Gabung Timnas

Penyerang Boaz T Solossa, salah satu pemain asal Papua yang belum bergabung dalam pemusatan latihan timnas Indonesia di Cilegon.

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajer tim nasional Indonesia, Ferry Kodrat, mengungkapkan ,hingga saat ini tinggal lima pemain lagi yang belum hadir dalam training camp di Cilegon. Dari kelima nama tersebut, empat di antaranya pemain asal Papua. Kelima pemain tersebut adalah Riccardo Salampessy, Boaz Solossa, Wahyu Wijiastanto, Ian Kabes, dan Oktovianus Maniani.

"Namun, hari Minggu semua pemain sudah berkumpul. Wahyu izin karena ayahnya meninggal. Kalau sisanya terkendala pada masalah penerbangan karena kerusuhan di Papua belum lama ini," ujar Ferry Kodrat ketika dihubungi wartawan, Jumat (5/8/2011).

Berarti sudah ada 25 nama yang hadir di Cilegon untuk menjalani latihan. Kemarin, baru ada lima nama yang berkumpul di Cilegon. Mereka adalah Fery Rotinsulu, Mohammad Nasuha, I Made Wirawan, Egi Melgiansyah, dan Hariono. Latihan ini sendiri dilakukan untuk persiapan laga kualifikasi Piala Dunia 2014.

PSSI memindahkan pemusatan latihan timnas dari Jakarta ke Cilegon karena menilai salah satu kota di Provinsi Banten tersebut mempunyai infrastruktur yang memadai. Iklim di Cilegon juga dinilai hampir sama dengan negara yang akan jadi lawan Indonesia dalam babak kualifikasi nanti.

Indonesia sendiri akan tergabung dengan Iran, Bahrain, dan Qatar di Grup E. Di laga perdananya, skuad "Merah Putih" akan bertandang ke kandang Iran, 2 September nanti. Empat hari berselang, Indonesia akan menjadi tuan rumah di laga kedua saat meladeni Bahrain. Setelah itu, Indonesia menjamu Qatar pada 11 Oktober 2011.

Satu bulan berikutnya, giliran Qatar yang akan menjamu Indonesia. Pada 15 November, Indonesia akan kedatangan favorit di grup ini, Iran, sebelum akhirnya bertandang ke Bahrain pada 29 Februari 2012.

Sunday, May 22, 2011

Milan Belum Gol di Udine

UDINE, KOMPAS.com — AC Milan masih bermain imbang tanpa gol dengan Udinese sampai turun minum pertandingan Serie-A pekan ke-38 di Stadion Friuli, Minggu (22/5/2011).

Kedua kubu bermain terbuka dari bertukar ancaman sejak menit awal. Setelah tembakan Kevin-Prince Boateng pada menit ketiga dimentahkan Samir Handanovic, Udinese memberikan balasan melalui Mauricio Isla dan Gokhan Inler pada menit ketujuh dan kesembilan, yang semuanya meleset dari sasaran.

Dua menit kemudian, Milan mengancam melalui eksekusi Clarence Seedorf, yang tidak tepat sasaran. Udinese membalas itu dengan dua tembakan jarak jauh Antonio Di Natale pada menit ke-14 dan ke-18. Sementara usaha pertamanya diblok, eksekusi kedua darinya membentur tiang gawang.

Memasuki menit ke-30, Milan semakin konsisten menciptakan peluang, sedangkan Udinese menurun. Sayangnya, perbaikan performa tak diikuti oleh peruntungan bagus sehingga meski tidak kebobolan, Milan gagal mengungguli Udinese.

Susunan pemain

Udinese: Samir Handanovic; Christian Zapata, Maurizio Domizzi, Medhi Benatia; Kadwo Asamoah, Giampiero Pinzi, Gokhan Inler, Pablo Armero, Mauricio Isla; Antonio Di Natale, Alexis Sanchez

Milan:
Marco Amelia; Mario Yepes, Thiago Silva, Didac, Ignazio Abate; Mark van Bommel, Kevin Prince-Boateng, Clarence Seedorf, Mathieu Flamini; Antonio Cassano, Pato

Wasit:
Paolo Tagliavento

Tuesday, May 17, 2011

Ferdinand: MU Belum Bisa Berleha-leha

MANCHESTER, KOMPAS.com - Bek Manchester United, Rio Ferdinand menilai timnya belum punya alasan bersantai, karena kini menyandang tim tersukses Premier League, mereka masih punya satu laga penting, yaitu final Liga Champions melawan Barcelona, di Stadion Wembley, 28 Mei mendatang.

"Terakhir kali, kami punya dua minggu untuk mempersiapkan final dan kami beristirahat terlebih dahulu (jelang laga itu). Tapi kadang-kadang kalau Anda terlalu banyak istirahat, Anda bisa menjadi sedikit kurang gairah. Kami tidak menginginkan hal itu," ujar Ferdinand.

"Ketika Anda dipersiapkan untuk bermain, lalu Anda tidak melakukan apa-apa, tubuh Anda akan tidak bereaksi secara baik. Sekarang kami memiliki kesempatan besar untuk memberikan catatan yang lebih baik dari diri kami sendiri," sambungnya.

Keinginan Ferdinand untuk tidak berleha-leha tampaknya akan terwujud. Jelang laga final, MU punya dua laga yang bisa dijadikan pemanasan. Pertama laga melawan Blackpool di Premier League dan kedua pertandingan testimoni untuk menghormati mantan pemain mereka, Gary Neville. (SUN)

Sunday, February 13, 2011

Jordy Belum Menyerah

Pesepak bola asal Belanda, Jordy de Kat (tengah), mengikuti pelatnas timnas U-23 di Lapangan C, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (24/1/2011). Pemusatan latihan timnas U-23 asuhan Alfred Riedl ini diproyeksikan tampil di SEA Games 2011 dan Pra-Olimpiade 2012.

JAKARTA, KOMPAS.com — Keputusan pelatih tim nasional Alfred Riedl, mencoret Jordy de Kat dari pemusatan latihan Pra-Olimpiade 2012 ternyata tidak menyurutkan semangat pemain keturunan Indonesia-Belanda itu untuk membela timnas. Jordy berjanji akan kembali untuk mengikuti seleksi timnas.

Penyerang FC OSS tersebut dicoret karena Riedl menilai Jordy kurang memberikan kontribusi lebih kepada tim. Meski begitu, pelatih asal Austria itu mengatakan, Jordy masih memiliki kesempatan membela timnas mengingat umurnya yang masih muda.

Terkait keputusan tersebut, Jordy mengaku menerima keputusan Riedl. "Saya menerima keputusan itu," ujarnya seusai mengikuti sesi latihan timnas di Lapangan C, Kamis (27/11/2011).

Penyerang berusia 19 tahun tersebut mengaku senang selama mengikuti pelatnas. "Di sisi lain saya kecewa tetapi juga senang bisa main di timnas. Saya suka sekali di sini. Mungkin tahun depan saya bisa kembali. Saya senang berada di Indonesia," ujarnya.

Jordy sendiri menjadi satu-satunya pemain keturunan campuran yang mengikuti pelatnas Pra-Olimpiade 2012. Jordy yang mengikuti pelatnas sejak Senin (24/1/2011) bahkan sempat membuat Riedl terkesan.

Monday, February 7, 2011

Ferguson-lah Alasan Giggs Belum Pensiun

Pelatih Manchester United, Alex Ferguson.

MANCHESTER, KOMPAS.com — Gelandang Manchester United, Ryan Giggs (37), mengatakan bahwa relasinya dengan Manajer Alex Ferguson sangat akrab sekarang dan itu memotivasinya untuk terus menjaga semangat dan fisik untuk tetap bermain di level tinggi.

Musim ini, dalam usia 37 tahun, Giggs bermain sebanyak 12 kali dari 21 pertandingan MU yang sudah dilakoni MU di Premier League.

Jumlah jam terbang itu tak jauh berbeda dibandingkan dengan yang didapat pemain muda, misalnya Nani dan Anderson. Sementara Nani sudah tampil sebanyak 17 kali dan Anderson 9 kali.

Terakhir, Giggs bermain melawan Tottenham Hotspur, Minggu (16/1/2011). Itu merupakan penampilan Giggs yang ke-600 di liga bersama Manchester United. Seusai laga yang berakhir imbang 0-0 itu, Ferguson memuji Giggs sebagai contoh bagi pemain muda dan dengan begitu, penting dalam pengembangan tim MU.

"Senang mendengar pujian dari Manajer. Ia akan selalu menjadi orang pertama yang mengatakan apakah aku bermain dengan tidak baik atau performaku tidak bagus. Kami banyak berbincang dan kami bersikap lebih jujur satu sama lain," ujar Giggs.

"Ia mengatakan kepadaku kapan aku tidak akan bermain dan memberiku sedikit catatan. Ini adalah relasi yang hebat dan itu merupakan alasan besar mengapa aku masih bermain," tambahnya.

Kontrak Giggs habis akhir musim ini dan menurut pemberitaan di Inggris, MU belum menawarkan kontrak baru. Ketua Eksekutif MU David Gill mengatakan, negosiasi akan dilakukan sekitar Februari mendatang. (GUA)

Sunday, February 6, 2011

Belum Pernah Menang, Dalglish Coba Cole

Gelandang Liverpool, Joe Cole.

LIVERPOOL, KOMPAS.com — Setelah sejumlah eksperimennya gagal membuahkan kemenangan, Manajer Liverpool Kenny Dalglish mempertimbangkan memainkan gelandang Joe Cole, yaitu untuk pertandingan Premier League melawan Wolverhampton Wanderers, Sabtu (22/1/2011).

Dalglish menangani Liverpool menggantikan Roy Hodgson pada 8 Januari lalu. Sejak itu Liverpool telah mengarungi dua pertandingan Premier League dan tak pernah memakai jasa Cole. Hasilnya, Liverpool menyerah 1-2 kepada Blackpool dan ditahan 2-2 oleh Everton.

Situasi itu disebut Daily Mirror membuat Dalglish berharap Cole bisa memperbaiki peruntungannya dan optimistis rencananya akan berjalan sesuai dengan rencana.

Melawan Wolverhampton, Liverpool masih belum akan diperkuat kapten Steven Gerrard akibat menjalani sanksi skors. Laga versus Wolverhampton merupakan pertandingan terakhir dari masa hukuman tiga kali skors untuk Gerrard.

Selain itu, Liverpool juga kemungkinan juga tidak akan diperkuat penyerang Milan Jovanovic. Jovanovic mengalami flu dan disebut belum akan sembuh untuk pertandingan versus Wolverhampton.

Berikut ini adalah perkiraan skuad Liverpool yang dibawa Dalglish melawan Wolverhampton: Reina, Kelly, Skrtel, Agger, Johnson, Lucas, Meireles, Kuyt, Cole, Rodriguez, Torres, Gulacsi, Aurelio, Kyrgiakos, Poulsen, Shelvey, Babel, Ngog, Spearing, dan Pacheco. (MIR)

Saturday, February 5, 2011

Juve Belum Tawar Fabiano

Striker Sevilla, Luis Fabiano.

SEVILLA, KOMPAS.com — Agen Luis Fabiano, Jose Fuentes, mengatakan, Juventus hingga saat ini belum memberikan penawaran resmi untuk membeli kliennya dari Sevilla. Fuentes mengaku akan mempertimbangkan proses transfer kliennya jika ada tawaran menarik dari kubu Juve.

Juve diberitakan kini sedang mencari striker baru. Ini karena deretan bomber Juve, yakni Carvalho Amauri, Luca Toni, Vincenzo Iaquinta, dan Fabio Quagliarella, sedang mengalami cedera. Akhir pekan lalu, kapten Alessandro Del Piero terpaksa ditandemkan dengan striker muda, Niccolo Giannetti, untuk mengisi pos striker di lini depan.

"Juventus belum secara resmi menyatakan ketertarikan mereka melalui saya atau Sevilla. Sampai saat ini, tawaran baru datang dari Corinthians. Kami masih menunggu dan tak ada masalah dengan hal ini," kata Fuentes.

Musim ini, Fabiano telah memperkuat Sevilla dalam 17 pertandingan dengan torehan enam gol. Harga Fabiano diperkirakan takkan murah mengingat mantan pemain Porto itu masih terikat kontrak hingga 2013 mendatang. Juve harus merogok kocek sebesar 20 juta euro (sekitar Rp 242 miliar) untuk menebus klausul buy-out milik Fabiano.

"Jika tawaran yang menarik datang maka kami akan mempertimbangkan gagasan untuk meninggalkan Sevilla," tuntas Fuentes. (CAL)

Friday, January 21, 2011

Dalglish: Saya Belum Lupa Melatih

Pealtih Liverpool, Kenny Dalglish.

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Kenny Dalglish, membantah bahwa dia agak kagok menangani tim, setelah 10 tahun tak menjadi pelatih. Menurutnya, dia belum lupa melatih.

Dalglish kembali menangani Liverpool menggantikan Roy Hodgson. Dia terakhir melatih Celtic dan dipecat pada 2000. Setelah itu, ia tak pernah melatih lagi, kecuali diminta menangani Akademi Liverpool.

Dalglish baru sekali mendampingi Liverpool saat melawan Manchester United di Piala FA dan kalah 0-1. Pelatih 59 tahun itu menegaskan, hasil itu bukan karena dia masih harus melakukan penyesuaian untuk melatih.

"Saya kira bukan itu masalahnya. Saya menyaksikan sepak bola sebanyak orang-orang yang terlibat sepak bola. Saya penonton yang selalu berpikir," terang Dalglish.

Dalglish memang bagian dari kebesaran Liverpool. Saat menjadi pemain, dia membawa klub itu juara Divisi Utama (sekarang Premier League) sebanyak enam kali. Dia juga mempersembahkan satu Piala FA, empat Piala Liga, lima Charity Shield, tiga Liga Champions, dan satu Piala Super Eropa.

Begitu menjadi manajer Liverpool pada 1985-1991, dia memeprsembahkan tiga gelar Divisi Utama, dua Piala FA, dan dua Charity Shield. Pengalaman dan suksesnya itu diharapkan kembali membawa kebesaran "The Reds".

Penunjukan Dalglish memang terkesan terburu-buru dan mendadak, setelah pemecatan Roy Hodgson. Namun, Dalglish menegaskan, dia bukan sekadar lewat, tapi akan bekerja seperti pealtih lainnya. (AP)